
Sebuah mobil mercedes hitam tengah menyalip dan berhenti tepat di depan mobil yang ditumpangi oleh devano dan kinara.Hingga devan pun menginjak rem mobilnya secara mendadak'Shiiiittt' dug..!!
kepala kinara pun terbentur di dashboard mobil.
"Ra,elo ga papa kan..?" devan sedikit panik melihat dahi kinara yang sedikit membiru hingga kinara pun tak sadarkan diri.
Sementara ada seorang pria yang mengetuk kaca pintu mobilnya dengan keras,Devan pun terperangah terkejut,dia enggan membuka pintu mobilnya,namun pria itu malah mengancam akan memecahkan kaca mobilnya dengan batu yang ada ditangannya,hingga mau tidak mau devan pun terpaksa membuka pintu mobilnya.
"Brengsekk..!!" pria itu mencengkeram kerah baju devan dengan dengan tatapan tajam penuh amarah. "Berani beraninya elo bawa istri gue heh..!" Reyga mendorong tubuh devan hingga tersudut dibadan mobilnya.
"Apa elo bilang,istri..??hehe" Devan tersenyum sinis seolah baru saja mendengar lelucon.
"Kinara itu gak pantes buat cowo plinplan kaya elo." Bug satu pukulan dari reyga mendarat dipipi devan,hingga sudut bibir devan meneteskan darah segar.
"Denger yah anak baru,asal elo tau kinara itu bukan hanya sekedar cewe gue,tapi dia uda sah menjadi istri gue..! jadi jangan pernah elo berharap lebih,inget itu brengsek..!" reyga melepaskan cengkeramannya dan mendorong tubuh devan hingga devan tersungkur dan terduduk diaspal jalan.
Reyga berlari mengitari mobil dan membuka pintu mobil devan,seketika reyga terhenyak mendapati istrinya tak sadarkan diri,dengan sigap reyga pun menggendong kinara keluar dari mobil devan,lalu sedikit berlari kearah mobilnya.
Sementara devan,dia masih terduduk dan terpaku,sesaat devan menyesali perbuatannya.Dia sama sekali tidak menyangka bahwa kinara dan reyga sudah menjadi sepasang suami istri,devan pikir dengan menjebak kinara malam ini,dia akan memiliki kinara seutuhnya dan kinara pasti akan meninggalkan reyga.Tapi ternyata devan melakkukan sebuah kesalahan besar,setelah ini kinara pasti akan sangat membencinya.Devan pun merutuki kebodohannya sendiri dengan terus berteriak,"Aarrrrgggghhh..!!"
Setelah menyandarkan kinara disamping kursi kemudinya,mobil reyga pun berlalu meninggalkan devan yang duduk terpaku ditepian jalan.Sepanjang perjalanan reyga terus mengelus pipi istrinya dengan lembut, "Nara,sayang bangun,please.."
Kinara pun ahirnya mengerjapkan matanya perlahan,dia memicat keningnya yang masih terasa pusing ditambah karna benturan tadi.
__ADS_1
Reyga yang melihat istrinya tersadar ahirnya bisa bernafas dengan lega. "Sayang,kamu ga papa kan.." reyga kembali mengelus pipi istrinya yang masih mengumpulkan kesadarannya.
"Ka reyga,ini beneran kamu kan..?" grep dengan spontan kinara memeluk suaminya,seketika dia terisak "Hiks..hiks.."
"Sudah sudah tenang lah,kamu aman sekarang bersamaku,maafin aku yah karna sudah meninggalkanmu dipesta." reyga terus mengelus rambut istrinya,sementara tangan yang satunya masih fokus mengemudi.
Namun seketika,reyga terkejut dan merasa ada yang aneh saat tangan kinara tiba-tiba membuka kancing kemejanya,tangan kinara menyelusup membelai dada bidangnya.Belum hilang rasa keterkejutannya,kinara kini mendusel dusel dileher suaminya,membuat reyga semakin bingung namun tanpa sadar reyga memejamkan matanya kala kinara mulai menjilati lehernya.
Reyga memilih menepikan mobilnya,setelah mematikan mesinnya,sesaat reyga menarik nafas perlahan. "Sayaaang,kamu kenapa." Reyga memegang bahu istrinya,mengangkat wajah kinara agar mau menatapnya.
Namun bukannya menjawab,kinara malah menautkan bibirnya ke bibir reyga,dia memagut bibir sensual milik suaminya dengan sedikit kasar dan tidak beraturan.Reyga yang mendapat serangan tiba-tiba dari istrinya seperti itu seketika bagian bawahnya menegang,dia kemudian membalas pagutan sang istri,berusaha untuk mengimbanginya.lidah mereka saling membelit dan menghisap,Namun kinara seolah menginginkan lebih,hingga tangannya mulai melepas kancing kemeja suaminya.
Namun saat keduanya serasa kehabisan pasokan oksigen,reyga mencoba melepaskan pagutan istrinya."Sayang hentikan,kita tidak bisa melakukannya disini."
"Brengsek...!!! F**k u devano..!!" Reyga seketika sadar,bahwa sepertinya kinara tengah dipengaruhi obat perangsang.Reyga mengeratkan rahangnya,menandakan dia begitu murka mengetahui niat busuk devan yang hendak berbuat tidak senonoh pada istrinya.."Jika tau rencananya sebusuk ini,aku pasti sudah menghajarmu habis habisan tadi."
"Ka rey,tolong aku..Tubuhku rasanya panas sekali ka rey,kepalaku juga terasa sakit.." Kinara terus merengek sambil terisak,dia terus memeluk reyga seraya terus menciumi rahang kokoh milik suaminya.
Reyga pun tersadar dari amarahnya.Dia kembali menatap wajah istrinya yang sudah dipenuhi kabut gairah,reyga benar-benar merutuki keteledorannya dan kelalaiannya.Jika saja sampai terjadi sesuatu pada wanita dihadapannya ini,dia pasti tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri seumur hidupnya.
"Sayang sabar yah,bentar lagi kita sampai diapartemen,kamu tahan yah.." reyga kemudian menghidupkan mesin mobilnya kembali,Dia mengemudikan mobilnya dengan cepat,tak tega melihat kinara yang terus gelisah seraya terus memeluk dan menciuminya.
Setelah sampai di apartemen,reyga membawa kinara kedalam kamar dan membaringkannya ketempat tidur.Reyga hendak kedapur untuk mengambil air minum,namun baru saja kakinya maju beberapa langkah,kinara sudah memeluknya dari belakang.
__ADS_1
"Ka rey,tubuhku rasanya panas sekali.." suara kinara terasa lirih dan serak.Reyga membalikan badannya,menangkup wajah sayu istrinya yang sudah dipenuhi kabut gairah.
"Aku ambilin air minum bentar yah." reyga mencium kening kinara dengan lembut,berharap agar istrinya bisa sedikit lebih tenang.
Reyga pun lalu berlari kedapur untuk mengambil air minum,namun ketika dia kembali ke kamar,dirinya tertegun melihat istrinya yang sudah melepaskan dresnya hingga hanya tersisa pakean dalamnya saja.Kinara tengah menggeliat resah diatas tempat tidurnya.
Reyga berjalan pelan mendekati istrinya.
"Nara,ayo minum dulu." Reyga membimbing istrinya untuk bangun,dan meneguk air yang ada ditangannya.Kinara pun patuh,dia mengambil gelas yang ada ditangan suaminya dan meminumnya hingga tandas.
"Masih panas ka rey,seluruh tubuhku rasanya panas sekali." Reyga yang sudah merasa tak tahan lagi melihat hasrat istrinya yang meronta ronta,ahirnya reyga pun melepas kan satu persatu kancing kemejanya,hingga terlepas dan membuangnya asal.Reyga merebahkan tubuh istrinya dan membawanya kedalam kungkungannya.
"Maafin aku ya sayang,aku udah buat kamu kaya gini.." Reyga menindih tubuh istrinya,tangannya dengan lembut mengusap peluh yang membasahi wajah ayu istrinya.
Perlahan reyga menautkan bibirnya kebibir kinara,m*****t dan menghisapnya dengan lembut.Seketika angan kinara melambung bersama dengan hasratnya yang terus bergelora kala tubuh mereka melakukan penyatuan,kinara terus meleguh mencapai puncak kenikmatan,dirinya terasa melayang bebas dan bergelung dalam deburan ombak disamudra luas.
Sementara reyga,dia terus mengimbangi gerak liar yang berada dibawah kungkungannya.Sudut bibirnya mengulas senyum kala melihat raut kepuasan diwajah istrinya.Reyga sendiri begitu takjub dan mendamba setiap irama yang berasal dari percintaan mereka malam ini.Sungguh berbeda dari malam-malam yang lainya.
Bahkan ketika pertama kali bercinta dengan istrinya,rasanya tak sefantastis dan tak memabukan seperti saat ini.Reyga begitu terpukau dan terpesona akan gerak tubuh yang kinara suguhkan dimalam ini.Reyga bisa melihat sisi lain dalam diri istrinya,meskipun dia sendiri tahu kinara sedang berada diluar kesadarannya.Namun tetap saja reyga semakin menggilai setiap lekuk dan gerakan tak beraturan sang istri tat kala kinara memegang kendali atas medan pertempuran mereka kali ini.
Setelah berpacu cukup lama,gelora birahi mereka sama sama melambung ke puncak nirwana.Menegaskan semburat cinta yang memuncak direlung jiwa.Peluh keringat kini membasahi tubuh keduanya,kinara terkulai lemas dan terlelap dalam dekapan sang suami.Reyga merapikan rambut istrinya yang terlihat berantakan,mengusap keringat diwajah istrinya,dan memeluk tubuh mungil itu yang malam ini sudah memberikannya beberapa kali kepuasan.Reyha menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya,mengecup kening kinara dengan lembut lalu ikut terbuai ke alam mimpi.
*Bersambung..😊
__ADS_1
Semoga lolos review yah..🙏🙏