
Suasana langit sore dikota bandung pun tiba-tiba mendung,langit pun tampak gelap gulita,dan tak lama kemudian rintik hujanpun turun membasahi sebagian wilayah kota bandung,jam dinding sudah menunjukan pukul lima sore,seharusnya saat ini kinara dan reyga sudah kembali ke ibu kota,tapi karna cuaca yang tiba-tiba berubah dan curah hujan pun semakin deras ahirnya,kinara memutuskan untuk menginap semalam dirumahnya.
"jadi kamu dan reyga bakalan nginep dibandung..?"
Tanya tante fina disebrang telfon,setelah kinara menghubunginya dan memberi kabar bahwasanya dia dan reyga memutuskan untuk menginap dibandung karna cuaca hujan yang cukup deras.
"iya tan,kayanya nara nginep dulu deh disini,soalnya hujannya lumayan deres,takut kenapa napa dijalan."
ucap kinara pada tantenya dibalik telfon.
"hmm ya udah kamu sama reyga hati-hati,inget ya kinara tante percaya sepenuhnya sama kamu,jadi kamu harus bisa jaga diri kamu sendiri."
ucap tante fina mewanti wanti dengan nada cemas.
"*iya tante,kinara ngerti ko,kinara pasti akan jaga diri,tante ga usah hawatir."
"ya udah kinara tutup dulu yah telfonnya tan,Assalamualaikum.."
"yah,walaikum salam*.."
tut tut terdengar sambungan telfon pun terputus,kinara mengehembuskan nafasnya lega karna sudah memberi kabar pada tantenya dirumah.
'kruyuukkk kruyuuuk..'
tiba tiba perutnya pun berbunyi,sontak reyga yang sedari tadi bermain Hp disampingnya menongok karna mendengar suara perut kinara,yang membuat gadis disebelahnya itu tersenyum cecengesan menampilkan barisan gigi putihnya yang rapi.
"laper..?"
tanya reyga dengan ekspresi datarnya,dan kinara pun hanya mengangguk pelan malu-malu,karna memang perutnya merasa lapar,sejak pulang dari pemakaman tadi,dia dan reyga mampir kerumah mang asep untuk bertemu dengan bik sumi,dan disana mereka malah disuguhi aneka jajanan dan kue-kue khas bandung,jadi kinara lupa bahwa seharian ini belum ketemu nasi.
Lalu tiba-tiba matanya mengerjap seolah sedang mengingat sesuatu.
"ya ampuuuun aku lupa ka rey."
ucapnya seraya menepuk jidatnya sendiri,dan reygapun mengerutkan dahinya bingung.
"apanya yang lupa..?"
__ADS_1
"tadi pagi,tante fina bawain bekal buat kita,ada nasi rendang sama acar,kayanya masih dimobil deh."
"sinih kunci mobilnya,biar aku ambil dulu,lumayan kan buat makan malam nanti tinggal dipanasin lagi aja."
"ga usah.." jawab reyga singkat.
"ko gak usah sih,kan sayang kalo ga dimakan jadi mubajir,kasian tante fina tadi subuh-subuh udah repot masakin buat kita."
"maksud ku,kamu ga usah minta kunci,biar aku aja yang ngambil ke mobil,kan sekarang ujannya deres banget.."
ucap reyga seraya menarik nafasnya pelan.
"ooh gitu,hehee bilang dong dari tadi."
Dan setelah reyga mengambil makanannya,kinarapun langsung memanaskannya kembali,hingga setelah sholat magrib mereka pun makan malam bersama,tentunya memakan bekal yang dibawakan tante fina tadi.
"untung ya ka rey,tante fina bawain kita bekel,coba kalo engga pasti udah kelaparan."
ucap kinara disela sela makannya.
"emang disini ga ada yang jual makanan..?"
"kalo yang jual makanan sih ada didepan perempatan jalan sana,tapi paling cuma jualan nasi goreng,ketoprak ama sate,itu juga kitanya yang mesti kesana,gak bisa dipesan online kaya dikota."
"jadi kalo musim hujan kaya gini,agak susah kalo cari makanan diluar."
"dulu sih ibu sering buatin cemilan,dan anekah kue-kue an kalo pas musim penghujan tiba."
ucap kinara panjang lebar disertai mengingat segala kenangannya dulu selama dirumah ini,dan seperti biasa reyga hanya menjadi pendengar yang baik,sambil sesekali manggut manggut,menjawab iya dan tidak seperti itulah reyga.
Dan malampun semakin larut,hujan masih turun dengan derasnya dan sesekali terdengar suara petir menggelegar diluar sana,sementara didalam rumah diruang tengah suasana nampak hening dan canggung untuk dua insan yang sedang duduk berdampingan,sudah setengah jam lebih setelah tadi acara makan malam bersama sambil bercerita kesana kemari,berlanjut dengan membereskan dapur dan mencuci piring,kini mereka berdua saling diam dan membisu seolah sudah kehabisan topik untuk mereka bahas.
reyga yang bersikap cuek seperti biasanya,dia hanya sibuk mengotak ngatik Hp nya,entah membalas chat,bermain game,atau mengerjakan tugas online,yang jelas dia tidak bermain media sosial,karna dia paling anti dengan gosip.
sementara kinara,dia duduk bersandar disofa disamping reyga,sesekali dia mengucek matanya dan sedikit menguap,dan diam-diam reyga pun nampaknya memperhatikannya.
"kamu kalo udah ngantuk,masuk gih ke kamer tidur." ucapnya memerintah.
__ADS_1
"ka rey,mau aku buatin kopi atau teh enggak..?
dan reygapun hanya menggeleng singkat lalu kembali menatap Hp nya.
kinarapun ahirnya mendengus kesal,sudah stengah jam lebih dirinya dicuekin.
"yang jadi pacarnya gue apa Hp nya sih..!"
gerutunya kesal dalam hati.
"ka rey beneran mau tidur dikursi aja gak dikamarnya ayah ibu..?"
tawar kinara lagi,yang dirumahnya memang mempunyai tiga kamar,yakni kamar orangtuanya,kamar dirinya dan kamar tamu yang biasanya ditempati om rudi dan tante fina kalo sedang main main ke bandung,dan kebetulan sejak rumah ini dikosongkan,kamar tamu sengaja dijadikan gudang untuk barang-barang yang tidak dipake.
jadilah ahirnya reyga memilih tidur diruang tengah yakni ruang Tv,dari pada dia harus tidur dikamar calon mertuanya yang sudah tiada bisa-bisa matanya terjaga sampe pagi.
karna tak mendapatkan jawaban dari pria tampan disampingnya,lagi lagi kinara hanya bisa menghela nafasnya pelan,dia memang sudah terbiasa dengan tabiat cowonya yang irit bicara dan bersikap dingin.
"ya udah ka rey,aku duluan ke kamar yah,udah ngantuk,ka rey nanti kalo butuh apa-apa bangunin aku aja."
"hmmm iya." jawaban reyga singkat,
dan ahirnya kinara pun melangkah menuju kamarnya,hingga sesampai dikamar dia pun langsung merebahkan tubuhnya yang memang merasa lelah dan mengantuk.
"huufft tau dicuekin gini,aku milih tidur dari tadi.."
keluhnya seraya menelungkupkan wajahnya kedalalam bantal dan tidak butuh waktu lama,kinarapun sedah terpejam lelap dalam tidurnya.
sementara diruang tamu,reyga mulai merebah kan tubuhnya disofa yang panjangnya tak sesuai dengan panjang kakinya,sehingga terpaksa kakinya stengah menjuntai kebawah.
dia meletakan Hpnya disamping meja dan memejamkan matanya,namun sudah beberapa menit berlalu matanya tak juga dapat terpejam,padahal jam dinding sudah menunjukan angka dua belas,tapi dia masih saja terjaga tak bisa tidur,dan tiba-tiba 'klik' lampu diruang tengah mati dibarengi dengan petir yang menggelegar Duaaarrrr..!!
seketika reyga pun tersentak bangun dan beranjak dari sofa berlari kekamar kinara,dia mendorong pintu kamar dengan keras dan melompat masuk kedalam selimut yang didalamnya terdapat kinara yang tengah tertidur nyenyak,namun karna merasa ada seseorang yang masuk kedalam selimutnya kinarapun ahirnya terbangun dan ketika dia membuka selimut,matanya melotot kaget.
"ka reyga...?!!"
"ngapain disini...?"
__ADS_1
*Bersambung...😊