Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 6


__ADS_3

"Kinaraaa ayo sarapan dulu."


panggil tante fina dari arah dapur yang sedang menyiapkan sarapan pagi.akupun keluar dari kamar dan menghampirinya.


"Tante maaf ya,aku bangun agak kesiangan jadi ga bisa ikut bantuin tante buat nyiapin sarapan." ucapku


"ga papa nara,lagian kamu juga pasti cape kan tiap hari harus kuliah sambil kerja."


ujar tante fina seraya memberikanku sepiring nasi goreng.


"Makasih tante."


balasku sambil tersenyum.


"tante kamu itu bener nara,mendingan kamu berhenti aja dulu kerjanya,dan fokus sama kuliah kamu."


ucap om rudi menimpali yang baru saja ikut bergabung di meja makan dan duduk disebelah kursi tante fina.


"Om ga tega liat kamu kecapean,karna pulang malem,lagian om juga masih punya tabungan peninggalan orangtua kamu nara,kalo kamu butuh apa-apa kamu bisa pake ko."


ucapnya lagi.


aku hanya tersenyum menanggapi perkataan om rudi,seraya menikmati nasi goreng buatan tante fina.


"tapi nara ga pengen ngerepotin om dan tante terus-terusan,anggep saja uang tabungan papa sebagai ganti biaya hidup kinara selama timggal disini om.meskipun nara tau itu gakan pernah cukup,karna om dan tante udah sangat baik banget sama nara."


ucapku lagi.


tante fina pun menggenggam tanganku.


"Nara jangan bicara seperti itu nak,kamu itu uda tante anggap seperti anak tante sendiri,jadi kamu jangan merasa kalo kamu itu beban buat kami."


ucap tante fina menyakinkanku.


"iya om tante makasih ya." ucapku tulus.


"tapi serius aku lagi menikmati pekerjaanku dikafenya om rudi,temennya om itu.


jadi gapapa ya kalo aku tetap kerja dulu."


bujukku pada om danu.


"hmm,ya udah asalkan itu tidak mengganggu waktu belajar kamu,om akan ijinin."


"sekali lagi makasih ya om."


"oya tante bela mana,tumben tuh bocah ga ikut sarapan."


tanyaku pada tante fina.


Bela adalah anak dari om danu dan tante fina,yang sudah ku anggap seperti adikku sendiri.gadis kecil itu baru berumur 7tahun,dan baru duduk dikelas 1 sekolah dasar.wajahnya yang imut dan menggemaskan membuatku sangat menyayanginya.


"Semalem dia demam ra,batuk pilek gitu jadi baru bisa tidur pulas subuh tadi."


"biar nanti papa,telfon wali kelasnya ya mah,buat minta ijin kalo bela sakit hari ini tidak bisa masuk kelas." ujar om danu.


"ko tante semalem ga bangunin aku sih tan..?"


tanyaku sedikit sedih,karna aku sangat menyayangi bela.dan biasanya dia selalu usil membangunkanku ketika pagi.


"pantesan tadi pagi,bela ga gedor-gedor kamarku.ujarku lagi."


"tante ga mau ganggu istirahat kamu nara,semalem kan kamu pulang dari kafe aja tante liat muka kamu cape banget."


"Oh iya om tante,aku juga minta ijin ya tar malam kayanya pulang agak larut malam,biasalah om caffe rame kalo malam minggu."


ucapku pada om danu seraya meminta ijin.


"ya udah ga papa,apa perlu nanti pulangnya om jemput..?"


"eh ga usah om,biar nara nanti pulang naik ojeg langganan nara aja om."


"nanti hati-hati ya nara,kamu itu anak gadis pulang sampe larut,kalo ada apa-apa jangan sungkan-sungkan kabari om."


"iya om,nara akan hati-hati ko."


"lagian kamu malam minggu ko masih kerja sih nara?emang pacar kamu ga marah?"


goda tante fina.


"ah tante akukan ga punya pacar tan." balasku


"aku aja bingung..?sebenernya statusku sekarang punya pacar apa engga?mengingat kejadian kemarin dikampus." batinku


"aah..keponakan tante yang manis ini masa sih belom punya pacar."


goda tante fina lagi.


akupun hanya tersipu malu tak menanggapi.


"ya udah om tante udah siangan nih,aku kekampus dulu ya."


ucapku seraya bangun pamit lalu mencium tangan om dan tante.


"eh,ga bareng sama om aja nara,om kan mau kekantor,biar nanti skalian om anterin."


"ga usah om.." tolak ku halus.


"biar nanti nara naik ojeg langganan aja."


"iya udah ati-ati ya nara." ucap tante fina.

__ADS_1


"oh ya tan,nanti sampein salam aku sama bela ya,pengen banget samperin lalu peluk dia,tapi takut nanti tidurnya kebangun." kataku.


"iya iya nanti tante sampein,udah sana nanti kamu terlambat kekampusnya."


"ok om tante Assalamualaikum."


ujarku sambil berlalu ke kampus


*Sesampainya dikampus..


aku memasuki kampus seperti hari-hari biasanya,tapi entah ini hanya perasaanku sendiri atau memang ada yang salah dengan pakaianku hari ini hingga semua anak-anak kampus yang kulewati menatapku dengan tatapan aneh yang tidak kupahami.bahkan tadi waktu didepan gerbang juga ada beberapa anak-anak yang saling berbisik ketika aku baru saja turun dari motor tukang ojeg.Aah sudahlah batinku abaikan saja.


sampai pada ketika aku melewati sebuah koridor kampus,aku pun melihat beberapa foto yang ditempel didinding kampus,aku mengambil salah satu foto itu,dan aku sangat terkejut karna foto itu adalah fotoku..!


yaah didalam foto itu ada gambarku yang sedang mencium pipi ka reyga.


"Haah..??"


"siapa yang ngelakuin ini..?"


ucapku berbicara sendiri sambil terus memperhatikan foto yang ada ditanganku.


"Byuuurrrr...!!!"


tiba-tiba ada seseorang menyiramku dengan botol air mineral.akupun sangat terkejut dibuatnya.


"heey..kalian apa-apaan sih,maen siram-siram aja."


ucapku sedikit kesal sambil terus membersihkan bagian depan kemeja ku yang basah.


"eeh cewe kampung,anak baru denger ya..!"


"berani-beraninya eloh nembak ga reyga cowo idola anak kampus ini,elo pikir elo itu siapa hah..?!lo itu cuma anak kampung yang kebetulan masuk universitas ternama dengan modal biasiswa doang,ngaca dong..!!"


ujar salah satu seorang cewe,sambil mendorong bahuku.sementra yang dua lainnya hanya bersedekap dada tersenyum meremehkanku.disekitar situ juga banyak anak-anak kampus yang menonton kami,dan diantara mereka banyak yang menertawakanku seolah-olah ingin mengolok-olok ku juga..😥


aku hanya bisa tertunduk dan menarik nafas,mataku sudah mulai berkaca.aku sadar ini adalah konsekuensi atas tindakanku kemarin yang terang-terangan nembak ka reyga cowo idola dikampus ini.dan mungkin mereka tidak terima jika cowo idola mereka berpacaran denganku.


"aah pacar..??! aku rasa juga tidak.mungkin kemarin ka reyga khilaf dan hanya ingin bercanda." batinku


sambil mengingat jawaban ka reyga kemarin.


"Kalian itu salah paham,ini semua tidak seperti yang kalian pikirkan."


ujar ku pelan,mencoba ingin menjelaskan kepada mereka bahwa sebenarnya aku terpaksa melakukan itu.


"kemarin itu gue..."


belum sempat aku menyelesaikan kalimatku,tiba-tiba saja ada tangan yang menggenggam dan menarik tanganku.


"Ga usah menjelaskan apapun pada mereka,kalau sekarang kamu adalah pacarku!"


aku pun mencoba menatap cowo yang sedang berbicara padaku itu dengan rasa terkejut dan rasa tak percaya.


ujar cowo itu dengan tegas dan tatapan yang dingin pada seluruh anak-anak kampus yang sedang menonton kami saat ini.Cowo itupun berlalu sambil terus menarik dan menggenggam tanganku melewati ketiga cewe tadi yang sepertinya tidak percaya dengan apa yang barusan ka reyga ucapkan.Yaaah cowo yang sekarang membawaku pergi dari ketiga cewe tadi itu adalah ka reyga.


"apa,selamanya kamu hanya bisa diam saja ketika ada yang merendahkan dan membulimu."


ucap ka reyga seraya melepaskan genggamannya dari tanganku.setelah kami berada dikoridor kampus yang cukup sepi.


keningku pun berkerut menatapnya tak mengerti..


"Tidak cukup kah rani selama ini memperdayaimu."


ucapnya lagi.


"Rani..?! dari mana ka reyga tau tentang rani" batinku.


'Seharusnya kamu berterimakasih padaku,karna aku sudah menerimamu jadi pacarku,bukankah dengan begitu temanmu itu akan berhenti untuk mengganggumu lagi."


ucap ka rey lagi,dan kali ini aku benar-benar tidak percaya bahwa ka reyga mengetahui semuanya tentang kesepakatanku dan rani.


"Tapi...bagaimana ka rey tau tentang rani??"


tanyaku memberanikan diri.


"aku tidak sengaja mendengarkan obrolan kalian waktu itu."


"So jadi mulai sekarang kita harus tetap berpacaran."


ucapnya tepat dihadapan wajahku.dan aku pun hanya menunduk tak berani menatap matanya.


"Ternyata ini alasannya,ka rey menerimaku jadi pacarnya,dia hanya kasihan padaku yang selalu diperdaya oleh rani..huh aku saja yang terlalu bodoh sampe berpikir lebih dari itu." batinku


"ma makasih ka rey."


ucapku terbata.


"baiklah,sebagai balasannya kamu harus tetap menjadi pacarku dan jadilah pacar yang baik."


lalu ka reyga pun membuka jaketnya dan memakaikannya padaku.


"deg..!eeh apa-apaan ini?" batinku sedikit terkejut.


"lihat kemeja bagian depan mu basah,warna dalamanmu hampir terlihat,jangan sampai cowo-cowo usil dikampus ini akan menatapmu dengan tatapan mesumnya."


ucapnya seraya berlalu meninggalkaku.


Apaa..??! spechles aku langsung menutup dadaku dengan kedua tanganku.


"berarti tadi ka reyga lihat dong,warna b** ku..?? ucapku dalam hati.

__ADS_1


"Aaaahhh memalukan!!!jeritku dalam hati."😂😂 (baru juga jadi pacar,si rey udah dapet bonus nih ye..😅🤭**)


"Naraa sini..!"


teriak caca melambaikan tangannya.ketika aku sampai dipintu kelas.


aku pun menghampiri caca dan mita yang duduk disebelahnya sambil tertunduk lesu.


"ra,lo ga papa kan..?"


"sorry ya ra kita telat bantuin lo,tadinya gue sama caca mau nyamperin lo,pas lo ribut-ribut sama gank nya riska.tapi pas kita mau nyamperin ka reyga keburu dateng dan narik lo pergi."


ujar mita panjang lebar dengan wajah menyesalnya.


"udah ga papa lagi mit,toh biarpun kita-kita ga nolongin nara,si nara sekarang uda punya pangeran pelindungnya..iya kan iya kan.."


goda caca menimpali.


"pangeran pelindung apaan sih lo ca,ga usah ngayal deh." ujarku pelan.


"lo, juga mit ga usah ngerasa nyesel gitu,gue gapapa ko."


"laah buktinya tadi,ka reyga kan uda nyelametin elo dari gank nya riska tiga cewe centil itu." ucap caca lagi.


"emang yang tadi itu namanya riska ya ca..?"


tanyaku pada caca.


"iya,tadi itu riska in the gank,cewe-cewe centil yang sok kecantikan yang dulunya juga pernah nembak ka reyga,tapi ditolak gitu aja sama ka reyganya.makanya dia ga terima lo jadian sama ka teyga."


jalas caca panjang lebar.


"Jadi sekarang,lo beneran nih uda resmi jadian sama ka reyga ra..?"


tanya mita


"eh itu,gue..??"


"aduh gue jawab apa nih,gue juga bingung soalnya?" batinku


"gue juga masih belom yakin sih mit."


ujarku


"Tapi itu buktinya,ka reyga sampe belain elo didepan seluruh anak kampus,dan gue denger loh ka reyga bilang,kalo kamu itu sekarang pacarnya.dan itu juga jaket yang lo pake,juga punya ka reyga kan..?"


"i..iya sih mit,tapi kan tetep aja gue masih ga yakin gitu..!dan jaket ini,ka rey minjemin buat nutupin karna baju gue basah." ujarku lagi.


"ciieee yang dipinjemin jaket sama cowonya."


ledek caca menggodaku.


"iya tetep ajakan ra,itu tandanya ka reyga respek dan peduli sama lo,karna sekarang lo cewenya." kata mita menimpali.


"aaahhh udah ah bahas ka rey mulu,pusing gue." teriakku frustasi.


caca dan mitapun saling tertawa melihatku.


"aneh ya mit,jadian ama cowo idola kampus ini bukanya seneng tuh anak malah frustasi."


"uda ca biarin aja,biar nara beradaptasi dulu sama statusnya yang sekarang,alias cewenya ka reyga..soalnya ka reyga kan banyak penggemar fanatiknya." kata mita menggodaku.


"kaya gue dulu ya mit,waktu baru masuk kampus ini sumpah ngefens banget sama ka reyga,secara gantengnya uda kaya oppa-oppa korea gitu..sampe sekarang juga masih ngefens sih.."


kata caca seraya menghayal🤭


"gue mah udah move on ca,kan sekarang gue uda ada david." ucap mita.


"emang sekarang,lo uda jadian sama david ya mit??" tanyaku.


"belum sih ra."


jawabnya sambil cengengesan.


"tapi kitan lagi pedekate alias pendekatan gitu."


"ah kelamaan lo mit,pedekatenya.kaya nara dong,langsung tembak jedor,kena deh ka reyga."


ucap caca sambil memeragakan tanggannya membentuk pistol.🤭


"ih,apaan sih lo,ca..emang burung maen tembak-tembak aja."


gerutuku.


"dari pada elo ca,jomblo abadi."


mitapun menimpali..!


"iihh mita,omongan itu Doa loh,,amit amit ogah banget jadi jomblo abadi."


kilah caca sambil mengetok ngetok kepalanya.


gue dan mitapun hanya bisa tertawa geleng-geleng melihat ulahnya caca,yang kadang suka,lucu,polos dan ceplas ceplos.


sementara,dibalik pintu ada seseorang yang mengepalkan kedua tangannya geram.


"awas aja lo ra..!"


"sekarang lo bisa selamet dan masih bisa ketawa sama temen-temen lo.tapi liat aja nanti gue akan buat lo diketawain sama seluruh anak-anak kampus..!"


ucapnya dengan penuh emosi.

__ADS_1


**Bersambung..😊


*yang udah baca,please jangan lupa like dan komennya ya..🙏🙏 biar autor tambah semanget nih buat up nya..makasih🤗🤗🌷**


__ADS_2