
"Permisi tuan,ibu marisyah memanggil anda." kata seorang perawat,yang sontak membuat kinara dan reyga sedikit terkejut dan melepaskan pelukan mereka.
"Terima kasih sus." jawab reyga seraya berdiri.
"Ayoo ketemu mamiku." ajak reyga yang membuat kinara sedikit gugup dan tidak siap."tapi ka rey,akuu.."
belum selsai kinara bicara, reyga sudah menarik tangannya dan membawa gadis itu keruang rawat mami nya.
"Reyga,kamu kemana aja..?" ucap maminya reyga yang sedikit heran,karna putranya masuk sambil menggandeng tangan seorang gadis.Sementara kinara hanya menunduk malu."rey siapa gadis ini..??"
"Maaf mih,tadi reyga cari udara sebentar diluar dan kenalin ini kinara,pacar reyga."
sontak kinara menatap reyga tajam sebagai bentuk protesnya.
" Ka reyga apa apaan sih,maen kenalin sebagai pacar segala.Mana penampilanku kucek begini abis dari caffe..aah pasti mamih nya ka reyga bakalan ilfil nih.."
"Realy..??jadi anak mami udah punya pacar??"
kinara pun hanya tersenyum kikuk.
"Apa mami butuh sesuatu?tadi suster bilang mami manggil rey."
"Mami laper rey,,bosen makanan rumah sakit mulu,kamu beliin mami makanan yaa?"
"Emang mami mau dibeliin makanan apa?"
"Apa aja deh yang enak,yang penting jangan makanan dari rumah sakit."
"Ya udah,nara kamu temenin mami dulu yah,aku ke bawah dulu cari makanan."
Dan reyga pun pergi meninggalkan kinara dan maminya berdua.Jujur kinara sendiri merasa gugup dan tidak tau harus berbicara apa?Sementara maminya reyga terus saja menatapnya.
"Jadi nama kamu kinara??" Kinara hanya mengangguk pelan."sini,kemari..!" ucapnya membuat kinara mencoba mendekat,namun tiba-tiba maminya reyga memegang tangannya,sontak kinara sedikit terkejut.
"Jangan takut kinara,tante engga jahat ko."ucapnya seraya tersenyum."Tante cuma masih ga percaya aja kalo sekarang anak tante yang kaku itu udah punya pacar,dan tante seneng dia mau ngenalin kamu ke tante,itu artinya kamu memang wanita sepesial buatnya."
"hah wanita sepesial..?apa iya??" batinnya ragu.
Dan lagi-lagi kinara hanya tersenyum kikuk.
"Sudah berapa lama kalian berpacaran?"
"baru satu bulan lebih tante." jawab kinara yang masih sedikit gugup.
Apa kamu juga satu kampus sama reyga??"
"Iya tante,tapi saya baru masuk semester dua."
"Ooh..tante lega sekarang rey nya tante tidak sendirian lagi.dia sudah punya pacar itu artinya dia sudah mau membuka hatinya untuk orang lain.kamu tau kinara,meskipun anak tante itu orangnya kaku,dingin dan cuek,tapi sebenarnya dia anak yang baik,dia selalu mematuhi apa yang tante perintahkan.hanya saja tante banyak salah sama dia nara,tante tak pernah punya banyak waktu untuknya,sehingga reyga tumbuh menjadi anak yang kesepian,karna itulah sifatnya jadi pendiam dan irit bicara.tapi tante senang sekarang sudah ada kamu yang menemaninya.kamu,tolong jagain anak tante yaa??" ucap tante marisyah panjang lebar dengan rasa penyesalannya namun sangat menyayangi reyga.
"Tante ga usah hawatir,aku akan berusaha jagain ka reyga." ucap kinara seraya tersenyum.Sungguh kinara tidak menyangka kalau tante marisyah maminya reyga akan menerimanya dengan baik,dia bukan hanya wanita yang cantik,tapi dia juga ibu yang berhati lembut.
"Eeheeem,,baru juga ditinggal nyari makanan sebentar,udah langsung akrab aja." sindir reyga yang sudah berada didepan pintu dan menghampiri mereka.
"Mami seneng rey,kamu ajak nara kesini.kan mami jadi ada teman ngobrolnya ga jenuh kaya kemaren-kemaren,cuma ditemenin kamu,tapi kamunya irit bicara gitu." sindir tante marisyah.
lm"Lagian mami kan masih sakit harus banyak istirahat.ya udah inih dimakan makananya.Tadi rey beliin bubur seefood kesukaanya mami.
__ADS_1
"Uunncch anak mami tau aja kesukaan maminya.," ucap marisyah sambil mencubit pipi reyga gemas.sontak reyga pun menatap tajam tidak suka.
"Mami apa apaan sih."protesnya sambil mengelus pipinya yang memerah.sedangkan Kinara pun hanya tersenyum melihat kelakuan ibu dan anak yang ada didepannya saat ini.
"Loh rey,kamu cuma beliin buat mami??
kinara ga kamu beliin..??"
"Eeh ga papa tante,ga usah,tadi aku udah makan koh." jawab kinara cepat.
"Aku beliin nasi goreng buat kamu,kita makan bareng yaa?" ucap reyga seraya menyodorkan bungkusan nasi goreng kepada kinara.
"Eem tapi ka rey..."
"Udah kamu makan aja,kamu pulang dari caffe pasti buru buru kesini dan ga sempet makan kan..?" ucap reyga yang memang sangat tepat sekali.tadi karna memang buru-buru ingin kesini kinara sampe tidak sempat makan,terakir makan cuma dikantin pas jam istirahat.
"Caffe..??" ucap tante marisyah yang agak bingung."Iya mih sehabis pulang kuliah,kinara kerja paruh waktu dicaffe milik teman om nya." jelas reyga pada maminya.
Kinara pun hanya bisa menunduk dan menghela nafas pelan.
"Pasti setelah ini tante marisyah akan ilfill padaku.karna aku tidak sepadan dengan ka reyga." batinnya.
"Jadi kamu kuliah sambil kerja nara..?" tanya tante marisyah lagi.dan kinara mengangguk seraya tersenyum,namun kinara melihat tante marisyah pun tersenyum kepadanya.
"Tante seneng+bangga karna anak tante punya pacar selain cantik,ternyata dia juga mandiri."
"hah serius tante marisyah memujiku."
"Aku cuma ga mau ngebebani om dan tanteku,yang sudah merawatku,sejak ayah dan ibuku meninggal tante." Jawab kinara yang sedikit sedih.
"Mulai sekarang,kamu boleh anggep tante sebagai ibu kamu juga.kalau kamu perlu sesuatu jangan sungkan-sungkan ya." ucapnya tulus.membuat kinarasedikit berkaca-kaca menerima perlakuan tante marisya yang begitu baik dan tulus padanya.
padahal kinara sendiri ragu,akan seperti apa hubungannya dengan reyga kedepan.
"Udah peluk-pelukannya,ngobrolnya?!" ucap reyga agak ketus.
"Lihat tuh bubur mami udah dingin." keluhnya lagi."Iya rey,inih mami juga udah mau makan."
"Kamu juga nara,aku dah laper banget tau,ayo kita makan diluar aja,biar mami habisin makannya disini.nanti aku panggil suster buat nemenin ya mih." ucap reyga sambil menarik tangan kinara keluar ruangan.
"Ka rey,iih maen tarik-tarik aja.lagian mami kan lagi sakit,kenapa ditinggalin sih malah suruh makan sendirian lagi,bukan disuapin." omel kinara pada ka reyga.
"Mami tuh wanita yang mandiri ga manja,justru kalo kita ada disana,dia gak bakal makan,karna bakalan ngobrol terus sama kamu." ucap reyga ketus.
"Iya iya maaf." ucap kinara sedikit cemberut.
dan sekarang mereka pun ada dikantin rumah sakit,sambil memakan nasi goreng,yang reyga beli tadi.
"ka rey,kita kok jadi kaya candle light dinner gitu yaa..makan malam berdua." ucap kinara asal menggoda reyga yang sedang asik menyantap nasi gorengnya.
"Candle light dinner mana ada tempatnya dirumah sakit. jawab reyga sinis.
"Yaa kitakan pasangan sepesial.jadi ga perlu ditempat tempat romantis,asalkan ada ka reyga bagiku udah lebih dari cukup." jawab kinara kembali asal.
Dan kali ini reyga menatapnya tajam seraya meletakkan sendok makannya dipiring.dan dia pun maju mendekatkan mukanya kearah kinara.sontak kinara pun sedikit terkejut dan memundurkan kepalanya.
Tiba-tiba reyga berbisik pelan ditelinga kinara.
__ADS_1
"Kamu tuh cerewet yaa?kalo kamu masih ngomong lagi,aku bakalan suapin kamu nasi goreng pake mulutku." 😅
'Deg..!' kinara pun hanya bisa menelan ludah,membayangkan jika itu benar benar terjadi,,🤭
"*Aa**ah gimana bisa,ka rey nyuapin aku pake mulutnya,itukan artinya kita bakal..??
iih ka reyga mesum..!" gerutunya kesal..😂*
"Cepat makan.." ucap nya lagi,seraya tersenyum penuh arti lalu memakan nasi gorengnya kembali.Sementara kinara pun hanya diam dan menunduk sambil melanjutkan makan nasi goreng.
dan kali ini hening hanya ada suara dentingan sendok dan piring.
"Kinara pulang dulu ya tante." ucapnya berpamitan setelah kembali keruang rawat tante marisyah."Iya hati-hati ya nara.nanti kalo tante udah sembuh jangan lupa main kerumah yah,tante pengen ngobrol lebih banyak lagi sama kamu." dan kinara pun hanya tersenyum mengangguk menanggapinya.
"Ya udah ka rey,aku pulang dulu ya." ucapnya pamit pada reyga.
"Hmm biar aku antar sampe bawah."
"Loh ko cuma sampai bawah sih rey..? ucap tante marisyah tiba-tiba." kamu harusnya anterin nara sampe rumah dong.kamu liat ini jam berapa,hampir jam sepuluh lebih.ga baik kalo anak gadis pulang malam sendirian."
"Tapi,ga usah tante,biar nara pulang sendiri aja ga papa ko,ka reyga kan harus jagain tanten." tolak kinara halus.
"Ga gitu nara,pokoknya reyga harus nganterin kamu sampai rumah.tante ga mau terjadi sesuatu sama kamu nanti." jawab tante marisyah kekeh.sementara reyga sudah terlihat sangat kesal pada mereka berdua.🤭
"Ya uda nara,sekarang kamu,aku anterin sampai rumah.biar mamah istirahat ditemenin suster.oke no debat..!"
"Aku ga bisa bantah mamah,dan kamu ga boleh bantah aku." ucap reyga tegas tanpa ekspresi.
"huufft iya iyaa maaf..Tante nara pamit dulu yaa,tante cepet sembuh." ucap kinara seraya pamit dan mencium tangan tante marisyah.
"iya hati-hati ya nara,kamu yang sabar ya ngadepin anak tante.bisik tante marisyah pelan." dan kinara pun hanya tersenyum mengangguk.
Ahirnya mobil reyga pun,sampai didepan rumah om rudi.
"makasih ya ka rey." ucap kinara sambil melepaskan seatbelt.Namun ketika dia hendak turun dari mobil, reyga mencekal tangannya,hingga kinara pun kembali berbalik menatapnya.
"Ada ka rey? " tanya kinara bingung.
"Aku mau ngucapin makasih." ucapnya singkat. "makasih untuk apa?" tanya kinara tak paham.
"Makasih karna udah peduli sama aku?makasih juga karna udah buat mami tersenyum." jawabnya lagi.
"Oh itu..iya sama sama ka rey.aku cemas dua hari ini ka rey ga masuk kampus.lain kali kalo ada apa-apa,kasih kabar ya biar aku ga cemas.dan soal mami ka reyga,jujur aku terharu karna mami ka reyga menerimaku dengan baik." ucap kinara dengan tulus.
"Ya udah ka rey cepet balik lagi kerumah sakit ya..kasian tante marisyah." dan kinara pun berbalik lagi hendak membuka pintu.Namun lagi-lagi reyga mencekal tangannya.
"Ada apa lagi ka rey..?" tanya kinara lagi,dan tiba-tiba 'Cuup..' reyga mencium kening kinara.
"Makasih juga karna udah mau bertahan disampingku." ucapnya terlihat tulus.
Kinara hanya tersenyum membalasnya.
"Selamat malam ka rey.nanti kalo udah sampe rumah sakit,kabari aku yaa." lalu kinara turun dari mobil reyga.dan melambaikan tangan,sampai mobil reygapun berlalu dari hadapannya.
"makasih juga ka rey,karna sudah menjadikanku bagian dari hidupmu.meskipun aku tidak yakin dengan hubungan kita kedepannya.tapi aku sungguh tulus menyayangimu ka rey.."
*Bersambung..😊**
__ADS_1