
Sudah tiga hari Milly telah menghilang, Mario tak hentinya mencari petunjuk dimana keberadaan Milly.
Hari ini, Mario baru saja pulang dari luar kota mencari informasi tentang orang yang membawa Milly pada saat pesta pernikahannya, namun Mario tak kunjung menemukan titik terang.
Duta yang melihat Mario sangat frustasi mencari Milly merasa iba, Duta baru kali ini melihat Mario sangat terpuruk oleh seorang wanita, hal ini menyakinkan Duta bahwa Mario benar - benar mencintai Milly.
Dering ponsel Mario berbunyi sangat nyaring. Dilihatnya Daddy Brian yang menghubungi nya.
" Hallo Dad, "
" Sean, bisa kau kesini segera? ada hal penting. "
" Baik dad, "
Mario tanpa menunggu lama langsung melesat kerumah Brian.
Sesampainya di rumah Brian.
" Perhatikan ini, apa kau mengenalnya? " ucap Arnaf yang menunjukan sebuah rekaman CCTV.
Hari itu juga Arnaf telah mendapat rekaman CCTV yang memperlihatkan penculikan Milly, namun karena kualitas gambarnya tidak memungkinkan untuk melihat orang yang menculik Milly terlihat jelas dan butuh waktu untuk memperbesar dan mempertajam gambar itu.
Dan hari ini rekaman itu sudah bisa di lihat sangat jelas. Kini di dalam ruangan itu sudah ada keluarga besar Nugroho dan Mahess untuk menantikan jawaban Mario.
Mereka beranggapan jika yang menculik Milly adalah salah satu musuh dari Mario.
Mario dengan seksama rekaman itu, " Gin??? " lirihnya.
Mario sangat terkejut melihat Gin ikut andil dalam penculikan Milly.
" Kau mengenalnya? " tanya Brian.
" Dad, aku harus ke Jepang sekarang juga. " ujarnya.
" Apa dia musuh lama mu? " Valent ikut mengeluarkan suara nya.
" Bukan, dia salah satu orang ku. "
" Lalu kenapa dia menculik Milly. " Gavin.
" Aku pun belum tau pasti, aku harus kesana. "
" Aku ikut! " ucap Arnaf dan Gavin bersamaan.
" Sebaiknya kalian disini saja, aku janji akan membawa Milly tanpa kurang suatu apapun. " Mario.
" Pakailah pesawat jet Daddy, Nino akan mengurus semuanya. " Brian.
" Baik dad. "
*
__ADS_1
Mario POV
Aku lelaki yang sangat beruntung bisa menikahi gadis seperti Milly yang sangat polos dan lugu, berbanding balik dengan diriku yang sudah melalui banyak lika liku kehidupan yang sangat kotor.
Aku juga baru pertama kali merasakan apa itu cinta. Sebelumnya, aku tidak pernah berfikir jika cinta itu ada, karena tanpa adanya cinta pun aku bisa mendapatkan wanita manapun untuk menuntaskan hasrat ku.
Milly, gadis yang bisa membuatku merasakan sakit hati ketika melihat nya berdekatan dengan pria lain, sakit hati ketika dirinya mengacuhkan ku.
Aku benar - benar bisa berbuat nekad jika mengenai Milly. Salah satunya cara aku untuk mendapatkan Milly, dengan sedikit memberi ancaman pada pria yang ku sebut Daddy.
Di hari pernikahan ku dengan Milly, aku melakukan kesalahan terbesar karena lalai menjaga Milly ku, membiarkan dia pergi sendiri hingga terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.
Penculikan Milly membuat ku semakin gila, setiap jam aku harus berpindah dari satu kota ke kota lainnya untuk mencari musuh musuh ku, dengan membabi buta aku menghajar mereka tanpa ampun, berharap segera menemukan Milly, namun nyatanya usahaku tidak membuahkan hasil.
Hingga tiga hari, saat aku baru saja pulang dari kota Sebrang, aku mendapatkan kabar dari Daddy.
Betapa terkejutnya aku melihat Gin ikut andil dalam penculikan Milly.
Hatiku bertanya - tanya, kenapa Gin melakukan semua itu? apa tujuan sebenarnya? Apa semua ini berhubungan dengan Mike? kaka ku sendiri? mengingat semua apa yang di lakukan Gin adalah atas dasar perintah Mike.
Aku harus cepat sampai ke Jepang untuk tau lebih jelasnya, dan yang lebih penting bagiku adalah menemukan Milly.
*
Sore menjelang malam Mario tiba di Jepang. Tujuan utama Mario kini menuju markas besar Mike, karena disana dia pasti akan menemukan Gin dengan mudah.
Kedatangan Mario di sambut dengan baik oleh para pengawal.
Dengan langkah lebar dan cepat Mario masuk ke dalam markas besar itu, tatapan nya begitu tajam mencari sosok pria yang bernama Gin.
" Gin! " Mario benar - benar sudah di kuasai oleh amarah.
Putri yang mendengar suara keributan segera keluar dari kamarnya.
" Mario.. " lirih Putri dengan wajah berbinar dan ingin menghampiri nya.
Bersamaan dengan Putri yang ingin mendekati Mario, Gin pun muncul ketika mendengar namanya di panggil.
Buggghhhh... Bugghhh... Mario menghujani pukulannya ke wajah Gin.
" Dimana istriku! " sarkas Mario.
" Tuan, apa maksud mu! " Gin.
" Brengssek! dimana istri ku! " Mario tak henti memberikan pukulannya.
" Aku sama sekali tidak tau istri tuan dimana. " ucap Gin, Gin sama sekali tidak melawan.
" Mario.. hentikan! kau bisa membunuhnya. " Putri ikut berteriak memperingati Mario.
" Mario!!! apa yang kau lakukan! " seru Mike yang baru saja keluar dari ruangannya karena mendengar suara keributan.
__ADS_1
" Dia menculik istri ku! " seru Mario sembari menghempaskan tubuh Gin yang sudah tidak berdaya.
" Apa yang kau katakan! " Mike.
" Tenanglah.. bicara yang jelas, " ucap Mike menenangkan Mario.
Mike pun menyuruh para pengawal untuk membawa Gin dan mengobatinya.
" Mario.. sebaiknya kau tenangkan dirimu, bukannya kau baru sampai, kau pasti lelah. " Putri berbicara sangat lembut pada Mario.
Dari dalam kamar, Milly mendengar suara keributan di lantai bawah.
" Suara apa itu? berisik sekali. " Milly yang penasaran memutuskan untuk melihat apa yang terjadi di bawah sana.
Perlahan Milly menuruni anak tangga. Pandangannya tertuju pada seorang pria yang sangat mirip dengan suaminya. " Hubby.. " lirih Milly.
" Apa itu Mario? " batin Milly.
Milly semakin mendekat untuk memperjelas penglihatan nya.
" Hubby... " ucap Milly setelah yakin bahwa yang dilihat benar Mario.
Semua orang mengalihkan pandangannya ke arah suara tersebut.
" Milly.. " pekik Mario.
Bukan hanya Mario saja yang terkejut melihat Milly, Putri dan Mike pun ikut terkejut Mario mengenali Milly.
Milly berlari menuruni sisa anak tangga untuk menghampiri Mario, Mario pun sama, dengan langkah yang lebar menyambut Milly.
Jarak diantara mereka semakin dekat, tanpa ragu Milly melompat ke tubuh suaminya dan dengan sigap Mario menopang tubuh Milly.
" Hubby.. kau menemukan ku. " ucap Milly setelah berada di gendongan Mario.
" Hem, aku sangat merindukan mu sayang. " Mario mengecup bibir Milly dan melummatnya.
Dua sejoli itu larut dalam kerinduan hingga melupakan keadaan sekitar.
Mike dan Putri menyaksikan adegan yang romantis itu, Mike baru menyadari jika Milly adalah istri dari adiknya.
Ada rasa sesak di dadanya melihat kedekatan Milly dengan Mario.
" Mario!!!! " Mike.
*
*
*
Kira kira apa yang terjadi pada mereka? apa Mike akan tetap berusaha mendapatkan Milly dan mencoba memisahkan Milly dari Mario??
__ADS_1
Tunggu kelanjutannya ya guys...
jangan lupa berikan dukungan kalian...