Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
episode 2


__ADS_3

aku terus mengaduk ice coffe moccacino dihadapanku sambil terus memikirkan kata-kata rani dua hari yang lalu dikampus.


"ra,cepetan dong ice coffe nya uda ditungguin tuh sama meja no.9."


kata santi mengejutkan ku.


"eh iya san,sory.."


kataku seraya menaruh ice coffe yang kubuat tadi kedalam nampan.


"ini juga pesanan no.9 yaa burger beef pake saus kacang,nanti skalian lo yang antar ya sama ice coffe yang lo buat tadi."


ucap santi seraya berlalu kembali kepantri.


"oke san."


jawabku sambil mengantarkan pesanan no.9 yang disebut santi tadi.


yaah,sepulang kuliah,aku memang bekerja paruh waktu disebuah cafe,milik teman om ku yaitu om rudi.om rudi adalah adik dari ibuku.


dia dan istrinya tante fina sangat menyayangiku seperti anaknya sendiri,sebenarnya mereka tidak mengijinkanku untuk bekerja paruh waktu,karna katanya masih ada sedikit tabungan yang ayah tinggalkan untuk biaya kuliahku nanti.tapi aku tetap ingin bekerja paruh waktu,stidaknya aku ingin menghasilkan uang untuk kebutuhan pribadiku sendiri,meskipun om rudi dan tante fina sudah sangat baik kepadaku tetap saja aku merasa tidak enak jika harus terus merepotkan mereka.


Dan disinilah sekarang aku menghabiskan waktuku seusai pulang dari kuliah.di sebuah caffe yang biasa dikunjungi orang2 yang kadang mau meting dengan rekan kerja,atau hanya sekedar ngopi2 santai,bahkan kalo malam minggu caffe tempatku bekerja ini,sering jadi tempat nongkrong atau ngumpulnya anak-anak muda-mudi,sekedar untuk kencan,atau mengerjakan tugas kelompok.


dan santi yang kusebut tadi adalah rekan kerjaku dicaffe ini.


akupun berjalan pelan membawa nampan pesanan menuju meja no.9 dan stelah sampai aku meletakannya dimeja secara perlahan.


"ini mas pesanannya,ice moccacino sama burger beef."


kataku sambil mengulas senyum.


namun tiba-tiba,


"Deg..!"


saat aku menatap cowo di meja no.9 aku benar-benar terkejut karna yang memesan tak lain dan tak bukan adalah ka reyga pratama sang idola kampus,spechless aku terpaku menatap nya,selama dikampus aku hanya melihatnya sekilas dan tak perna bertatapan langsung seperti saat ini.dan ini kali pertama aku menatap seorang cowo yang wajahnya bak pangeran negri dongeng..🀭


"helloow..!"


ka rey melambaikan tanganya didepan wajahku,membuatku tersadar dari lamunanku seketika.


"Eh iya maaf,silakan selamat menikmati." ucapku seraya sedikit membungkukkan badan dan sedikit tersenyum.


Sungguh aku sangat malu karna ketahuan melamun sambil memandangnya.aah pipiku pasti memerah, lalu apa kabar dengan jantungku..πŸ˜…


aku pun kembali kepantri,dan menaroh nampan kosong ditempat nya,segera kutuang segelas air putih dan meminumnya sampai habis tak tersisa.fiuuh aku membuang nafas secara perlahan dan mengusap keringat dipelipisku.padahal cuma bertatapan doang sebentar tp uda ga karuan gini rasanya,apalagi nanti harus nyatain cinta dengan lantang sama ka reyga dihadapan anak kampus sambil nyium pipinya..πŸ€¦β€β™€οΈ


ya ampun,permintaan lo ada-ada aja sih rani,gue mana sanggup ran,batinku.


"woyy..!"


tiba2 santi mengejutkanku.


"perasaan dari kemarin lo bengong mulu deh ra,kenapa..??"


"datang bulan..?"


"ato lagi patah hati..?"cerca santi.


"eh,enggak san,gue cuma lagi mikirin tugas2 kuliah aja banyak banget."jawabku bohong.


gue gak patah hati san,tp sepertinya besok mau patah hati,batinku..πŸ˜₯


"lagian,elo ra uda tau banyak tugas,ngapain masuk kerja,jadi ga fokus kan lo."


"ya,gue ga enak aja san,sama om danu kalo sering ga masuk kerja."


"biarpun kata om danu itu sahabatnya om rudi,om gue tetep aja gue ga bisa seenaknya gtu,dia uda baik banget mau nerima gue kerja disini."


celotehku panjang kali lebar.


"iya iya deh,terserah lo ajalah,tapi awas aja ya kalo lo sampe kecapean dan sakit."ancam santi.


akupun hanya tersenyum menanggapinya.


santi emang parter kerja yang baik menurutku,dia care,ramah dan supel.


"oh iya ra,ngomong-ngomong tadi lo lihat ga tampang cowo dimeja no 9..?"tanya santi lagi.


"liat emang kenapa san?"


"Gilaaa tu cowo cakep banget ra,sumpeh gue sampe ngiler liat dia."ucapnya sambil bertumpu tangan.


"yaelah san,inget dion mau dikemanain..?"


"eh tapi beneran deh ra,tuh cowo gantengnya kebangetan uda kaya oppa2 korea gitu,kalo dion mah lewat ra,rela deh gue tuker ma dia."ucapnya asal.

__ADS_1


gue pun cuma bisa tersenyum menanggapi ocehan santi,gue tau meskipun bicara begitu santi sayang banget sama pacarnya dion,sampe2 kalo malam minggu aku rela gantiin dia sif malam,supaya santi bisa pacaran dan ngedate sama dion cowonya.


ga kaya gue nih yang betah bgt ngejomblo..πŸ€¦β€β™€οΈπŸ˜…


"eh ra,lo ga kenal sama tu cowo..??"


tanya santi tiba-tiba.


"emang kenapa san?"jawabku sedikit gugup.


"ya kali aja lo,kenal ma dia."


"sebenernya dia kaka kelas dikampus gue san."ucapku pelan.


"apaa..??"


" jadi serius lo kenal dia ra,dan satu kampus pula..?"


aku pun mengangguk.


"duh enak bener ya jadi anak kampus,bisa ketemu cowo2 cakep kaya oppa2 korea gitu."


"hmm mulai deh ngehalunya."


"uda ah ngobrolin cowo mulu,tuh sana samperin ada pelanggan datang."ucapku.


"iya iya,oke tapi beneran ya mintain fotonya dong ato nomernya juga skalian."


ucapnya sambil mengedipkan mata.


"hemm mulai lagi deh."


"udah sana cepetan layani tuh pembeli tanyain pesen apa,apa perlu gue telfon dion sekarang supaya lo berhenti ngehalu."


kataku sedikit mengancam.


santipun berlalu sambil mengangkat kedua jarinya membentuk huruf v (piss),aku cuma bisa tepok jidat ngadepin kekonyolan santi.


setelah santi berlalu,aku kembali menarik nafasku berat.


Besok adalah waktu yang diberikan rani kepadaku dan aku masih bingung apa yang harus aku lakukan..??


***


ke'esokan harinya dikampus "Darma Bakti".


panggil rani.


akupun hanya menoleh malas,


"lo jangan pura2 lupa ya nara,ini hari ke 3 batas waktu buat nyatain cinta sama ka reyga."


"Ran ,udah deh please gue ga bisa ngelakuin itu.mendingan lo gangguin gue sesuka hati lo,gapapa deh gue trima kalo itu bikin lo puas."ucapku putus asa.


"Ga bisa,lo harus nurutin apa yang gue minta."


"ya tapi ran,elo juga uda tau kan jawabannya kalo ka reyga ga mungkin nrima gue jadi pacarnya."


"toh sama aja kan,nanti nya juga lo gakan berhenti gangguin hidup gue."


"soo terserah lo aja deh ran,gue dah cape dan gue ga mau."


tegas ku seraya berlalu meninggalkan rani.


"oke kalo lo ga mau,gue punya sesuatu hadiah buat lo kinara sayang."


rani mengeluarkan Hp dari tasnya,dan dia menunjukan sebuah foto dimana disitu ada reno yang sedang menciumku.ah lebih tepatnya akan menciumku.karna aku sadar betul waktu itu reno dalam kondisi mabuk,dan mau menciumku tapi aku menghindar,Namun sayangnya didalam foto itu terlihat seperti kami sedang berciuman,kerna posisi reno membelakangi kamera.


akupun terkejut dari mana rani mendapat foto itu,seingatku kejadian itu sudah sangat lama,tepatnya waktu aku,rani dan reno masih duduk dikelas 3 SMA.


"Ran,lo sendiri taukan itu foto tidak seperti yang terlihat..!"


"karna waktu itu jelas2 lo nelfon gue,suruh nyamperin ke klab ngasih tau kalo reno mabuk berat dan lo ga bisa jemput dia karna lo lg ada urusan.dan gue sadar betul gue ga pernah ciuman sama reno,gue cuma mapah dia masuk kedalam mobil,meskipun reno sempet mau nyium gue,tapi gue menghindar."


jelasku sedikit emosi.


Ranipun hanya tersenyum sinis.


"Gue ga peduli ya ra,mau foto ini bener ato engga..!"


" yang jelas kalo gue sebarin inih foto ke media sosial,kira2 reaksinya seperti apa ya..??"


" apa mungkin lo masih bisa kuliah disini dengan beasiswa kebanggan lo itu..??"


mataku pun sudah sedikit berkaca kaca menanggapi semua kata2 rani.


"gue ga nyangka,lo setega itu sama gue ran,padahal dulu kita ini sahabat baik."

__ADS_1


"lo juga juga tau kan alasanya kenapa gue nolak reno sodara kembar lo,karna gue udah janji sama ortu gue ga akan pacaran dulu sampe gue berhasil meraih mimpi gue."


"gue sayang sama lo ran,sama kaya gue sayang sama reno,tapi kenapa,kenapa lo segitu bencinya sama gue."


ucapku yang sudah mulai terbata bata menahan tangis.


dan akupun melihat mata rani sedikit berkaca-kaca.


"Karna gue pengen lo ngerasain apa yang reno rasain nara,ditolak dan dipermalukan..!"tegasnya.


"karna gara-gara lo reno jadi pecandu alkohol."


"gara-gara lo reno harus kecelakaan."


"dan gara2 lo juga nyokap gue masuk rumah sakit jiwa."ucapnya dengan penuh emosi.


"tante mirna masuk rumah sakit jiwa..?"tanyaku sedikit terkejut.


"iyaa..!!"


ranipun sedikit berteriak.


"nyokap gue masuk rumah sakit jiwa nara,karna ga bisa nerima kematian reno sodara kembar gue."


"dan sekarang bokap gue udah nikah lagi sama sekertarisnya."


"hidup gue hancur nara,hancur..!!"


"dan semua itu gara2 elo..!!"


ranipun meneteskan air matanya,air mata yang penuh dengan kekecewaan dan amarah.


"gue minta maaf ran..?"


gue coba memeluk rani dan menenangkannya.


sekarang aku ngerti kenapa rani sebegitu bencinya sama aku.karna dia merasa bahwa akulah penyebab semuanya.


Ranipun,mendorongku dengan kasar.


dia menghapus air matanya dan tersenyum sinis terhadapku.


"lo ga usah baik deh ra,"


"elo itu munafik..!!:


"sekarang lo tinggal pilih,mau gue sebarin foto ini,dan lo bakalan kehilangan beasiswa elo?ato lo turutin semua kata2 gue..!"tagasnya.


Dan disini aku seolah tidak bisa memilih lagi,selain menuruti kata2 rani untuk menyatakan cinta sama ka rey,meskipun aku sadar betul akan segala resiko yang akan aku terima nantinya.


yang jelas aku tidak ingin mengorbankan beasiswaku masa depanku hanya karna sebuah foto yang dimana aku tidak melakukannya.


"Oke ran,"ucapku pasrah.


"gue akan nuruti kemauan lo,tapi please lo juga harus janji kalo ka reyga nrima gue jadi pacarnya.(meskipun 1000% gue juga ga yakin..πŸ˜₯πŸ˜₯)


lo bakal berhenti gangguin gue dan kita berdamai."


ucapku seraya mengulurkan tangan kepada rani.


"okeh fine..!"


ranipun menepis tanganku dengan kasar.


"waktu dan tempat,dihalaman kampus jam istirahat makan siang."


"dan kalo lo ingkar siap2 sepulang kelas terakir,foto lo akan tersebar diseluruh media sosial..!"sarkas rani.


"dan jangan harap nara,lo bakal diterima sama ka reyga,siap2 malu seumur hidup."


bisiknya tepat ditelingaku seraya berlalu.


akupun hanya bisa mengelus dada,dan menahan air mataku supaya tidak jatuh menetes..πŸ₯ΊπŸ₯Ί


Ayoo kinara,smangattt..πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ


lo pasti bisa lewatin ini..toh kalo pun ditolak ga bakal bikin dunia lo kiamat kan.


dari pada lo harus ngorbanin beasiswa lo hasil kerja keras lo selama ini..πŸ˜₯


mencoba menguatkan dan menghibur diri sendiri.


fiuuuh..😩


*Ka reyga pratama please trima gue yaa..πŸ™πŸ™


nanti gue traktir cilok deh..kataku asal sambil menatap langit..😌😌

__ADS_1


*jangan lupa like dan komen yang positif yaa..πŸ™πŸ™πŸ€—


__ADS_2