Menikahi Pacar Idaman

Menikahi Pacar Idaman
Episode 76


__ADS_3

Celin tengah duduk dikursi rodanya yang tak jauh dari tepi kolam yang terletak dihalaman samping rumahnya.Celin sudah berdandan rapi,karna merasa sebentar lagi reyga pasti akan datang menjemputnya.


Ketika dia sedang memandangi air kolam renang yang nampak jernih,bibirnya perlahan mengulas senyum mengingat kenangan manisnya bersama reyga sewaktu masih kecil dulu.


Celin tak pernah lupa stiap kenangan manis yang dia lewati bersama reyga,dan salah satunya adalah kolam renang ini.Dulu sewaktu mereka masih anak-anak yang beranjak remaja,reygalah yang mengajarinya berenang dikolam ini,setiap weekand reyga pasti selalu berkunjung dan bermain dirumahnya.


Aah rasanya celin rindu sekali masa-masa kebersamaanya dulu.namun kini semuanya sudah berubah.Reyga sudah tidak seperti dulu lagi,semenjak kehadiran kinara,reyga seolah menjauh darinya.Mengingat hal itu membuat celin merasa pedih dan pilu.


"Permisi non,maaf didepan ada tamu katanya temen non celin." ucap salah satu asisten rumah tangga dirumah celin.


Senyum celin seketika mengembang,dia tahu bahwa yang datang itu pasti reyga. "Suruh masuk aja bi,anterin kesini yah." Celin tidak menyangka reyga akan datang lebih cepat yang dia perkirakan.


"Baik non permisi.." Lalu sang asisten pun menghampiri seseorang yang sudah menunggu diruang tamu,dan mengantarkan orang itu ketempat dimana celin berada.


Senyum celin perlahan memudar,kala dia melihat kehadiran seseorang yang sama sekali tidak dia harapkan kedatangannya.


"Hayy ka celin,apa kabar..?" Kinara menyapa dengan senyum ramahnya.


"Nara.."


Celin tau rencananya yang ingin menjebak kinara dengan devan telah gagal,karna sebelumnya devano sudah menceritakan semuanya bahwa reyga terlebih dulu datang menyelamatkan kinara,sebelum dia memulai aksinya.


Bahkan devano sangat marah pada celin,karna celin merahasiakan status pernikahan kinara dan reyga.Padahal andai saja devano tahu lebih awal dia pasti tidak akan bertindak sejauh ini hanya untuk menjadikan kinara miliknya.

__ADS_1


Namun karna terpengaruh oleh ucapan celin,yang devan sendiri baru mengatahui kalo celin adalah anak angkat dari hendrawan yang tak lain adalah kaka kandung dari ibunya.Devan ahirnya menyetujui rencana buruk celin.Dan saat ini celin justru tidak tahu jika devan sudah membongakar semua niat buruknya terhadap kinara,karna sebelumnya celin sudah mengancam devan,jika devan membongkar kedoknya,maka celin akan meminta papanya untuk menghentikan membantu biaya kuliyah devan.


Karna sejak kecelakaan yang menimpa celin,Hendrawan ayah angkat celin seolah merasa sangat bersalah karna bagaimanapun juga dia sudah sangat menyayangi celin seperti putri kandungnya.Karna itu untuk menebus rasa bersalahnya Hendrawan akan mengabulkan apa pun yang menjadi keinginan celin,termasuk jika harus menikah dengan reyga.


"Kenapa ka Celin diam saja..? apa ka Celin merasa terkejut melihat kedatanganku kesini.." Celinpun membuyarkan lamunannya,dia mengukir senyum yang dipaksakan untuk kinara.


"A aku baik ko nara,kamu tumben main kesini ada apa..?" celin terlihat sedikit gugup,namun sebisa mungkin dia menyembunyikannya.


Kinara melangkah maju mendekat ke arah celin "Ada yang ingin aku tanyakan pada ka celin." Kinara sedikit menunduk untuk mensejajarkan wajah dengan celin.Dan kini wajahnya tepat berhadapan dengan wajah celin yang terlihat sedikit tegang.


"Memangnya apa yang ingin kau tanyakan nara..? Apa itu soal reyga..?" Celin memberanikan diri menatap wajah kinara,dia tidak ingin kinara merasa curiga akan ketidak tenangannya.


Kinara tersenyum singkat,lalu duduk bersimpuh tepat dihadapan celin. "Apa ka celin kenal dengan devano..?" Deg..celin menegang mendengarkan kinara menyebutkan nama devano.


"De devano siapa ya ra..? aku aja baru denger nama itu dari kamu." celin menarik kursi rodanya mundur,dan sedikit mendorong kesamping menghindari kinara..


Kinara menekan barisan kalimatnya,membuat celin semakin kian terpojok. "Kamu ngomong apa sih nara,aku tuh benar benar gak ngerti deh." celin semakin gugup dalam berkata,membuat kinara tersenyum simpul.


"Kenapa ka celin tega melakukan itu padaku..?" kini Kinara sudah to the point dalam melontarkan pertanyaannya.Membuat celin semakin gusar.


"Maaf nara aku tak mengerti dengan apa yang kau tanyakan,dan aku juga minta maaf aku sepertinya kurang enak badan jadi aku ingin istirahat." Namun saat celin akan mendorong kursi rodanya,kinara menghentikannya dan kembali duduk bersimpuh dihadapan celin.


"Dulu aku sangat mengagumi ka celin,karna selain cantik,ka celin juga orang yang baik dan sangat menyenangkan.Tapi aku sungguh tidak menyangka jika ka celin mampu melakukan suatu hal yang buruk hanya untuk ingin mencelakaiku agar aku dan ka reyga berpisah." Kinara menatap lekat wajah celin yang saat ini ada dihadapannya.

__ADS_1


"Tapi sekarang aku bukan celin yang dulu lagi nara,sekarang aku hanyalah gadis cacat,dan tidak akan ada seorang pria manapun yang mau bersama gadis lumpuh sepertiku." celin mengucapkan hal itu dengan bibir bergetar,sepertinya dia sudah tidak tahan lagi jika terus berpura pura bersikap baik pada kinara,toh sepertinya kinara juga sudah mengetahui semuanya.


"Tapi kenapa ka celin,kenapa ka celin tega untuk menjebakku dan devan,apa salah ku ka..? Bukannya selama ini aku tak pernah melarang ka reyga untuk meluangkan waktunya bersama ka celin.Dan ka celin juga pasti sudah tau kan,kalau aku dan ka reyga sudah menikah." kinara sebisa mungkin menahan emosinya,bagaimanapun juga dia masih berharap bisa menyelesaikan kekeliruan ini dengan cara baik-baik.


"Justru karna kamu menikah dengan reyga,sekarang reyga jadi menjauh dariku.Apa kamu sadar kamu sudah merebut reyga dariku nara..!! karna kehadiran kamu,reyga sudah tidak seperti dulu lagi.Aku benci hal itu nara,aku benci..! celin mendorong bahu kinara,hingga kini kinara jatuh tersungkur.


"Asal kamu tau nara,aku adalah orang pertama yang ada disamping reyga disaat reyga melewati masa masa sulitnya.Aku yang selama ini selalu mendampingi reyga disaat suka dan dukanya.Tapi kenapa reyga justru memilih menikah denganmu,padahal seharusnya akulah satu-satunya wanita yang pantas bersanding dengannya."


Celin tak bisa lagi membendung air matanya,semua emosi dan rasa sakit yang selama ini dia pendam dia utarakan seiring dengan air mata yang menyeruak diwajahnya.


Kinara masih terdiam dan terpaku ditempatnya.Dia menatap celin dengan rasa iba,sepertinya gadis itu terlalu banyak menyimpan luka dan kepedihan dihatinya,Hingga rasa itu menimbulkan benci yang kentara untuk dirinya.


Kinara mencoba bangun dan berdiri,dia berjalan mendekat menghampiri celin yang kini terisak. "Maaf kan aku ka celin,jika kehadiranku telah menciptakan jarak antara ka celin dan ka reyga.Sungguh aku tidak bermaksud untuk merusak persahabatan kalian,percayalah sampai saat ini ka reyga masih tetap menganggap ka celin sebagai sahabat baiknya.Jadi ku mohon jangan lakukan lagi hal hal bodoh yang nantinya justru akan melukai kepercayaan ka reyga terhadap ka celin.


Celin mengusap air matanya kasar,dia tersenyum sinis pada kinara "Jadi maksudmu reyga akan membenciku jika kau manceritakan semua niat burukku terhadapmu..hehe silakan kinara,aku yakin reyga takan semudah itu percaya padamu."


Kinara ternganga mendengar jawaban celin.Dia berdiri sedikit berjongkok dihadapan celin,menatap wajah gadis itu lekat seraya memegang kursi roda celin.


"Ka celin aku tidak akan menceritakan hal itu,tapi kumohon berhentilah untuk bersikap seperti ini.Ka reyga mencintaiku ka,jika terjadi sesuatu padaku dia pasti akan sangat terluka dan marah padamu."


"Sepertinya kau yakin sekali nara,kita lihat saja reyga mencintaimu,atau sebenarnya mencintaiku..??" sesaat celin tersenyum penuh kelicikan,lalu dengan cepat dia menggenggam kedua pergelangan tangan kinara yang tengah memegang kedua sisi kursi rodanya.Tiba tiba saja celin berteriak yang kinara sendiri tidak paham akan maksudnya.


"Kinara tolong maafkan aku,jangan lakukan itu.." kursi roda celin bergerak mundur ketepi kolam,sementara celin terus menggoyangkan tangan kinara seolah olah kinara lah yang kini tengah mendorong celin ketepi kolam,Dan dalam hitungan detik.."Naraaa aaaa" Byuuurrrrr celin terjatuh dan menjeburkan dirinya kekolam.

__ADS_1


Sontak mata kinara membulat terkejut dan berteriak "Ka celiiinnn" dan disaat yang sama seseorang berlari dan langsung menjeburkan dirinya ke kolam.


"Bersambung..😊


__ADS_2