My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Kasur Busa


__ADS_3

"Jadi kalian akan menikah esok hari?" tanya papi Arthur terkejut.


Setelah Camel menceritakan jika esok hari dirinya dan juga Santos akan melangsungkan pernikahan.


Papi Arthur lebih terkejut lagi, jika sang putri dan Santos akan melangsungkan pernikahan hanya di kantor urusan agama.


Camel langsung meraih tangan sang Papi kala melihat pria paruh baya tersebut terkejut dengan ucapan yang baru saja di lontarkan nya.


"Pi, sudahlah. Ini pilihan aku,"


"Tapi kalian hanya ingin menikah di kantor urusan agama. Mana bisa begitu, papa akan mengadakan pesta untuk kalian,"


"Tidak perlu Pi, ini pilihan aku dan Santos untuk menikah dengan cara sederhana. Apa Papi lupa menikah dengan cara yang megah belum tentu menjamin bahtera rumah tangga akan bahagia selamanya,"


Hembusan nafas kasar keluar dari bibir papi Arthur, kemudian senyum terukir dari ke dua sudut bibirnya.


Sebenarnya dia ingin sekali jika sang putri menikah lagi, ingin merayakan pesta pernikahannya dengan sangat meriah, namun apa boleh buat.


Karena benar apa yang baru saja di katakan oleh Camel, pesta pernikahan yang meriah tidak menjamin kebahagian pasangan itu tersendiri. Mengingat lagi pernikahan Camel dan juga Jack yang di adakan sangat meriah selamat tiga hari berturut turut harus kandas di tengah jalan.


"Baiklah, jika itu keputusan kamu. Papi besok akan datang ke kantor urusan agama,"


"Terima kasih Pi,"


Camel pun segera memeluk sang Papi dengan begitu erat, papi yang selalu mengerti tentang dirinya.


*

__ADS_1


*


*


"Kenapa pernikahan kalian di majukan?" tanya ibu Rina saat sudah di dalam mobil Camel.


Saat Camel meminta ibu Rina dan juga Meri pulang ke rumah, dan berhenti bekerja di rumah ke dua orang tuannya.


Dan ibu Rina pun mengiyakan ajakan Camel, mana mungkin dia harus bertahan bekerja di rumah ke dua orang tua Camel mengingat lagi, bagaimana tadi mami Asha menghina dirinya.


"Pak RT tidak memberi tahu alasannya Bu," Jawa Santos.


Tentu saja sambil menoleh ke jok belakang di mana sang ibu duduk bersama dengan Meri yang sedang tiduran di pangkuannya.


"Bu," panggil Camel.


"Iya nak,"


Bukan hanya Camel yang meminta maaf atas hinaan yang terlontar dari bibir mami Asha, papi Arthur pun juga sudah meminta maaf dengan sangat tulus, dan ibu Rina juga sudah memberi maaf.


"Nak, lupakan kejadian tadi, kita ini manusia yang tidak luput dari dosa, Tuhan saja pemaaf, apa lagi manusia seperti ibu, tentu saja ibu sudah memberi maaf,"


"Terima kasih Bu," ujar Camel yang tidak lagi berbicara.


Setelah mendengar apa yang baru saja ibu Rina katakan, karena Camel begitu tertampar dengan ucapannya. Mengingat lagi perbuatan nya di penuhi dengan dosa, karena setiap malam menghabiskan malam bersama berondong yang berbeda beda untuk mencari kepuasan nafsunya.


*

__ADS_1


*


*


Camel yang sudah tiba di rumah Santos menarik tangannya, saat Santos ingin masuk ke dalam rumah menyusul sang ibu dan Meri yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam rumah.


Santos pun langsung menghentikan langkahnya, lalu membalik tubuhnya untuk menghadap ke arah Camel. "Ada apa?"


"Aku ingin menginap di sini," ucap Camel di akhiri dengan senyuman.


"Apa kamu lupa, besok kita harus ke kantor urusan agama jam delapan,"


"Aku ingat sayang,"


"Kalau begitu, nanti kamu bisa telat jika menginap di sini, karena harus mondar mondir,"


"Makanya aku ingin menginap di sini, biar besok tidak mondar mandir," sambung Camel, mengingat lagi Cemel ingin datang bersama sama ke kantor urusan agama.


"Tapi aku hanya punya kasur busa ukuran single, itu juga sudah kempis, apa kamu mau tidur di kasur busa itu? Kalau mau, biar nanti aku suruh ibu dan Meri tidur di tikar kamu yang di kasur busa itu, soalnya kreditan kasur busa pesanan aku belum datang," jelas Santos, karena Santos sudah memesan kasur, itu pun kasur busa. Mengingat lagi akan ada anggota baru di kontrakannya yaitu Camel.


"Untuk apa kamu kredit kasur?"


"Untuk kamu,"


"Tidak perlu. Sekarang ikut dengan aku," ujar Camel sambil menarik tangan Santos.


"Ke mana?"

__ADS_1


"Kita menginap di hotel,"


Bersambung................................


__ADS_2