Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 47


__ADS_3

Kinara nampak menekuk mukanya,dia tengah merias diri didepan cermin namun raut wajahnya nampak sedikit kesal.Reyga yang sedang mengancing kemeja yang dia pakai nampak memperhatikan wajah istrinya yang terlihat sedang kesal,diapun kemudian berjalan kearah sang istri lalu memeluknya dari belakang dan sama sama menghadap cermin.


"Kenapa sih,ko dari tadi cemberut gitu.."


ucapnya sembari melingkarkan tangan diperut ramping kinara.


"Ini tuh semua gara-gara ka reyga..!" mencebik kesal.


"ko gara-gara aku..?emang aku salah apa lagi.." menyenderkan dagu dibahu sang istri sesekali mengecup leher.


"Tuh kan mulai lagi..!" melepas diri sebagai bentuk protes.


"Ka reyga gak lihat,leherku hampir penuh tanda merah semua,padahal udah aku pakein fondasion tapi tetep aja samar-samar masih kelihatan merah.." mencebik kesal.


"Ya udah ga papa,itukan namanya hasil karya suami.." sedikit terkekeh.


"Ga papa apanya sih ka rey..Akukan mau ke kampus,kalo gini kan aku malu tau..!" pasang muka Bete dan bersedekap dada.


Reyga pun mendudukan dirinya dikursi meja rias,dia kemudian menarik tangan kinara hingga terduduk dipangkuannya.Memeluk erat pinggang sang istri cium pipi kanan cium pipi kiri.


"Ka rey apaan sih,kan jadi makin luntur make up nya.."


"Ya udah,mendingan kita ga usah kuliah,kita main lagi aja gimana.." ucapnya seraya mengangkat alisnya.Dan kinara pun hanya menganga tak percaya dengan otak mesum suaminya.


"Jangan mulai lagi yah ka rey,aku ga mau kalo sampe mandi yang ketiga kalinya.." mencebik kesal,sontak reyga pun tergelak melihat tingkah istrinya yang benar-benar menggemaskan pagi ini.


"Udah ah,lepasin ka rey aku mau kuliah nih tar keburu siang.." meronta ronta dipangkuan reyga yang malah semakin erat memeluknya.


"Kan tadi aku udah bilang,kita ga usah kuliah yah,kita istirahat aja dirumah nanti aku pijitin kamu.."


"mijit apa mijit,.🙄 dasar modus.."


"Ga bisa gitu dong ka rey,aku kan habis ijin satu minggu,masa baru berangkat satu hari udah ijin lagi..!! lagian ka reyga juga kan mesti nyiapin skripsi.."


"Tapi aku pengen ngabisin waktu seharian ini sama kamu.." pasang wajah memelas.Dan kinarapun hanya bisa menghembuskan nafas pelan..


"Ya ampun punya suami kaya punya anak bayi.."


"Nanti malem kan bisa sama-sama lagi.."


menangkup wajah sang suami memasang senyum semanis mungkin yang membuat reyga tak tahan hingga ahirnya menyambar bibir sang istri,dan menciumnya dengan dalam.


"Iih ka rey apaan sih lipstikku kan jadi luntur.."


protes kinara,setelah reyga melepaskan bibirnya.


"Ga usah pake lipstik,kamu tuh udah cantik sayang.." masih mengusap bibir sang istri dengan ibu jarinya.

__ADS_1


"Apa..?? tadih ka reyga bilang apa..?"


"Aku bilang ga usah pake lipstik.."


"iyah..tapi bukan yang itu..!tadi ka rey panggil aku apa..?"


"emang aku panggil apa..??" pasang muka bingung pura-pura tidak mengerti.Kinara pun ahirnya mendengus kesal.


"Udahlah lupain aja.." ucap kinara sedikit kesal seraya bangun dari pangkuan suaminya dan berlalu meninggalkannya.Dan lagi lagi reyga hanya tergelak melihat tingkah istrinya yang amat menggemaskan.


***


"Mit,ada yang mau gue omongin nih.." ucap caca yang baru datang dan duduk disamping mita.


"Hmmm.." hanya bergumam masih asik main ponsel.


"Mit..." tak digubris,malah mita asik senyum senyum sendiri baca chat masuk dari david.


"Mittaaaa...!!!" teriak caca persis disamping telinga sahabatnya.Sontak membuat mita melotot tajam kearahnya.


"Ca,bisa gak sih lo gak pake teriak teriak,gue kan gak tuli.." mendengus kesal.


"Yah abisnya elo sih dari tadi gue ajak ngoomong malah dicuekin,mana senyum senyum lagi sama Hp,dasar bucin loh.." gerutu caca kesel.


"Biarin bucin dari pada elu ngejomblo mulu.." sahut mita tak mau kalah.


"Ya udah deh sorry sorry jangan ngambek gitu dong caca sayang,kan jadi gak imut lagi.."


mencubit gemas pipi sahabatnya.


"Iih mitta sakit tau..!" mencebik kesal.


"Ya udah sekarang elo mau cerita apa soal kinara..?" tanya mita yang mulai serius.


"Jadi gini mit ,semalemkan habis nurunin elo pulang,tiba-tiba kinara menolak gue anterin pulang,dan katanya dia mau nginep dirumah gue.."


"Jadi nara semalam nginep dirumah elo ca..??" dan caca pun mengangguk membenarkan.


"Iya rencananya sih mau nginep karna nara bilang om dan tantenya lagi diluar kota,tapi ga tau kenapa tiba-tiba tengah malem kinara kaya gelisah gitu gak bisa tidur,terus dia malah minta pulang.." ucap caca dengan raut wajah bingung mengingat kejadian semalam.


"mungkin kinara takut ca, karna tiba-tba dia lihat hantu dirumah elo ca,makanya buru buru minta balik.." ucap mita sambil terkekeh.


"Ih mitaaa,sembarangan deh ngatain rumah caca ada hantunya.."


"Lah bukannya tadi elo bilang kinara gelisah gak bisa tidur lalu minta pulang,apa coba kalo bukan karna takut ngelihat hantu dirumah elo.." mita pun semakin menggoda sahabatnya yang membuat caca semakin mendengus kesal,sementara mita hanya tertawa senang.


"Kalo gitu gue ga mau lanjutin ceritanya ah,elo nyebelin.." melengos kesal.

__ADS_1


"iya deh iya deh,caca ga asik ah ngambekan gitu.."


"habisnya elo sih mit,nyebelin.." caca pun menggerutu.


"Ya udah iyah,gue serius nih mau dengerin lanjutannya.."


"Terus gimana kinara jadi pulang apa jadi nginep dirumah elo.." tanya mita lagi yang ingin tahu kelanjutannya.


"Kinara jadi pulang,dianterin sopir gue..Tapii..."


caca pun menjeda kalimatnya,membuat mita semakin penasaran.


"Tapi apa ca..?"


"Kata sopir gue kinara gak dianterin kerumahnya,secara sopir gue udah beberapa kali nganter gue main kerumah nara,jadi dia tau kalau semalem nara gak turun dirumahnya.."


"Loh terus nara turun dimana..?" tanya mita yang bingung dan penasaran dengan cerita caca yang setengah stengah gitu.


"Sopir gue bilang sih,nara minta dianterin ke apartemen yang dijalan Xxxxx.." ucap caca sambil nenyebut kan nama jalan yang disebutkan sopirnya semalem.


"Menurut lo,itu apartemennya siapa yah mit..?"


"tunggu deh ca,kayanya gue pernah tau deh alamat jalan itu dimana.." ucap mita seraya mencoba mengingat ingat nama jalan yang disebut caca tadi.


"Oh iyah,gue inget ca..! itukan alamat jalan menuju apartemen Om gue.." ucap mita sumringah karna berhasil mengingat.


"Apa...??? jadi semalem nara nginep di apartemen om nya elo mit..?" ternganga bengong tak percaya.Dan mita pun menepuk jidatnya seraya menghela nafas.


"Bukan om gue caca,ya kali nara nginep dirumah om gue,mereka kenal aja enggak.."


"Oh iya iya caca ngerti,berarti nara temenan sama tantenya mita,yang tak lain adalah istrinya om nya mita.." menjlibed sendiri puyeng sendirikan si caca.Sementara mita hanya mendengus kesal melihat sahabatnya yang gak pernah konek.


"Dengerin ya caca sayang,Om gue itu masih lajang belom nikah,jadi gue gak punya tante,otomatis kinara pun gak kenal sama bakalan calon tante gue,yang gue juga gak tau ada dimana..!" Gue ini ngomong apaan sih ko jadi ikutan riweh gini jelasin ke caca..gumam mita sambil memijit pelipisnya sendiri.


"Jadi gini ca,dulu waktu gue disuruh nyokap ke apartemen om gue,gak sengaja gue lihat reyga ada disana,jadi otomatis apartemen reyga juga ada disitu,dan itu berarti kinara semalem pulang ke apartemennya reyga.." ahirnya mita pun menjelaskan secara rinci kepada caca,berharap sahabatnya itu paham.


sementara caca hanya manggut manggut tak jelas..😂


"Yah caca paham mit,berarti semalem nara nginep diapartemennya reyga dong mit.."


"yah bisa jadi begitu.." jawab mita ambigu.


"Tapi kira-kira kenapa nara nginep di apartemennya reyga ya mit,emamg mereka mau ngapain..??" tanya caca dengan polosnya,sementara mita hanya tersenyum kikuk sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Kalau gitu gue ga tau ca.." sahut mita kemudian,dalam hati dia juga bertanya tanya gak mungkin kan seorang kinara sahabatnya yang dia kenal alim dan baik mau bermalam ditempat cowonya,apa nara sebucin itu sama reyga..??sampai dia melewati batasanya..?! gumam mita dalam hati.


*Bersambung..😊

__ADS_1


__ADS_2