
seorang gadis yang sedang asik duduk menyendiri disudut ruang kelas,sambil menatap sebuah gambar yang ada dilayar benda pipih persegi miliknya,yang sedang dia pegang..
Diapun sedikit tersenyum sambil berbicara sendiri dengan sosok yang ada digambar itu.
Lo tenang aja ren,bentar lagi cewek yang lo kejer-kejer itu akan ngerasain hal yang sama seperti apa yang elo rasain dulu,dia akan merasa dipermalukan seperti apa yang sudah dia lakukan sama elo dulu ren,gara-gara cinta lo ditolak sama dia,lo jadi suka mabuk-mabukan dan lo juga ahirnya harus pergi ninggalin gue sendiri,yaah sekarang gue sendirian ren,sejak elo pergi mama seolah ga bisa nerima kenyataan,dan sekarang dia ada direhabilitasi kejiwaan ren,sementara papa..diapun menahan kata-katanya dengan mata yang berkaca-kaca,papa lebih memilih menikah lagi ren,dengan sekertarisnya yang baru tanpa meduliin perasaan gue kaya gimana..!
lo tau ren,gue bener-bener sedih,gue bener-bener ngerasa sendiri,dan semua itu karna kinara..!!ucapnya sambil mengahapus air matanya.
"Ooh..jadi lo disini ran."
ucap mita yang datang tiba-tiba bersama caca menghampiri rani.
ranipun segera menghapus air matanya dan segera memasukan Hp nya kedalam tas,Rani tidak ingin kedua sahabat kinara ini tahu bahwa dirinya habis menangis.
"ngapain lo kesini..?" tanya rani.
"eh ran,kita ga habis pikir ya,ko bisa sih elo setega itu sama kinara,bukannya dulu lo sendiri sahabatan baik sama nara,kenapa sekarang lo selalu gangguin hidup dia."
dan ranipun hanya tersenyum sinis,mendengarkan omongan mita barusan.
"kalian tau apa sih tentang kinara..??"
"kalian baru kenal dia cuma dalam hitungan bulan,kalian tuh ga tau dia seperti apa..??"
"dia itu munafik,sok polos dan sok suci." sarkas rani sedikit emosi.
"justru,meskipun gue sama caca belum lama mengenal kinara,tapi kita-kita tau ko nara orang yang baik hati."
"elo nya aja ran yang selalu dipenuhi dendam,sehingga mata hati elo itu ketutup..!" jelas mita panjang kali lebar.
ranipun bangkit sambil menggebrak meja dihadapannya.
"Braaakkk..!"
"Gue peringatin ya sama elo lo pada."
"ga usah ikut campur urusan gue sama nara,mendingan sekarang kita sama-sama ketaman kampus,karna disana akan ada pertunjukan yang menarik."
ucap rani tersenyum sinis sambil berlalu meninggalkan mita dan caca..
"eeggghhh..!"
mita mengepalkan kedua tangannya sangat geram melihat kelakuan rani,dia ingin sekali menjambak rambut gadis itu.
"udah deh mit,kita ga usah kepancing sama dia,mendingan sekarang kita ketaman samperin nara,ga tega gue mit,kalo nara beneran ditolak ka rey dihadapan anak2 kampus."
ucap caca simpati.
***
disebuah taman kampus,tempat yang letaknya sangat strategis karna tidak jauh dari kantin kampus,gedung aula dan perpustakan.tempat yang seringkali dijadikan anak-anak kampus untuk mengobrol sambil menunggu kelas,berkumpul mengerjakan tugas-tugas kuliah,dan tempat lalu lalangnya anak-anak kampus yang akan pergi kekantin atau keperpustakaan.
Dan disinilah kinara sekarang,berhadapan langsung dengan Reyga Pratama Adinata.
lima menit sudah berlalu,kinara masih enggan mengucapkan sepatah katapun,bibirnya terasa keluh,jantung berpacu dengan begitu cepat,dia bingung harus memulai dari mana ungkapan cinta ini.
dia terus *******-***** jari jemarinya sambil menunduk gugup.Sementara reyga tepat berdiri tidak jauh dari hadapannya.dia melipat kedua tangannya didada,sedangkan matanya menatap lurus kearah gadis yang sedang merasa gugup dihadapannya.
"Sampai mau berapa lama kita disini..?"
ucap reyga dengan nadanya yang dingin.
akupun tersadar dari rasa gugupku,sambil mencoba memberanikan diri untuk menatapnya.."ya ampuun aku harus mulai dari mana nih..kalo boleh milih,"pengen deh rasanya saat ini ngilang kemana ke''..Batinku😥
"ma ma maaf ka rey,sudah menyita waktunya ka reyga." ucapku terbata.
"Hmm..!"
"iya terus katanya ada yang ingin lo bicarakan,apa..??" tanya reyga tegas.
"Aduh gue lupa,ranikan nyuruh gue nyatain cinta sama ka rey sambil nyium pipi..😩
gilla yang bener aja.."🤦♀️
"apa mending aku kabur aja ya?toh rani juga ga lihat,akukan tinggal bilang aja kalo uda nurutin kemauannya,dan hasilnya ditolak ka rey,dengan begitu dia akan merasa puas."batinku bicara panjang lebar dengan diriku sendiri..😓
Namun ketika aku akan melaksanakan niatku,tiba2 mataku menangkap sosok rani yang berdiri disamping lorong perpustakan,sambil menatap ku tajam,seolah berbicara awas aja kalo kabur..🤭
"Ya ampun,ternyata rani ada disitu,gagal deh gue buat kabur."batinku🤦♀️
"Eheem.."
"oke kalo engga ada yang ingin lo bicarain,gue balik kekelas."
ucap reyga sambil berbalik badan hendak pergi dari hadapanku.
lagi-lagi aku tersadar dari lamunanku..
"Eeh ka tunggu,,!"
teriakku yang dengan reflek menarik pergelangan tangan ka rey dan ka rey pun menghentikan langkahnya dan kembali menghadapku.
"waktu gue sudah terbuang 10 menit disini.." ucapnya datar.
akupun kembali menatap rani yang masih memantauku,sambil mengatur nafas perlahan aku mencoba mengumpulkan keberanianku dan menatap ka rey..
__ADS_1
"huuffft..Bissmillahirohman nirokhim.."
batinku🤭*
aku maju satu langkah sambil berjinjit lalu..
"cuup..!"
aku mencium pipi ka rey dan dengan lantang berkata.."Ka reyga,aku suka sama ka rey,mau ga ka rey nerima aku jadi pacarnya ka rey..??"
Soo otomatis seluruh anak kampus riuh pada ngeliatin aku,ada yang bisik-bisik "Gila berani banget tuh cewe nembak reyga didepan umum." ada juga yang bilang
"wah bisa kena mental nih..!" dan sebagian lagi ada yg ngetaiwain seolah menyaksikan pertunjukan lucu,dan sebagian lagi metapku aneh.
sumpah aku cuma bisa menunduk dan terdiam menahan segalara rasa maluku.dan disudut dilorong dekat perpus aku sekilas melihat rani tertawa nampak sangat puas.
namun lain halnya dengan cowo dihadapan ku ini,aku merasa hawa dingin mulai mengitariku yang sepertinya akan mengulitiku,hening diam tanpa reaksi..
huuuuuu..seloroh anak-anak kampus meledekku.aku pun cuma bisa pasrah saat ini.Namun tiba-tiba.
"Iya..!!"
satu kata keluar dari mulut ka rey.
aku pun reflek mengangkat kepalaku dan menatapnya seraya mengkerutkan keningku penuh tanya.
"Maaf tadi ka rey bilang apa..?" tanyaku ulang,seolah belum paham dengan jawaban ka rey.
"Aku bilang iya..!"
"apa masih kurang jelas..??" ucapnya.
"maksud ka rey iya apa ya..??"
"emang tadi pertanyaanmu apa..??"
eeh..ka rey ko malah nanya ulang,bukannya tadi uda jelas kalo aku nembak dia,masa harus ngulang sih,ini aja aku uda malu banget..😣😣 ditambah seluruh anak kampus nonton lagi..😩 emangnya ini pertunjukan apa..🤦♀️🤦♀️
"tadi kan gue uda bilang,mau ga ka rey nerima aku jadi pacarnya ka rey..??"
ucapku pelan seraya menunduk supaya anak2 kampus tidak kembali mendengar kata2ku.
"Iya gue terima..!"
"deg..!!!"
Jantungku seolah berhenti berdetak.
aku memegang telingaku memeriksa apa kah pendengaranku masih berfungsi dengan baik,atau tadi aku hanya salah dengar.
tanyaku gugup seperti gadis bodoh dihadapannya..🤦♀️😅
"Iya aku terima kamu jadi pacarku."
Ucap ka rey tegas dan sedikit keras.Soo seluruh anak2 kampus ramai kembali berbisik,ada yang merasa tidak percaya dan ada juga yang merasa kalo ka rey sedang ng prank gue.
tapi yang paling syok dan seperti tidak percaya adalah cewe yang berdiri disudut lorong deket perpus.yaa Rani.dia merasa sangat tidak percaya dengan jawaban ka rey.karna baginya ka rey sangat mustahil nerima ungkapan cinta gue.
"Ja ja jadi kita gimana ka..?"
tanya ku yang berusaha untuk mengontrol rasa gugupku.
jujur saja saat ini tanganku sudah merasa dingin,kakiku juga berasa lemas.
mita,caca sadarin gue donk..!batinku
"Yaa ga gimana mana.."
jawab ka rey singkat.
"tapi tadi ka rey bilang,ka rey mau nerima aku..?" tanyaku kembali.
"Iyaa..!"
jawabnya singkat.🤦♀️🤭
aduh nih cowo pelit banget sih ngomongnya..🤦♀️kalo ngasih jawaban tuh yang jelas ke'😓 jangan ambigu kaya gitu..batinku😩
"apa itu berarti...??"
pertanyaanku pun menggantung.
"Ya,sekarang kita pacaran."
" okeh..!"
"sekarang gue balik kekelas dulu."
jelasnya padat singkat dan jelas,sambil berlalu dari hadapanku.tinggalah aku sendiri yang masih mematung dan terduduk lemas.
ya Allah,ini kenyataan kan bukan mimpi..??🤭
***
"APA..???"
__ADS_1
"SERIUS LO RA..??!!"
tanya caca dan mita bebarengan dengan kompaknya.
akupun hanya diam dan bengong,stelah menceritakan apa yang sudah terjadi ditaman kampus tadi.jujur rasanya aku masih sedikit syok..!hingga caca pun mengguncang-guncangkan bahuku.
"Nara..!"
"lo ga lagi halusinasi kan..?" tanya caca.
aku pun hanya menggelengkan kepalaku.
"ca,coba deh lo cubit gue,atau pukul tangan gue yang kenceng."
pintaku pada caca.
"buat apa ra..?" tanya caca bingung.
"ya coba aja.."
"pokoknya sekarang lo cubit gue yang agak kenceng."
dan caca pun menatap mita bingung,hingga mitapun mengangguk seolah menyuruh caca untuk melakukan apa yang aku pinta.dan tanpa kira-kira caca langsung mencubit pipi ku sedikit kencang&gemaass..🤭
"aauuwww..!!!"
teriakku sedikit kaget mendapat cubitan dari caca.
"eeh,sorry ra.."
"gue kekencengan ya nyubitnya?"
"sakit tau ca..!" gerutu ku sambil cemberut.
"yaaah abis,lo sendiri tadi yang minta dicubit."
mita pun hanya bisa ketawa melihat kedua sahabatnya yang nampak sama-sama oon..😅🤭
"ok fixs guys..!!"
"ini nyata bukan mimpi."
ucapku pada caca dan mita.mereka pun hanya saling pandang bengong lalu tertawa kembali.
"loh ko kalian ngetawain gue sih."
gerutuku lagi.
"sorry ra sorry.."
"habisnya lo dari tadi ga jelas sih.."
ucap mita sambil menahan tawanya.
"gue cuma masih belom percaya aja mit,ca kalau ka Reyga nerima gue jadi pacarnya..!"
"jujur speachels aja gituu.."
"gue ga tau mesti seneng,sedih atau apa..??: "gue cuma ngerasa kayanya ini mimpi deh,atau halusinasi gue aja."
"makanya tadi gue nyuruh caca nyubit gue,tapi malah elo nyubitnya kenceng banget ca..kan sakit pipi gue sampe merah gini."
jelas ku panjang lebar sambil masih mengelus kedua pipiku.
"Maaf deh ra.."
ucap caca dengan penuh penyesalan.
"iya iya ga papa.."
"lo ga salah ko ca,gue nya aja yang oon."
ucapku sambil tersenyum pada caca.
"berarti skarang status lo pacarnya ka reyga dong ra..?"
"Waah keren ra,skarang lo cewenya cowo idola kampus ini." ujar mita
"uluuuh..gue juga pengen kali mit..!"
timpal caca.
"iih..kalian berdua ini apa2an sih..?!"
"gue aja sekarang masih bingung status gue sama ka rey itu pacaran apa bukan."keluhku.
"Laah kan tadi lo sendiri yang bilang,kalo ka rey nerima elo jadi pacarnya."
"itukan udah jelas ra kalau sekarang status kalian itu berpacaran." ucap mita.
huuffft entalah mit,ca aku juga bingung,apa iya ka rey nrima gue jadi pacarnya..? atau mungkin ka rey cuma bercanda..?tanyaku dalam hati..😥
**Bersambung..😊
*jangan lupa like&comen yang positif yaa..🙏🙏🤗**
__ADS_1