
"Tante marisyah..??"
Kinara sedikit terkejut karna melihat Marisyah ada di caffe tempatnya bekerja.
"Hayy Nara apa kabar sayang..? tante ga ganggu waktu kamu kan?"
"Ohh enggak ko tan,Nara justru seneng tante mau berkunjung ke caffe tempat Nara kerja,
oh iya tante mau minum apa nih..?"
"Emm tante pesen hot americano coffe aja deh.."
"Okey,sebentar ya tante Nara buatin dulu."
Dan setelah beberapa menit berlalu,Kinara kembali sambil membawa pesanan Marisyah,"Inih tante coffe nya." Kinara pun meletakan coffe itu diatas meja.
"Makasih ya Nara,eh tapi kamu lagi ga sibuk kan sayang..?"
"Oh engga ko tan,kebetulan caffe lagi sepi." jawab Kinara sambil ikut duduk menemani Marisyah.
"Syukurlah,tante ga enak aja kalo sampe ganggu waktu kerja kamu, Oya Nara, tante kesini sebenarnya ingin membicarakan sesuatu sama kamu." ucap Marisyah.
"Soal apa yah tante..?"
"Emm gini Nara,besok lusa Reyga kan ulang tahun.."
"Apa..! jadi besok lusa ka Rey ulang tahun tan?" Kinara merasa sedikit terkejut.
"Jadi kamu belum tahu Nara..?" lalu Kinara pun hanya menggeleng pelan ,"Maaf ya tan,Nara beneran ga tahu hari lahirnya ka Reyga.." jawabnya lagi dengan sedikit menyesal.
"Ga papa Nara,justru tante kesini mau bahas soal itu sama kamu, tante pengen kasih kejutan dihari ulang tahunnya Reyga nanti."
"Oh ya..?gimana caranya tan..?"
"Gimana kalo nanti kita bikinin mini party di apartemennya Reyga,terus kita bikin kue ulang tahunnya lalu menghias apartemennya." ucap Marisyah lagi.
"Aku setuju tan,biar nanti Nara yang bikin kue ultahnya." ucap Kinara menimpali.
"Serius kamu bisa bikin kue ultah Nara?"
"Iya tante, yaah meskipun ga sebagus kue ultah yang ditoko kue siih,tapi Nara bisa ko,dulu waktu kecil Nara sering bantuin ibu bikin kue." ucap Kinara antusias.
"Ya udah nanti besok lusa kita siapin semuanya yah..? kamu tahu Nara,dari kecil Reyga gak pernah mau,kalo ulang tahunnya dirayain,tapi kali ini tante pengen kasih sesuatu yang berkesan dihari spesialnya dia,
karna selama ini tante jarang ada waktu buat dia Nara,tante selalu sibuk dengan kerjaan tante." ucap Marisyah dengan rasa penyesalannya.
Kinara lalu menggenggam tangan Marisyah, "Tante ga usah hawatir aku akan bantuin tante buat nyiapin suprais party ini buat ka Reyga."
"Makasih ya Nara sayang,tapi nanti gimana sama kerjaan kamu dicaffe?"
"Tenang aja tan,nanti Nara bisa ijin ko." ucap Kinara lagi.
Dan ahirnya hari ulang tahun Reyga pun tiba,dan saat ini Kinara tengah sibuk membuat kue ulang tahun dirumah Marisyah,sementara marisyah sendiri sedang memantau para pekerja dekor yang akan menghiasi apartemennya ka Reyga.
Sementara ditempat lain yakni dikampus.
"Rey,hari ini elo sibuk ga?"tanya celin.
dan reyga pun hanya menggeleng.
"Kalo gitu sepulang kuliah,elo temenin gue yah?"
"Kemana..??"
"Kepanti..! nyokap nitipin santunan buat anak-anak panti ke gue.jadi nanti elo temenin gue kesana yah?" dan Reyga pun hanya mengangguk mengiyakan.
__ADS_1
Dan sesampainya dipanti, Reyga dan Celin pun turun dari mobil, "Ko sepi ya cel,tumben?biasanya jam segini anak-anak lagi ramai bermain."
"Iya juga sih..tapi mungkin anak-anak lagi pada istirahat didalem Rey,kita masuk aja yuk.." ajak celin sambil menggandeng Reyga.
Dan ketika pintu dibuka..
"Happy birt day ka Reyga..🎉🎉🎊
Selamat ulang tahun.."
ucap anak-anak panti dengan kompaknya sambil membawa kue ulang tahun,yang sudah ada lilin menyala diatasnya.
Reyga pun seketika diam mematung,diapun menatap celin meminta penjelasan.
sementara celin hanya mengulas tersenyum seraya berkata.
"Met Ultah ya Rey..?
sorry gue yang nyuruh anak-anak panti buat nyiapin kejutan ini buat lo.dan sekarang coba lo tiup lilinnya dulu,kasian anak-anak udah nyiapin inih semua dari tadi pagi."
Setelah anak-anak menyanyikan lagu selamat ulang tahun,Reyga pun meniup lilin nya,dan sorak tepuk tangan serta ucapan selamat ulang tahun dari anak-anak panti pun membanjiri Reyga.
Kemudian Reyga pun memeluk hangat anak-anak panti dan mengucap terima kasih kepada kepada mereka semua.
"Okeh anak-anak makasih yah buat doa dan supraisnya buat hari ini,sekarang ka Celin mau traktir kalian makan pizza sepuasnya."
"Horeee...!!"
Anak-anak pantipun bersorak kegirangan,dan Reyga pun ikut tersenyum bahagia melihat kebahagiaan yang begitu sederhana.
"Thanks ya Cel,bukan karna kejutan ulang tahun buat gue,tapi gue seneng karna doa anak-anak panti yang tulus,dan melihat mereka bahagia,gue pun ikut seneng."
"Iya sama-sama rey, elo inget ga Rey,dulu elo juga ngelakuin hal yang sama buat gue,saat gue masih tinggal dipanti ini, elo nyiapin kejutan ulang tahun buat gue dan kasih gue coklat." ucap Celin sambil mengenang masa lalu mereka,dan tentu saja reyga pun tak pernah melupakan sgala kenangan manisnya bersama Celin dipanti ini.
***
saat ini kinara dan tante marisyah sudah berada diapartemen Reyga,tentu saja itu semua tanpa sepengetahuan Reyga.
"Ka Rey ko belum pulang ya tan?" tanya Kinara sambil melihat jam yang ada dipergelangan tangannya.
"Iya nih Reyga kemana yah??" jawab Marisyah juga yang masih wara wiri merapikan dekorasi ruangan, sementara di lobi Reyga pun sedang berjalan menuju apartemennya.
Namun tiba-tiba Celin mengejarnya, "Reyyy tunggu." panggil Celin.
Seketika Reyga pun menghentikan langkahnya, "Kenapa lagi Cel?gue kira elo udah pulang." ucap Reyga sedikit bingung.
"Gue mau ngambil baju gue diapartemen lo,yang kemarin gue tinggal pas gue nginep."
"Oh..kirain apa,kan bisa gue bawa besok dikampus." jawaba Reyga lagi.
"Ya sekalian aja Rey mumpung gue inget."
Dan mereka berdua pun menaiki lif menuju lantai enam,tempat apartemen Reyga berada,
lalu ketika sesampainya didepan pintu apartemen,Celinpun menghentikan langkahnya dan mencegah Reyga yang hendak membuka pintu.
"Tunggu Rey.." ucapnya tiba-tiba.
"Kenapa cel..?" Reyga pun mengernyit.
"Ada yang pengen gue omongin Rey."
"Apa..?" tanya Reyga lagi sambil bersedekap dada.
"Soal hubungan lo sama kinara.."
__ADS_1
"Maksudnya..??"
"Reyy please,sampe kapan lo mau bohongin diri lo sendiri." ucap celin lagi.
"Sorry Cel,gue ga ngerti sama maksud elo." jawab Reyga dengan wajah datarnya.
"Elo gak pernah suka dan gak pernah cinta sama Kinara kan..? karna dulu elo pernah bilang ke gue,kalo selamanya elo ga akan pernah percaya sama yang namanya cinta..!
dan elo jadian sama kinara juga cuma buat pelarian perasaan elo ke gue kan Rey..??"
Reyga pun terdiam,dia menatap celin dingin,
"Elo ngomong apaan sih Cel,mendingan sekarang elo pulang udah malem." ucapnya dengan tegas.
"Gue ga akan pulang Rey,sebelum elo jujur tentang perasaan elo sendiri..! Rey mungkin elo bisa bohongin orang lain,tp elo gak bisa bohongin gue? karna gue tau sesungguhnya elo sayang sama gue kan Reyy..??!"
"Tapi elo gak mau ngakuin itu,karna elo selalu berfikir bahwa yang namanya cinta itu ga ada!karna sikap lo itu, gue ahirnya mutusin untuk menerima perjodohan gue sama Alex, dan elo sendiri ga terima kan Rey,ngelihat gue deket dan bahagia sama Alex?? makannya lo tiba-tiba terima Kinara jadi pacar elo,karna elo mau balas dendam ke gue kan? iya kan Rey jawab..??!"
Celin pun sudah tidak bisa membendung perasaanya lagi,dia memeluk Reyga,dan menyesal karna terlambat menyadari bahwa dia cemburu,dia tidak rela jika Reyga nya bersama wanita lain.
Reyga pun mencoba membalas pelukan Celin,dan menenangkannya.
Namun tanpa mereka sadari didalam ruangan apartemen,ada seorang gadis yang menitikan air matanya mendengar semua percakapan mereka dibalik pintu tersebut.
Marisyah kemudian merangkul bahu Kinara, memeluk gadis itu dengan hangat.
"Kinara tolong kamu jangan masukin ke hati ya atas apa yang sudah kamu dengar barusan." ucap Marisyah mencoba menenangkan.
Namun kali ini Kinara menggeleng pelan.
"Enggak tan..Maaf Kinara udah gak bisa,"
jawab gadis itu lirih seraya mengusap air matanya.
"Tapi nara.."
Tiba-tiba pintu apartemen terbuka,menampakan sosok Reyga dan Celin yang sangat terkejut melihat keberadaan Kinara denga Marisyah didalam.
"Kinara...?? mamih..?" ucap Reyga dengan rasa keterkejutannya.
Kinara pun melangkah menghampiri Reyga,
"Selamat ulang tahun ya ka Rey, maaf aku ga ijin ka Reyga dulu buat masuk apartemen ini,
oh iya aku dan tante marisyah udah nyiapin mini party ini buat ka Reyga ,aku juga udah buatin kue ulang tahun buat ka Reyga,nanti jangan lupa dimakan ya kuenya, dan aku juga minta maaf ka rey, tante marisyah aku ga bisa lama-lama disini,aku permisi dulu ya.."
Lalu Kinara pun mengulas senyum yang dipaksakan dan berlalu meninggalkan mereka.
Sementara reyga,dia masih terdiam dan terpaku, sorot matanya yang tajam perlahan melemah seiring berlalunya Kinara pergi dari hadapannya.
"Rey, kenapa kamu diam?! cepat kejar Kinara." ucap Marisyah menyadarkan anaknya yang seolah tenggelam dalam lamunannya.
"Reyy.." marisyah memegang pipi anak kesayangannya dengan lembut, "kalau kamu tidak mencintai Kinara,setidaknya kamu jangan melukai hatinya nak,mami percaya kamu anak yang baik." ucap marisyah lagi.
Reyga pun memegang tangan maminya.
"Maafin Reyga ya mih." ucapnya pelan lalu segera berlari keluar apartemen untuk mengejar kinara.
Sementara Celin,diapun hendak berlari mengikuti Reyga, namun Marisyah lebih dulu mencegahnya.
"Celin,tante tau kamu dan Reyga sudah sangat dekat sejak kalian kecil, tapi please biarkan kali ini Reyga bertindak dengan hati nuraninya sendiri."
"Tapi tante,Reyga itu ga pernah cinta sama Kinara tan,Reyga hanya membohongi dirinya srndiri." ucap Celin mencoba menjelaskan.
"Cel,mungkin hubunganmu dengan Reyga sangat dekat,tapi kamu juga jangan lupa kalau tante ini adalah ibu kandungnya,dan tante sangat faham seperti apa anak tante,
__ADS_1
Dia memang tidak pernah percaya cinta,karna gagalnya hubungan tante dengan papinya dulu tapi tanpa Reyga sadari,dia sudah jatuh cinta dengan sendirinya pada Kinara." ucap Marisyah menegaskan.membuat Celin kali ini hanya diam tak bisa bicara lagi.
*Bersambung..😊