
Reno begitu terpukau ketika melihat Kinara yang tengah berjalan ke arahnya, Wanita yang selama ini begitu dikaguminya malam hari ini tampil begitu cantik nan memukau dihadapannya.
Kinara bukan hanya cantik,tapi inerbeauty yang ada didalam dirinya kian terpancar diusia kehamilannya yang tidak lama lagi akan memasuki masa persalinan, Namun dengan postur tubuhnya yang kecil maka dengan gaun yang Kinara kenakan malam hari ini,membuatnya nampak seperti bukan ibu hamil pada umumnya.
"Maaf yah Ren nunggu lama.." ucap Kinara ketika sudah sampai dihadapan Reno.
Namun Reno bukannya menjawab, sodara kembar dari Rani itu malah tertegun dan hampir tak berkedip memandang Kinara yang kini sudah berada dihadapannya.
"Ren, helloow.." ujar Kinara lagi seraya melambai lambaikan tangannya dihadapan wajah Reno.
Sontak pria tampan itu tersadar dari lamunannya,hingga sedikit tergagap dan sedikit salah tingkah.
"So sorry Ra, tadi aku pikir yang ada dihadapan aku sekarang ini adalah bidadari,hehe.."
Kinara pun hanya menghela nafas seraya memutar bola matanya malas "Udah deh gak usah ngegombal, mana ada bidadari yang perutnya buncit kaya gue.."
"Tapi benaran Ra,sumpah (jari membentuk huruf v ๐ ), malam ini kamu emang beneran cantik banget ko,gak kelihatan seperti orang hamil pada umumya.."
"Ya uda ya udah terserah elo aja deh, terus sekarang kita jadi pergi apa enggak nih..?" sahut Kinara sedikit kesal meladeni rayuan gombal Reno.
"Ya ampun bumil sensi amat sih..Iya jadi dong Nara,kalo ga jadi bisa bisa nanti Rani yang ngamuk sama gue.." Reno pun segera membukakan pintu mobil untuk Kinara.
Dan ketika dalam perjalanan, Reno beberapa kali mencuri pandang kearah Kinara, membuat Kinara lagi lagi menghela nafasnya.
"Kalo nyetir tuh yang fokus dong Ren, inget elo tuh bawa bumil.." ucap Kinara mengingatkan Reno.
Namun yang di ingatkan hanya cengengesan sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal. "Habis bumilnya kaya bidadari sih,kan bikin ga bisa fokus.."
"Renoo..!!!" Kinara pun menatap tajam.
"Iya,iya sorry sorry..Cantik cantik ko galak sih.." gerutu Reno pelan yang masih bisa didengar oleh Kinara. Namun Kinara pura-pura cuek mengabaikannya.
"Lagian Rani acaranya ko mendadak sih Ren, bukankah seharusnya pertunangannya itu bulan depan yah..? ko tiba-tiba dimajukan jadi sekarang sih.." tanya Kinara karna merasa heran kenapa pertunangan Rani tiba-tiba dimajukan.
"Karna bulan depan Calon tunangannya itu akan ada kerjaan diluar kota,jadi acara Tunangannya terpaksa dimajuin, Nah nanti akad nikahnya baru bulan depan,sepulang calonnya dari luar kota.." jawab Reno menjelaskan,sementara Kinara hanya manggut manggut sudah mulai paham.
"Tapi Ren, kalo acara pernikahannya Rani bulan depan, kira kira gue udah melahirkan belum yah..?? kan gue juga pengen ikut menyaksikan moment yang membahagiakan untuk sahabat gue.." ujar Kinara merasa sedikit sedih karna takut tak bisa menghadiri acara pernikahan Rani bulan depan.
"Tenaaang aja Ra,kalo pun elo udah melahirkan elo pasti bakalan bisa hadir ko,biar nanti si baby sama calon dady barunya.."
Kinara pun mengernyitkan keningnya bingung "Dady baru..?? maksudnya..??" tanya Kinara tak paham.
__ADS_1
Dan dengan wajah innocentnya,Reno pun menunjuk wajahnya sendiri yang seketika membuat Kinara melotot tajam seraya memukul mukul pelan bahu Reno.
"Aduh ampun Ra ampun,aku lagi nyetir nih ya ampun bumil ko galak banget sih.."
"Biariiinn..." ucap Kinara ketus seraya membuang muka menghadap jendela mobil.
"Huufff baru juga bilang calon dedy, udah sewot gitu,gimana nanti kalo gue lamar beneran..bisa ditolak mentah mentah nih kayanya.." batin Reno.
***
Dilain tempat..
dalam sebuah kamar yang sudah didekorasi seperti kamar pengantin pada umumnya, Nampak Reyga duduk dengan tenangnya.
Seperti biasa Reyga nampak sangat tampan dengan setelan jaz pengantinnya,meskipun kedua matanya tidak bisa melihat namun tak sedikitpun mengurangi kadar ketampanannya, bahkan jika ada orang yang tidak mengetahui Reyga buta pasti akan beranggapan bahwa Reyga adalah pria yang sempurna.
"Rey.." suara Celin membuat Reyga menoleh kearah sumber suara.
Celin pun nampak cantik dan anggun dihari bahagianya ini,dengan terusan kebaya berwarna putih tulang,serta rambutnya yang disanggul ala pengantin jawa membuat wajahnya nampak lebih cantik dan ayu.
Celin mendorong kursi rodanya menghampiri Reyga,senyuman bahagia terus mengembang disudut bibirnya.
"Rey,makasih yah kamu udah nepatin janji kamu untuk menikah denganku. Aku pikir setelah aku jujur tentang Kinara, kamu akan marah dan membatalkan pernikahan kita,tapi ternyata kamu menepati ucapanmu Rey,karna di hari ini dalam hitungan waktu kita akan menjadi sepasang suami istri."
Celin memberanikan diri menggenggam jemari Reyga,hari ini dirinya amat sangat bahagia ,karna sebentar lagi mimpinya akan menjadi kenyataan, bisa hidup bersama dengan pria yang sejak dulu amat dicintainya.
Celin sedikit berkaca kaca,mendengar apa yang Reyga ungkapkan. Namun dihari bahagianya ini Celin berusaha untuk tetap tersenyum dan tidak ingin menangis.
"Rey,kamu jangan ngomong gitu..! Kita akan sama sama melewati semuanya,kita sama2 punya kekurangan Rey,tapi kita bisa saling melengkapi.."
tok..
tok..
tok..
Tiba-tiba pintu kamar diketuk oleh mamih Marisyah.
"Reyga,Celin ayo siap-siap penghulunya sudah datang.."
***
Dilain tempat Kinara tengah memberi ucapan selamat pada Rani dan Kevin calon tunangannya.
__ADS_1
"Selamat yah Ran,semoga acaranya lancar sampe hari pernikahan nanti.." Rani pun menghambur memeluk Kinara.
"Makasih yah bumil sayang,thanks yah udah dateng tapi sumpah malam ini elo cantik banget nara,gue jadi iri deh ntar kalo gue hamil bisa tetep cantik kaya elo enggak yah.."
"Nikah dulu non,baru bisa hamil.." Sahut Reno tiba-tiba yang membuat Rani mencebik kesal.
"Ih dasar abang nyebelin,bentar lagi juga gue bakal nikah ko,dan pastinya bakalan hamil dan punya anak juga, dari pada elo punya pacar aja kagak gimana mau nikah..!" Timpal Rani tak mau kalah,membuat Kevin calon tunangannya sedikit bengong tak begitu paham dengan bahasa tunangannya dan kembarannya tersebut.
Sementara Kinara hanya geleng-geleng kepala menyaksikan kebiasaan absurd mereka berdua.
"Eh gue mah ga usah nikah kali Ran,wong bentar lagi gue bakal jadi calon dady ko.." dan tentu saja ucapan Reno barusan langsung mendapat respon tatapan horor Kinara.
Dan waktu pun berlalu,sudah hampir satu jam Kinara hanya berjalan dan berkeliling ditengah pestanya Rani, sementara Rani sendiri masih sibuk menyalami tamu-tamu yang datang bersama Kevin.
"Ra nih,aku bawain jus buat kamu.." setelah menyapa dan mengobrol dengan beberapa temannya sebentar,Reno pun datang membawa segelas jus untuk Kinara.
"Makasih ya Ren.." jawab Kinara seraya menerima jus dari Reno dengan wajah yang sedikit pucat.
"Ra,muka kamu ko pucat banget,kamu sakit Ra..?" Reno reflek memegang kening Kinara namun tidak demam.
"Gue ga papa ko Ren,hanya sedikit pusing mungkin karna ga terbiasa ditempat ramai kaya gini.." jawab Kinara yang mulai merasa tidak nyaman diperutnya.
"Kalo gitu aku anterin kamu pulang aja yah Ra,soalnya muka kamu pucet banget.."
Kinara pun hanya tersenyum seraya mengangguk pelan,namun sesaat kemudian tiba tiba wajah Kinara menegang lalu meringis perlahan seraya mencengkeram baju kemeja yang Reno kenakan.
"Aakhh..perut gue Ren.." Ucap kinara lirih seraya memegang perutnya sementara tangan satunya semakin erat mencengkeram baju Reno.
Sontak Reno pun mulai panik dan gelagapan,melihat wajah Kinara yang semakin pucat dan meringis kesakitan.
"Ra,kamu kenapa Ra..? perut kamu kenapa..?" tanya Reno mulai panik.
"Perut gue Ren,perut gue sakit banget.." jawab Kinara seraya terus meremas baju Reno.
Reno pun dengan sigap langsung memeluk Kinara yang mulai sedikit kehilangan keseimbangan,dengan langkah pelan Reno memapah Kinara untuk keluar dari pesta dan akan membawanya ke rumah sakit.
Dan baru beberapa langkah, Kinara kembali merintih kesakitan seraya terus memegangi perutnya,membuat Reno semakin panik dan berniat untuk menggendong Kinara menuju mobil.
Namun saat Reno hendak menggendong Kinara,mata Reno terbelalak tak percaya saat melihat ada yang mengalir segar disela sela kaki Kinara.
"Darah...??!"
***Bersambung..๐
__ADS_1
Tolong komen yang membangun yah..๐๐
Dan jangan lupa vote dan likenya..๐ค**