
Gerbang kampus Darma bakti pun dipenuhi mahasiswa yang baru saja keluar dari gedung universitas tersebut,menandakan jam mata kuliah terakir telah usai.Banyaknya para mahasiswa yang berlalu lalang hanya untuk sekedar mengobrol sambil menunggu jemputan,ada juga yang langsung take out dengan kendaraannya masing-masing.
Sementara kinara,mita dan caca pun masih berjalan dengan santai menyusuri gerbang kampus.
"Jadi beneran nih ra,lo ga mau ikut nonton bareng kita-kita..?" tanya mita.
"iya ra,seru tau ra filmnya,dan baru tayang perdana loh dibioskop."
"Sorry ya mit,ca lain kali aja ya." tolak kinara halus.
"aah lo ma ga seru ra,tiap kali kita nonton,lo ga perna mau ikut." keluh caca sambil cemberut.
kinarapun merangkul pundak caca.
"maaf ya caca sayang,kan lo tau kalo malam minggu caffe kadang suka rame,jadi gue ga enak aja kalo sampe ga masuk."
"emang lo ga cape ya ra,kerja paruh waktu tiap hari sampe pulang larut malam..?tapi anehnya nilai mata kuliah lo ko bagus semua ya ra..??" tanya mita lagi.
"ya belajarkan ga mesti dirumah mit,kadang dicaffe kalo lagi sepi,gue juga sempetin buat belajar mit."
"Waah waaah,bener-bener salut gue ma lo ra,lo bisa bagi waktu lo buat kuliah juga kerja paruh waktu,dan yang bikin gue seneng temenan ma lo,lo orangnya apa adanya,pinter,ga neko-neko,pokoknya sobat gue yang paling the best lah."
ujar mita sambil menganggkat kedua jempolnya.
"emang gue ga hebat ya mit..?" tanya caca dengan muka polosnya.
"elo juga hebat banget ko ca,kelewat hebat malah,sampe gue ga bisa bedain,caca yang oon,sama caca yang polos." mitapun tergelak.
"aah sialan lo mit."gerutu caca sambil cemberut.
"tapi serius deh ra,gue aja nih yaa,yang udah rajin belajar stengah mati aja,nilai gue masih tetep dibawah rata-rata,sementara lo yang cuma belajar disela-sela waktu kerja lo dicaffe,ko nilainya selalu aja bagus,gue ngiri deh." ujar mita mengeluh.
"emang lo pernah belajar mit..?perasaan lo sibuk pedekate terus tuh sama si david deh." celetuk caca.
lalu mita pun menoyor kepala caca.
"sembarangan lo ca,gini-gini gue rajin tau belajarnya."
"hehehee sorry mit,becanda kali."
"oh ya ra,lo mau skalian gue anterin ga ke caffe tempat lo kerja."
tawar mita stelah mereka tiba ditempat parkiran.
"ahh ga usah deh mit,arah caffe sama bioskop kan beda,gue ga mau ngrepotin elo."
"yaaa elo ra,masih aja ngrasa ga enak gitu ma gue."
"iya nih nara ga asik ah." timpal caca.
"beneran mit,kalian duluan aja,bentar lagi juga ojeg langganan gue dateng." ucap kinara seraya tersenyum.
"Ya udah deh kita duluan ya ra.bay bay nara."
ucap caca yang ikut masuk kemobil mita.
"bay,hati-hati yaa." jawab kinara sambil melambaikan tangan,pada mobil mita yang sudah berjalan pelan meninggalkan tempat parkir.
Mita dan caca termasuk dari kalangan keluarga yang berada,kadang salah satu dari mereka sering membawa mobil ketika kekampus,dan kinara pun sering ditawari mereka untuk diantar pulang atau ke caffe.Tapi tetap saja kinara menolaknya dengan alasan lebih suka naik ojeg,jujur dia tidak ingin anak-anak kampus menganggapnya berteman dengan mereka hanya ingin mencari keuntungan atau apalah,yang jelas persahabatannya tulus dengan mereka.
Kinara pun menunggu mang iman,tukang ojeg langganannya ditempat seperti biasa.Dan tiba-tiba ada seorang gadis cantik menghampirinya.
"Haayyy.." sapanya ramah.
kinara pun hanya tersenyum membalasnya.
"Kamu Kinara kan..??" Dan kinara pun mengangguk pelan.
"maaf kamu siapa..?" tanyanya balik.
"aku celin,anak semester 6."
jawab gadis itu tersenyum manis seraya mengulurkan tangan,dan kinarapun menyambut uluran tanggan gadis itu.
"Jadi kaka senior disini yaa..??
rasanya aku perna ngelihat ka celin,tapi lupa dimana yaa?.??"
"Hmm..masa sih kamu lupa..??kita kan pernah ketemu dikantin,waktu kamu datang mencari reyga." jawabnya.
"*ya ampun iya,aku lupa,inihkan cewe yang waktu itu dikantin sama ka reyga." batin**nya*
"Ooh iya ya,maaf ka aku lupa." jawab kinara sambil tersenyum malu.
"Jadi beneran nih sekarang kamu pacarnya reyga..??" tanya celin tiba-tiba.
kinara pun gugup dan bingung mau jawab apa.
"eemmm dari mana ka celin tau..?"
"tuh.." tunjuk celin pada jaket yang kinara pakai sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigin putihnya yang rapi.
"itu yang kamu pake jaketnya reyga kan." tanya celin lagi.
"Oh..iya ka,tadi pagi ka rey ngasih pinjem karna bajuku basah." jawab kinara menerangkan.
"Aku seneng nara,ahirnya reyga punya pacar juga." jelasnya.
"Maksud ka celin..??"
__ADS_1
"iyaah,aku kenal reyga sejak kita masih kecil,kita sahabatan nara,dan selama ini reyga ga perna mau deket dengan cewe manapun,apalagi pacaran..!so aku kaget aja ketika tiba-tiba reyga mengakui kalo kamu pacarnya,padahal sebelumnya kalo ada cewe-cewe kampus yang ngedeketin atau nembak dia,jangankan ditrima,dilirik aja engga..!"
ucap celin panjang lebar,dan kinara hanya tersenyum malu,karna tidak tau harus menjawab apa.
"tapi aku ikut seneng ko,ahirnya sahabat kecilku itu punya pacar juga."
ujarnya lagi seraya tertawa manis sekali.
aah,rasanya kinara jadi iri sama celin,selain dia cantik,mempunyai body yang bagus,sikapnya juga ramah dan supel.
"Kenapa ka reyga tidak berpacaran saja ya dengan ka celin,toh mereka kan udah saling kenal sejak kecil..??" ucap kinara dalam hati.
"tuhkan nara,pikiran lo jadi ngelantur lagi deh." ujarnya lagi berbicara dalam hati.
setelah berbincang lumayan lama dengan celin tentang reyga,ahirnya mang iman tukang ojeg langganan kinara datang juga.
"Maaf neng,mang iman agak lama jemputnya,soalnya tadi nungguin penumpang belanja dipasar." ucap mang iman menjelaskan.
"Ga papa ko mang."
balas kinara seraya menerima Helm yang diberikan mang iman.
"Ka celin,aku duluan yaa."ucapnya seraya mengulas senyum pada celin.
"Iya nara,ati-ati yaa.."
jawab celin seraya melambaikan tangan.
Hingga kinara dan mang imanpun berlalu,meninggalkan celin yang masih berdiri dihalaman gerbang kampus.
***
Pukul 19:45 Caffe pun sudah mulai ramai,banyaknya anak-anak muda yang mulai berdatangan hanya untuk sekedar menghabiskan malam minggu,atau kencan bersama pasangannya.Dan malam inipun kinara tidak sendiri,karna santi malam ini tetep masuk kerja,dikarenakan dion pacarnya ada tugas kantor diluar kota.jadilah tu anak galau mellow karna gagal kencan..๐
"Ya ampun yang ditinggal pacar itu muka sampe ditekuk terus,senyum napa..??"
kinara pun mencoba menggoda santi,yang saat ini sedang melamun menatap Hp nya,menunggu pesan masuk dari kekasihnya.
"Gue sebel aja ra ma dion,dia ada tugas luar kota ga bilang-bilang gue jauh-jauh hari,ngasih kabar cuma lewat WA doang kan BT gue..!!udah tau waktu ketemunya kitakan cuma seminggu sekali,apalagi malam ini dia udah janji mau nemenin gue nonton film Hollywood."
keluh santi panjang kali lebar dengan muka cemberutnya.
"ya udah,dengan adanya dion tugas keluar kota kan jadi ada hikmanya."
"Hikmah..??"
"hikmah apaan maksud lo ra??"
"ya Hikmanya,malam ini gue ga sendirian donk kerjanya." ucap kinara sambil menahan tawa.
"aah sialan lo ra.." gerutu santi.
"ya abisnya gue kesel ra..?malam ini kan,film yang gue tunggu-tunggu tayang perdana di bioskop."
"Fillm..??"
"emangnya film apaan sih san??" perasaan tadi siang juga mita sama caca kan ngajakin gue nonton,katanya ada film bagus yang tayang perdana gitu,apa ini film yang sama ya..?batin kinara
"Aah lo mah mana tau film-film bagus ra,lo kan taunya baca buku." goda santi meledek sahabatnya.
"ah sialan lo san." balas kinara menggerutu.
Tapi bener juga sih kata santi,gue mana pernah nonton film apalagi dibioskop.Terakir kali dan itu juga yang pertama,gue nonton dibioskop bareng rani sama reno waktu masih SMA dulu.
"*Reno..??rasanya kalo inget reno dan rani..!!
aah sudahlah,ga usah mengingat masa lalu kamu ra." batin**nya*.
"Permisi mba nara,maaf ada yang nyariin."
ucap soni,anak om danu pemilik Caffe ini.
soni masih sekolah kelas 2 SMA,dan kalau malam minggu,diapun ikut bantu-bantu dicaffe ayahnya.
"Nyariin gue..??siapa son..?" tanya kinara bingung.
"ga tau mba,katanya pengen pesen sesuatu,tapi maunya mba yang ngelayanin." ucap soni menjelaskan.
"Aneh deh tuh orang,tinggal pesen aja ko repot banget sih." gerutu gadis itu yang masih bertanya-tanya siapa kiranya.
"Emang siapa sih ra,apa temen lo yang dateng kesini..??"
"gue juga ga tau san,kan dari tadi gue disini sama elo."
"apa mungkin mita sama caca yaa..?tapi bukannya mereka mau nonton,kaloupun kesini,ga mungkin ga ngabarin gue dulu." batin kinara menerka nerka.๐ค
"Yaa udah mendingan lo samperin gih sana kedepan,mungkin aja dia temen atau sodara lo." ucap santi.
"oke deh.." lalu kinarapun berlalu meninggalkan santi dan pergi menemui orang itu.
Dan sesampainya didepan,kinara sangat terkejut karna orang itu....
"Ka Reyga..??"
"nga ngapain kesini.?" tanyanya sedikit gugup.
"Emang kenapa..? ga boleh..??"
"bukannya ini caffe bebas dikunjungi siapa saja." balasnya datar.
__ADS_1
"Oh.."
kinarapun sedikit malu,dia lupa kalo ini adalah caffe yang bebas dikunjungi oleh siapapun.Kinara merasa ke GR an,karna berpikir reyga kesini mau menemuinya.
"Oh..maaf ka rey.emang ka reyga mau pesen apa..?tadi kata sony, harus aku yang melayani." ucap gadis itu sedikit menyindir.
"Iya,aku mau pesen sesuatu,dan kamu yang harus menyiapkannya."
"okeh.."
"Sekarang ka reyga pilih mau pesen apa?"
ucapnya lagi seraya menyerahkan buku menu caffe pada reyga.
Namun tiba-tiba reyga mengembalikan buku menu itu kembali,tentu saja kinara pun menatapnya heran.
"yang aku pesen ga ada dibuku ini."
"loh..terus ka rey mau pesen apa??"
tanyanya semakin bingung.
"CILOK..!!"
"apaaaa..??"
"Cilok..??"
kinara pun mengernyitkan keningnya semakin tak mengerti.
"maaf ka rey,tapi di caffe ini ga ada cilok."
jelasnya seramah mungkin sambil tersenyum yang dipaksakan.
"Yaa aku ga mau tau..!!"
"Pokoknya aku mau nagih janji kamu buat nraktir aku cilok." jawab reyga cuek.
"Haah..Nraktir..??"
kinara pun semakin bingung.
"perasaan aku ga pernah bilang mau nraktir ka reyga makan cilok deh." batinnya๐
"Lupa..??"
tanya ka rey membuyarkan lamunanku.
"Bukannya kamu perna janji sama Tuhan,kalau aku nerima kamu jadi pacarku,kamu akan menraktirku makan cilok."
ucap reyga masih tetap dengan muka datarnya..๐คฆโโ๏ธ
"haah..??!jadi ka rey denger omongan asalku yang waktu itu..!" batinnya tak percaya.
"kenapa bengong..??"
"eeh ma maaf ka rey,tapi beneran dicaffe ini ga ada cilok."
jawab kinara gugup dan malu.
"ya udah kalo gitu kita keluar cari penjual cilok sampe ketemu."
jawab reyga seraya bangun dari duduknya.
"eh eh tapi ka rey,aku ga bisa,aku lagi kerja sekarang."
"Aku ga peduli ya..!!"
" aku tunggu diparkiran,aku kasih waktu kamu 10 menit,buat minta ijin sama bos kamu."
ucap reyga seraya pergi berlalu begitu aja.
"apaaa..??iih tuh cowo nyebelin banget sih..!"๐๐
ucap kinara dalam hati dengan wajah kesal.
Dan sampailah kinara sekarang diparkiran sambil melihat cowo tampan yang menyebalkan sedang berdiri bersandar didepan pintu mobilnya.
"Gila tuh cowo,gue sampe rela boong sama om danu dan santi dengan alasan sakit perut dan minta ijin pulang,dan gue yakin santi kayanya ga percaya deh kalo gue boong."
"aah masa bodoh lah,biar urusan santi gue beresin nanti deh,maafin gue ya san..?"
ucapnya dalam hati.
"yang jelas cowo yang satu ini juga mesti gue beresin."ucap kinara lagi sambil menghela nafasnya seraya menuju ke mobil reyga.
"Udah..??"
tanya reyga dengan muka datar tanpa rasa bersalah.
"Hmm.."
jawab kinara malas.
"ayo.."
Dan reyga pun masuk kemobilnya yang diikuti oleh kinara,lalu gadis itupun duduk disampingnya.
***Bersambung..๐
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya yaa..๐๐ค๐ท**