
"Lagi pada ngomongin apaan sih seru banget kayanya.." kinara tiba-tiba datang menghampiri kedua temannya.
"Eh nara,elo udah dateng tumben lo siangan.." ucap mita,yang dibalas senyuman oleh kinara.
"Iya ra,tumben lo datengnya siang,biasanya kan elo paling rajin dan paling on time.." caca pun menimpali.
"Iya semalem gue gak bisa tidur jadi kesiangan deh bangunnya.." kinara pun terpaksa berbohong lagi pada kedua sahabatnya,sementara mita tengah mengamati wajah kinara yang nampak sedikit gugup.
"Gue tau ra,elo gak bisa tidur pasti karna elo takut kan dirumah sendirian..Eh tapi bukannya semalem elo..eemmppff" caca tak jadi melanjutkan ucapannya,karna mulutnya sudah dibekap oleh mita.
"Iih mitaaa..! Apaan sih lo..! kalo gue gak bisa nafas gimana..?" cacapun sewot setelah berhasil melepaskan tangan mita dari mulutnya.Sementara mita hanya cengengesan tak jelas.
"Kalian kenapa sih..?" kinara pun mengernyitkan keningnya merasa bingung dengan tingkah sahabatnya.
"Ga papa ko nara,soalnya gue kesel kalo caca ngomong tuh suka ngelantur dan ga ada berentinya kaya kereta.." ucap mita asal.
"Ih mita sembarangan deh siapa coba yang ngelantur.." caca pun mencebik kesal tak terima.
"Udah deh ca,bukannya tadi elo bilang laper,kita ke kantin yuk.." mita pun berusaha mengalihkan perhatian caca,agar dia tidak tanya-tanya lagi tentang kenapa kinara pulang ke apartemen reyga semalem.
"Oh iyah,caca lupa,caca kan belum sarapan.."
huuffft mita merasa lega.
"Yuk ra,kita ke kantin.." ajak caca kemudian pada kinara,dan kinara sendiri sebenarnya sudah merasa kenyang karna tadi sudah sarapan bareng reyga,tapi jika dia tidak ikut takutnya sahabatnya itu akan curiga dan tanya macam-macam lagi,jadi terpaksa kinara pun ikut ke kantin.
Dan sesampainya dikantin,kinara dan mita pun duduk bersebelahan sementara caca sedang memesan makanan mereka.
"Ra,elo gak papa kan..?" tanya mita memulai obrolan mereka.
"Gue enggak papa ko mit,kenapa emang."
"Ga papa sih cuma agak aneh aja gitu.." mita pun merasa sedikit canggung ingin menanyakan perkara tentang kinara yang pulang ke apartemen reyga semalam,tapi dia mengurungkan niatnya,karna sepertinya itu terlalu prifasi dan mita tidak punya hak untuk ikut campur.
__ADS_1
Namun ketika kinara menyibakan rambutnya,tatapan mita pun langsung terarah pada leher sahabatnya.
"Ra,leher elo kenapa..?? ko kaya merah merah gitu.." sontak kinara sedikit gugup dan langsung merapikan kembali rambutnya kedepan agar bisa menutupi lehernya.
"Aduuh gue ceroboh banget sih..bisa bisa mita curiga nih.."
"Elo sakit ra..?" tanya mita lagi,pasal nya dia belom mendapatkan jawaban dari pertanyaannya tadi.
"Eh enggak ko mit,mungkin gue cuma masuk angin,soalnya semalem kan susah tidur.."
"Padahal gue udah tutupin pake fondasien banyak banget,tapi apa iya masih kelihatan..?? ini semua gara-gara ka reyga nih.." gerutu kinara dalam hati.
"Oh gitu..ya udah nanti jangan lupa istirahat minum obat,nanti sakit lagi.." ucap mita singkat,kini dia mulai paham sesuatu namun berpura pura untuk tidak mengerti,takut kinara merasa tersinggung dan merasa tidak nyaman.
"Makanan dateng nih guys.." caca pun datang dengan membawa nampan berisi makanan yang dia pesan.
"Elo beneran ga pesen makanan ra..?" tanya mita lagi,karna kinara hanya memesan jus alpukat saja.
"Eh guys kalian udah tahu belom,kalo dikampus kita ini,ada anak baru dan dia cowo katanya sih satu angkatan sama kita.Dan kalian tau gak tadi waktu pesen makanan gak sengaja gue nyenggol anak baru itu,dan ternyata tuh cowo emang cakep banget guys..yah meskipun tetep cakepan si bambang reyga nya elo sih ra.." Celoteh caca dengan hebohnya.
"Eh ca,elo dateng-dateng maen nyerocos aja,mana makanan gue,dari tadi bahas cowo mulu,ga tau apa gue udah laper nih.." gerutu mita yang mengabaikan ocehan caca sahabatnya,karna baginya david akan tetap yang paling tampan.Gumamnya dalam hati.
"Yee elo mit,mentang-mentang udah punya david so sokan cuek gitu,awas aja lo yah kalo ketemu orangnya dan elo naksir,langkahin dulu gue.." kilah caca dengan percaya dirinya sementara kinara hanya terkekeh pelan melihat kedua sahabatnya yang selalu ribut tak jelas.
"Eheemm,permisi.." tiba-tiba terdengar suara cowo yang menghampiri mereka,sontak ketiga sahabat itupun menengok bersamaan,sementara caca dia ternganga tak percaya dengan apa yang dia lihat dihadapannya.
"Mit-mit lo lihat ga itu cowo yang barusan gue ceritain.." bisik caca sambil menyenggol lengan mita yang ikutan terbengong menatap pria tampan dihadapannya,dan kali ini mita membenarkan ocehan caca sahabatnya bahwasanya anak baru itu memang tampan.
"Sialan david nya gue kalah tampan sama nih cowo.." gerutu mita dalam hati.
"Hayy kita ketemu lagi,ternyata elo kuliah disini juga yah.." sapa cowo itu yang ditunjukan kearah kinara.Membuat caca dan mita pun bergatian saling tatap.Sementara kinara merasa sedikit bingung serasa familiar dengan cowo yang ada dihadapannya saat ini.
"Masih ingat gue enggak.." ucap cowo itu lagi karna tak mendapat respon dari kinara.
__ADS_1
"Eemm maaf gue lupa,emang kita pernah ketemu yah..?" jawab kinara ragu-ragu.
"Toilet plaza mall.." ucap cowo itu singkat,sementara mita dan caca semakin mengernyitkan kening mereka bingung,sambil mengulang kata ' Toilet plaza mall' tentunya tanpa mengeluarkan suara.
"Oh iyah,toilet plaza mall,sorry gue baru inget sekarang.." ucap kinara seraya mengulas senyum setelah mengingat pertemuan pertamanya dengan cowo dihadapannya ini.
"Elo kenal ra,sama ini cowo..?" mita pun menyikut kinara sambil berbisik.
"Jadi gini guys..kemarin waktu keluar dari gedung bioskop,sebelum kita makan,gue kan ke toilet tuh,karna buru-buru ga sengaja kita tabrakan.." kinara pun ahirnya menjelaskan pertemuan pertama mereka pada kedua sahabatnya.
"Oh jadi kalian udah saling kenal duluan yah? tau gitu tadi caca ikut ra ke toiletnya.." ucap csca lagi-lagi asal.
"Kita belom saling kenal ko,karna memang belom sempat kenalan,iya kan..?" ucap cowo itu dengan senyum manisnya.
"Kalau gitu,kenalin nama gue caca.." caca pun langsung berdiri sambil mengulurkan tangannya,sontak mitapun menepis tangan caca dan menariknya untuk duduk kembali.
"Elo apa-apaan sih ca,jangan malu-maluin deh.." sementara caca hanya mencebik kesal.
"Nama gue 'Devano' panggil saja devan.."
ucap cowo itu memperkenalkan diri.
"Oh namanya devan yah..? gue caca,dan ini temen-temen gue mita sama kinara.." jawab caca kembali mengenalkan dirinya padahal tadi sudah jelas jelas mengenalkan dirinya.Dan mita pun hanya memutar bola matanya malas.
"Gue boleh gabung kan.." tanya devan kemudian,yang pastinya disambut heboh oleh caca dan mita,sementara kinara hanya mengulas senyumnya.
Dan tanpa terasa mereka pun langsung akrab dengan devan yang memang pembawaanya supel,ramah dan hangat.Apa lagi caca yang selalu cari-cari perhatian devan,membuat mita dan kinara kadang sampe geleng-geleng kepala melihat tingkah absurdnya sahabatnya itu.
Namun lain hal dengan devan,pria itu justru lebih sering memperhatikan wajah kinara yang selalu mengukir senyum manis dibibirnya.Entah kenapa dia merasa tertarik pada gadis bermata indah itu.
***Bersambung..😊
Jangan lupa tinggalin jejak like dan komennya ya guys..🤗🤗**
__ADS_1