Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 16


__ADS_3

Kinara melihat pantulan bayangan dirinya dicermin,entah sudah keberapa kali dia berputar putar didepan cermin,hanya untuk memeriksa ulang kembali penampilannya saat ini.


Kinara yang hari ini mengenakan rok tutu berwarna cream,dipadu padakan dengan atasan turtleneck berwarna peach,dan sepasang sneakers putih,dengan sedikit polesan make up dan lip balm berwarna soft yang tampak berwarna pink muda dibibirnya.


kinara pun membiarkan rambut panjangnya tergerai bebas,dengan sedikit poni didepannya.


"huufff udah pas belum ya..??" ucapnya seraya berputar kekanan dan ke kiri didepan cermin.


"Udah cantik ko.." tiba-tiba suara tante fina mengejutkannya.


"Eeh tante,menurut tante gimana penampilanku??kayanya biasa-biasa aja ya tan." ucap kinara yang masih ragu.


"Kamu cantik ko sayang,tanpa make up pun ponakan tante memang cantik.lagian nara, kamu ini dandan dari sehabis magrib tadi mpe jam segini belum kelar juga." ucap tante fina sambil berdecak pinggang.


Kinara pun hanya meringis tersenyum.


"Abisnya aku masih belom PeDe sih tan,rasanya grogi banget nih..! Tante taukan kesan pertamaku waktu ketemu maminya ka reyga,waktu itu aku tampak kucel habis pulang dari caffe.dan sekarang ini tante marisyah mengundangku makan malam dirumahnya,untuk yang pertama kalinya.jadi aku ga pengen aja penampilanku nanti kurang berkesan didepan tante marisyah." ujar kinara sedikit cemas.


"Kinara,kamu itu harus bangga jadi diri kamu sendiri.toh biarpun kemarin penampilan mu kurang rapi karna kamu habis pulang kerja,maminya reyga tetep sambut kamu dengan baik kan.jadi sekarang kamu ga usah cemas.kamu itu cantik nara.percaya deh sama tante." dan tiba-tiba bela pun masuk.


"mba nara dibawah ada cowo yang nyariin mba nara." ucap bela adik sepupunya kinara.


"Siapa sayang..?" tanya tante fina.


"katanya sih temennya mba nara mah,


wajahnya mirip oppa cha eun woo.cakep banget mah.." ucap bela dengan polosnya.


kinara pun hanya tersenyum,karna sudah tahu pasti yang bela maksud adalah reyga.


"Emang bela punya temen yang namanya,siapa tadi..??un wuu gitu yaa?trs bela kenal oppanya un wuu temen bela itu? emang opa nya un wuu temen bela itu masih terlihat cakep ya wajahnya,padahal kan udah opa opa yaa?" ucap tante fina secara absurd..๐Ÿ˜…๐Ÿ˜‚


sementara bela hanya menepuk kepalanya sendiri,mendengar pertanyaan konyol mamahnya.


"Oppa cha eun woo itu aktor korea mamah..!!! penyanyi kpop juga.idolanya bela." bela menjelaskan dengan sedikit kesal.sementara kinara pun sudah tidak bisa lagi menahan tawanya melihat ulah anak dan ibu yang satu ini.sedangkan tante fina hanya cengengesan tak jelas.


"Ya udah tante,aku kebawah dulu yaa,itu ka reyga pasti udah nungguin."


"Iya udah ati-ati yaa,inget kamu harus yakin dan percaya sama diri kamu sendiri nara." ucap tante fina menyakinkan.


"Iya tante." dan sebelum keluar kinara pun memeriksa kembali riasan make up nya dicermin,lalu turun kebawah menemui reyga yang sudah menungguku diruang tamu.


"Maaf ya ka rey,udah lama ya nungguinnya."


Namun reyga malah tak menjawab,dia hanya diam dan terus menatap kinara dengan tatapannya yang sulit dimengerti.

__ADS_1


"Ka rey..!" panggil kinara lagi,dan kali ini reyga bangun dari duduknya dan menghampirinya.


"Ayoo berangkat mami udah nungguin." Ucapnya seraya berlalu menuju mobil begitu saja. kinara pun hanya mendengus kesal dan mengikutinya dibelakang.


"Dasar cowo kutub,aku udah dandan seharian gini,bilang apa ke' muji dikit ke' inih boro boro..!" gerutunya kesal dalam hati.


Dan ahirnya kinara dan reyga pun pergi kerumahnya tante marisyah,lebih tepatnya rumah maminya reyga.Tante marisyah memang sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit beberapa hari yang lalu.dan kemarin waktu dikampus, reyga mengatakan kalau tante marisyah mengundang kinara kerumahnya untuk makan malam bersama,jujur kinara sendiri merasa gugup tapi sedikit senang.dan kebetulan hari ini pun hari minggu,jadi dari tadi pagi kinara menghabiskan waktunya hanya untuk memilih milih pakaian mana yang pantas untuk di pakai dinner sama tante marisyah.


"Assalamualaikum tante." kinara mengucap salam ketika dirinya dan reyga baru saja memasuki rumah yang ruang tamunya saja dua kali lipat,dari ruang tamu rumah omnya.


"Waalaikum salam..hay kinara kamu udah datang sayang.duuh tante kangen banget loh sama kamu nara." dan kinara pun menyalami tangan tante marisyah.


"Tante apa kabar??" tanya kinara seraya mengulas senyum.


"Tante udah baikan ko nara.oh iya kamu nice sekali malam ini,so beautifull." ucap tante marisyah memuji kekasih putranya.


"Aah tante bisa aja." kinara sedikit tersipu malu.


"Eeheemm udah nih kangen-kangenannya" ucap reyga sedikit menyindir.


"Lihat tuh,pacar kamu nara,ga ada manis-manisnya kan." sindir tante marisyah pada reyga putranya.


"Tante ga usah hawatir,kan sekarang udah ada nara yang akan bikin ka rey jadi manis." kinara sedikit melirik ke arah reyga,namun seperti biasa pria tampan itu hanya cuek dan acuh.


"Hmmm dasar mahluk perempuan."


"Nara,maaf ya sayang makan malemnya mungkin sekitar satu jam an lagi siapnya,soalnya bi mina cuma sendirian masaknya,biasanya sih dibantuin sama anaknya,nah kebetulan hari ini anaknya lagi kurang enak badan,jadi ga ada yang bantuin dan agak lama masaknya.kamu ga keburu laper kan nara?"


"Oh ga papa ko tante,apa perlu kinara bantuin tante..?"


"Eh ga usah nara,kamu kan tamu,masa mau bantuin masak.mendingan sekarang kamu susulin reyga dikamarnya.soalnya tuh anak kalo udah ketemu kasur ama bantal suka lupa waktu."


"ke kamar ka rey tante..??" ucap kinara yang masih ragu.


"Iya nara..kamu naik aja kelantai atas,nanti ada kamar utama kamu masuk aja.itu kamarnya reyga."


"Sebenernya sih reyga tuh jarang pulang kerumah ini dan tidur dikamarnya.makanya dia kalau balik kesini pasti cuma numpang tidur tiduran bentar lalu balik lagi ke apartemennya."


"Apartemen..??" kinara pun sedikit bingung.


"iya nara,reyga itu lebih seneng tinggal sendiri di apartemennya dari pada dirumah sama tante.mungkin karna tante jarang dirumah,rey jadi kesepian,tante sering sibuk dengan butik-butik tante diluar kota.itulah sebabnya reyga sendiri tidak betah tinggal dirumah ini." ucap tante marisyah sedikit sedih.


Kinara menggenggam tangan tante marisyah.


"Tante ga usah sedih,apa yang tante lakuin pastinya juga untuk kebaikan ka reyga kan.mulai sekarang tante ga perlu hawatir,ada aku yang akan selalu disamping ka reyga."

__ADS_1


Dan marisyah pun memeluk kinara hangat. "Makasih ya nara,tante percaya kamu bisa bahagiain reyganya tante." Dan kinara pun hanya tersenyum mengangguk.


"Ya udah,kamu samperin reyga dikamarnya yah,tante mau bantuin bi mina siapin makan malamnya." dan mau tidak mau kinara ahirnya menuruti perintah m marisyah menuju kamarnya reyga.Dan sesampainya didepan kamar,kinara mencoba membuka handle pintu yang sepertinya memang tidak dikunci,kinara melangkahkan kakinya memasuki kamar yang bernuasa biru muda,cukup luas dengan tatanan benda-benda yang cukup rapi.


"aah kamarku yang cewe aja ga serapih ini." batinnya


"Tapi ka rey mana ya..?ko ga ada??apa mungkin dia dikamar mandi??" dan sepertinya memang benar reyga sedang dikamar mandi,karna terdengar suara gemericik air dari dalam.


Kinara masih menikmati menyelusuri luasnya kamar reyga,hingga tanpa sengaja dia melihat sebuah foto yang berukuran kecil di dekat nakas tempat tidur.


kinara mengambil foto tersebut yang didalamnya ada seorang anak kecil laki-laki dan perempuan yanf sedang duduk berdua diayunan.Kinara mencoba memperhatikan foto tersebut lebih dekat,namun tiba-tiba sreett reyga merebut foto itu dari tangannya.


"iih ka rey apa-apaan sih,sini balikin fotonya aku mau lihat." ucap kinara seraya mencoba merampas kembali foto itu.Namun reyga tetap menghidar.


"Kamu tuh kalo masuk kamar ketok pintu dulu napa?maen masuk-masuk aja.udah gitu pake ngacak-ngacak barang barangku lagi,ga sopan tau!"


"ko jadi nyalain aku sih,ka rey sendiri yang gak sopan,ngajak pacarnya main kerumahnya terus nyampe sini aku malah ditinggal pergi." jawab kinara tak mau kalah.


"Aku tuh tadi ketiduran,cape nungguin kamu sama mami kelamaan ngobrol.nih aku aja baru cuci muka biar ngantuknya ilang." ucap reyga seraya mengelap mukanya.Melihat reyga yang lagi ga fokus,kinara berusaha kembali merembut foto yang masih dipegang reyga,Namun sayangnya reyga menyadari gerakan gadis itu,dan dengan cepat dia mengangkat tanganya tinggi tinggi.


"Mau apa hmm.." ucapnya.


Kinara mendengus kesal.


"Aku mau lihat fotonya ka rey siniii.." ucapnya lagi yang masih belum mau menyerah.sementara reyga terus mengangkat tangannya tinggi-tinggi,jelaslah kinara sedikit kesulitan menggapai foto yang ada ditangan pria tampan itu,secara reyga tinggi badannya tegap dan atletis,berbanding jauh dengan tubuhnya yang kurus,kecil dan mungil.


Kinara pun sampai melompat lompat untuk meraih foto itu,sampai tanpa sadar gadis itu menginjak kaki reyga yang membuat reyga hilang keseimbangan hingga ahirnya reyga pun terjatuh terlentang ketempat tidur,dan sialnya reyga tadi sempet menarik tangan kinara yang secara otomatis jadi ikutan terjatuh diatas badannya reyga.


"Bruuugggh..aauuuwww." teriak kinara pelan dan baru sadar kalo sekarang posisinya tepat diatas badannya reyga.bahkan jarak wajah mereka begitu dekat,hidung reyga pun nyaris bersentuhan dengan hidung kinara.


"Duuh kenapa aku jadi ikut jatuh nimpa badannya ka reyga sih.Mana wajah ka rey gantengnya nambah dua kali lipat kalo dilihat dari jarak sedekat ini!lalu apa kabarnya jantungku nih??


kinara berusaha untuk mengatur nafasnya,agar reyga tidak merasakan detak jantungnya yang sudah dag dig dug kaya musik koplo..๐Ÿ˜†


tatapan mata mereka pun bertabrakan,namun sorot mata reyga lagi lagi tajam tak bisa di artikan.


"Eemm ma ma maaf ka rey." ucap kinara terbata,dan akan beranjak bangun dari badannya reyga.Namun ketika gadis itu hendak beranjak bangun, reyga malag memeluk pinggangnya erat.sontak mata kinara pun membulat terkejut,dan hanya dalam waktu hitungan detik bibir reyga sudah menempel sempurna dibibir kinara.hanya saling menempel.


"Deg..! lagi lagi bibirku terasa kelu dan aku hanya bisa diam terpaku."


Ketika sadar,Kinara sedikit beranjak menjauhkan wajahnya dari wajah pria tampannya itu.Namun lagi lagi reyga tidak melepaskannya begitu saja.dia kembali mencium bibir kinara,reyga menekan tengkuk kinara untuk memperdalam ciumannya dan tangan satunya lagi memeluk erat pinggang gadis itu..Semakin lamaa kinara pun semakin terbuai dan tanpa sadar menggerakan bibirnya membalas ciuman reyga,meskipun agak terasa kaku karna selain ciuman pertama malam itu baginya ini juga adalah pengalaman kedua yang cukup mendebarkan..


***Bersambung..๐Ÿ˜Š


***autor kok jadi ikutan berdebar ya guys..๐Ÿ˜‚๐Ÿคญ

__ADS_1


jangan lupa like&comennya yaa biar makin semanget nih buat Up selanjutnya.๐Ÿ™๐Ÿค—


have nice dreams,mimpi indah buat semuanya..๐Ÿฅฐ**


__ADS_2