Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 103


__ADS_3

Kinara nampak cantik dengan gaun pengantin putih yang dia kenakan, tepatnya hari ini dirinya akan melangsungkan acara pernikahannya dengan Reno.


Kinara sebenarnya ingin acara pernikahan yang sederhana tanpa harus menggunakan gaun pengantin yang mewah seperti ini. Tapi karna permintaan Reno dan keluarganya Kinara pun tidak bisa menolak.


Kinara menatap pantulan dirinya dicermin.


Benarkah ini dirinya..?? siapkah dirinya untuk menjalani kehidupan pernikahan untuk yang kedua kalinya..?


"Ra,elo udah siap..?" tanya Santi ketika memasuki kamar Kinara.


Kinara pun menoleh seraya tersenyum tipis.


"San, gue tegang banget San, menurut lo apa keputusan gue ini udah bener..? secara waktu gue pergi ninggalin ka Reyga, gue masih menyandang status sebagai istrinya.." Kinara pun nampak murung takut-takut jikalau keputusannya ini salah, bagaimana jika Reyga belum menceraikannya.


"Nara dengerin gue yah..? bukan kah sebelum elo pergi ninggalin Reyga elo udah nitipin surat cerai sama Celin kan?? untuk nantinya Reyga tanda tangani, dan sekarang setelah lo lihat sendiri foto pertunangan Reyga dan Celin pastinya mereka sekarang sudah menikah dan hidup bahagia,itu juga berarti Celin sudah meminta Reyga untuk menceraikan elo.."


Mendengar itu tiba tiba kelopak mata Kinara menjadi basah, jika mengingat Reyga hatinya selalu saja lemah dan rapuh.


"Aduh Ra,please deh elo jangan sampai nangis dong, ini kan hari bahagia lo, please elo harus lepasain semua masalalu lo itu, untuk sekarang dan kedepannya elo harus hidup bahagia bersama Reno dan Shanum, lupain Reyga Ra, toh kalaupun Reyga masih mengharap kan elo pastinya dia sudah nyariin elo sejak dulu, tapi sekarang sudah satu tahun berlalu sudah saatnya elo move on memulai lembaran baru,okeh.."


Kinara pun ahirnya mengangguk lalu memeluk Santi,mungkin Santi ada benarnya juga, jika memang Reyga masih mengharapkannya pastinya sejak dulu Reyga sudah mencarinya.


Tapi tidak..!! satu tahun telah berlalu dirinya bahkan mendapat kabar Reyga dan Celin telah bertunangan itu artinya sekarang mungkin mereka sudah menikah dan hidup bahagia.


Jadi untuk apa dirinya terus larut dan terjerat oleh masa lalu, sementara sekarang sudah ada Reno yang menjanjikan kebahagiaan untuknya dan Shanum.


"Lihat Shanum mama kamu Cantikkan..? sebentar lagi Om Reno akan kadi dady baru kamu sayang, ayo cium mama kasih semangat sama mamah.." ujar Santi yang tengah menggendong Shanum mencoba untuk menghibur Kinara agar tidak sedih lagi.


"Sayang mobil pengantinnya sudah jemput tuh, apa Kinara udah siap.." tanya dion didepan pintu.


"Iya sayang bentar lagi kita keluar.."


"Udah ya Nara jangan sedih terus,nanti make up nya luntur tuh, hari ini kamu harus banyakin senyum, hari ini kamu harus bahagia, ingat satu hal Nara, apapun yang terjadi dalam hidup kita semua sudah menjadi kehendak yang diatas, jadi kita sebagai mahluk ciptaanNYA hanya bisa menjalaninya.."


"Iya,iyah bu ustadjah sejak kapan elo pinter ceramah San.." jawab Kinara seraya terkekeh pelan.


"Ih dasar nih anak dikasih tau juga, lihat tuh Shanum mama kamu,suka ngeyel kalo dinasehatin.."


"Ih ko ngadu sama anak gue sih, sini sayang sama mamah.." Kinara pun mengulurkan tangannya hendak menggendong Shanum namun Santi segera menepisnya.

__ADS_1


"Udah buruan sono, pa supirnya udah nunggu tuh, ga enak kan..!"


"Bentar aja San, gue mau gendong anak gue dulu bentar, sini sayang peluk mamah.."


"Gue bilang enggak ya enggak, nanti kalo make up lu rusak sama gaun pengantin lo kusut gimana..? Rani bisa ngamuk sama gue.." jawab Santi mengingatkan karna gaun pengantin yang Kinara kenakan merupakan hadiah dari Rani yang dipesan husus disalahsatu butik terkenal milik teman papanya.


"Iya iya bawel, lagian Shanum anak siapa sih masa gendong aja ga boleh..!" sungut Kinara mencebik kesal.


Dan setelah acara perdebatannya dengan Santi kelar, Kinara pun ahirnya pergi bersama supir yang menjemputnya untuk menuju tempat dilangsungkannya pernikahan, tentu saja dengan didampingi Santi dan Dion, karna mereka berdualah perwakilan dari mempelai perempuan.


Dan setibanya dilokasi dengan sedikit gugup Kinara yang didampingi Santi dan Dion perlahan memasuki gedung tempat dimana akan dilangsungkannya pernikahan.


Dengan langkah perlahan Kinara memasuki tempat itu. yang didalamnya sudah ada Reno dan keluarganya beserta pa penghulu.



Dan Ketika mendapati Kinara masuk, Reno pun tercengang dan terpukau mendapati penampilan Kinara yang benar benar seperti seorang putri dinegri dongeng, bahkan Rani pun sampai melongo seraya menutup mulutnya sendiri saking terpukaunya pada sang calon kaka ipar.


"Gila Ren, Nara cantik banget,bidadari aja lewat kalah cantik sama ipar gue.." seloroh Rani yang tak mendapat tanggapan dari Reno karna masih tertegun menatap kecantikan sang calon istri.


"Nah itu pengantin wanitanya sudah dateng pa, jadi bisa kita mulai acara akadnya.." ucap pa tomy kepada pa penghulu.


Pa penghulu pun mempersilahkan Reno dan Kinara duduk, Namun setelah Kinara duduk, pa penghulu pun menatap aneh pada Reno yang belum juga duduk, sampai sampai Rani pun menepuk punggung sodara kembarnya.


"Ren, elo niat ga sih buat nikah,ayo cepetan duduk.." Sontak Renopun sedikit gelagapan dan tersenyum kikuk.


"Makanya kalo belum halal tuh jangan dipelototin terus,ada setan bisa berabeh nantinya.." bisik Rani pelan didekat Reno.


"Iya setannya tuh elo bawel.." Sahut Reno ketus. sementara Kinara hanya bisa menghela nafas seraya menahan senyum melihat kelakuan mereka yang selalu saja ribut dimana pun tempatnya.


"Bagaimana sudah bisa kita mulai acaranya.." ucap pa penghulu, setelah Reno dan Kinara duduk dihadapannya.


"Siaapp pa.." Jawab Reno dengan lantangnya membuat para tamu yang terdiri dari beberapa kerabat dan teman-teman Reno yang hadir hanya bisa menahan senyum melihat tingkah lucu sang pengantin pria.


"Baik nak Reno, silakan ikuti saya.."


lalu kemudian pa penghulu pun menjabat tangan Reno,untuk melakukan prosesi ijab kobul.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan ananda Reno Septiansyah bin Tomy Septiansyah dengan ananda Kinara Larasati binti..."

__ADS_1


"Tunggu..!!" ucap salah seorang pria diujung pintu dengan nafas yang tersenggal.


Sontak semua orang yang ada didalam menengok kearah pintu untuk melihat siapakah gerangan pria itu.


Tak terkecuali oleh Kinara, tiba-tiba jantungnya seolah berhenti berdetak mana kala dia mendengar suara seorang pria yang sangat familiar ditelinganya.


Dengan perlahan pria itu mendekat kearah dimana Kinara dan Reno duduk, di ikuti semua pasang mata yang menatapnya penuh tanya.


Tapi tidak dengan Kinara..? sejak suara pria itu menggema sejenak menghentikan acara prosesi ijab kabul ini, jantung Kinara seolah berhenti berdetak, nafasnya terasa tercekat,bahkan menoleh pun Kinara tidak mampu.


Lain halnya dengan Reno, calon pengantin itu nampak mengerutkan keningnya bingung mencoba memperhatikan pria yang kini berdiri tidak jauh darinya, mungkinkah salah satu tamu undangan yang datang terlambat, namun kenapa mesti berteriak dan menghentikan acaranya..?


Tapi tidak Rani..! Ekspresi yang Rani tampilkan tidak jauh beda dengan Kinara,bahkan saking terkejutnya Rani sampai terbelalak tak percaya,hingga dia yang biasanya cerewet tiba tiba bibirnya terasa kelu untuk berbicara.


"Maaf anda siapa, kenapa datang-datang membuat kacau.." Ucap Reno, " Bisakah anda duduk di tempat tamu undangan.." tawar Reno seramah mungkin.


Namun pria itu tetap tak bergeming dengan tatapan yang sulit diartikan,seraya menatap Reno dan Kinara bergantian,sementara Kinara terus menunduk tak mampu mengangkat kepalanya.


"Maaf pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan.." ucap pria itu lagi dengan raut wajah datarnya.


Reno pun mulai terpancing emosi,lalu beranjak bangun dan menghampiri pria itu.


"Maaf anda ini siapa sebenarnya..?? saya rasa anda tidak berhak untuk menghentikan acara pernikahan saya, Jadi jika sudah tidak ada kepentingan lagi, tanpa mengurangi rasa hormat saya persilakan anda ke luar dari tempat ini.." ujar Reno sedikit tegas sambil terus meredam emosinya.


"Saya berhak menghentikan acara pernikahan anda, karna wanita yang akan anda nikahi masih menyandang status sebagai istri saya yang sah dimata hukum dan agama.." ucap pria itu kemudian.


***Bersambung..


Uluh uluh si bambang Reyga ahirnya nongol juga nih..


hayooo mana nih hadiah buat author, jangan lupa kasih like yang banyak yah..🤗


othor sempetin Up 2episod nih malam ini,jari jari sampe keriting demi apa coba..😩😩


Tapi syedihnya tuh, masih pada suka pelit ngasih likenya..😭😭


komen juga boro2..🤦‍♀️


entar giliran author ngilang,pada nanyain kapan up kapan up..🙄😒**

__ADS_1


__ADS_2