
Reyga membaringkan tubuh Kinara diatas ranjang, bibir keduanya masih saling bertaut dan mengulum satu sama lain,Kinara pun tak segan segan mengalungkan kedua tanganya keleher sang suami.
Tubuh Reyga kini sudah menindi istrinya,lama mereka saling memagut dan saling mencecapi manisnya rasa rindu yang seolah tengah bergelora dibenak keduanya, hingga setelah melihat istrinya merasa sesak dan sulit untuk bernafas, barulah Reyga melepaskan pagutannya.
Dengan nafas yang masih tersenggal, Reyga menatap lekat wajah istrinya yang membuat Kinara semakin merona dan malu,namun entah mengapa sorot mata Reyga berubah menjadi sendu seolah gairah yang beberapa detik lalu yang Kinara lihat dari pancaran matanya seolah meredup dan hilang begitu saja.
Reyga perlahan menjauhkan diri dari tubuh istrinya, dia bergerak bangun dan kembali duduk ditepi ranjang membelakangi Kinara.
Sungguh Kinara dibuat heran oleh sikap suaminya itu, karna sebelumnya Kinara berfikir jika Reyga akan meminta hak nya kembali, tapi kenapa sikap suaminya itu tiba tiba berubah hanya dalam hitungan detik.
Kinara pun beranjak bangun sambil mengancing beberapa kancing bajunya yang terlepas, merasa sedikit kecewa Kinara pun ikut duduk disamping suaminya.
"Ada apa ka Rey..? kenapa tiba tiba berhenti..?" Kinara memberanikan diri bertanya,namun Reyga masih saja terdiam bahkan tak mau menatapnya,hingga Kinara pun hanya bisa menghela nafasnya pelan.
"Aku fikir kamu akan meminta hak mu ka Rey, tapi aku salah, Ka Reyga sepertinya sudah tidak tertarik lagi pada tubuhku, atau mungkin.." Kinara masih ragu untuk mengatakannya, tapi melihat Reyga yang masih tak bergeming membuat Kinara tiba tiba merasa sesak, "Apa mungkin ka Reyga sudah melakukannya dengan ka Celin.." ucap Kinara dengan bibir bergetar takut jika praduganya benar.
Seketika Reyga langsung menatapnya dengan tajam, "Apa maksudmu Nara..? kenapa kamu berfikir sejauh itu..!" Reyga menekan kata katanya, kemudian langsung meraih jemari istrinya, namun dengan cepat Kinara menepisnya.
"Lalu kenapa ka Reyga tak mau lagi menyentuhku..? atau mungkin tubuhku memang sudah tak menarik lagi.." Kinara tak bisa lagi membendung air matanya, karna membayangkan suaminya mungkin sudah tidur dengan wanita lain selama jauh dengannya.
Reyga kemudian bersimpuh dihadapan Kinara, tangannya menangkup kedua sisi wajah istrinya hingga mata mereka saling bersitatap, "Lihat aku baik baik Nara, apa mungkin aku menghianatimu hem..?" Kinara melengos tak menjawab, karna dirinya juga sebenarnya meragu akan praduganya, tapi sikap Reyga yang tiba tiba berubah, membuat dirinya seolah sebagai istri yang tidak di inginkan.
Reyga kembali menggenggam jemari istrinya,"Maafkan aku Nara, aku sungguh ingin sekali melakukannya,sangat sangat ingin, tapi aku.." Reyga menghentikan kalimatnya,membuat Kinara kini menoleh ke arahnya dan menatapnya lekat,"Tapi apa ka Rey..?" ucap Kinara pelan seraya menghapus kedua pipinya yang basah.
Reyga sejenak memejamkan matanya sambil menarik nafasnya dalam dalam lalu menghembuskannya dengan perlahan, "Aku tidak bisa melakukannya Nara, " jawabnya lirih membuat Kinara mengernyit bingung, "Kenapa tidak bisa ka Rey..?" tanya Kinara lagi seolah tidak puas dengan jawaban suaminya.
Reyga kemudian melepaskan genggamannya pada jemari sang istri, lalu tertunduk lesu "Aku,,aku sudah tidak sempurna Nara, sejak kamu pergi meningalkanku tanpa alasan aku begitu terpukul dan terluka, aku benar benar merasa frustasi dan lebih parahnya ketika libidoku naik aku tak bisa menyalurkan hasratku, mami pun kemudian membuang semua obat obatan yang biasa ku konsumsi, hingga aku pun benar benar merasa kacau hingga kecelakaan itu terjadi, bukan hanya merenggut kedua penglihatanku, tapi.." Reyga menghentikan kalimatnya, membuat Kinara kian penasaran apa yang ingin disampaikan oleh suaminya itu.
__ADS_1
"Tapi apa ka Rey..?"
Reyga kembali memejamkan matanya," Nara,sejak kecelakaan itu aku bukan hanya saja buta, tapi kelelakianku juga tidak berfungsi.."
Deg..!
Kinara tertegun dan tersentak mendengar pengakuan suaminya.
"Nara, mungkin aku begitu egois, tapi aku sungguh sangat mencintaimu Nara, aku tidak ingin kehilanganmu lagi,meskipun aku tahu aku tak bisa lagi memberimu nafkah batin tapi aku mohon tetaplah disampingku Nara.."
Reyga membenamkan wajahnya dipangkuan istrinya, hatinya benar benar merasa pilu karna sebagai laki laki dirinya seolah cacat dan tak sempurna, tapi disatu sisi Reyga juga tidak ingin kehilangan wanita yang dicintainya untuk kedua kalinya.
Setelah beberapa saat terdiam, dengan lembut Kinara membelai rambut suaminya, "Kenapa ka Reyga minta maaf..?" ucap Kinara pelan, membuat Reyga mendokakan wajah menatap wajah cantik istrinya yang kini tengah mengulas senyum padanya.
"Aku yang seharusnya minta maaf ka Rey, karna sebelumnya aku tak pernah berfikir jika keputusanku untuk pergi,membuat ka Reyga sangat menderita.." Kinara pun kemudian membantu Reyga bangun dan duduk kembali disanpingnya.
"Maaf karna sudah berprasangka buruk padamu ka Rey, andai saja sejak awal ka Reyga bercerita, aku pasti tak akan berfikir yang tidak tidak tentang ka Reyga.." Kinara pun menunjukan rasa penyesalannya.
Kinara pun mengulas senyum, lalu tangannya kembali melingkar dipinggang suaminya,Kinara mendekatkan wajahnya ke wajah suaminya, "Aku tidak sebodoh itu ka Rey, aku tidak mungkin meninggalkan suamiku yang tampan ini.." ucap Kinara seraya menggesek gesekan hidungnya dengan hidung mancung suaminya.
Jawaban Kinara seketika membuat hati Reyga berdesir dan menghangat, namun Reyga masih sedikit meragu,bagaimana jika suatu saat nanti Kinara bosan dan meninggalkannya,"Tapi Nara,aku tak bisa memberimu nafkah batin,aku.." Reyga menghentikan ucapannya ketika telapak tangan Kinara menutup mulutnya.
"Berhenti bicara yang tidak tidak ka Rey, bukankah saat ini obatmu sudah ada dihadapanmu.." ucap Kinara tersenyum simpul, membuat Reyga mengernyit bingung.
"Maksudmu..??" Kinara kemudian merapatkan tubuhnya kepada sang suami, lalu berbisik lirih ditelinga Reyga "Aku akan membangunkannya.." ucap Kinara pelan lalu mengerling mata seraya tersenyum nakal.
Reyga menarik sudut bibirnya, "Ternyata istriku sekarang sudah bukan gadis polos lagi.." dan setelah mengatakan itu Reyga kembali menarik tengkuk istrinya,memagut bibir ranum itu tanpa ampun, dia sudah tidak peduli lagi dengan kelemahan yang dimilikinya, saat ini dia hanya ingin mencecapi rasa manis dibibir istrinya yang sudah sekian lama dia ridukan.
__ADS_1
Sama halnya dengan Reyga, Kinara kini bertindak lebih agresif,dia harus bisa memancing gairah seksual suaminya yang sudah lama padam, karna Kinara sendiri yakin kelelakian suaminya bukannya tidak berfungsi, mungkin itu semua terjadi karna gairah seksualitasnya yang menurun, belum lagi rasa kecewa dan frustasi yang dirasakan Reyga kala itu, membuat Reyga semakin terpuruk dan mengalami penurunan libidonya.
Setelah cukup lama saling bercumbu,mereka kini tidur saling berpelukan, masih terdengar deru nafas diantara keduanya, Kinara menyusupkan wajahnya di dada bidang suaminya,sementara Reyga masih memeluk pinggang ramping istrinya mendekapnya dengan erat sambil sesekali menciumi pucuk kepala istrinya.
"Sayang..apa kamu merasa kecewa.." ucap Reyga kembali meragu,tangannya masih membelai lembut rambut panjang istrinya.
Kinara pun menggeleng perlahan,lalu menatap wajah tampan suaminya, "Aku bahagia ka Rey, ahirnya aku bisa mencium aroma tubuhmu lagi.." kinara mengulas senyum lalu kembali menyusupkan wajahnya didada bidang suaminya.
Aah, Reyga benar benar bahagia sekarang, ahirnya wanita yang amat dicintainya mau menerima segala kekurangannya, Reyga kemudian mendekap Kinara dengan erat, "Tidurlah.." ucapnya kemudian seraya mengecup kening istrinya.
***Bersambung..
yah, kok sepi pada diem2 bae nih..โน
udah bosen yah sama cerita Reyga dan Kinara..๐ฅ
ywslah ora popo, saya mah apa atuh..
cuma pencipta karya receh..๐
Tapi sebelumnya othor minta maaf yah karna tinggal beberapa part lagi, untuk itu cerita Reyga dan Kinara mungkin agak slow up yah..๐๐
Karna saat ini othor lagi fokus sama novel othor yang kedua, masih On going yah, jadi mohon dukungannya selalu..๐๐
yang mau mampir monggo bisa cek judul dan profil seperti yang dibawah ini..๐
__ADS_1
Monggo mampir yah, dan jangan lupa dukung serta tinggalkan jejak like dan komennya..
makasih buat semuanya,salam sayang dari author..๐ค๐ค