Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 24


__ADS_3

"Gue mau kita putus..!!"


kata-kata yang keluar dari bibir tipis,seorang gadis yang berwajah oval dan cantik.


matanya sudah berkaca kaca,bahkan bulir bening itu hampir menetes dipipinya,namun sebisa mungkin ia tahan,karna bagaimanapun dia tidak ingin terlihat lemah dihadapan pria yang selama setahun ini memberinya cinta dan harapan.Namun kenyataanya kini dia sadar bahwa hubungannya dengan pria itu memang sudah tidak bisa diteruskan lagi.


Gadis itu hendak melangkah pergi,namun pria itu mencekal tangannya.


"Cel,aku emang salah karna ga ceritain ini semua dari awal,tapi sumpah aku juga baru tahu kalo yunita,mantanku yang dulu ternyata telah mengandung dan melahirkan anakku.


Awalnya aku ragu,tapi setelah kami tes DNA ternyata hasilnya anak itu memang darah dagingku.."


Celin pun tersenyum sinis,dia menatap alex dengan tatapan penuh kebencian.


"Bagus donk lex,stidaknya anak elo itu bisa elo jadikan alasan sama orang tua elo,agar elo bisa secepatnya nikahin mantan elo itu dan mutusin pertunangan kita." ucap celin tegas.


"Gak bisa cel,sejak dulu mamah sama papaku gak pernah nyetujuin hubunganku sama yunita.makanya mereka ngejodohin aku sama kamu,karna kalau aku tak menuruti keinginan mereka,namaku akan dicoret dari daftar ahli waris.."


'Plakk..' celin pun menampar pipi alex,matanya nanar menahan amarah.


"Jadi selama ini kamu menerima perjodohan ini,karna alasan itu?!"


ucap celin bergetar.


"Bukan begitu cel,aku..."


"Cukuppp lex..!!! Tega ya lo lex?selama ini gue pikir gue udah nemuin cowo yang tepat buat masa depan gue,gue pikir elo cinta sama gue,tapi ternyata gue salah..!!"


"elo cuma manfaatin pertunangan kita,buat kepentingan elo sendiri.elo emang brengsek ya lex." celin pun sudah tak bisa membendung rasa kecewanya,pada ahirnya ia terisak pilu.


"Cel,maafin aku,aku tidak bermaksud untuk menyakitimu,tapi percaya atau tidak sejujurnya aku mulai menyayangimu cel." ucap alex seraya akan memeluk celin.Namun gadis itu menepis tangan alex yang hendak memeluknya.


"Bulshiit..!!! Gue udah ga percaya lagi sama smua kata-kata elo lex,mendingan elo urusin aja mantan elo dan anak elo itu..!"


"Elo sudah menjadi pria yang pengecut dan tidak bertanggung jawab,karna sudah meninggalkan perempuan yang sedang mengandung anak lo,dan sekarang jangan sampai elo menjadi ayah yang tidak bertanggung jawab kepada anaknya.."


"Cukup gue lex,cukup gue aja yang elo sakitin.


dan mengenai perjodohan kita,gue akan bilang sama nyokap dan bokap gue untuk ngebatalin pertunangan kita."


Setelah mengatakan itu celin pun berlalu meninggalkan alex yang terdiam dan membisu.Apa yang dikatakan celin memang benar selama ini dia terlalu pengecut untuk mengakui semuanya,karna tanpa disadari pria itu memang sudah terlanjur menyayangi celin.


***


"kita ke apartemenku aja ya,keliatannya kamu cape banget." ucap reyga yang tetap fokus mengemudi.


"Hmm jadi kita ga jadi dinner nih.." jawab kinara seraya menatap wajah tampan cowo dibalik kemudi itu.


Reyga pun balik menatapnya,dia mengelus kepala gadis itu pelan.

__ADS_1


"Muka kamu tuh kelihatan cape banget,sminggu ini kan kamu habis UAS jadi mendingan istirahat aja diapartemenku,dari pada nanti kamu ketiduran lagi dimobil." sindirnya,lalu fokus lagi mengemudi.


"Tapi aku lapar ka rey.." ucap kinara dengan wajah memelas,tapi emang bener sih dari sepulang kampus tadi nyampe dicaffe kinara emang belom makan.


"Yaa udah,kamu mau makan apa,nanti aku buatin." ucap reyga tanpa menoleh dan tetap fokus mengemudi.


"Emang ka reyga bisa masak..??" tanya kinara sedikit penasaran.


"Kalo cuma mie instan sih bisa.." jawabnya datar.


"Iih ko mie instan sih,tau gitu aku makan dicaffe aja tadi." jawab gadis itu sambil cemberut.sementara reyga menarik senyum disudut bibirnya namun tatapannya tetap fokus kejalanan.


Ahirnya,kinara pun sampai diapartemen reyga.Sebenarnya kinara memang sudah beberapa kali menghabiskan waktu diapartemennya pria tampan itu,tapi itu juga kalo siang weekand aja.Kebetulan kalo mereka lagi ga pengen kemana-mana,pengen ngadem aja gitu diapartemen skalian ngabisin waktu bareng,


seperti nonton,ngobrol tentang tugas-tugas kampus,makan bareng,maen game bareng,lalu sorenya reyga mengantarnya pulang.Dan ini kali pertama kinara ke apartemen reyga malam hari.


"Ka rey,aku numpang mandi ya?soalnya seharian ini agak gerah dan lengket.nanti ka reyga bau lagi." ujar kinara seraya menggoda.


"Hmm ya udah kamu bersihin diri dulu,kamu ganti pake baju aku aja dulu nanti aku ambilin.sekarang aku mau pesen makanan dulu,biar nanti delevery aja yah.."


kinara pun mengangguk menyetujuinya.


"iya deh ga papa dari pada makan mie instan.." godanya lagi.


Dan kinara pun berlalu ke kamar mandi,yang ada dikamarnya reyga,sementara reyga sibuk mengetik ponselnya memesan makanan online.


"Nara,ini bajunya udah aku siapin diatas tempat tidur,nanti kamu tinggal pake aja."


Reyga pun keluar,dia juga memilih untuk membersihkan diri terlebih dahulu dikamar mandi ruang tamu,Namun baru saja dia mengangkat kaosnya.Bel apartemennya pun berbunyi..


'Ting nong,ting nong...'


"apa itu kurir pengantar makanan yaa,ko cepet bsnget." ujar reyga dalam hati,lalu memakai kaosnya kembali.


Namun setelah reyga membuka pintu,tiba-tiba..


'greeep..' seorang gadis langsung memeluknya.


Reygapun sedikit gelagapan kaget karna gadis yang memeluknya tidak lain dan tidak bukan adalah celin sahabatnya.


"Cel,ada apa? elo kenapa? " tanya reyga yang sedikit kebingungan.


Celinpun semakin terisak di dada bidang reyga.


"Ya udah,kita duduk dulu,terus elo ceritain pelan-pelan yah." ucap reyga seraya melepaskan pelukan celin,dan membawanya duduk disofa.


"Gue udah putus sama alex, rey." ucap celin ditengah isak tangisnya setelah ia duduk disofa ruang tamu apartemen reyga.


reyga membuang nafasnya pelan,sebenarnya dia sudah menduga bahwa hal ini akan terjadi,namun reyga memilih diam,mencoba mendengarkan apa yang ingin celin ungkapkan.

__ADS_1


"Ternyata elo bener rey,alex itu brengsek,dia udah punya anak dari mantan pacarnya dulu,dan dia mau tunangan sama gue hanya ingin memperalat gue,supaya daftar namanya tidak dicoret sebagai ahli waris.


Gue benci dia rey,gue ga nyangka dia setega itu sama gue." ucap celin lalu menangis kembali menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya.


Reyga pun,mengelus bahu celin pelan.supaya gadis itu bisa merasa sedikit lebih tenang.


"Gue ambilin minum dulu yah,supaya elo lebih tenang."


Namun ketika reyga baru beranjak hendak kedapur mengambil minum,celin kembali memeluk reyga dari belakang.


"Jangan tinggalin gue rey,please jangan tinggalin gue." ucapnya seraya memeluk reyga dari belakang.


lagi lagi,reyga hanya membuang nafasnya pelan,melepaskan tangan celin yang memeluknya dan berbalik menghadap celin.


"Gue ga ninggalin elo ko cel,gue cuma mau ngambil minum buat elo bentar."


"Rey,gue sekarang udah ga punya siapa siapa lagi,nyokap bokap pasti akan marah kalo tau gue udah mutusin alex,mereka ga pernah ngertiin gue rey,cuma elo yang bisa ngertiin gue rey,cuma elo." ucap celin yang terlihat sangat putus asa.


"Elo,jangan ngomong gitu cel,ortu elo pasti akan ngerti kalo elo jelasin kejadian yang sebenarnya."


"Enggak rey,elo ga tau,mereka itu kaya gimana?? nyokap bokap gue,dan ortunya alex mereka ada perjanjian tentang perusahaan.dan sebagai pengikat mereka ngejodohin gue sama alex."


Reyga pun memegang kedua bahu celin,menyalurkan ketenangan pada gadis yang tengah rapuh itu.


"lihat gue cel,percaya semuanya akan baik-baik aja."ucap reyga menyakinkan.


"Gue boleh minta satu hal sama elo rey.." tanya celin yang masih berkaca kaca,namun tangisnya sudah mereda.


"Apa..??" jawab reyga.


"Gue pengen kita kaya dulu rey.." ucap celin sedikit terbata.


"Gue,mau seluruh perhatian elo,waktu elo buat gue seperti waktu dulu."


Reyga pun mengernyitkan keningnya bingung.


"Andai dulu,gue ga nerima perjodohan gue dan alex,pasti yang jadi cewe elo sekarang itu gue bukan kinara."


Reyga pun membuang muka,menarik nafas dalam..


"Rey,tatap mata gue." ucap celin yang memegang wajah reyga dengan kedua tangannya,hingga mereka kini berhadapan.


"Gue yakin,sebenernya elo juga sayang sama gue kan,cuma elo gak mau ngakuinnya,elo takut percaya kalo cinta itu sebenarnya ada dihati elo rey."


"Cel,kita udah pernah bahas soal ini kan,


dan..."


Belum selsai reyga menyelsaikan kalimatnya,celin sudah menempelkan bibirnya dibibir reyga,sontak mata reygapun membulat terkejut.

__ADS_1


'Praaaang..!!! ' terdengar suara bendah jatuh berasal dari depan kamar reyga.


*Bersambung..😊


__ADS_2