
"Gimana nara masakannya..?enak..?"
"Enak ko tante." jawab kinara seraya tersenyum dan melanjutkan makan,sambil diam-diam melirik ke arah reyga yang ada disampingnya.Pria itu tampak tenang menikmati makanannya seolah tidak pernah terjadi apa-apa.Padahal baru saja beberapa waktu yang lalu,kinara dan reyga saling berciuman dengan begitu panasnya,kalau saja bi mina tidak datang mengetuk pintu kamar dan memanggil mereka untuk turun makan malam,mungkiinn..??
"aah sumpah ya,pipiku aja sekarang masih terasa panas,kalo inget kejadian dikamar ka reyga tadi..!gimana jadinya coba,kalo tadi sampe kepergok tante marisyah..??tengsin banget kan gue..??!" kinara bergumam dalam hati.
Dan bisa-bisanya pria tampan yang ada disampingnya,bersikap dengan tenang,sambil menikmati makan malamnya..tanpa melirik atau menoleh sedikitpun padanya..??!
"*E**mang bener-bener yah nih manusia kutub..!!
tadi aja nyosor nyium-nyium gue,sekarang cuek aja gitu..!huufft sabar nara sabarrr*.."
Setelah selesai menikmati makan malam,kinara berpamitan dengan tante marisyah.
"Makasih ya tan,buat makan malemnya,maaf kalau nara ngerepotin."
"Ah enggak ko sayang,tante justru malah seneng nara mau main kerumah tante.nanti kalau kamu ga sibuk,sering-sering ya main kerumah tante."
"Iya tante,insyaallah.." ucap kinara seraya tersenyum dan mencium tangan tante marisyah untuk berpamitan.
Hingga ahirnya kinara pun diantar reyga pulang,dan seperti biasa selama perjalanan pulang,dimobil mereka hanya saling diam.Kinara sendiri tidak tau harus mengobrol apa.Apa lagi jika mengingat kejadian ciuman di kamar reyga tadi,rasanya dirinya malu sekali jika harus bertatap muka lagi dengan reyga,karna itu kinara memilih diam sambil menikmati pemandangan malam diluar jendela mobil.
Sampai ahirnya mereka telah sampai dirumah om rudi,dan ketika kinara hendak turun,tiba-tiba Hp reyga berbunyi dan reyga pun mengangkatnya sebentar dan mematikannya lagi.kening kinara sedikit berkerut melihat raut wajah reyga yang berubah datar.
"Siapa ka rey..?" tanyanya ragu ragu.
"Temen." jawab reyga singkat.
"Aku langsung cabut ya nara,ga papa kan??
ucap reyga lagi,ketika kinara hendak turun.
"Oh,ga papa ko ka rey.makasih yah udah nganterin." lalu kinara pun turun dari mobil dan melambaikan tangan pada reyga.hingga ahirnya mobil reyga pun berlalu meninggalkan halaman rumah om rudi.
***
Mobil reyga telah berhenti disebuah taman kota,dia turun dari mobilnya dan berjalan cepat memasuki taman,dan tidak jauh dari tempat dia melangkah,dia melihat seorang gadis yang sedang duduk terisak disebuah kursi kayu ditaman itu.
"Celin.." panggil reyga pelan ketika sudah berada di belakang gadis itu.dan yang dipanggil namanya itupun menoleh dan seketika berlari menghampiri reyga dan memeluknya.
'Greeep..' celin pun terisak dipelukan reyga.
"Ada apa..??" tanya reyga cemas.karna sejak celin menelfonnya tadi,ketika reyga baru saja sampai mengantar kinara dirumah om.nya.
saat reyga mengangkat Hp nya yang berdering dan tertulis nama Celin di layar hp nya.disana hanya ada suara isakan celin,dan berkata.."Gue ada ditaman seperti biasa rey,lo bisa kan kesini please..??" ucap celin lalu terputus begitu saja.tak bisa dipungkiri reyga pun tak bisa menyembunyikan rasa cemasnya didepan kinara,hingga dia memutuskan untuk langsung menemui celin ditaman ini.
"Heyy,mau sampai kapan lo meluk gue dan nangis terus??! bisa-bisa baju gue nanti basah nih." ucap reyga dengan nada datarnya.Celinpun ahirnya melepaskan pelukannya,dia mengusap air matanya dan menatap reyga tajam.
"Elo mentang-mentang sekarang udah punya cewe jadi ga ada waktu buat gue,sampai ga mau gue peluk segala.padahal kan gue lagi sedih." ucap celin mendrama.
"Hmm bukan gitu cel,tadi elo nelfon gue sambil mingsek-mingsek nangis,gue kan cemas elo kenapa-napa,makanya gue buruan cabut kesini..emangnya elo ada masalah apa sih sampai nangis bombay gitu." ucap reyga seraya mendudukan dirinya dibangku taman.
dan celin pun ikut duduk disampingnya.
"Alex rey.." ucapnya tiba-tiba menggantung.
"kenapa Alex..??"
__ADS_1
"Dia hianatin gue." Ucap celin tersenyum sinis.
"What..??" kening reyga berkerut menatap celin,menunggu lebih lanjut penjelasan gadis itu.
"Tadi sore gue ke kantor alex,niatnya sih mau kasih kejutan sekalian ngajak dia dinner bareng,tapi...?" celin menghentikan kalimatnya sejenak,dan dia mencoba menarik nafas perlahan."pas gue nyampe ruang kerjanya,gue ngeliat alex lagi pelukan mesra sama cewe lain.lucunya selama ini gue kaya orang bodoh yang percaya kalo alex itu bener-bener cinta sama gue,tapi nyatanya bulshitt..!!" sarkas celin penuh dengan kekecewaan.
"Mungkin elo salah duga cel,bisa jadi itu temannya atau sodaranya.." ucap reyga mencoba berpikir positif.
"Temen..??heh ga mungkin rey,kenapa mesti pake acara peluk-pelukan segala?!"
"Bukannya tadi juga,elo barusan meluk gue?" ucap reyga lagi.
"Ya itukan beda cerita rey..!" huufft celin pun mendengus kesal."elo ko belain alex sih rey,elo itu temen gue apa temen alex sih.nyebelin deh."
"Yaa bukan gitu cel,gue cuma pengen elo berfikir positif aja dulu,karna terkadang apa yang kita lihat ga sama dengan kenyataanya.
lagian bukannya dulu elo sangat yakin,kalo alex cinta bamget sama elo,dan bisa bahagiain elo." ucap reyga lagi mencoba menenangkan celin.
"Itu dulu rey,sekarang gue udah ga yakin lagi sama alex,hati gue sakit rey." ucap celin yang kembali terisak.
"Ya udah,sekarang udah larut malem,mendingan elo,gue anterin pulang supaya bisa istirahat dan nenangin pikiran lo dulu." Namun celin pun menggeleng.
"Gue ga mau pulang rey,alex pasti sekarang ada dirumah dan merangkai cerita sama mamah dan papah.gue ga pengen ketemu dia dulu rey..!"
"Iya terus elo maunya gimana,inih udah hampir tengah malam loh.ga mungkin kan kita disini sampe pagi." ucap reyga sedikit kesal.
"Ko elo sewot sih rey,elo uda ga kaya dulu lagi rey..dulu elo selalu ada buat gue,elo selalu sabar ngadepin gue,tapi sekarang semenjak ada kinara elo berubah.sorry kalo gue masih ngerepotin elo rey,sekarang elo pulang aja,tinggalin gue sendiri disini,gue ga papa kok,toh gue udah terbiasa sendirian." ucap celin dengan raut wajahnya yang begitu sedih.Hingga mau tidak mau reygapun merasa sedikit menyesal atas sikapnya tadi.
"Sorry cel,bukan gitu!karna sampe kapan pun gue akan selalu ada buat elo.tapi sekarang hampir jam dua belas malam,kalo kita disini sampai pagi takutnya elo nanti sakit masuk angin." ucap reyga menjelaskan.
"Kalo gitu,gue nginep di apartemen elo aja yah malam ini.pleasee..??gue ga mau pulang kerumah rey..!" ucap celin dengan wajah memelasnya.
"Bener rey.." ucap celin dengan sedikit berbinar.dan reygapun hanya mengangguk.
bagaimanapun juga reyga tidak ingin terjadi sesuatu pada celin,sahabatnya sejak kecil.apa lagi melihat celin terluka dan sakit hati.reyga tidak akan bisa diam begitu saja.
Sementara ditempat lain.disebuah kamar ada seorang gadis yang tengah senyum-senyum sendiri dibawah selimut tidurnya.dia masih membayangkan adegan ciuman dikamar reyga tadi.entah kenapa hatinya begitu berbunga-bunga saat ini.apa itu tandanya ka reyga udah membuka hatinya dan mulai mencintaiku..??!
"*A**duh kinara,ko jadi baper gini sih..tapi gimana ga baper coba?? udah dua kali ini dicium sama pacar sendiri yang gantengnya maksimal itu.uuhhh sampe gak bisa move on gini kan jadinya*.."
***
Dan siang harinya dikampus.Kinara masih bermalas malasan diruang kelas,sambil terus menatap layar ponselnya berharap ada pesan masuk dari reyga sekedar ngajak makan siang bareng dikantin atau apa ke'karna sejak dari tadi pagi,dia belum melihat wajah pria tampannya itu.
"Huufftt mana berani aku nge chat dia duluan." kinara bergumam seraya terus mengsecrol pesan-pesan masuk di Whatshap nya.
"Ra.." panggil mita tiba-tiba mengejutkan kinara.
"Eh mita,ada apa..?bukannya tadi lo bilang mau ke kantin sama caca." kinara merasa heran karna melihat mita balik lagi ke kelas,padahal tadi sudah pamit mau ke kantin duluan sama caca.dan kini mitapun duduk disampingnya.
"eemmm,ada yang mau gue omongin ra." ucap mita lagi ragu-ragu.
"Ada apa sih mit..?elo mau cerita sesuatu." tanya kinara memastikan.dan mitapun mengangguk pelan.
"Semalem...gue,gue.." mitapun menghentikan kalimatnya.
"Gue apa sih mit..?" kinara mulai sedikit penasaran.
__ADS_1
"Janji ya ra,lo jangan kaget.." ucap mita lagi,dan kinara pun hanya mengangguk heran.
"Jadi gini ra,semalem gue kan disuruh nyokap nganterin barang keapartemen nya om gue.dan kebetulan om gue tuh masih belum pulang dari kantornya jadinya gue nunggu dia lama sampe mau jam duabelas malam gitu.dan setelah gue ketemu sama om gue,gue pulang dong untungnya dianterin sopir nyokap.teruuss.. " mitapun kembali menghentikan ceritanya.
"Terus kenapa mit." kinara semakin penasaran.
"Terus pas gue keluar dari lif,gue ga sengaja lihat ka reyga masuk ke lif sama cewe ra.
naik keatas gitu.."
"Oh..jadi elo ketemu ka reyga mit,iya sih kata tante marisyah maminya ka reyga,ka rey emang lebih suka tinggal diapartemen dari pada dirumahnya.dan cewe yang elo liat itu pasti tante marisyah maminya ka reyga." kinara sedikit menjelaskan pada mita.
"Tapi ra..cewe itu bukan maminya ka reyga." ucap mita menyangkal kata-kata sahabatnya.
Kening kinara pun berkerut."Maksud lo mit..??"
"Cewe itu ka celin ra..!" ucap mita pelan merasa takut untuk mengunggkapkan.
"Deg..!ka celin..??" ucap kinara lirih.
Sekilas kinara mengingat kejadian semalam ketika reyga mengantarnya pulang,dia menerima telfon dan raut wajahnya langsung berubah,dan diapun buru-buru pamit dan langsung pergi begitu saja."apa yang menelfon tadi itu adalah ka celin..??lalu untuk apa ka celin ikut keapartemennya ka reyga larut malam..??"
Tiba-tiba kepala kinara dipenuhi dengan pertanyaan pertanyaan random,yang dia sendiri bingung dengan jawabannnya.
sampai ahirnya mita pun menepuk bahu sahabatnya pelan.
"Elo ga papa kan ra..?"
"Eh mit..ga ko,gue ga papa." ucapnya tersenyum berusaha menyembunyikan keterkejutannya.
"Sebenernya gue rada gimana gitu sama ka celin ra.." ucap mita lagi.
"Gimana,apanya maksud lo mit??"
"Yaah maksud gue,hubungan ka celin dengan ka reyga ra.mereka sahabatan tapi ko kayanya deket banget kaya lebih dari sekedar sahabat." ucap mita menelaah.
"Mungkin karna mereka sahabatan dari sejak kecil mit,jadi hubungan mereka udah deket banget."
"Iya sih,gue tau ra..tapi kan katanya ka celin itu udah punya tunangan,terus ngapain dia ikut keapartemennya reyga larut malam gitu.
emang elo ga curiga gitu ra ama hubungan mereka berdua..??" ucap mita dengan memicingkan matanya.Sementara kinara..
Curiga..??jujur sih awalnya kinara sendiri juga curiga dan sedikit iri melihat kedekatan celin dengan reyga.tapi apa dirinya punya hak..??toh hubungannya dengan reyga saja baru dimulai,lalu bagaimana dia bisa berharap lebih dari itu,meskipun dalam hati kinara selalu berharap hubungannya dengan reyga akan selalu baik-baik saja,sampai suatu hari nanti reyga pun akan memiliki perasaan yang sama dengannya..!Tapi apa itu mungkin..??
dan ahirnya kinara kembali meragu..
***Bersambung..π
Hayyy..Assalamualaikum..ππ
mohon maaf ya baru bisa Up lagi,
soalnya bocilnya autor lg pada sakit+rewel beberapa hari ini..π₯ jadi ga sempet buat Up episode baru,apa lagi belom ada like+comen yang masuk dari para pembaca,kan autor jadi meweeek..πππ
ga semanget gitu buat ngetik..π₯Ίπ₯Ί
Mohon maaf yaah guys,,autor lagi agak baper nih..ππππ
__ADS_1
mohon suportnya yaa..π€**