Mengejar Cinta CEO

Mengejar Cinta CEO
bab 20


__ADS_3

Pagi ini Vanya bangun pagi-pagi sekali dan bergegas untuk mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Dan sarapan pagi bersama mommy, daddy dan kakaknya Vanno.


Di sela-sela sarapan nya ada yang mengetok pintu rumahnya. Dan di buka kan oleh pembantunya.


''Maaf non ada yang mencari di depan''. ucap pembantunya


''Siapa mbok''. tanya Vanya


''Laki-laki ganteng non kayaknya yang biasa kesini kalo gak salah ya non itu temennya den Vanno''. ucap pembantunya


Vanya pergi ke depan untuk menemui siapa yang sedang mencarinya.


''Hmmm..ada apa kak''. tanya vanya.


''Nyak aku mau jemput kamu..pergi ke kampus kan''. Tanya Arkha


''Sorry kak gue udah ada yang jemput mungkin sebentar lagi dia sampai''. ucap Vanya acuh.


''Loh nak Arkha kenapa tidak masuk itu vanno ada di dalam''. ucap daddy mau pergi ke kantor bersama sang istri.


''Eh iya om tante..ini ada perlu sama Vanya''. ucap Arkha


''Oh gitu..ya sudah sayang daddy dan mommy pergi dulu ya..kamu hati-hati berangkatnya. Di jemput Raka kan''. tanya daddy


''Iya dad..mungkin sebentar lagi sampai tadi katanya masih di jalan''. jawab vanya.


Vanno keluar dan menghampiri adik nya dan berangkat kerja tanpa memperdulikan Arkha yang ada di depannya. Pada saat mobil vanno keluar gerbang bersamaan dengan datangnya mobil Raka.


''Sorry kak jemputan gue udah datang''. ucap Vanya


''Kamu ada hubungan apa sama Raka''. tanya Arkha

__ADS_1


''Hay sayang..udah siap''. tanya Raka tanpa menghiraukan Arkha di sampingnya


''Hay..udah siap kok..kita berangkat sekarang yuk''. ucap Vanya sambil menggandeng lengan Raka.


''Gue duluan''. ucap Arkha dengan sewot dan berlalu begitu saja meninggalkan rumah vanya.


''Kenapa?? masih belum selesai urusan kalian hmm''. tanya Raka


''Dia mau jemput aku tadi..kenapa kakak cemburu ya..hayo ngaku iya kan''. tanya Vanya


''Iyalah cemburu orang calon istri aku di samperin laki-laki lain. Apalagi ada perasaan yang mendalam''. jawab Raka.


''Ishh apaan sih kak..aku tuh udah gak mikir dia lagi ya..mau fokus sama calon suami aku aja yang udah pasti ini..ya gak hmm''. ucap Vanya sambil menaik turunkan alisnya.


''Ihh gemes deh''. jawab Raka sambil mencubit pipi Vanya.


''Berangkat yuk''.


''Katanya cinta tapi apa..cepet banget berpaling..dasar perempuan munafik''.


''Aku pastikan kalian tidak akan pernah bersama..apa-apaan bahagia di atas penderitaan gue''.


''Gue gak trima di giniin sama cewek enak aja..aku akan merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milikku..Gak akan aku biarkan siapapun mendapatkan Vanya''.


Ucap Arkha sambil marah-marah gak jelas dan sampai kantornya pun Arkha melampiaskan kemarahanya dengan semua bawahannya.


*********


Di kantor Vanno


Vanno sedang meeting dengan para kolega bisnisnya dan Arkha berada di antara mereka tetapi Vanno tidak seperti biasanya dan cuek seperti orang yang tak mengenal.

__ADS_1


Seusai meeting Arkha menghampiri Vanno tetapi Vanno tak menghiraukan sama sekali dan berlalu pergi dari hadapan Arkha menuju ruangannya.


''Van gie mau bicara''. ucap Arkha


''Anda ingin bicara apa pak Arkha jan sudah selesai tadi meetingnya saya kira sudah tidak ada lagi yang perlu di bahas.Karena saya masih banyak urusan yang lebih penting''. jawab Vanno


''Gue mau minta maaf tolong van bilang ke Vanya kalo gue serius sama dia..ini cuma salah paham''. ucap Arkha


''Hhmm maaf pak Arkha ini kantor jangan membahas masalah pribadi.Lebih baik anda keluar dari ruangan saya. karena masih banyak pekerjaan saya.


''Ok baiklah''. jawab Arka


Arkha keluar dari ruangan Vanno dengan lesu karena niat hati ingin berbaikan dan meminta bantuan Vanno tapi malah nihil. Vanno masih marah dan tak mau membantunya.


''Ah..sial...


HAI..HAI...HAI...READERS SEMUA TERIMAKASIH BAANYAK BUAT KALIAN YANG MASIH STAY DENGAN CERITA INI DAN ATAS DUKUNGAN KALIAN SEMUA🤗🤗🤗


JANGAN LUPA BERI HADIAH KALIAN YA GENGS AGAR SELALU SEMANGAT UPDATENYA..


LIKE


COMENT


VOTE


TERIMAKASIHH......😍😍😘😘😘🤩🤩🤩🤩🤩


LIKELIKELIKELIKELIKELIKE..........


Votevotevotevotevote..........

__ADS_1


__ADS_2