Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
episode 13


__ADS_3

Kinara turun dari mobilnya reyga setelah sampai dirumah om dan tantenya.


"Makasih ya ka rey.." ucapnya singkat.


Namun tiba-tiba reyga pun ikut turun dari mobilnya dan menyusul kinara yang hampir sampai didepan pintu rumah.


"Loh ko ka reyga ikut turun,ada apa?apa masih ada yang ingin dibicarakan?"


"Engga papa,aku cuma pengen ngomong sama om dan tante kamu,mau minta maaf karna sudah mengajakmu pergi dan pulang selarut ini."


"Eem eh,ga usah ka rey,mendingan ka reyga langsung pulang aja,lagian om dan tantu juga pasti udah tidur.." jawab kinara sedikit berbohong.


"Ngapain juga sih,ka rey pake acara mau ketemu om tante gue..?ya kali mereka pasti masih belom tidur,sebelum gue pulan nyampe rumah." batin kinara.


"Nara kamu udah pulang nak?" ucap tante fina mengejutkan kinara yang sudah berada didepan pintu.


"Eeh tante,tante belum tidur?" menjawab dengan sedikit gugup.


"Tante nungguin kamu nara,ko sampe malam begini pulangnya..?" tante fina memasang raut wajah cemasnya.


"Maaf tan,tadii..."


"Tadi kinara nemenin saya menghadiri pesta tante,saya minta maaf karna pulang sampe larut malam,dan tidak meminta ijin terlebih dahulu." Reyga tiba-tiba memotong perkataan kinara.


"Loh kinara ini siapa?"


"Hmm kenalin tante,dia..."


"Saya Reyga,pacarnya kinara tan.." ucap reyga lagi-lagi menyela perkataan kinara,sementara gadis itu hanya menatapnya tajam,sebagai bentuk protes!


"Oh jadi kalian berpacaran?ko kamu ga cerita ke tante,kalo kamu udah punya pacar nara.."


Tante fina pun seperti nampak terkejut dengan pengakuannya reyga,sementara kinara hanya tersenyum kikuk.


"Iih ka reyga ngapain sih,pake ngomong pacar segala ke tante fina.." ucap kinara dalam hati.


"Ya udah tan,saya permisi pamit dulu sudah malam.." ucap reyga sambil membungkuk memberi hormat.


"Oh iya nak reyga ati-ati yaa,dan makasih udah nganterin nara pulang.." bales tante fina.


"iya,sama-sama tan.."


"Nara,aku pulang dulu ya.." ucap reyga pamit dan kinara hanya tersenyum mengangguk membalasnya,sampe reyga pun masuk ke mobilnya,dan berlalu meninggalkan halaman rumah tante fina.


"Jadi beneran,tadi itu pacar kamu ra?" tante fina kembali bertanya stelah mereka berada diruang tamu.


"Pacar..? siapa ma..?" timpal om rudi yang ternyata masih belum tidur juga,dan sedang menonton Tv.


"Itu pah,tadi kinara dianterin sama pacarnya,ganteng loh,wajahnya kaya siapa tuh penyanyi Kpop idolanya si bela.." ucap tante fina sambil mengingat ingat penyanyi Kpop..๐Ÿ˜…


"Ehheemm jadi ada yang lebih ganteng dari papa nih mah..?" sindir om rudi.


"Aah ya enggalah pah,karna bagi mamah cuma papah yang paling ganteng.." rayu tante fina sambil lendotan manja sama om rudi.


"Ya ampun,ini tante sama om kenapa jadi pada chaldies kaya gini sih.."๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธujar kinara dalam hati.


"Tapi benaran mah,tadi nara dianterin pacarnya?" tanya om rudi lagi,kembali ketopik awal.๐Ÿ˜…


"Iya tadi,dia memperkenalkan diri dan katanya dia pacarnya nara,kalo ga salah namanya rey..rey siapa rey siapa tadi namanya ra..?"


"Reyga tante.."


"Oh iya pah namanya reyga.."


"Bener nara jadi sekarang kamu udah punya pacar..??" tanya om rudi yang sekarang dengan tampang seriusnya.


Dan kinara hanya mengangguk pelan tidak tau harus menjawab apa.


"Ya udah ga papa,kalau cowo itu memang baik dan bisa jagain kamu,Om sih ga masalah yang penting kamu bisa jaga diri,dan tidak mengganggu kuliah kamu.." nasehat om rudi panjang lebar.


"Iya om.." jawab kinara pelan dan singkat.


"Ya udah sekarang kamu masuk kamar dan istirahat yaa.."


Dan ahirnya kinara pun bisa segera masuk kamar,sejak tad dia merasa takut dan gugup rasanya seperti maling yang sedang tertangkap..๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ๐Ÿ˜…


Namun baru saja kinara melangkah akan menuju kamar,tiba-tiba tante fina memanggilnya lagi.

__ADS_1


"Eh nara tunggu..!"


"Ada apa lagi tante..?"


"Tante perhatiin kayanya kamu belom pernah deh pake dress secantik ini,apa ini punya kamu?tapi ko ga tante ga pernah liat ya??"


"*T**uh kan bener..?pasti tante fina bakalan nanyain dress yang kupakai*.." Batin kinara.


"Oh,iya tante sebenernya ini aku pinjem dari mita.." terpaksa berbohong.


"Oooh jadi punya mita,pantes soalnya tante ga pernah lihat kamu pake dress ini sebelumnya.."


"ya udah sekarang kamu istirahat gih.."


"huufft ahirnya,aku bebas dan bisa masuk kamar juga.." keluhnya dalam hati.๐Ÿ˜“


Dan sesampainya di kamar,kinara pun langsung menghempaskan tubuhnya..


"huufft rasanya hari ini lelah sekali,kaya abis maen drama serial aja.lagian ka reyga juga sih,ngapain juga tadi pake ngaku-ngaku pacar segala,kan jadi ribet urusannya.." menggerutu setengah kesal..!


"Eeh tadikan aku sama ka rey...??"


kinara kembali menyentuh bibirnya,mengingat kembali adegan waktu reyga mencium bibirnya,masih terasa jelas dingin dan lembutnya bibir reyga ketika dia memperdalam ciumannya..


"aaahhh sumpah ya,gue ga nyangka banget ka rey bakal ngelakuin itu,duh apa kabar jantung gue..??tuuhhkan jadi ga bisa move on gini..!"


kinara terus bergumam sendiri sambil berguling kesana kemari entah untuk apa..?Yang jelas rasanya seperti ada kupu-kupu yang berterbangan dirongga dadanya,hingga ahirnya diapun tertidur dengan sendirinya karna merasa kelalahan.


***


Satu bulan pun berlalu,sejak reyga mengutarakan ingin menjalani hubungan ini lebih serius.Kinara akui sejak malam pesta ulangtahun celin hingga sampe saat ini,hubungan mereka sedikit lebih baik,stidaknya sikap reyga tidak cuek dan acuh seperti dulu.


Yaah meskipun tetap dengan wajahnya yang datar,namun sebulan ini interaksi dan komunikasi mereka jauh lebih baik,seperti contohnya ketika dikantin,reyga mau ikut gabung dan menemani kinara makan siang,meskipun tetap dia lebih banyak diam dan irit bicara,tapi dengan dia mau ikut gabung setidaknya hubungan mereka didepan anak-anak kampus terlihat lebih hidup,bahkan caca dan mita pun selalu heboh ketika mengomentari hubungan mereka berdua.


Pernah juga beberapa kali kinara menyempatkan diri menemani reyga untuk latihan basket, dan sebagai gantinya pria tampan itu juga kadang menjemput kinara pulang dari caffe.


Yaah seperti itulah hubungan mereka,meskipun tidak terlihat seperti sepasang kekasih yang saling mencintai,Tapi setidaknya mereka terlihat pasangan yang sedang berpacaran.


Dan sekarang,kinara berada didalam mobilnya reyga,seperti biasa reyga baru saja menjemputnya pulang dari caffe.


"Ka rey,maaf yaa seminggu ini aku sibuk banget dicaffe.." ucap kinara memulai pembicaraan mereka.


"Besok kan hari minggu,gimana kalo kita jalan-jalan..?"


"Kemana..??" tanya reyga singkat.


"Eemmm enaknya kemana ya??gimana kalau kepantai aja??" kinara memberi usul pada reyga.


"Hmmm okeh,nanti besok siang jam sepuluh aku jemput.." kinara tersenyum mengangguk.


Dan sesuai rencana mereka semalam,sekarang kinara dan reyga pun sedang menikmati pemandangan laut,sambil berjalan menyusuri bibir pantai tanpa menggunakan alas kaki.


membiarkan kaki mereka menyentuh pasir dan ombak.


"Ka reyga sering kepantai ga?" kinara mencoba mencairkan suasana.


"Dulu waktu masih kecil.." jawabnya reyga singkat.


"Aku juga dulu waktu masih kecil stiap ahir pekan,sering pergi kepantai sama ayah dan ibu,aku senang sekali ketika bermain bersama ayah,dia membuatkanku istana dari pasir.." ucap kinara sambil mengenang.


"Apa ka reyga juga dulu waktu kecil,sering kepantai bareng mami papinya ka reyga..?"


Namun seketika wajah reyga berubah,dia memalingkan wajahnya dan menghadap ke hamparan laut yang luas,wajahnya tetap terlihat datar dan tanpa ekspresi.


"Orang tuaku berpisah,sejak aku berumur lima tahun,bahkan aku tidak mempunyai kenangan yang cukup indah bersama mereka berdua.."


ucap reyga dalam namun tenang.


"*A**pa karna itu,ka reyga memiliki sikap yang dingin dan acuh.apa dia kesepian??" batin kinara lagi*.


Kinara mencoba menggenggam tangan reyga.


"Maaf ka reyga,aku salah bertanya,apa ka reyga merasa kesepian.." tanyanya ragu-ragu.


dan reyga pun hanya mengangguk pelan.


"Awalnya memang begitu,tapi lama-lama aku terbiasa,sampe ahirnya aku bertemu dengan celin dan menghabiskan banyak waktu bersama.." ucapnya lagi.

__ADS_1


"Oh pantes,hubungan kalian sangat dekat,apa ka reyga dan ka celin berteman sejak kalian masih sekolah..?"


Dan reyga pun menggeleng pelan.


"Aku mulai mengenal dan berteman dengannya saat aku sering berkunjung dan menghabiskan banyak waktu dipanti asuhan."


"Panti asuhan..??" tanya kinara tak paham??


"Iyah,celin anak yatim piatu yang dititipkan dipanti asuhan,dan aku sering bertemu dengannya ketika setiap bulan,mamy membawaku kepanti untuk memberi santunan.Kadang tanpa sepengetahuan mami,aku sering bermain main dipanti menghabiskan banyak waktu bersama anak panti yang lainnya,dan sejak itulah aku berteman baik dengan celin.."


"Tapi,bukannya ka celin masih punya orang tua,waktu dipesta itu.." ucap kinara seraya mengingat.


"Mereka hanya orang tua angkat,celin diadopsi.."


"Ooh.." jawab kinara mulai paham.


"Dan setelah celin diadopsi,kebetulan orangtua angkatnya menyekolahkan dia disekolahan yang sama denganku." ucap reyga lagi.


"Ka celin itu,selain orangnya cantik,dia juga baik dan ramah,kenapa ka reyga ga mencoba berpacaran sama dia?" ucap kinara asal bermaksud menggoda reyga.


Namun respon reyga justru berbeda,dia diam tidak menjawab,dan tiba-tiba wajahnya berubah datar dan dingin.Reyga pun melihat jam ditangannya.


"Sudah jam tiga sore,lebih baik kita pulang.." ucapnya seraya bergegas berlalu meninggalkan kinara.


"duh gue salah ngomong yah?apa jangan-jangan ka reyga kesal ya dengan ucapanku tadi." batin kinara.


"Ka rey tungguin dong..!" kinara berlari kecil sambil menjinjing sandalnya mengejar reyga.Namun reyga tetap berjalan cepat tanpa memperdulikan gadis itu.


"Aauuwww..!!!" kinara menjerit kecil,ketika merasakan ada kerang yang menusuk telapak kakinya,dan reyga yang mendengar teriakannya itu berbalik arah dan langsung menghampiri kinara.


"Kenapa..??" tanyanya sedikit cemas.


Kinara sedikit memanyunkan bibirnya.


"Ka rey marah ya..??tadi jalannya cepet banget,sampai mengabaikan panggilanku.."


Reyga hanya terdiam tak menjawab,namun tangannya langsung memeriksa telapak kaki gadis itu,dan diapun mencabut kerang yang menacap dikakinya.


"Aduuh ka rey,pelan pelan dong..!" kinara mengeluh menahan sakit.


"Makannya lain kali kalo jalan liat-liat.."


"Iih salah siapa coba,ka rey yang ninggalin aku gitu aja.." ucap kinara dengan sedikit kesal.


"Ya udah,mendingan kita cepat pulang nanti keburu sore dan gelap.."


Kinara hanya diam,dan mengikutinya berjalan dari belakang.Namun baru beberapa langkah kinara kembali mengeluh kesakitan.


"Aauuww.." pekiknya,sepertinya bekas kerang yang menacap tadi luka,dan terasa perih ketika menginjak pasir laut.Dan reyga pun berhenti melangkah dan kembali menghampirinya.


"Ada apa lagi? " tanyanya.


"Kaki ku perih ka rey kena air laut,dipakein sendal juga perih.." ucap kinara sambil sedikit meringis.


"Kita jalannya pelan pelan aja yah.." ucap gadis itu lagi.


Namun tiba-tiba reyga berjongkok dihadapannya.


"Loh ka reyga ngapain??" tanyanya bingung..!! "Udaah ayo cepetan naik, biar aku gendong kamu sampai ke mobil."


Haah..mulut kinara sampai menganga tak percaya..๐Ÿคญ


"Ga usah ka rey,aku masih bisa jalan ko." tolak kinara halus.


"Kalo dipaksain jalan,kaki kamu akan makin luka,udah ayo cepetan naik ke punggungku."


"iya iyah.." ahirnya reygapun menggendong kinara menuju parkiran mobil.


"*Y**a Ampun,jantungku rasanya deg degan banget nih,apa ka reyga ngerasain ya..,?


secara aku berada dipunggungnya..!"


tanpa sadar,menghirup aroma tubuhnya entah mengapa begitu wangi dan nyaman*..


sementara reyga,dia terus berjalan menggendong kekasihnya tanpa mengucapkan sepatah katapun.wajahnya seperti biasa datar dan tanpa ekspresi.


batin kinara pun mengeluh.

__ADS_1


"Dasar manusia kutub,datar amat ekspresinya,ga tau apa jantung gue udah mau copot.." ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ๐Ÿ˜…


*Bersambung..๐Ÿ˜Š***


__ADS_2