
Camel memasuki gerbang sebuah rumah yang juga tidak kalah mewahnya dengan rumah miliknya.
Rumah seseorang yang tadi menghubunginya untuk segera datang ke rumah tersebut.
Camel segera turun dari mobil setelah memarkirkan mobil miliknya, bertepatan dengan seorang wanita cantik yang ingin menuju mobil miliknya yang terparkir tidak jauh dari mobil milik Camel.
"Mita, pagi," sapa Camel yang langsung berpelukan dengan wanita cantik yang tidak jadi menuju mobilnya melainkan menghampiri Camel.
"Pagi juga, pasti ingin bertemu dengan Jimi," tebak wanita tersebut yang di panggil Mita oleh Camel yang tak lain dan tak bukan adalah istri dari Jimi sang sahabat.
Karena tadi yang menghubungi Camel adalah Jimi sang sahabat, yang menyuruhnya untuk segera datang ke rumahnya.
"Ya Mit, apa dia belum berangkat ke rumah sakit?"
"Belum, dia masih berada di dalam. Oh ya Mel aku tinggal dulu, ada rapat penting hari ini di kantor,"
"Oh silakan," sambung Camel.
Lalu Camel melangkahkan kakinya menuju ke arah pintu rumah Jimi, setelah istri Jimi sudah masuk ke dalam mobil.
Camel pun segera masuk ke dalam rumah Jimi, yang kebetulan pintu rumah tersebut tidak tertutup.
"Jim," panggil Camel sambil melangkahkan kakinya.
Namun langkah Camel terhenti saat melihat sosok yang sangat dirinya kenal baru saja beranjak dari duduknya di ruang tamu.
Camel menghembuskan nafasnya kasar saat pria yang sangat dirinya kenal, sekarang berjalan menuju ke arahnya.
"Bagus, demi suami baru kamu yang sampah itu, kamu menelantarkan anak kita, hingga dia seperti ini!"
__ADS_1
Plak!
Tamparan Camel layangan pada pria yang ada di hadapannya, yang tak lain dan tak bukan adalah Jack, yang ternyata juga berada di rumah Jimi.
"Jaga mulutmu Jack. Jangan pernah kamu menghina suamiku!"
"Kenapa? Itu kenyataannya dia itu sampah yang harus di musnahkan,"
"Jack!" teriak Camel yang tidak terima dengan apa yang baru saja Jack katakan.
Dan Camel ingin melayangkan pukulannya kembali, namun tangannya di cekal oleh Jack.
"Kamu tahu, setelah kamu bersama dengan dia, kamu sekarang lebih mementingkan suami sampah mu itu di banding dengan memperhatikan Hazel anak kita!"
Mendengar apa yang baru saja Jack katakan, Camel dengan segera melepas tangannya yang masih di tahan oleh Jack.
"Sudah puas berbicara seperti itu, apa kamu tidak pernah berkaca sebelum mengatakan hal ini padaku?" tanya Camel penuh emosi. "Apa kamu pernah memperhatikan Hazel. Tidak Jack, kamu hanya sibuk dengan duniamu,"
"Tapi kunjungan kamu selalu membawa hal negatif untuk Hazel, seperti kemarin. Aku tahu persis jika kamu yang sudah mengajari Hazel berbuat yang tidak tidak pada suamiku," seru Camel.
"Karena sampah itu tidak pantas menjadi papi baru Hazel,"
"Jack!" teriak Camel.
"Mel, sudahlah," ujar Jimi yang sudah menghampiri ke duanya.
Lalu Jimi menarik tangan Camel menjauh dari Jack.
"Kamu juga Jack, hentikan perdebatan kalian, aku menyuruh kalian datang kemari karena Hazel putri kalian, bukan untuk mendengar pertengkaran kalian,"
__ADS_1
"Sudah lah Jim anggap saja dia tidak ada," sambung Camel. "Di mana putriku?" tanya Camel.
"Dia masih tertidur, mungkin karena efek minuman keras yang dia minum, mungkin tidak lama lagi dia akan bangun,"
"Jim terima kasih sekali lagi, karena kamu sudah menyelamatkan Hazel," ujar Camel
Mengingat lagi tadi Jimi menghubungi Camel untuk memberi tahu, jika semalam Jimi yang pergi ke klub malam mendapati Hazel sudah mabuk berat di klub malam. Dan akhirnya Jimi membawa pulang Hazel ke rumahnya.
"Mel. Aku rasa lebih baik kamu dan juga suami kamu kembali tinggal di rumah, untuk mengawasi Hazel, agar kejadian semalam tidak terjadi lagi,"
"Mungkin hanya aku, dan Santos sesekali akan menginap di rumah. Aku tidak bisa memaksa dia untuk tinggal di rumah,"
"Atur saja, yang terpenting Hazel ada yang mengawasi,"
*
*
*
"Ya ampun, ini pertama kalinya aku makan cilok, dan ini rasanya enak sekali, emmm apa lagi cilok dua miliknya ya pasti bikin nagih ulala, aku mau,"
"Dia sudah punya istri,"
"Tidak apa apa jadi simpanannya pun boleh,"
Bersambung.....................
Ada rekomendasi novel keren untuk kalian nih gaes, dari Author Teh Ijo judul JERAT HASRAT SANG CEO
__ADS_1
Pasti kalian suka coba deh baca sinopsis dan cover di bawah ini.