Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 58


__ADS_3

"Ra,elo pulang bareng devan aja yah." ucap mita,ketika mereka sudah ada diparkiran.


"Ah ga usah mit,biar gue naik taksi aja." tolak kinara halus. "mita bener ra,elo pulang bareng devan aja yah,lagian sekarangkan udah sore." timpal caca juga,sementara devan sejak tadi hanya diam tak banyak bicara,membuat kinara semakin merasa tidak enak,hingga ahirnya kinara pun mengangguk menyetujuinya.


"Ya udah gue sama caca pulang duluan yah,nitip nara ya dev." hingga mobil caca pun berlalu meninggalkan kinara dan devan yang sama-sama saling terpaku.


"Ayo ra,gue anterin elo pulang." ucapnya kemudian sambil membukakan pintu untuk kinara,dan kinara pun masuk kemobil devan.


Selama perjalanan kinara dan devan sama sama saling diam,suasana begitu hening membuat kinara merasa sangat tidak nyaman. "Jadi cowo yang tadi itu pacar lo,ra?" ucap devan memecah keheningan diantara mereka,dan kinarapun menjawab hanya dengan menganggukan kepalanya.


"Gue pikir elo belum punya pacar ra." ucap devan lagi,terlihat raut kecewa diwajahnya.


"Sorry ya dev." jawab kinara singkat,dia sendiri tidak tau harus berbicara apa pada devan,suasananya saat ini begitu canggung.


"Sebenarnya,tadi gue agak terlambat karna nyiapin ini." devan mengambil sebuah kotak dalam laci mobilnya dan menyerahkannya pada kinara. "Apa ini dev..?" kinara menerima kotak itu dengan wajah bingung.


"Buka aja." dan kinarapun membuka kotak itu yang ternyata didalamnya ada sebuah kalung liontin.Kinara pun menatap devan bingung.


"Itu gue siapin buat elo ra." kinara semakin mengerutkan keningnya. "Maksud lo dev?"


Devan tersenyum getir." Tadinya,dihari ulang tahun gue ini,gue pengen nembak elo ra,tapi ternyata gue terlambat,karna gue baru tahu kalau elo udah punya cowo." ucapnya lagi dengan senyum yang dipaksakan,membuat kinara benar-benar merasa tidak enak hati.


"Kitakan masih bisa temenan dev." dan kini devan pun menatap kinara dengan lekat,membuat gadis itu sedikit gugup.


"Gue belom nyerah ko ra,gue udah suka sama elo sejak pertama kali kita ketemu di mall plaza,dan yang membuat gue lebih yakin ternyata takdir mempertemukan kita lagi,karna kita satu kampus.Yaah meskipun gue sedikit kecewa karna elo udah punya cowo,tapi gue memilih untuk terus berjuang.Kalian kan baru pacaran belum menikah kan..? jadi gue masih punya kesempatan dong.." ucap devan terus terang dengan perasaannya,membuat kinara semakin tidak nyaman,dalam hati kinara tersenyum kecut.


"elo salah dev,dia bukan cuma cowo gue,tapi dia suami gue,gue udah jadi bini orang dev,dan ga seharusnya elo berharap banyak sama gue."


Kinara terdiam dia tidak tau harus memberi jawaban apa pada devan,karna dia tidak bisa menjanjikan apapun.kinara kemudian menutup kotak liontin itu dan memasukannya kedalam laci mobil devan.

__ADS_1


"Ambil aja ra,gue udah niat beliin buat elo ko." ucap devan karna melihat kinara mengembalikan kotaknya.


"Makasih ya dev,tapi sepertinya gue ga pantes terima hadiah itu.Suatu saat elo pasti akan nemuin cewe yang lebih baik dari gue,dan elo bisa kasih hadiah itu buat dia.Sekali lagi gue minta maaf yah dev,gue ucapin selamat ulang tahun." kinara mengulas senyum,dia menghargai ketulusan perasaan devan,tapi dia juga tidak ingin memberi harapan yang lebih,apalagi status kinara saat sudah terikat dengan sebuah pernikahan.Dia tidak ingin reyga marah ataupun cemburu jika dia terus dekat dengan devan.


Dan keadaan pun kembali hening ,mereka berdua sama sama terdiam kembali hingga ahirnya mobil devan sampai disebuah halaman rumah,yang membuat kinara sedikit bingung dan terkejut.


"Udah sampai ra." ucap devan seraya mematikan mesin mobilnya,sementara kinara masih menatap keluar jendela mobil seperti sedang kebingungan.


"Ra,ini benerkan rumah elo." tanya devan lagi karna kinara tak juga turun dari mobilnya.


"Eh iya dev,tapi tunggu bentar,ko bisa elo anterin gue kesini." tanya kinara yang membuat devan tak paham.


"Loh,emang bener kan ini alamat yang elo sebutin tadi." jawab devan yang membuat kinara menghela nafasnya seraya merutuki kebodohannya sendiri.Bagaimana dia bisa lupa kalau tadi dia sempat menyebutkan alamat rumah om dan tantenya ketika devan menanyakan akan diantar kemana.


Hari ini kinara benar benar merasa tidak fokus sampai sampai dia malah menyuruh devan mengantar ke alamat rumah om dan tantenya,bukan ke apartemennya reyga.


"Hayyy ra,elo engga papa kan..? ini bener kan alamat rumah elo." tanya devan membuyarkan lamunan kinara.


"Oh iya dev,i-ini bener ko,ini rumah om dan tante gue dev,dan gue tinggal bareng mereka.Ya udah gue turun dulu yah,thanks yah buat traktirannya." kinara pun kemudian hendak turun membuka pintu mobil,namun devan mencekal tangannya membuat kinara berbalik menatapnya bingung.


"Ra,gue engga akan nyerah,inget kalo elo butuh gue,gue akan selalu ada." ucap devan tulus membuat kinara tersenyum getir,namun kinara tak menjawab apapun,dia memilih untuk cepat turun dari mobil devan.


"Makasih ya dev,hati hati dijalan." ucap kinara setelah dia turun dari mobil devan,dan pria itupun hanya mengulas senyum lalu berlalu meninggalkannya.Seketika kinara pun menghela nafasnya pelan,kini mau tidak mau dia melangkahkan kakinya memasuki rumah om dan tantenya.


"Assalamualaikum.." ucap kinara seraya membuka pintu dan melangkah masuk,dan kebetulan ada bella adik sepupunya yang tengah bermain diruang tamu.Melihat kinara datang seketika wajah gadid kecil itu berbinar senang hingga langsung berlari memeluk kaka sepupunya itu.


"Walaikum salam..horree ada mba nara,Greep." bella meluk kinara.


"Mba nara,bella kangen banget sama mba nara,ko mba nara baru main kesini sih." ucap gadis kecil itu sambil lendotan manjah,membuat kinara merasa gemas hingga mencubit pipinya. "Mba juga kangen banget sama bella,maaf ya mba baru main kesini soalnya mba sibuk kuliah." ucap kinara seraya mengacak acak rambut adik kecilnya itu. "Oppa koreanya mba nara mana,ko ga diajak." tanya bella lagi yang menanyakan reyga dengan sebutan oppa korea.

__ADS_1


"Abang reyga gak ikut,lagi sibuk kuliah.Oh iya mamah dimana..?" tanya kinara dan sebelum bela menjawab tante fina sudah muncul dari arah dapur.


"Nara,sejak kapan kamu ada disini,tante sampe gak denger loh,karna tadi lagi mikser adonan kue didapur." ucap tante fina merasa sedikit terkejut karna tiba tiba ada keponakannya.


"Belum lama ko tan,baru aja nyampe,nih udah dilendotin sama si gemoy." ucap kinara sambil memanggku bella yang terus bersikap manja padanya.


"Bella kasian tuh mba naranya berat,dikasih minum dulu dong mba naranya.Oh iya kamu mau minum apa ra? tante buatin yah?"


"Ga usah repot repot tan,nanti kalo nara haus juga ambil sendiri."


"Oh iya gimana kabar kamu sama reyga..?kalian akur akur aja kan?terus reyganya mana?kamu kesini sendiri.." tanya tante fina beruntun membuat kinara hanya mengulas senyum yang dipaksakan.


"Aku sama ka reyga baik baik aja ko tan,kebetulan ka reyga enggak ikut karna lagi sibuk nyiapin skripsi,sekarang ka reyga juga udah mulai kerja dikantornya mamih marisyah."


"Oh yah,jadi reyga udah kerja kantoran,pasti dia makin tampan dengan baju kantornya." goda tante fina yang hanya dibalas senyum oleh kinara.


Setelah selsai makan malam bersama om dan tantenya dan juga bella,kinara pun ahirnya pamit pulang.Sebenarnya kinara ingin pulang sejak sore tadi,namun karna tadi tante fina memaksa untuk ikut makan malam,jadilah kinara tak bisa menolaknya.Apalagi ini kali pertama mereka berkumpul dan makan bersama kembali setelah kinara menikah dengan reyga.


"Nara pamit dulu yah om,tante,bella." ucap kinara sebelum memasuki taksi yang sudah menunggunya.


"Iyah hati hati ya nara,salam buat reyga.Nanti kapan kapan ajak dia main kesini." ucap om rudi yang dibalas anggukan dan senyuman oleh kinara.


"Kalau gitu nara pamit yah om,tante,bela." kinara pun masuk kedalam taksi dan melambaikan tangannya sampai taksi berlalu meninggalkan halaman rumah om dan tantenya.


Sementara diapartemen,reyga nampak gusar dan resah karna hampir jam sembilan malam kinara belum juga pulang keapartemennya.


"Apa mungkin kinara masih bersama si anak baru itu." gumam reyga dengan raut wajah kesal.


*Bersambung..😊

__ADS_1


__ADS_2