My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Baterai


__ADS_3

Santos yang tidak mendapat jawaban dari sang istri yang terus mengukir senyum ke arahnya.


Langsung menutup pintu ruang kerja sang istri, dengan menekan tombol kunci yang ada di sisi pintu tersebut.


Kemudian Santos melangkahkan kakinya mendekati sang istri, yang sedang duduk di atas meja, dengan memperlihatkan paha mulusnya, saat rok yang dikenakannya Camel naikkan ke atas.


Bukan hanya itu saja, camel yang menggunakan kemeja kerja juga melepas kancing kemeja tersebut dan menurunkannya, hingga gundukan buah melon terlihat jelas.


"Ya ampun sayang, apa yang kamu lakukan ini. Bagaimana jika orang melihat ini," ujar Santos yang langsung membetulkan pakaian sang istri.


"Siapa yang akan melihat aku selain kamu sayang, kamu lihat sendiri kan karyawan aku sudah pulang semua," sambung Camel.


Karena memang semua karyawan di mana perusahaan miliknya berada sudah pulang semua, tinggal menyisakan beberapa security yang berjaga di lobi perusahaan miliknya.


Dan Camel melakukan apa yang sekarang dirinya lakukan, karena sudah melihat Santos sang suami datang dari kamera CCTV yang berada di ruang kerjanya.


"Terus kenapa kamu membuka baju dan rok kamu. Sudah begitu duduk di atas meja lagi,"


"Ish sayang, kenapa kamu masih belum peka sih,"


"Peka bagaimana? Aku rasa ruangan kamu ini sudah cukup dingin," ujar Santos yang mengira sang istri sedang merasa kegerahan.


"Ya Tuhan. Sayangku, cintaku," sambung Camel yang langsung melingkarkan ke dua tangannya di pinggang sang suami.


Saat Camel kini duduk, namun masih duduk di atas meja, dan menghadap Santos yang berada tepat di hadapannya.


"Apa kamu tidak ingin merayakan kesuksesan kamu?"

__ADS_1


"Tentu, karena kesuksesan aku ini tidak terlepas dari kamu sayang,"


Santos mencubit hidung Camel sang istri dengan gemas, karena kesuksesan yang sekarang di raihnya tidak terlepas dari campur tangan Camel. Yang selalu mempromosikan usaha Santos pada rekan kerjanya.


"Jadi, nanti malam aku ingin mengajak kamu dan juga putri kita makan malam di luar,"


"Tidak, aku tidak ingin makan malam,"


"Kenapa sayang, kita kan jarang makan malam bersama," ujar Santos.


Mengingat lagi dirinya jarang sekali makan malam bersama dengan sang istri dan juga sang putri.


Meskipun pada sore hari Santos menjemput dan mengantar Camel pulang, namun Santos tidak masuk ke rumah.


Karena dia langsung kembali ke tempat produksi cilok buatannya yang letaknya tepat di samping rumah sang ibu, untuk kembali bekerja, karena meskipun Santos sudah memiliki karyawan, dirinya masih ikut turun tangan dalam usahanya tersebut.


"Aku ingin yang lain," pinta Camel sambil menggigit bibir bawahnya.


"Tenang saja sayang, aku sudah menyiapkan sesuatu untukmu di rumah,"


"Tapi aku mau sekarang,"


"Masa aku harus pulang ke rumah untuk mengambil hadiah yang sudah aku siapkan untuk mu, tidak lucu kan?"


"Aku tidak mau itu. Aku gatel sayang," ucap Camel untuk memberi kode pada sang suami.


"Yang mana yang gatel sayang. Punggung, kaki, tangan, atau yang mana. Biar aku garuk,"

__ADS_1


"Ish dasar kang cilok, kapan kamu pekanya. Kebanyakan mlintir cilok mulu jadinya begini nih," kesal Camel.


Kemudian Camel ingin turun dari atas meja,namun tubuhnya langsung di tahan oleh sang suami.


"Mau ke mana?"


"Pulang," jawab Cemel dengan ketus.


"Baterai aku habis, apa kamu tidak ingin memberikan setrum padaku?" tanya Santos sambil tersenyum ke arah sang istri, karena dirinya tahu apa yang sebenarnya sang istri inginkan.


"Tentu aku mau," jawab Camel sambil tersenyum. "Itu yang sedari tadi aku inginkan sayang. Apa kamu lupa, sudah mau hampir seminggu kita tidak melakukannya. Kamu itu tidak pe–"


Belum juga Camel meneruskan ucapannya, bibirnya sudah di sambar oleh Santos, yang langsung mencium bibir sang istri dengan rakusnya, hingga Camel tidak menyadari jika dirinya sudah tergeletak di atas meja dengan pakaian yang sudah tidak berada di tempatnya.


Dan meja kerja Camel menjadi saksi menyatunya dua insan yang saling mencintai menyatukan tubuhnya menjadi satu menikmati surga dunia penenang jiwa.


*


*


*


"Dasar bodoh!"


"Apa bedanya dengan kamu?"


Bersambung.......................

__ADS_1


__ADS_2