Mengejar Cinta CEO

Mengejar Cinta CEO
bab 19


__ADS_3

Kini dimana hari Vanya akan bertemu dengan seseorang yang akan di jodohkan dengannya.Mommy dari siang sudah sibuk di dapur membantu ART nya untuk menyiapkan sajian untuk menyambut kedatangan calon besannya.


Berbagai menu masakan kini sudah tersedia di meja makan.Setelah selesai semuanya mommy pergi untuk membersihkan dirinya dan bersiap-siap.


Vanya di dalam kamarnya mulai gelisah entah memikirkan apa. Karena sejak tadi hanya mondar mandir di depan meja riasnya dan belum bersiap-siap sama sekali.


Tok..tok..


''Sayang sudah siap belum mereka sudah datang nak..cepat ya mommy tunggu di bawah''.ucap sang mommy


''Iya mom..sebentar''. jawab Vanya


Kini semua sudah pada kumpul di ruang tamu hanya Vanya yang belum muncul.


''Ini Raka calon mantu mommy ya''. tanya momny


''Iya tante''. jawab Raka


''Wah ternyata putra kamu ganteng juga ya pras seperti kamu masih muda dulu''. ucap daddy


''Haha kamu bisa saja..dari dulu selalu memuji sampai aku terbang''. jawab papa Raka


''Haha..ingat tidak kita dulu jadi pangeran kampus..sampai-sampai mereka berdua kecantol sama kita sampai sekarang lagi''. ucap daddy


''Hei..hei dad jangan suka ghibah ya siapa yang kecantol daddy orang kalian yang ngejar-ngejar kita ya gak mir..enak aja''. jawab mommy


''Sudah-sudah dari dulu kalian tetap saja tidak berubah..oh ya calon mantuku mana kok gak kelihatan''. ucap mama Raka


''Vanno panggil adikmu nak kok lama sekali belum turun''. pinta mommy


''Siap mommy sayang''. jawab vanno

__ADS_1


Tok..tok..


''Dek lama bener di tungguin tuh cepetan..yaelah dandan modelan apa sih lo lama amat''. ucap Vanno


''Ishh kakak aku tuh nervous tau..kak siapa sih yang mau di jodohin sama aku..ganteng gak''. tanya Vanya


''Hhmmm..lihat sendiri aja sana..udah ayo turun udah di tunngu dari tadi..udah laper gue''. jawab Vanno


Kini semua sudah berkumpul di meja makan Vanno dan Vanya ikut bergabung bersama. Vanya dan Raka saling tatap dan Vanya bingung kenapa ada Raka. Dan Vanya berpikir apa jangan-jangan orang yang akan di jodohkan dengan dirinya adalah Raka.


''Sayang kok melamun..ini kenalkan tante mira dan om pras''. ucap mommy


''Selamat malam om, tante''. ucap vanya sambil mencium tangan orang tua Raka.


''Oh ya nak dan itu Raka calon suami kamu''. ucap daddy


''Hahh..jadi yang mau di jodohin sama aku kak Raka mom''. tanya Vanya


''Kalian sudah saling kenal''. tanya mama mira


''Hehe iya tante kita udah saling kenal''. jawab Vanya.


Kini semua makan malam bersama dan membahas masalah Vanya dan Raka untuk tunangan dulu apa langsung menikah. Dan disaat para orang tua membahas perjodohan mereka. Vanya dan Raka ngobrol di kursi dekat kolam renang. sedangkan Vanno sudah standby di ruang kerjanya.


''Emm nyak..apa kamu siap jika kita menikah''. tanya Raka


''Hhmm aku juga gak tau kak..maaf sebelumnya kakak kan tau cerita aku gimana''. jawab vanya


''Apa kamu tidak setuju dengan perjodohan kita..jika iya kamu bisa membatalkannya''. ucap Raka


''Kak aku takut jika aku langsung bilang setuju kakak bakal mikir jika itu hanya pelarian ku saja karena aku habis patah hati..kan kakak tau itu''. jawab vanya

__ADS_1


''Nya ucap Raka sambil menggenggam tangan vanya. Mulai awal kita bertemu aku tuh udah suka sama kamu..jadi aku gak pernah berfikir apa yang ada di dalam pikiran kamu saat ini. kita bisa mencobanya..bukankah cinta bisa tumbuh dengan berjalannya waktu''. ucap Raka


''Hmm..kak Raka benar mungkin aku harus kasih kesempatan buat kakak dan aku juga ikhlas dengan perjodohan ini tp aku..''.


''Sstt..kita bisa belajar sama-sama walaupun kamu belum cinta sama aku.Aku yakin lama-lama perasaan itu akan tumbuh tergantung hati kamu mau menerima ku atau tidak dalam hidupmu''. ucap Raka


''Aku akan mencoba itu kak''.


''Nak sudah ngobrolnya kita pulang dulu ya sudah malam tidak enak masak kita masih bertamu saja..ucap mama Raka


''Aku pulang dulu ya..besok aku jemput''. ucap Raka dan di balas anggukan oleh Vanya


Kini Raka dan keluarganya sudah pulang.Mommy dan daddy sudah masuk kamar begitu juga dengan Vanya.


Vanya merebahkan dirinnya di kasurnya yang empuk.


''Hufffttt..aku akan menikah..aku harus berusaha untuk melupakan Arkha dan berusaha menerima Raka''.


''Kak Raka orang baik yang selama ini srlalu ada disaat aku terpuruk, aku akan berusaha untuk itu''.


Kak Raka....


Tak lama vanya sudah tertidur pulas dalam mimpi indahnya.


Yang dukung Vanya dan Raka kasih hadiah buat mereka berdua ya readers..🤩🤩


JANGAN LUPA DUKUNG TERUS DAN BERI SARAN JIKA ADA YANG KURANG DAN TERIMA KASIH BUAT KALIAN YANG MASIH SETIA UNTUK MEMBACA CERITA INI...


LIKE


COMENT

__ADS_1


VOTE


😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2