Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 9


__ADS_3

Kinara menghempaskan tubuhnya diranjang tempat tidurnya yang selalu menjadi tempat istirahat ternyamannya.


'Huufff..' Dia menarik nafas perlahan mencoba menetralisir detak jantungnya apakah sudah berada ditempatnya dan sudah normal kembali??


Sambil memegang dadanya yang masih sedikit berdebar.Ingatan kinara berputar kembali mengingat kejadian apa saja yang terjadi dibioskop tadi,aah rasanya dia malu sekali,meskipun kejadian itu sangat cepat dan tidak sengaja,tapi tetap saja jantungnya rasanya seperti mau berhenti berdetak ketika tepat bibir reyga mencium pipinya tadi.


Kinara memegang kembali pipinya yang tak sengaja dicium oleh reyga waktu didalam bioskop tadi.


"ya Ampuuun sumpah aku malu banget tadi.." ucapnya seraya menyembunyikan wajahnya dibalik bantal.


Tadi juga waktu dalam perjalanan pulang,dia dan reyga sama sekali tidak saling berbicara,mereka sama-sama terdiam membisu sampai ahirnya kinara pun turun dari mobil reyga,dan reyga tetap diam,matanya hanya menatap gadis itu sebentar ketika kinara mengucapkan terimakasih,sekilas reyga mengangguk sebentar lalu berlalu melajukan mobilnya.


"iih..nyebelin deh!!harusnya kan tadi ka reyga minta maaf,gimanapun juga diakan udah nyium pipi gue,inih malah bersikap dingin dan cuek tanpa rasa bersalah sama sekali."


"uuggghhh sebel-sebel.." gerutunya sambil memukul mukul bantal guling.😂


Sinar mataharipun,sudah memasuki celah-celah kamar,mengusik seorang gadis yang masih merangkai mimipi indah dalam peraduannya,meskipun subuh tadi kinara sudah terbangun dan melaksanakan sholat subuh,namun diapun memilih melanjutkan mimpinya kembali,karna hari ini memang hari minggu jadi dia bisa sedikit bermalas-malasan menikmati ahir pekan sebagai hari istirahat nasional baginya.


"mba,nara ayo bangun,bangun dong mba.." seorang anak kecil yang manis dengan rambutnya yang dikepang dua,menggoyang-goyangkan bahu kinara,mengusiknya yang tengah merangkaian mimpi indahnya.Kinara pun menggeliat kecil,sambil mengucek ngucek matanya.


"Napa bela sayang." sahutnya dengan suara serak khas orang bangun tidur.


"Mba nara dipanggil mama sekarang." sahut adik sepupunya yang menggemaskan itu,hingga membuat kinara mencubit pipinya gemas.


"uunnchh adik mba ini kok uda cantik aja,mau kemana emangnya..?"


"kitakan mau jalan,mama,aku sama mba nara." ucap bela dengan polosnya.


kening kinara pun berkerut.


"mba nara juga diajak??" dan belapun mengangguk sambil tersenyum.


"Emang mau jalan kemana?" tanyanya lagi,seraya bangun dan merapikan tempat tidur.


"kitakan mau nemenin mamah belanja." jawab bela lagi dengan wajah imutnya.


"Ooh belanja..?'hmm ya udah mba mandi dulu ya,bela bilangin sama mama kalo mba nara lagi siap-siap." ucap kinara pada adik sepupunya.


"okeh mba." dan belapun berlalu dari kamar kinara,sementara kinara bergegas masuk ke kamar mandi,untuk mandi dan bersiap-siap.


Sekarang.


Ahirnya kini Kinara,bela dan tante fina sudah berada didalam supermarket,untuk menemani tante fina berbelanja kebutuhan bulanannya.Dan saat kinara sedang memilih-milih sayur,tanpa sengaja dia bertemu dengan om tomy yang tak lain adalah ayah dari rani.


"Kinara.." panggil lelaki itu sambil berjalan menghampirinya.dan kinarapun mengulas senyum sambil menyalami tangan om tomy.


"Om apa kabarnya?" ucapnya sedikit basa-basi.


"Om baik ko nara,kamu sendiri gimana,kamu tinggal dijakarta juga? om denger denger,kamu sekarang kuliah dikampus yang sama ya dengan rani?" tanya om tomi padanya.Dan kinara pun hanya tersenyum dan menunduk.


"Alhamdulillah aku baik ko om,sekarang aku tinggal dengan om dan tanteku iya aku juga sekarang kuliah dikampus yang sama dengan rani om,tapi..?" kinara menjeda kalimatnya dan menunduk lagi,


"Hubunganku dengan rani udah ga kaya dulu lagi om,dan aku minta maaf,karna aku ga bisa hadir dipemakaman reno waktu itu,karna diwaktu yang sama orangtuaku juga meninggal om." jawab kinara seraya menunduk sedih.Om tomy pun kemudian menepuk bahu kinara pelan.


"Om juga turut berduka cita ya nara,om minta maaf atas apa yang terjadi." jawab om tomy yang membuat kinara sedikit heran dengan kata-kata lelaki itu,namun mungkin om tomy juga merasa bersalah atas sikap rani padanya.


"aah gapapa ko om." jawab kinara singkat.

__ADS_1


"oh iya om,disini ngapain dan sama siapa..?"


tanya kinara karna melihat papah nya rani ditempat sayuran dan buah-buahan.


"apa mungkin om tomy belanja sama rani juga yah." pikir gadis itu.


"Oh iya, om juga lagi nemenin istri om belanja nara,skarang dia lagi ketoilet." jawabnya kemudian.


"hmm,sebenernya hubungan om dan rani juga sedang kurang baik kinara,itu sejak om menikah lagi,memang om akui,keputusan om ini salah,tapi sejujurnya hubungan om dan mamanya rani memang sudah tidak harmonis jauh sebelum reno kecelakaan karna itu om juga sebenarnya ingin minta tolong sama kamu,buat bujuk rani.agar mau menemui om.karna ada hal penting yang ingin om bicarakan dengannya karna sejak om menikah lagi,sampai sekarang rani tidak ingin berbicara atau bahkan bertemu dengan om." ujar om tomy panjang lebar.Dan kinara pun tidak tau harus berbicara apa,karna jujur hubungannya dengan rani pun sudah sangat tidak baik.


"Apa mungkin rani masih mau mendengarkannya." ucapnya dalam hati.


"ya udah kinara,kalau gitu om duluan ya,om mau nyariin istri om dulu." ujar om tomy membuyarkan kinara dengan lamunan.


"oh iya om,silakan." ucap kinara sambil tersenyum.


"mba nara ,dipanggil sama mama tuh.." tiba-tiba bela pun menarik tangan kinara.


"eh iya bel,mba lupa." jawabnya tersenyum sama bela.


"ayo kita ke mama."


"jadi tadi kamu ketemu sama papanya rani,ra?" tanya tante fina setelah mereka berada didalam taksi.sementara bela tertidur dipangkuan kinara.


"Iya tan,dan om tomy pun minta maaf sama aku,mungkin atas sikap rani yang sekarang sudah berubah padaku."


"Emang rani,masih sering gangguin kamu, ra dikampus?"


"sekarang sih uda engga tan," jawab kinara bohong. Andai saja tante fina tau,apa saja yang sudah rani lakukan padanya,tapi sudahlah,kinara tidak ingin tante fina jadi kepikiran nantinya.


Dan sekarang pun sudah memasuki hari senin kembali,kinara menjalani aktifitasnya seperti biasa yaitu pergi ke kampus dan bekerja dicaffe.Dan sekarang waktunya jam istirahat makan siang,seperti biasa kinara,mita dan caca sudah berada dikantin menikmati baso langganan mereka.


"Coba,kemarin lo ikut nonton film bareng kita-kita,seru tau ra filmnya,iya kan mit."


ucap caca disela-sela memakan baksonya


.


"seru apaan..?!film banyak adegan kissingnya gitu.." ucap kinara dalam hati.


"iyaah ra bener filmnya tuh romantis tau,tapi reseh nih gara-gara si caca berisik jadi kurang fokus kan gue nontonnya." ujar mita menggerutu.Dan kinara pun hanya diam mendengarkan mereka pura-pura tidak tau.


"ya sorry mit,habisnya gue ngiri sama pasangan copel didepan gue,kayanya tuh so sweet banget deh sampe peluk-pelukan gitu,kan bikin gue mupeng."


'uhuk,,uhuuukk ' mendengar omongan caca barusan tiba-tiba kinara pun tersendak.


"eeh,elo ga papa kan ra??" tanya mita sambil memberikannya air minum.Dan kinara pun langsung meminumnya.


"ga papa ko mit,cuma tersendak tadi." jawabnya sedikit gugup,karna inget omongan caca tadi.


"*pasangan copel..?peluk-pelukan..??"


"hufft apaan sih caca..?!" batin**nya*.


"hayy,,boleh gabung ga?" tanya celin tiba-tiba yang sudah berada dimeja kami,sambil membawa semangkuk bakso ditangannya.


Dan kinara pun mengangguk tersenyum.

__ADS_1


"aku ga ganggu kalian kan..?" ucapnya lagi dengan senyum manis yang menghias di bibirnya.


"aah enggak ko ka," jawab mita dan caca bebarengan.


"Oh iya ka celin,kenalin ini temen-temenku mita dan caca." ucap kinara memperkenalkan mereka.dan merekapun saling berjabat tangan berkenalan.


"kenalin aku celin,aku sahabatnya reyga pacarnya nara yang berarti mulai sekarang sahabatnya kinara juga.iya kan nara..??"


dan lagi lagi kinara hanya tersenyum kikuk menanggapi ucapan celin.


"Duh ka celin ko cantik banget sih,aku juga pengen cantik kaya ka celin." celetuk caca tiba-tiba.


"Caca juga manis ko." balas celin seraya tertawa ramah.


"Ah ka celin selain cantik,dia emang gadis yang supel,ramah dan hangat.caca dan mita pun sampe langsung nyambung ngobrol dengannya." ucap kinara dalam hati sambil melihat celin yang sudah mulai mengobrol akrab bareng caca dan mita.


"Duuuhh rupanya cewe-cewe cantik lagi pada ngumpul disini nih." ucap doni temennya reyga yang baru saja bergabung bersama kami.


"Hmmm mulai deh si playboy kampus pasang aksi." ucap celin meledek doni.


"sensi amat sih non ama gue,lagi dapet ya.." ucap doni lagi sambil cengengesan menggoda celin.


"Oh ya jadi inih cewenya reyga yang jadi trending topik dikampus kita ini,kamu kinara kan..??"


Dan kinara hanya tersenyum mengangguk.


"Manis juga ternyata." ucap doni lagi.


"tuh kan,awas ra ati-ati aja sama nih cowo." kata ka celin mengingatkan kinara.Dan lagi-lagi kinara hanya bisa tersenyum melihat mereka berdua.


"eh eh..disini juga rupanya ada bidadari bidadari yang baru turun dari kayangan ya..?"


"mana-mana." tanya caca celingukakan.


"inih nih didepanku sekarang." ucap doni yang langsung membuat caca tersipu malu-malu.


sementara mita hanya cuek,maklumlah soalnya kalo mita kan cuma suka gombalannya david.


"Reyyy..sinih." tiba-tiba celin pun melambaikan tangannya memanggil reyga,yang baru saja memasuki kantin.dan reyga pun berjalan kearah meja kami.Jujur saja jantung kinarapun mulai berdebar-debar melihat reyga yang sudah berdiri dihadapan meja tempat dia dan yang lainnya duduk dan menikmati makan siang.


"elo dari mana aja sih rey,dari tadi gue nyariin juga." ucap doni.


"elo mau gue pesenin makanan ga rey." tanya celin.Sementara reyga hanya diam dengan wajah datarnya,sesekali reyga memang menatap kinara lalu membuang muka begitu saja,seolah tidak pernah terjadi apa-apa diantara mereka.


"aah bukannya memang tak pernah terjadi apa-apa..?"semua itukan cuma kecelakaan,kamu nya aja yang terlalu ke GR an nara..!"ucapnya pada diri sendiri.


reyga pun duduk disamping celin,dan mengambil mangkuk baso yang dipegang celin lalu memakan baksonya begitu saja.


"eeh rey,itukan bakso gue,main lo ambil aja,kalo lo mau kan bisa gue pesenin." ucap celin pada reyga dengan sedikit kesal,sementara reyga masih fokus memakan bakso tanpa memperdulikan ucapan celin.


"iya nih anak,dateng-dateng main serobot makanan orang aja,laper apa doyan lo." ucap doni menimpali.


"lo ga kepedesan rey?itu bakso punya gue pedes banget looh,elokan ga doyan pedes." Dan kinarapun hanya menatap reyga yang masih tetap asik menyantap bakso milik celin.


"ah kenapa tiba-tiba aku merasa iri melihat kedekatan mereka seperti itu,ka reyga pun sampe mau makan,makanan yang sudah dimakan ka celin,bahkan ka reyga pun sampai tak menatapku sama sekali,seolah aku tidak ada dihadapannya.." ucap kinara dalam hati😥


*Bersambung..😊

__ADS_1


__ADS_2