My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Omong Kosong


__ADS_3

Santos langsung menautkan keningnya melihat Jack sedang memeluk sang istri dari belakang, dan Santos yang tadi hanya berdiri di depan pintu kini melangkahkan kakinya mendekati sang istri.


"Sayang, aku bisa menjelaskan apa yang terjadi. Ini tidak seperti yang kamu lihat," ucap Camel, tidak ingin sang suami salah paham.


Dan Camel pun terus mencoba untuk melepaskan tangan Jack yang masih memeluknya.


"Apa yang ingin kamu jelaskan sayang, pasti suami kamu yang tidak berguna ini, sudah tahu apa yang kita lakukan di dalam kamar berdua dengan rambut kamu yang basah dan hanya menggunakan jubah mandi,"


"Jack. Diamlah!" teriak Camel dan coba terus melepas pelukan Jack.


Kemudian Jack sekarang melepas pelukannya, membuat Camel dengan segera berlari mendekati sang suami.


"Sayang, aku mohon jangan dengarkan apa yang baru saja dia katakan. Itu tidak benar. Tadi–"


"Tadi kita melakukan sesuatu yang seharusnya di lakukan saat kita sedang berdua, sudahlah sayang. Akui saja, lagian suami yang tidak berguna kamu ini juga tidak peduli dengan hal itu. Yang dia pedulikan hanya harta kamu," sambung Jack memotong perkataan Camel yang ingin memberi penjelasan pada sang suami


Yang awalnya Camel menatap sang suami, kimi membalik tubuhnya untuk menoleh ke arah Jack, yang hanya berjarak kurang lebih dua meter dari tempatnya sekarang berdiri.


"Jack! Jaga ucapan kamu itu!" seru Camel dan ingin menghampiri nya.

__ADS_1


Namun tangan Camel di cekal oleh Santos sang suami, dan Santos lah yang melangkahkan kakinya menuju ke arah Jack yang terus saja mengukir senyum sinis dari sebelah sudut bibirnya.


"Ya begitulah istri kamu, mana dia puas hanya berhubungan dengan satu pria. Jadi kamu maklumin saja, jika kami baru saja melakukan yang seharusnya kita lakukan jika berada di dalam kamar,"


"Apa kamu sudah puas dengan omong kosong yang baru saja keluar dari mulut kamu itu?" tanya Santos.


Karena sedikit pun Santos tidak percaya dengan apa yang baru saja di bicarakan oleh Jack. Karena setelah Camel tiba di rumahnya, dan sebelum sang istri masuk ke dalam kamar mandi, Camel terus menghubunginya.


Dan Santos paham betul berapa lama sang istri jika sedang mandi, terlebih lagi Vano tadi sudah menceritakan, jika ada yang ingin merusak rumah tangganya, salah satunya adalah Jack pria yang sekarang berada di hadapannya.


"Omong kosong?" tanya Jack balik dengan menyunggingkan senyum sinis dari sebelah sudut bibirnya. "Apa kamu lupa, siapa istri kamu itu. Yang setiap malam bergonta ganti pria, hanya untuk memuaskan nafsunya. Oh, apa jangan jangan kamu tidak tahu siapa istri kamu itu?"


Tentu saja Santos langsung memicingkan matanya mendengar apa yang baru saja Jack katakan, lalu mengepalkan satu tangannya dan mengeratkan rahangnya.


Bugh!


Santos memukul perut Jack dengan kencang hingga dia jatuh tersungkur di atas lantai dan menghentikan ucapannya.


Entah mengapa dirinya tidak Terima mendengar ucapan yang baru saja keluar dari mulut Jack.

__ADS_1


Meskipun Santos tahu masa lalu sang istri. Karena Camel sudah memberi tahu siapa dirinya dulu, dan Santos pun tidak mempermasalahkan hal itu.


Dan sekarang Santos mendekati Jack yang berada di atas lantai, lalu berjongkok tepat di hadapannya.


"Aku ingatkan padamu, jangan pernah mengungkit ungkit masa lalu istriku!"


"Kenapa. Memang itu kenyataannya," sambung Jack.


"Semua orang punya masa lalu, begitu pun dengan istriku. Dan istriku yang sekarang, bukanlah dia yang dulu," ujar Santos yang sudah yakin dengan Camel sang istri yang sangat dicintainya.


"Apa kamu yakin. Kamu tahu kan manusia sering sekali berubah ubah pikiran, aku rasa istri kamu masih sama seperti du–"


Plak!


Kini Santos menampar pipi Jack untuk menghentikan ucapannya.


Tentu saja Jack begitu tidak terima dengan apa yang sudah Santos lakukan padanya.


Kemudian Jack merogoh kantong celananya, sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


"Sayang. Awas!" teriak Camel saat melihat Jack mengarahkan pisau lipat yang baru saja di ambilnya dari dalam kantong celananya ke arah Santos. "Sayang!"


Bersambung..........................


__ADS_2