My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Trik


__ADS_3

"Aku sudah kenyang," tolak Santos sambil mendorong piring berisi potongan daging dengan saus lada hitam yang baru saja di sodorkan oleh Siska ke hadapannya.


Saat Santos yang baru pulang dari kampus untuk mengurus persyaratan masuk kampus yang belum lengkap, akhirnya menerima ajakan dari Siska untuk makan siang bersama di sebuah restoran, yang baru pertama kali Santos datangi.


Tentu hanya Santos dan juga Siska, karena Vano tadi setelah keluar dari kampus, tidak ikut makan siang karena ada pemotretan.


"Kenyang dari mana sih, kamu baru beberapa suap memakan makanan ini loh, ayo lah habiskan,"


"Sis, maaf aku sudah kenyang," bohong Santos.


Padahal dirinya masih sangat lapar, namun Santos tidak ingin teledor, saat mengingat kejadian kejadian sebelumnya, dari tiga teman sekolahnya yang memberikan minuman padanya. Dan terakhir kejadian saat Jack menyodorkan minuman padanya yang membuat dirinya tidak sadarkan diri.


Dan itu yang membuat Santos sekarang lebih waspada, apa lagi dari tadi Santos tidak melihat Siska makan apa pun.


"Ya ampun Santos sayang, kamu kira aku akan menaruh sesuatu pada makanan yang kamu makan begitu, sehingga kamu tidak mau menghabiskan makan siang ini?" tanya Siska.


"Kok dia bisa tahu apa yang sedang aku pikirkan," batin Santos sambil menoleh ke arah sisi kiri meja tempatnya berada, di mana sejak tahun Siska duduk. "Jangan panggil aku sayang ya, hanya istriku yang boleh memanggil aku sayang," pinta Santos saat merasa risih karena sedari tadi Siska terus memanggil dengan sebutan sayang.


"Ya ampun, sebentar lagi aku juga akan menyingkirkan perempuan tua itu," gumam Siska. "Maaf Tos, mulut aku suka keceplosan," sambung Siska, yang sekarang memutuskan untuk tidak terlihat begitu mengejar Santos.


Karena Siska paham betul tipe pria seperti Santos, yang hanya setia dengan satu wanita, dan Siska punya trik sendiri untuk mendapatkannya.

__ADS_1


"Baiklah, jika kamu tidak ingin menghabiskan makanan ini, biar aku saja yang memakannya. Biar kamu tidak curiga padaku," ujar Siska yang langsung melahap makanan yang ada di hadapannya, untuk membuktikan pada Santos jika dirinya tidak mencampur apa pun pada makanan tersebut, seperti yang Santos pikirkan.


Santos hanya bisa menelan ludah melihat Siska menghabiskan semua makanan yang berada di atas meja. Dan dirinya harus menahan lapar.


"Yakin tidak mau?" tawar Siska. "Kalau mau, aku pesan kan lagi untuk kamu,"


Santos pun langsung menggelengkan kepalanya.


"Baiklah, sekarang kamu tahu kan, aku tidak mencampur apa pun dalam makanan ini?"


"Maaf, aku sudah berburuk sangka," ucap Santos merasa tidak enak hati.


"Lupakan itu, setelah ini aku ingin pergi ke suatu tempat, apa kamu mau menemaniku. Aku mohon jangan menolak, please Tos,"


"Kalau begitu, kamu tidak usah pergi ke kursus setir mobil, aku saja yang akan mengajarimu bagaimana?" tawar Siska sambil mengukir senyum. Saat pikiran liarnya tiba-tiba muncul.


Dan ini kesempatan untuk Siska bisa dekat tanpa jarak dengan Santos, saat sedang mengajari Santos nanti.


"Ya Tuhan, akhirnya nanti aku bisa duduk di pangkuan Santos," batin Siska yang sudah membayangkan dirinya duduk di pangkuan Santos nanti saat sedang mengajarinya.


"Aku yang akan mengajarinya," sambung seseorang tidak jauh dari meja keduanya.

__ADS_1


Tentu saja membuat Santos dan juga Siska menolah ke arah sumber suara.


Dan Santos pun langsung beranjak dari duduknya saat tahu siapa pemilik suara tersebut.


"Sayang," ucap Santos dan berjalan mendekati Camel sang istri.


Yang ternyata Camel juga sedari tadi berada restoran tersebut, karena rapat dengan klien barunya diadakan di restoran tersebut.


Bersambung.................


Ahay tebak lah apa reaksi Camel


A. Minta cilok


B. Minta pisang


C. Minta pisang campur cilok siram saus santan.


🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ahay kaboorrrr


Gaes ada rekomendasi novel keren untuk kalian dari author Lidiawati06 judul LEGENDA SANG DEWI ALAM LUXIA

__ADS_1


Pokoknya ini novel keren, lihat sinopsis dan juga cover di bawah ini, pasti kalian suka.



__ADS_2