
Milly menuruti perkataan Mora. Sepulangnya bertemu dengan Mora, Milly mampir ke sebuah butik pakaian dalam khusus wanita. Sesampainya disana Milly terlihat bingung untuk memilih pakaian minim bahan itu, akhirnya Milly memilih salah satu lingerie sesuai saran dari spg yang terlihat begitu paham dengan berbagai macam lingerie yang tersedia.
Milly pun segera pulang. Saat tiba di rumah, Milly sudah mendapati mobil Mario terparkir di garasi rumah.
Dengan cepat Milly masuk ke dalam rumah mencari Mario.
" Bunda, apa Mario sudah pulang? " tanya Milly pada Dinda.
" Iya sayang, dia baru saja tiba. " jawab Dinda.
" Baik bunda, Milly ke kamar dulu. " Milly berpamitan untuk menyusul Mario.
Milly masuk ke kamar dan menjumpai Mario baru saja selesai membersihkan diri.
" Sayang, baru pulang? " tanya Mario.
" Iya hubby.. " Milly meletakan paper bag di dekat sofa.
Mario mendekat ke arah Milly dan memeluknya dari belakang, mengecup punggung Milly. Mario yang baru saja mandi membuat aroma mint dari tubuhnya tercium sangat lekat oleh Milly.
Mario terus memberikan Milly sensasi yang menggugah hasrat Milly. memberikan kecupan demi kecupan di tubuh Milly, hingga tak terasa pakaian Milly sudah lolos dari tubuhnya.
Kulit putih seperti susu milik Milly terlihat sangat kontras dengan kulit Mario yang cenderung coklat cerah. Dengan nafas yang menderu Mario menguasai tubuh Milly yang terlihat pasrah dengan perlakuannya, menikmati setiap sentuhan Mario.
Milly mendesah ketika Mario bermain di sekitar dadanya yang sudah terlihat membusung dengan sempurna.
" Hubby.. " panggil Milly dengan suara parau.
" Hem. "
" Aku mau mandi "
" Baiklah. " Mario mengangkat tubuh Milly ala bridal style dan membawanya ke kamar mandi.
Dengan perlahan Mario menurunkan Milly di bathtub, dan mengisi air dengan penuh dilengkapi busa busa beraroma untuk merilekskan tubuh.
__ADS_1
Mario yang belum lama mandi, ikut mencelupkan tubuhnya ke dalam bathtub bersama Milly.
" Hubby, kau mau apa? bukannya kau sudah mandi? " tanya Milly.
" Aku akan menemanimu dan melanjutkan yang tadi. " Mario kembali mencium bibir Milly dengan penuh nafsu.
Nafsu yang selama ini ia bendung ingin segera tersalurkan.
Milly mengalungkan tangannya ke leher Mario dan membalas ciuman itu.
Saat sedang asik bergulat dalam pagutan, Milly seketika mengingat lingerie yang sudah ia beli.
Milly segera melepaskan ciumannya, " Hubby.. bisa kita lanjutkan nanti malam saja? "
" Tidak bisa sayang, aku sudah tidak tahan lagi. "
" Tapi -- "
Belum selesai mengatakan Mario kembali menyambar bibir Milly dan melummatnya.
Mario benar - benar membuat Milly tak berdaya, hanya desahan yang keluar dari mulut Milly, tangannya mencengkram kuat di bahu Mario ketika tubuhnya bergetar hebat merasakan nikmatnya surga dunia.
Puas bermain main di sekujur tubuh Milly, Mario siap memposisikan tubuhnya.
Milly terkesiap ketika melihat Mario mulai memasuki tubuhnya, ingatan rasa sakit terlinatas di pikiran nya.
" Hubby.. tunggu sebentar. " Milly membenahi posisi duduknya.
" Ada apa sayang. " ucap Mario dengan suara paraunya.
" Emm.. aku.. aku takut. apa akan sakit lagi? "
" Tidak akan! " ucap Mario.
" Tapi.. "
__ADS_1
" Kau harus lebih mengenalnya, agar kau tidak takut padanya. " Mario meraih tangan Milly dan menuntunnya ke arah Milik nya di bawah air sana yang tertutupi oleh busa.
Milly membelalakan ke dua matanya ketika tangan nya menyentuh milik Mario. " Astaga.. memang seperti jagung. " batin Milly.
Mario terkekeh melihat reaksi Milly yang begitu menggemaskan.
" Aku sudah selesai mandi. " Milly berdiri hendak meninggalkan Mario.
" Sayang.. " panggil Mario.
Milly dengan cepat keluar dari kamar mandi meninggalkan Mario yang sudah frustasi di buatnya.
" Aduh gawat, aku tidak bisa, aku tidak bisa! "
gumam Milly.
Milly cepat cepat berpakaian lalu keluar kamar menemui Dinda yang sedang masak untuk makan malam.
Milly masih takut melakukan hal itu kembali. membayangkan dirinya tidak bisa berjalan dan merasakan sakit luar biasa membuat Milly menghindari Mario.
Sedangkan di kamar, Mario berteriak frustasi karena gagal lagi mendapatkan Milly.
Mempunyai istri kecil memang sangat menyusahkan!! pikir Mario.
*
*
*
Sorry abang Mario.. maafkan Author🤭🤭
Ntar Author kasih yang paling hot dari Milly.
Bye.. bye..
__ADS_1