
Setelah acara resepsi pernikahan yang di adakan di hotel bintang lima milik keluarga Nugroho, Mike membawa pulang Elia ke mansionnya. Tidak seperti pengantin pada umumnya yang tidak ingin membuang waktu untuk melaksanakan malam pertama mereka, dan akan memutuskan menginap di salah satu kamar hotel.
" Mike, apa meminta untuk segera pulang bun. " jawab Mike, " Benarkan Elia? " Mike memberikan isyarat agar Elia mengiyakan ucapannya.
" Iya.. tan, " Elia.
" Bunda! Elia, kau ini sudah menjadi putri bunda, jadi jangan panggil tante lagi. Oke? " Dinda.
" Baik bunda. " Elia.
" Yasudah, sebaiknya kita segera pulang. " Dinda.
Mereka pun memutuskan untuk pulang bersama dengan mobil yang berbeda.
Sesampainya di mansion, Elia melangkah mengikuti Mike yang menuju kamarnya. Mike menghentikan langkahnya, Elia pun ikut berhenti. Mike membalikkan tubuhnya berhadapan dengan Elia.
" Ah.. sial! dia juga akan tidur di kamarku! " umpat Mike dalam hati. Pria itu baru menyadari jika Elia akan tidur di kamarnya setelah menikah. Tidak mungkin dia menyuruh Elia untuk tidur di kamar lain yang akan membuat semua orang menaruh curiga padanya.
" Apa aku harus pindah dari mansion ini? tapi kalo aku pindah, aku tidak akan melihat Milly.. "
" Kenapa? " tanya Elia yang melihat Mike menatap dirinya dalam diam.
" Tidak! " ucap Mike kemudian berbalik melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
Mike masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang terasa lengket. Sedangkan Elia cepat-cepat melepaskan gaun pengantinnya yang sangat menyusahkannya.
Setelah Mike selesai mandi, Elia segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, melewati Mike begitu saja tanpa melirik ataupun bersuara.
Elia keluar dari kamar mandi mendapati Mike yang sudah tertidur, karena Elia cukup lama menghabiskan waktu untuk berendam. Elia memutuskan untuk tidur di sofa, yang lumayan besar untuk menampung tubuh mungilnya.
Hari demi hari sudah Mike lalui menjadi suami dari Elia. Mereka berdua sangat pintar berakting di depan keluarga, mengumbar kemesraan yang palsu di hadapan semua orang. Jika di dalam kamar, mereka bersikap selayaknya tak mengenal satu sama lain.
Elia sudah kebal hati dan bersikap biasa saja, tidak ada drama tangis menangis bagi Elia menerima sikap Mike yang mengacuhkannya.
Elia gadis barbar yang berhasil bersembunyi di balik penampilannya selama ini, mulai menunjukkan jati dirinya.
Seminggu tinggal di mansion membuat Mike merasa jengah karena harus berbagi kamar dengan Elia. Akhirnya pria itu memutuskan untuk tinggal di apartemen yang baru di belinya. Meski hatinya tak rela berjauhan dari Milly, namun karena keberadaan Elia membuatnya terpaksa meninggalkan mansion.
Elia juga tidak perlu di sibukkan memasak untuk Mike, karena Mike sendiri tidak pernah menyentuh masakan yang di buat Elia. Pria itu lebih memilih makan di luar. Hal itu justru meringankan beban Elia.
Elia menyeringai, tangannya kini memegang sebuah kartu yang di berikan oleh Mike untuk menafkahi dirinya, sebuah kartu yang selalu di puja-puja banyak wanita untuk memuaskan diri.
Elia menuju ke arah lemarinya, tempat dimana pakaian terkumpul. Elia mengambil semua pakaiannya dan mengepaknya menjadi satu. Wanita itu meminta tolong pada petugas pembersih untuk membagikannya pada yang membutuhkan.
" Bye Elia.. selamat datang kembali Ara. " ucap wanita yang mempunyai nama Eliara.
Setelah itu, wanita yang sudah lama menganggur, tidak memiliki pekerjaan sama sekali pergi menggunakan taxi menuju pusat perbelanjaan terbesar di kota itu.
__ADS_1
Mike yang sedang sibuk bekerja terganggu dengan dering ponsel yang selalu berbunyi dengan jeda hanya beberapa menit saja, menandakan sebuah pesan masuk.
Awalnya Mike ingin mengabaikannya, namun rasa penasaran nya membuat Mike menuntun tangannya meraih ponsel yang tidak jauh darinya.
Mike sedikit terkejut melihat beberapa laporan tentang pengeluaran yang cukup fantastis dari berbagai store.
" Elia? " lirihnya saat teringat jika dirinya sudah memberikan black cardnya.
Sebuah pesan terakhir membuat Mike mengerutkan keningnya. " Pembelian motor cross? untuk apa? " gumam Mike.
Tak mau memikirkan Elia, Mike men silent ponselnya agar tak terganggu lagi. Pria itu tidak merasa keberatan jika Elia menghamburkan uang nya, karena uang yang dihabiskan Elia tak sebanding dengan kekayaan yang ia miliki.
*
*
*
Jangan lupa berikan dukungan kalian..
Like. komen. vote.
Bye.. bye..
__ADS_1