
Reyga menggeliat pelan,kemudian tangannya meraba raba tempat tidur disampingnya,dan Kosong terasa.
Perlahan dia membuka mata dan sesekali mengerjap pelan sambil sedikit duduk bersandar dikepala ranjang. Dia mengambil ponsel yang tergeletak disamping nakas tempat tidur,kemudian melihat pukul berapa sekarang ini,dan ternyata sudah pukul 08.30 dan itu artinya sudah hampir siang.
Reyga sedikit memutar badannya kekiri dan kekanan menggerakkan otot otot maskulinnya agar sedikit terelaksasi,bagaimana tidak..?
Secara tadi semalaman dia dan kinara tengah bertempur memadu kasih hingga pagi menjelang subuh mereka baru menyelesaikan aktifitas bercintanya,setelah mengajak sang istri membersihkan diri dengan mandi bersama,dan selepas melaksanakan sholat subuh tadi,mereka memilih untuk mengistirahatkan tubuh mereka kembali dengan tidur saling berpelukan.
Reyga mengulas senyum tipis dibibirnya,membayangkan aktifitas panasnya semalam bersama sang istri. Sungguh dia benar-benar menikmati momen bulan madunya kali ini, Karna setiap waktu dan setiap saat dia bisa menghabiskan waktunya bersama kinara,wanita yang saat ini sudah mencuri seluruh dunianya.
Namun senyum Reyga terhenti,dan menelisik seluruh ruangan,kemana kira-kiranya sang istri pergi..?? Reyga berpikir kinara tengah dikamar mandi, hingga sudah sepuluh menit berlalu sejak dia terbangun dari tidurnya,dia tidak melihat pintu kamar mandi terbuka dan mendapati istrinya, apa memang benar sang istri ada dikamar mandi..??
Dengan berat hati Reyga pun menyibakan selimutnya,dan turun dari tempat tidur. dengan langkah gontai khas orang bangun tidur dia mengayunkan kakinya menuju kamar mandi.
tok tok tok..
"Sayang kamu lagi didalam yah..?"
sepi..??
"Kinara,apa kamu ada didalam..?"
Masih sepi.
Reyga menarik nafasnya perlahan dan membuka gagang pintu kamar mandi.
Ceklek..
Reyga melongok kedalam dan ternyata kosong..!
"Tidak ada..? kemana dia..??"
Reyga kemudian mengambil kaosnya dan memakainya,karna sejak tadi dia hanya bertelanjang dada. Reyga pun memutuskan untuk mencari sang istri diluar, mungkin saja kinara sedang mencari sarapan atau berjalan jalan disekitar pantai.
Dan sudah hampir setengah jam lebih Reyga menyusuri pantai yang ada didekat penginapannya,tapi dia sama sekali tidak melihat sosok istrinya, Kamu kemana nara..? batinnya.
Reyga memutuskan untuk kembali kekamar penginapannya,berharap mungkin saja sang istri sudah kembali,tapi lagi lagi harapannya sirna,karna kamar penginapan masih tampak sepi.
Dengan raut wajah lesu,reyga kembali terduduk ditepi ranjang. Dia menyugar rambutnya asal merasa sedikit kesal karna tak menemukan istrinya.
"Kamu kemana sih sayang..??!"
__ADS_1
Lalu tiba tiba netranya melihat kearah sesuatu,sesaat Reyga terdiam seraya mengernyitkan keningnya,lalu tiba-tiba matanya melebar ketika menyadari koper sang istri yang tergeletak disudut ruangan bersama dengan kopernya sudah tidak ada ditempat.
Deg..!!
Tidak, ini tidak mungkin..! Tidak mungkin kinara pergi begitu saja tanpa memberi tahunya..?! tapi jelas-jelas sejak tadi Reyga tak menemukan sosok istrinya dan sekarang bertambah lagi koper sang istri pun tidak ada, apa itu berarti kinara pergi dan pulang lebih dulu..??
Reyga kemudian bangkit dari duduknya,dia berjalan keluar dari penginapan,secepat mungkin dia melangkah menuju resepsionis didepan sana untuk menanyakan keberadaan atas praduganya,meskipun dirinya masih merasa tidak yakin, Namun entah kenapa perasaanya menjadi resah dan tidak karuan.
"Permisi mba..?" ucap Reyga setelah sampai didepan ruang resepsionis tempat penginapannya.
"Iya tuan ada apa..? ada yang bisa saya bantu..?" jawab sang resepsionis itu ramah.
"Eemmm begini,saya tidak menemukan istri saya dikamarnya,dan saya juga melihat kopernya tidak ada, saya ingin bertanya apakah anda melihat istri saya keluar dari tempat penginapan ini..?" Ragu-ragu Reyga mengumpulkan keberanian untuk menanyakan kinara kepada sang resepsionis.
"Maaf tuan,tamu yang menginap ditempat penginapan ini ada banyak,jadi saya tidak bisa memperhatikannya satu persatu,tapi apa tuan bisa menunjukan foto istri tuan,barang kali saya ingat dan melihatnya."
Dengan cepat Reyga merogo saku celananya untuk mengambil ponselnya,dan dia memperlihatkan beberapa foto kinara kepada sang resepsionis.
"Ini mba,foto istri saya. coba anda ingat ingat mungkin anda melihatnya disekitaran sini."
Sesaat sang resepsionis terdiam seraya memperhatikan gadis cantik yang ada ponsel tersebut. Lalu perlahan senyumnya mengembang
"Iya tuan,saya melihatnya. kurang lebih sekitar tiga puluh menit yang lalu nona ini keluar dari lobi sambil membawa koper dan masuk kedalam taksi yang sudah menunggunya."
Tiba tiba tubuh reyga terasa lemas setelah mendengar penjelasan dari sang resepsionis.
"Kalo begitu terima kasih ya mba,saya permisi." ucap reyga parau.
Lalu dengan langkah gontai reyga kembali ketempat penginapannya. Sejuta tanya kini ada dibenaknya, Kenapa tiba-tiba kinara pergi begitu saja..?? apa ada sesuatu hal yang mendadak sehingga dia pulang lebih dulu..?
tapi kenapa kinara tak membangunkannya dan memberitahunya..??
Yah meskipun masa bulan madu mereka masih menyisakan dua hari lagi,tapi Reyga tak mungkin keberatan jika istrinya meminta pulang lebih awal karna ada sesuatu hal.
Reyga menatap benda pipih yang ada ditangannya. Bahkan sejak dari tadi Reyga berusaha menghubungi kinara,tapi ponsel istrinya justru tidak aktif.
"Arrrrggghh.." Reyga mengacak rambutnya frustasi. "Kamu kemana nara..??jika kamu pulang kenapa tidak memberi tahuku." lirihnya pelan.
Pasalnya hubungan mereka jelas sangat baik-baik saja,bahkan Reyga seratus persen yakin bahwa dirinya sama sekali tidak ada masalah dengan sang istri mengingat hampir semalaman mereka menghabiskan waktu untuk bercinta. Lalu kenapa tiba-tiba dia pergi begitu saja.
Lalu tiba-tiba ingatan reyga berputar kembali tentang kejadian tadi pagi,setelah mereka selesai sholat subuh dan memilih untuk kembali tidur sambil berpelukan,dia ingat samar-samar dalam kantuknya kinara mengatakan sesuatu.
__ADS_1
** Flassback on
"Ka rey,jika kelak aku melakukan kesalahan,ka reyga mau kan maafin aku..?" Kinara menyusupkan kepalanya didada bidang sang suami yang sudah mulai sedikit terpejam.
"Kamu ngomong apa sih sayang,sudahlah ayo kita tidur sebentar,kamu pasti lelahkan.." Reyga menjawab dengan sedikit bergumam karna rasa kantuk yang sudah melandanya.
Kinara tersenyum tipis menatapa wajah tampan sang suami,kemudian tangannya terulur mengusap lembut rahang kokoh tersebut. "Jangan menggodaku sayang,apa kau ingin aku menyerangmu lagi hem." Reyga mengeratkan pelukannya.
Kinara hanya terkekeh pelan,sambil kembali menelusupkan wajahnya didada Reyga.
"Aku mencintaimu ka rey, apa pun yang terjadi kau harus selalu ingat bahwa aku akan selalu mencintaimu." lirih kinara pelan lalu perlahan memejamkan matanya merasa nyaman dalam dekapan sang suami.
Reyga tersenyum tipis,meskipun matanya sudah terpejam,tapi dia masih bisa mendengar dengan jelas ungkapan istrinya.
"Love u too so much mywife.."
Cup..
Setelah mengecup pucuk kepala istrinya reyga pun ikut terpejam,sambil memeluk wanitanya erat.
** Flassback off
Yah Reyga terkesiap,setelah mereka ulang tentang ingatannya tadi pagi,apa itu tanda tanda bahwa kinara memang akan pergi meninggalkannya..??
Tapi kenapa..??
Ada apa sebenarnya..??
"Arrrggghhh.." Reyga berteriak frustasi.
#Bersambung..😊
Untuk yang masih mau setia dan bersabar membaca karyaku,othor ucapin banyak makasih yah..🤗
Sekali lagi othor minta maaf karna udah lama banget baru sempet Up..🙁
Bukannya sok sibuk yah,tapi jujur othor tuh lagi sedih karna hampir seminggu suami sakit,habis itu lanjut anak2 juga ikut sakit,jadi jangankan buat ngetik,inspirasi sama sekali blang and down gitu..🥺🥺
So minta doanya yah guys,,supaya semuanya cepat membaik dan kembali normal,supaya bisa Up rutin lagi..😊
WARNING..buat semuanya yah,selalu jaga kesehatan dan jangan lupa untuk tetep patuhi protokol kesehatan..okeh
__ADS_1
Salam sayang dan salam sehat dari othor buat pembaca setiaku semuanya..🤗