Mengejar Cinta CEO

Mengejar Cinta CEO
Tawaran konyol


__ADS_3

Pagi harinya, Elia yang baru saja keluar dari kamar di kejutan dengan keberadaan Mike yang tertidur di sofa dekat ruang televisi, sampah botol dan beberapa cemilan berserakan di sekitar situ. Tidak lupa televisi layar lebar nan tipis itu masih setia menyala, menampilkan game yang terhenti dan meminta untuk segera di play kembali.


Elia bisa menebaknya, Mike bermain game sepanjang malam. Elia hanya bisa mendengus kesal, pekerjaan rumahnya kini menjadi bertambah.


Elia membersihkan ruangan itu tanpa menimbulkan kegaduhan yang akan membuat pria itu terbangun.


Selesai membersihkan seluruh ruangan, Elia pergi ke dapur untuk membuat sarapan. Mulut nya tak henti menggerutu karena lelah membersihkan apartemen yang begitu luas seorang diri.


" Menyebalkan sekali! punya suami kaya tapi serasa jadi pembantu! " celoteh Elia yang kesal dengan keputusan Mike yang tidak memakai jasa asisten rumah tangga.


Mike memang sengaja membebani pekerjaan rumah pada Elia dengan tujuan membuat kesibukan istri barunya itu.


" Dia pasti sengaja dan senang sekali melihatku sengsara! " mulut mungil itu tak mau berhenti mengoceh di sela aktivitas nya memasak omlet di pagi hari.


Jam dinding masih menunjukan pukul 08.30 masih tersisa beberapa jam lagi untuk bersantai setelah sarapan. Karena siang nanti Elia akan kembali ke sirkuit untuk menjajal arena itu. Wanita yang kini berstatus menjadi istri Mike itu sudah tidak sabar lagi berselancar dengan motor cross-nya, menjajakan diri di tanah merah yang terbentang luas dengan sedikit kelokan dan tanjakan yang tidak begitu tajam.


Hingga siang hari Mike masih nyenyak dalam tidurnya, bagaimana tidak? pria itu baru bisa memejamkan mata pukul empat dini hari.


Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh, Elia sudah bersiap untuk pergi, bertepatan dengan Mike yang baru saja bangun.


" Kau mau kemana? " tanya Mike sembari menegakkan tubuhnya dan bersandar.


" Pergi. " jawab Elia tanpa menghentikan langkahnya.


" Kemana? " Mike.


" Kepo! " Elia.


Mike kesal mendapat jawaban dari Elia. Ingin memberi pelajaran pada istrinya itu, namun Elia sudah hilang dari pandangannya.


Mike meraih ponselnya yang ada di atas meja. " Gin, ikuti kemana Elia pergi. " sudah jelas, Gin akan selalu patuh pada perintah Mike.


Mike meminta Gin untuk mengikuti Elia, sejak semalam perhatian Mike teralihkan pada Elia, rasa ingin tau tentang Elia begitu besar, Mike sendiri tidak tau alasannya.


Apa karena tubuh Elia yang begitu menggoda? entahlah.. Mike pun masih merasa bingung.


*


Dan di sinilah Mike sekarang, mengintai kegiatan Elia yang begitu menakjubkan, tentu dari Gin informasi yang Mike dapatkan mengenai keberadaan Elia.


Mike melihat di bawah sana, Elia sedang berpacu dengan lincah nya mengendarai motor cross, dilengkapi dengan pakaian khusus.


Siapapun orang yang melihatnya pasti tidak pernah menyangka jika tubuh yang terbalut dengan pakaian khusus balap itu adalah seorang wanita.


Mike semakin tertarik pada istri barunya itu, terlihat jelas di wajah Mike yang begitu berbinar melihat aksi Elia.

__ADS_1


" Kau sangat mengejutkan kucing liar.. " gumam Mike di sertai senyum kecil di bibirnya.


Seusai berlatih, Elia pergi ke tempat Ricard terlebih dahulu, untuk mengganti sepeda motornya. Tidak lupa juga, Elia membersihkan diri di tempat Ricard.


Di perjalanan pulang, Elia di hadang oleh Bruno dan kawan-kawannya. Bruno masih tidak terima dengan perlakuan Elia kemarin yang menyebabkan dirinya dan sang kekasih mendapat luka lecet.


Elia menghentikan laju motornya dengan tenang, di buka helm yang melekat di kepalanya. " Mau apa kau? " seru Elia.


" Memberimu pelajaran. " Bruno melangkah mendekati Elia.


Elia pun dengan berani turun dari motornya dan berjalan ke arah Bruno.


Dari kejauhan, Mike melihat Elia yang sedang berhadapan dengan segerombolan pria. Mike menancapkan gasnya agar cepat sampai dimana Elia berada sebelum sesuatu yang buruk terjadi pada istri mungilnya itu.


Mobil sport Mike berhenti tepat di belakang motor Elia. Bruno dan kawan-kawan seketika mundur saat melihat Mike turun dari mobil mewahnya.


Mereka masih waras dan tidak ingin mati konyol berhadapan dengan Mike ozegi. Tanpa banyak kata Bruno dan gerombolannya melesat pergi dari tempat itu.


Elia menoleh kebelakang, mencari tau penyebab Bruno pergi begitu saja tanpa melakukan apapun yang katanya ingin memberikan perhitungan padanya.


" Ah.. ternyata dia.. " Elia.


" Siapa mereka? ada urusan apa dengan mu? " tanya Mike.


Elia mengedikkan bahu, " Entahlah.. mungkin ingin balas dendam pada ku. "


" Bukan aku tapi dia. " Elia.


" Maksud mu? "


" Dia orang nya.. yang pernah hampir melecehkan ku. " jawab Elia dengan santai.


" Apa! jadi dia orangnya.. " seru Mike dengan kilat amarah di wajahnya. " Aku akan memberikan pelajaran untuknya. "


" Hei.. kau mau kemana? " Elia mencekal lengan Mike yang akan pergi entah kemana.


" Tentu saja aku akan menyusulnya dan memberikan perhitungan! " jelas Mike.


" Tunggu.. kenapa dia ada disini? "


" Ck, sudahlah lupakan saja. Itu telah lama berlalu.. dia juga sudah mendapatkan hukuman mendekam di penjara. " jelas Elia yang tidak ingin menambah kekacauan.


" Tapi tidak bisa di biarkan begitu saja! " Emosi Mike sudah memuncak. Bagaimana bisa Elia membiarkan pria seperti itu hidup tenang.


" Ck.. ck.. ck.. " Elia menggeleng kepalanya dengan kedua tangan yang terlipat di depan dada. " Dia itu hampir melecehkan ku... justru kau lah yang sudah memperkosa ku, dan seharusnya kau yang mendapatkan perhitungan dari ku. "

__ADS_1


Mike seketika membeku di tempat, pria itu tidak bisa menyangkalnya.. memang benar dialah pria brengs*ek itu, yang merenggut mahkota Elia.


Melihat Mike terdiam membuat Elia tersenyum puas. Saat ingin pergi meninggalkan Mike, kedua mata Elia berbinar melihat mobil sport milik Mike yang baru pertama kali ia lihat.


Mobil Lamborghini limited-edition yang hanya segelintir orang di dunia ini bisa memilikinya.


Elia mengelus dan menatap kagum mobil Mike. " Wahhh... aku pikir tuan Briano dan tuan Valent saja orang terkaya di negri ini.. ternyata kau juga sangat kaya.. " ucap Elia tanpa menoleh ke arah Mike.


Mike menaikan satu alisnya dan memperhatikan tingkah Elia.


" Apa aku boleh mencoba nya? " tanya Elia dengan wajah penuh harapan.


Mike tersenyum kecil, lalu menghampiri Elia. " Kau bahkan bisa memiliki nya. "


" Benarkah? " Elia sangat bahagia mendengar itu.


Mike mengangguk, " Tapi ada satu syarat. "


" Apa? "


" Menghabiskan malam indah bersama ku. " ujar Mike. Mike sendiri juga tidak tau, kenapa mulutnya bisa mengatakan hal memalukan seperti itu.


" Apa!! " Elia melebarkan kedua matanya. " Apa kau sudah gila! "


Mike mengedikkan kedua bahunya. " Hanya itu syarat nya. dan kau bisa memiliki mobil ku ini. " Mike menyodorkan kunci mobil tepat di wajah Elia.


" Mimpi! " ucap Elia sembari mengibaskan rambut panjangnya hingga mengenai wajah Mike.


Elia menolak mentah-mentah tawaran Mike. Bagaimana pun Elia masih punya harga diri, dia tidak akan menyerahkan tubuhnya hanya karena materi. Dia akan menyerahkan tubuhnya dengan suka rela karena cinta.


" Shit!! " umpat Mike melayangkan tinju di udara saat Elia pergi begitu saja.


*


Hahaha emang enak lo Mike🤣🤣


Ayok mana vote kalian.. biar Author semangat ngetiknya.


*


*


*


Jangan lupa berikan dukungan kalian.

__ADS_1


Like. komen. vote.


Bye.. bye..


__ADS_2