Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 65


__ADS_3

Kinara melangkahkan kakinya dengan cepat ketika dia sudah sampai dirumah sakit,tadi waktu dalam perjalanan marisyah sudah mengiriminya pesan tentang alamat rumah sakit dan ruangan kamar inap dimana dia berada.Hati kinara benar benar kalut takut terjadi sesuatu hal yang buruk pada ibu mertuanya,sampai ketika saat mata kinara melihat sosok marisyah yang tengah berdiri didepan ruang kamar inap pasirn,kinara sedikit memelankan lankahnya.


"Mamih..Alhamdulillah mami engga papa kan..??Aku pikir mami kenapa napa,nara sampai takut mih." kinara memeluk sang ibu mertua,raut kecemasan masih tercetak diwajahnya.


"Mami gak papa ko sayang,maaf yah mami udah buat kamu cemas." marisyah mengurai pelukannya seraya mengulas senyum pada sang menantu yang mencemaskannya.


"Lalu kenapa mamih ada disini." kinara nampak berkerut kening merasa bingung jika ibu mertuanya terlihat baik baik saja,lantas kenapa marisyah malah ada dirumah sakit ini.


"Ikut mami yuk,ada yang ingin mami ceritakan dan beritahu padamu." Lalu marisyah menggandeng tangan menantunya,membawa kinara memasuki sebuah ruang rawat inap.Dan sejenak kinara tertegun karna didalam ruangan itu tengah terbaring seorang pria paruh baya yang yang terlelap dan dipenuhi selang infus ditubuhnya.


"Itu siapa mih.." kinara merasa asing tak mengenali pria yang seperti seumuran dengan ibu mertuanya.Apa mungkin pria yang tengah sakit ini adalah sahabat dari ibu mertuanya.


"Kinara,pria tua ini namanya johan.Dia menderita penyakit leukemia yang sudah memasuki stadium empat,yang artinya waktu hidupnya sudah tidak akan lama lagi." Marisyah sedikit menjeda kalimatnya sambil perlahan menarik nafas.Dan kinara berusaha fokus mendengarkan menunggu ibu mertuanya melanjutkan perkataannya.


"Kau tahu kinara,pria tua pesakitan ini adalah mantan suami mamih yang tak lain adalah papinya reyga." kinara nampak sangat terkejut dengan penjelasan marisyah,lalu tatapannya beralih pada pria tua yang tengah terbaring lemah yang tak jauh dari tempatnya berdiri.


"Jadi beliau papihnya ka reyga mih." ucap kinara masih sedikit ragu ragu,yang dibalas anggukan pelan oleh marisyah.


"Kita lanjutkan bicara diluar yah nara." marisyah kemudian mengajak menantunya keluar ruangan,dia tidak ingin istirahat johan merasa terganggu dan terbangun.Mereka kini memilih duduk dikursi ruang tunggu pasien.

__ADS_1


"Mih apa ka reyga sudah mengetahuinya." kinara bertanya kembali,yang dibalas gelengan oleh sang ibu mertua. " Justru itu mamih mengundangmu kemari nara.Mami ingin meminta bantuanmu untuk membujuk reyga,agar dia mau menemui papihnya."


sejenak marisyah terdiam sambil menarik nafas.


"Mamih tau kebencian reyga terhadap papinya begitu mendalam,Tapi sudah saatnya reyga melepaskan rasa itu dan belajar memaafkan ayah kandungnya sendiri sebelum nanti dia juga menyesalinya." marisyah memegang tangan menantunya dengan tatapan sendu.Dia sendiri masih belajar memaafkan segala kesalahan mantan suaminya,dan dia tidak yakin jika reyga juga bisa melakukannya mengingat sang putra begitu membenci ayah kandungnya.


Melihat ibu mertuanya merasa sedih,kinara balas menggenggam tangan marisyah,menyalurkan kekuatan dan ketenangan untuk sang mertua. "Mamih gak usah hawatir yah,nanti nara akan coba ajak ka reyga menemui papihnya." Marisyah mengangguk pelan kemudian memeluk menantunya,selama ini dia berusah menjadi wanita yang kuat dan tegar.Namun tak bisa dipungkiri hatinya saat ini merasah resah dan rapuh.Dan sesama kaum perempuan kinara bisa merasakan apa yang tengah dirasakan sang ibu mertua.Kinara mengusap pelan punggung ibu mertuanya mencoba menyalurkan ketenangan.


***


Kinara masih setia menunggu reyga pulang dari kantor.Meskipun sesekali dia menguap menahan kantuk,namun matanya tetap fokus menatap layar televisi,meskipun nyatanya saat ini fikirannya masih teringat akan wajah sang ibu mertua yang nampak sedih,juga wajah sang ayah mertua yang terbaring lemah.Kinara merasa dia harus bisa membujuk suaminya untuk mau bertemu dengan ayah kandungnya disaat saat terakirnya.


"Ko belum tidur,inikan sudah lewat jam sepuluh." reyga mendaratkan tubuhnya disofa ruang tengah tempat kinara menonton televisi tadi. "Aku gak bisa tidur kalo ka reyga belum pulang." kinara melihat raut kelelahan diwajah suaminya membuat dia ragu,apakah waktu yang tepat untuk membahas papihnya reyga yang terbaring sakit.Sementara saat ini suaminya nampak begitu lelah dengan segala aktifitasnya.


"Hey,kenapa melamun." reyga mengelus pipi istrinya lembut,setelah memperhatikan wajah istrinya yang termenung seperti sedang memikirkan sesuatu."Ada apa..? apa ada masalah." tanya reyga lagi,kali ini tangannya sudah melingkar dipinggang kinara mulai mendusel dusel diceruk leher sang istri.Kinara seketika tersenyum menahan geli.


"Ka reyga cape enggak,mau aku pijitin atau mau aku buatin sesuatu." kinara mencoba mengalihkan perhatian reyga agar suaminya itu berhenti dengan aksi mesumnya.


Reyga mengangkat wajahnya dari ceruk leher sang istri beralih menatap manik mata kinara lekat."Aku lagi enggak kepengen apa apa,cuma pengen satu,yaitu kamu." Kinara pun mengernyitkan keningnya bingung."Maksudnya..??"

__ADS_1


Reyga kembali menciumi pipi istrinya merasa gemas dengan sikap polos sang istri.Dan tentu saja aksinya itu membuat kinara sedikit mengerucutkan bibirnya yang malah justru membuat reyga semakin gemas dan kini malah mengulum bibir kinara dengan dalam,memberi gigitan gigitan kecil pada bibir yang membuatnya merasa candu,merasa tak tahan kinara ahirnya membuka mulutnya membiarkan lidah suaminya masuk untuk mengabsen setiap rongga dalam mulutnya.Mereka saling menghisap dan mencecap,seolah olah ingin menumpahkan segala rasa yang ada didalamnya.Reyga terus memagut bibir istrinya dengan lembut,hingga lama lama pagutan itu berubah menuntut.Kinara yang berusaha mengimbangi ciuman dari suaminya itu pun merasa kualahan.Dan ketika dirasa sang istri sudah mulai kesusahan untuk bernafas,reyga baru melepaskan pagutannya dari bibir sang istri yang mulai sedikit membengkak karna ulahnya.


Keduanya sama sama tersenggal mengatur sirkulasi oksigen yang masuk ke dalam paru paru.


"Sayang ini sudah tiga hari lebih,apa aku sudah boleh melakukannya." suara reyga nampak serak,tatapan matanya mulai berkabut.Kinara yang melihatnya pun mulai paham dengan apa yang di inginkan sang suami.Sudah hampir dua minggu reyga menahan hasratnya,semenjak mengerjakan proyek diluar kota,ditambah setelah pulang kinara malah mendapatkan tamu bulanannya.Otomatis suaminya itu harus berpuasa lagi.dan sekarang kinara bisa melihat dengan jelas gelora yang membara diwajah suaminya,meskipun raut wajahnya nampak lelah namun tak memadamkan hasratnya yang tengah berkobar.


Kinara mengangguk pelan memberikan jawaban,karna memang sehari yang lalu dirinya sudah kembali bersuci.Mungkin karna reyga terlalu sibuk dengan urusan kantor dan skripsinya hingga tak menyadari jika istrinya sudah kembali menjalankan sholat lima waktunya.


Reyga menarik sudut bibirnya membentuk senyuman,terlihat binar bahagia dimatanya ibarat seperti seorang anak kecil yang berhasil mendapatkan mainan barunya.


"Serius boleh.." menangkup wajah sang istri untuk memastikan,yang kembali diangguki kepala oleh kinara. "Iya boleh,tapi ka reyga mandi dulu yah,biar gak bau asem." Reyga pun terkekeh seraya kembali menyerang istrinya dengan ciuman ciuman gemasnya.


"Baiklah istriku sayang,aku akan membersihkan diri dulu,tunggu aku diranjang yah,malam ini kita akan tempur sampai pagi.Cup." reyga mengecup singkat bibir istrinya setelah itu berlalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Sementara kinara masih diam mematung dengan rona merah dipipinya,seketika jantungnya mulai berdebar tak menentu kala sang suami mengucapkan kata'bertempur sampai pagi' tubuhnya tiba tiba terasa memanas,setelah hampir dua minggu libur,akankah besok ia masih bisa berjalan normal..???


*Bersambung..😊


Terus dukung novel karya pertama author ini yah guys.. follow akun author,ketik favorit,jangan lupa like dan komennya yah,biar othor makin semanget buat Up nya..🤗


Dan buat yang udah mampir serta memberikan dukungan,author ucapin makasih banyak yah..🙏🙏

__ADS_1


Salam sayang dan salam sehat buat semuanya..🤗🤗


__ADS_2