
Kini Vanya sudah berada di kediaman Raka. Dan di sambut hangat oleh kedua orang tua Raka sekaligus calon mertua Vanya.
''Ma..pa''. ucap vanya sambil mencium tangan kedua calon mertuanya.
''Nak kamu kesini sendiri''. tanya mama Raka
''Iya ma tadi bareng temen kok..kak Raka sakit apa ma''. Tanya Vanya.
''Kamu masuk ke kamarnya aja nak kamu lihat sendiri kalo bisa kamu bujuk biar mau di bawa ke rumah sakit ya nak''. ucap mama Raka sambil menangis di pelukan sang suami.
Vanya menuju ke kamar Raka dan masuk ke kamarnya dan mendapati calon suaminya tidur tanpa terusik dengan kedatangannya.
''kak..aku dateng bangun dong''. ucap vanya sambil mengelus pipi calon suaminya.
''Astaga..kak kamu kenapa kok dingin banget sayang bangun..kak..kak Raka''.
Vanya panik dan kawatir akan keadaan calon suaminya dan berteriak memanggil mama dan papa Raka.
Kedua orang tua Raka masuk ke dalam kamar putranya dan mendapati Vanya menangis di samping putranya yang masih memejamkan matanya.
''Kenapa nak..ada apa..apa yang terjafi''. tanya papa Raka.
''Pa..ma kak Raka kenapa gak bangun-bangun dan badannya juga dingin''. jawab vanya
''Pa kita bawa kerumah sakit sekarang pa..mama takut terjadi sesuatu dengan putra kita pa..ayo pa..''. ucap mama Raka.
Di kediaman Vanya mommy dan daddy nya cemas saat sang putri belum pulang dan saat mereka cemas dan takut terjadi sesuatu dengan putrinya ponsel sang daddy berbunyi dan tertera nama putrinya.
__ADS_1
''Halo sayang..nak kamu dimana apa kamu baik-baik saja''. tanya sang daddy.
''Dad..Vanya baik tapi kak Raka dad''. ucap vanya sambil terisak.
''Kenapa dengan Raka nak..kamu dimana sekarang''.
''Kak Raka koma dad..dan sekarang aku di rumah sakit..aku takut dad..aku gak mau terjadi sesuatu dengan kak Raka''.
''Kamu tenang ya nak daddy sama mommy akan kesana sekarang''.
Daddy dan mommy segera berangkat kerumah sakit dimana calon menantunya di rawat.Sepanjang perjalanan tak henti-hentinya momny berdoa agar tidak terjadi sesuatu dengan calon menantu nya itu.
Karena mommy takut putrinya akan mengalami sakit hati di tinggal seorang yang di cintainya untuk yang kedua kali. dan berharap calon menantunya bisa cepat sadar karena nengingat pernikahannya hanya kurang menghitung hari saja.
Di rumah sakit Vanya terus terisak dan memandangi calon suaminya di balik kaca ruang icu.
''Enggak ma aku mau disini sampai kak Raka sadar''.
''Nak nanti kamu juga akan sakit pulang ya nak Raka pasti sembuh kalian kan akan segera menikah''.
''Aku mau tetap disini ma..pa..aku takut ma..aku gak mau kehilangan kak Raka''.
''Sayang..nak..teriak sang mommy dan menghampiri putrinya dan memeluknya.
''Mommy aku takut mom..aku takut..'' ucap vanya sambil menangis sesegukan.
Drap..drap..drap..suara dokter dan suster yang berlari menuju ruang icu dimana Raka berada.
__ADS_1
''Ma..pa..ada apa itu kenapa dokter ke ruang kak Raka..mom..dad..'' ucap vanya melemah.
''Raka pa..raka anak kita.'' ucap mama raka.
Vanya mendekat keruang icu dan melihat di balik kaca.
''Kak please bertahan jangan tinggalin aku..aku gak mau kak aku gak mau pisah sana kamu aku mau kamu selalu ada buat aku. kamu udah janji sama aku kak..kita akan menikah..jadi yolong bangun kak..aku mohon''. ucap vanya lirih di balik kaca dan melihat semua yang di lakukan dokter.
Dokter keluar dari ruangan Raka dan memberi tau kan pada keluarga keadaan Raka.
''Dok bagaimana keadaan anak kami dokter''. ucap mama.
''Hmmm..dokter menghela nafas dan...
''Maaf...ucap sang dokter.
Hai gaes maaf ya up nya lama anak sedang sakit dan minta doanya agar segera di beri kesembuhan..dan terimakasih buat yang selalu sabar menunngu kelanjutannya. jangan lupa juga buat hadiahnya ya readers...🤗🤗😍😍😍
LIKE
COMENT
VOTE
Yang banyak ya kak....jija ada yang mau dan berjenan memberi masukan juga boleh dan saya sangat berterimakasih...😇😇
🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩
__ADS_1