Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 11


__ADS_3

Mobil ka reyga pun memasuki pekarangan rumah yang cukup luas,dan dihalaman itupun banyak mobil mewah-mewah lainnya yang terpakir dihalaman rumah yang sangat megah itu.yang sepertinya sedang ada pesta atau perayaan dirumah tersebut.


Kinara dan reyga pun turun dari mobilnya.


"ini rumah siapa ya??mewah sekali?" batin kinara penuh kekaguman.


"Ayo.." ucap reyga sembari mengandeng tangan kinara membuat gadis itu sedikit terkejut dengan sikap reyga yang seperti itu.


"Tunggu ka rey,ini rumah siapa dan kita mau mgapain kesini..?"


Reyga pun berhenti dan menatapnya sebentar.


"Ini rumah celin,dan hari ini adalah pesta ulang tahunnya."


"hah,jadi ini pesta ulang tahunnya ka celin?? "


"Tapi ka rey,kenapa dari tadi ga bilang,kalau kita mau ke ulang tahunnya ka celin,tau gitu kan aku bawa kado.."


"Ga usah..udah ayo cepetan masuk." ucap reyga sambil menarik tangan kinara.


"Iyah tapi pelan-pelan dong ka jalannya jangan cepet-cepet,aku kan pake heels ga bisa jalan cepat." kinara menggerutu pelan.


"Habisnya dari tadi kamu tuh cerewet banyak nanya,kita ini udah terlambat gegara tadi nungguin kamu pulang kerja dulu."


Kinara menghentikan langkahnya dan menarik tangannya dari genggaman jemari reyga.


"Ko gara-gara aku sih??ka reyga sendiri yang tiba-tiba ada didepan caffe tempatku kerja,aku nanya kita mau kemana,ka reyga ga jawab..!malah pake bawa aku kebutik maminya ka reyga sgala.aku ga minta ya..?jadi siapa yang salah coba?? celoteh kinara tanpa henti dengan sedikit kesal.


"Huuffft cewe emang ribet ya?!Ya udah aku yang salah,puas?!sekarang kita mau terus berdebat disini atau masuk?"


Reyga pun mengulurkan tangannya,hingga ahirnya kinara mengangguk pelan dan menyambut uluran tangan reyga.


Dan setelah mereka sampai didalam.Celin pun menyambut kedatangan mereka berdua dengan tersenyum ramah.


"Reyga,kinara..??ya ampun gue pikir kalian ga dateng,ko telat sih..?"


"Sorry cel,gue tadi nungguin nara pulang kerja dulu.jadi agak telat." ucap reyga pada ka celin.


"Ka celin,selamat ulang tahun yaa,maaf ga sempat bawa kado,soalnya tadi buru-buru"


"Jangankan kepikiran bawa kado,mau diajak kesini aja,aku ga tau..!" menggerutu dalam hati.


sementara reyga tetap cuek dengan tampang tak berdosanya..๐Ÿ˜…


"Udah ga papa nara,ga usah bawa-bawa kado segala,kalian dateng aja,gue udah seneng banget ko.Tapi ngomong-ngomong kamu malam ini cantik banget nara,gue sampe pangling loh.." Celin pun memuji kinara yang tampak lebih cantik dari biasanya.Sementara kinara hanya tersenyum malu menanggapinya.


"ya iyalah,cantik,secara udah disulap gini sama ka reyga..๐Ÿ˜Œ pantesan ka reyga bela-belain bawa aku kebutik maminya,rupanya mau ngadirin acaranya ka celin." batin kinara sedikit kecewa.


"Ka celin,malam ini juga cantik banget ko,kaya prices.." kinara balas memuji celin.


"Aah nara aku jadi terbang nih.." lalu mereka pun saling tertawa.


"Eemm nara aku kenalin kamu sama seseorang ya.."


"Oh iya,siapa ka..??"


"Bentar ya.." dan celin pun menengok kekanan kekiri seperti mencari seseorang.


"Nah itu dia,sayaaang sinih.." ucapnya melambaikan tangan pada seorang pria yang cukup tampan dengan stelan jas yang membuatnya tampak gagah berdiri diantara tamu-tamu lainnya,yang tidak berada jauh dari tempat celin dan kinara berdiri.Dan pria itupun datang menghampiri mereka.


"Ada apa baby.." jawabnya,seraya merangkul pinggang celin,sekilas kinara bisa melihat wajah reyga yang nampak berubah dingin seolah tidak suka melihatnya.


"Sayang kenalin,ini kinara pacarnya reyga.Dan nara kenalin ini tunanganku alex."


Lalu kinara menjabat tangan alex seraya mengulas senyum diwajahnya,dan itu tak luput dari tatapan tajam reyga.


"Oh jadi ini pacar lo rey,nice beautifull." ucap alex memuji kinara didepan reyga.

__ADS_1


"Thanks.." ucap reyga datar tanpa ekspresi,dan lagi-lagi kinara hanya bisa tersenyum kikuk diantara mereka.


"Ya udah kinara,reyga kalian silahkan menikmati pestanya yah,aku sama alex mau menyambut tamu yang lainnya dulu." kemudian celin pun berlalu sambil menggandeng alex tunangannya. meninggalkan kinara dan reyga yang kini kembali saling diam,karna sejak kinara mengobrol dengan celin dan tunangannya tadi,kinara melihat jika reyga lebih banyak diam,entahlah..


Dan saat kinara dan reyga sedang mencicipi beberapa hidangan,tiba-tiba doni dateng menghampiri mereka.


"Wooyy bro,kemana aja lo baru dateng,biasanya lo paling cepet kalo ultahnya celin.." reyga pun hanya menatap sinis kearah doni.


"Eeiittt sorry bro,ga usah sinis gitu mukanya.." sindir doni sambil cengengesan.


"Uups ada Bidadari turun dari kayangan nih." ucapnya seraya melirik kinara dengan terpukau.


"Sumpah nara malam ini lo cantik banget,coba aja kalo lo itu bukan cewenya sobat gue,udah gue kejer lo.." dan kali ini reyga menatap doni,dengan tatapan membunuhnya..๐Ÿคญ


"Sorry bro bercanda kali,serius amat lo."


ucap doni lagi sambil merangkul bahu reyga,sementara kinara hanya tersenyum geli melihat tingkah laku mereka berdua.


Doni yang super jail dan usil,sementara reyga yang selalu pasang tampang seperti pembunuh berdarah dingin.๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ๐Ÿ˜…


"Eh rey,tadi dicariin sama gilang dan randi tuh."


"Oh ya,dimana mereka..?"


"Tadi sih bareng gue dilantai atas."


"Nara,aku sama doni samperin temen-temen dulu ya,kamu disini aja dulu jangan kemana-mana,ngerti?"


"iya iyah.." kinara menjawab sedikit terpaksa.gimana engga, reyga yang mengajak nya kesini,dan setelah sampe sini dia malah gabung sama teman-temannya,bukannya apa-apa,secara kinara sendiri berasa asing ditengah orang orang yang tidak di kenalinya.


Reyga pun berdiri disamping balkon sambil membawa segelas minuman,setelah dia berbincang dengan teman-temannya tadi,dia memilih keluar untuk mencari udara segar,dan disinilah dia sekarang,memilih menyendiri sambil bersandar dipinggir balkon menikmati udara yang mulau dingin dan menyapu kulitnya.


"Jadi elo serius sama dia rey..?" tanya seorang gadis yang kini berdiri disampingnya.


"Kenapa,lo cemburu??" jawab reyga dingin tanpa menatapnya.


"Manfaatin..? siapa yang manfaatin??" balas reyga acuh.


"Rey,gue kenal lo sejak kecil,dan gue tau banget elo kaya gimana??engga seharusnya elo menjerat kinara dengan sebuah hubungan yang tanpa ada rasa didalamnya."


kini reyga,berbalik menatap gadis yang sejak tadi berbicara kepadanya.


"Lalu apa bedanya gue sama elo celindia..??"


ucapnya dengan tatapan tajam pada celin,gadis yang sudah menjadi sahabatnya sejak kecil.dan celinpun hanya menatapnya tak paham.


"Maksud lo apa sih rey..??" tanya celin.


"Bukannya tidak semua hubungan itu harus dilandasi oleh rasa didalamnya..?? seperti hubungan elo dan alex." jawab reyga sinis.


"Rey,gue sama alex jelas,kami udah tunangan."


"Dan,apa elo cinta sama dia?" ucap reyga yang membuat celin sedikit terdiam tak menjawab.


"Kenapa diam..??"


"Setidaknya alex sangat mencintai gue rey,dan bersamanya gue bahagia." ucap celin penuh dengan keyakinan.sementara reyga menanggapinya dengan tersenyum sinis.


"Kalo begitu kita sama,setidaknya kinara juga mencintai gue."


"Tapi bukannya elo sendiri pernah bilang,bahwa selamanya elo ga akan pernah percaya adanya cinta..?karna itu selama ini,elo ga pernah mau membuka hati elo untuk siapapun kan rey??" ucap celin sarkas.


"Tapi gue percaya kinara.." jawab reyga tenang dan kembali menatap langit-langit gelap.


***


Sementara dilantai bawah.

__ADS_1


Sudah hampir stengah jam berlalu,kinara berjalan-jalan sendiri menikmati pesta yang sebenarnya dia sendiri sudah merasa jenuh ditengah-tengah tamu undangan yang asing baginya..


"Ka reyga kemana sih,ko lama amat!" gerutunya kesal..


"Wah,wah,wah..lihat guys sepertinya ada cinderela yang lagi nyasar nih." ucap riska in the gang,yang sedikit mengejutkan kinara.


"Duuh,kenapa sih mesti ketemu mereka disini.." gerutunya lagi dalam hati..๐Ÿ˜“


"heyy anak kampung,ngapain lo ikut dateng kepesta ini?mau sok kecantikan lo disini..??


lagian tuh baju,lo dapet minjem dari mana?


punya tante lo,atau temen-temen lo yang udik itu..?" riska kembali menghina kinara,sementara teman-teman riska yang lainnya pun ikut menertawakannya.


Kinara hanya diam merasa geram,namun berusaha untuk tetap tenang menanggapi celaan mereka.


"Oh iya,elo kan sekarang udah jadi pacarnya cowo idola dikampus kita,tapi ko sendirian sih,dimana pangeran elo??"


"Kabur kali ris,soalnya malu punya cewe kampungan kaya dia hahaha.." timpal teman siska yang lainnya.


"Huufftt sabar nara,sabarr ga usah ladeni mereka.." ๐Ÿ˜“ berucap dalam hati sambil terus menghela nafas.


"Maaf ya ris,saya kesini emang sama ka reyga,dan sekarang ka reyga lagi sama teman-temennya,dan saya ada dipesta ini juga atas undangannya ka celin.." kinara menjawab setenang mungkin.


"Oh yaah..??emang gue peduli??ga juga kali..hahaha.." lagi-lagi riska in the gank mencela dan menertawakannya.


"Oke ris,kalo ga ada urusan lagi saya permisi.." kinara pun segera berlalu dari hadapan mereka,namun tiba-tiba riska mencekal tangannya.


"Eeiits mau kemana cewe kampung,buru-buru amat.gue kan mau kasih sesuatu buat lo.." ucapnya tersenyum sinis.


Kening kinara pun berkerut tak paham akan maksud riska.


"Permisi teman-teman semua yang ada dipesta ini,mohon perhatiannya sebentar.." teriak riska kepada seluruh tamu undangan yang datang, yang sebagian adalah anak-anak kampus temen celin,dan sebagian lagi mungkin kerabat orangtuanya celin.


Kinara pun menatap riska semakin bingung tak mengerti..?!!


"Kenalin ini salah satu temen gue dikampus namanya kinara,So untuk meramaikan acara pesta malam ini,dan biar kalian semua juga ga jenuh,temen ku ini mau membawakan sebuah lagu,sambil bermain piyano.."


ucap riska yang sontak membuat kinara sangat terkejut..!


"Elo apa-apaan sih ris.." berbisik pelan pada riska.


"Kenapa kinara sayang,elo ga bisa maen piyano?oh iya gue lupa,elo kan cewe kampung,mana mungkin bisa nyanyi,main piyano lagi..??"


"Tapi...emang gue peduli?" ucap riska yang disambut gelak tawa oleh temen-temennya.


dan lagi-lagi kinara hanya bisa mendengus kesal..๐Ÿ˜“


"huufft,,Ka reyga mana sih.." batin kinara.


Sementara para tamu dipesta itu,mereka saling berbisik dan menatapnya,seolah menunggu kinara untuk segera tampil.


"Kenapa?ko diem??" ucap siska lagi dengan sinisnya.


"Lo jahat banget ya ris..!" ucap kinara dengan menahan kesal.


"Okeh kalo lo ga mau,ga papa ko,gue bakal umummin ketamu undangan yang lain,kalo ternyata elo cuma cewe kampung yang kudet dan nyasar ke pesta ini." celanya seraya tertawa lagi.


"Maaf untuk semua tamu undangan,sepertinya temen saya ini..??"


"Gue bersedia.." kinara pun memotong kata-kata riska,sementara riska pun tersenyum meremehkannya.


"Okeh silahkan cewe kampung.." ucapnya pelan.


Sementara para tamu undangan masih tetap setia menatap kearah kinara.


Dan pada ahirnya kinara berjalan ke sebuah panggung kecil,yang dimana disitu ada beberapa alat musik dan sebuah piayano..

__ADS_1


*Bersambung..๐Ÿ˜Š


__ADS_2