My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Terobsesi


__ADS_3

"Mari kita bicara di sana," ajak Jimi sambil menunjuk sofa yang ada di ruang keluarga yang berada tepat di depan kamar tamu.


Karena tidak ada tanda tanda Hazel akan mengikuti ajakannya. Akhirnya Jimi kini beralih mengajak Hazel duduk sambil menarik tangannya.


"Anak cantik seperti kamu itu harus menurut apa yang orang tua katakan,"


"Aku akan menurut jika Om mau membantu aku memisahkan mami dan suami barunya,"


"Sekarang Om tanya, jika mami kamu berpisah apa mungkin laki-laki yang sudah menjadi papi baru kamu itu, akan menyukai kamu?"


Hazel menatap tidak suka pada Jimi saat keduanya sudah duduk di sofa yang ada di ruang keluarga.


"Kenapa Om bicara seperti itu, seolah olah Om tuh tidak mendukung aku untuk memisahkan mami dengan dia," ucap Hazel sambil memajukan bibirnya tak lupa melipat ke dua tangannya.


"Apa Om pernah mengatakan akan mendukung kamu untuk memisahkan rumah tangga mami kamu yang baru. Tidak bukan,"


"Dasar menyebalkan," ucap kesal Hazel lalu beranjak dari duduknya.


Namun saat Hazel ingin melangkah kan kakinya, tangannya langsung di cekal oleh Jimi.


"Apa kamu tidak ingin bercerita pada Om, awal mula kamu mencintai suami mami kamu?"


"Untuk apa, jika Om tidak mau membantu aku, lepaskan tanganku?"

__ADS_1


"Bagaimana Om mau membantu kamu, jika Om tidak tahu asal muasal kamu bisa suka pada suami baru mami kamu,"


"Baiklah, aku akan menceritakan semua pada Om," akhirnya Hazel kembali duduk di samping Jimi.


Dan Hazel langsung menceritakan kenapa dirinya bisa menyukai Santos yang sekarang menjadi papi sambungnya.


"Jadi dia kakak kelas kamu di sekolah, dan dia juga yang sudah berbaik hati mengajari pelajaran yang kamu tidak bisa,"


"Iya Om, dan mami seenaknya saja mengambil dia dariku," ucap kesal Hazel.


"Mengambil dirimu?"


"Apa Om tidak bisa melihat, sekarang mami menikah dengan dirinya, tentu saja dia mengambil dia dariku,"


Hazel langsung menggelengkan kepalanya mendengar apa yang baru saja Jimi tanyakan.


"Aku tidak perlu tahu dia mencintai aku atau tidak. Yang terpenting aku mencintainya, dan tidak ada satu orang pun yang boleh mencintainya, karena doa hanya milikku,"


Jimi langsung tersenyum mendengar apa yang baru saja Hazel katakan.


"Ya ampun. Apa boleh Om mengatakan satu hal padamu,"


"Katakan saja, Om mau membantu aku memisahkan mami dan juga dia kan?"

__ADS_1


"Tidak. Om tidak akan pernah membantu kamu. Om hanya ingin mengatakan padamu jika kamu itu bodoh,"


"Apa!" seru Hazel saat mendengar apa yang baru saja Jimi katakan. "Apa Om sedang mengatai aku?"


"Tentu, siapa lagi. Om beri tahu kamu, perasaan kamu pada papi baru kamu itu, bukan perasaan cinta, tapi kamu hanya terobsesi dengannya. Jika kamu mencintai dia, pasti kamu akan bahagia dan merelakan dia bahagia dengan orang lain, bukan seperti ini. Kamu malah ingin memisahkan dia dengan wanita yang dicintainya,"


"Bahagia dari mana, aku tahu persis pasti Mami memaksa dia untuk menikahinya, setelah mami memberikan banyak uang untuk keluarganya, aku tahu persis itu,"


"Apa kamu yakin dengan apa yang kamu katakan ini?" tanya Jimi.


"Tentu, mana mungkin dia mau dengan mami yang sudah bau tanah, jika bukan karena mami memberikan banyak uang,"


"Kamu salah mengatakan itu," sambung seseorang menghentikan percakapan Hazel dan juga Jimi.


Tentu saja membuat Jimi dan juga Hazel langsung menatap ke arah sumbar suara.


"Kakak Santos," ucap Hazel saat mengetahui Santos lah yang berbicara.


Yang sudah berdiri bersama dengan Camel tidak jauh dari Hazel dan juga Jimi.


"Aku sangat mencintai mami kamu, dan yang kamu katakan barusan tidaklah benar," ucap Santos dengan lemah. "Dan satu lagi, sejak dulu aku hanya menganggap kamu sebagai adikku tidak lebih dari itu,"


Bersambung................

__ADS_1


Kira kira apa reaksi Hazel ya gaes mendengar ucapan papi Santos, yuk komen yuk 🤭🤭🤭🤭🤭


__ADS_2