
Entah apa lagi yang harus Santos katakan pada sang istri, selain berterima kasih dan bersyukur memilikinya.
Setelah apa yang sudah Camel lakukan untuknya, di hari pertama Santos memulai usahanya, dia sudah mendapatkan proyek besar.
Di mana hotel milik sahabat sang istri, akhirnya bekerja sama dengan Santos.
Dan Santos setiap hari harus membuat cilok variasi untuk menu baru jajajan nasional di hotel bintang lima milik sahabat sang istri, dengan jumlah yang tidak sedikit, mengingat lagi menu tersebut bukan hanya untuk satu hotel, melainkan banyak hotel yang tersebar di ibu kota milik sahabat sang istri.
Santos tak hentinya menciumi punggung tangan kiri sang istri yang sedang mengemudikan mobil.
Saat baru saja keduanya keluar dari hotel, setelah Santos dan juga pemilik hotel tersebut sama sama menyepakati kerjasama barunya.
"Terima kasih sayang," ucap Santos.
"Aku sudah mendengar ucapan terima kasih darimu lebih dari puluhan kali sayang,"
"Aku tidak akan pernah bosan untuk mengatakannya sayang, setelah apa yang telah kamu lakukan untukku di awal usaha yang baru saja aku rintis,"
Mendengar apa yang baru saja sang suami katakan, Camel menepikan mobil yang di kendarai dan menghentikan laju mobilnya.
Lalu Camel sekarang bergantian menggenggam tangan sang suami.
"Aku akan selalu mendukung setiap usaha yang kamu jalankan ini sayang, dan aku ingin menjadi salah satu orang yang paling bahagia melihat
__ADS_1
kesuksesan kamu nanti, karena aku percaya suatu saat nanti kamu akan sukses dengan usaha kamu ini," ucap Camel sambil menepuk nepuk tangan sang suami
"Dan aku suami yang paling beruntung di dunia ini, memiliki istri seperti dirimu," sambung Santos.
Lalu memeluk sang istri, saat Santos tidak tahu harus mengatakan apa lagi untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya.
"Katakan apa pun yang kamu inginkan sayang, aku akan memberikannya untuk kamu," ucap Santos sambil melepas pelukannya, dan sekarang meraih dagu sang istri, yang sedang tersenyum ke arahnya.
"Aku hanya minta kesetiaan kamu sayang,"
"Tanpa kamu meminta, aku sudah berjanji pada Tuhan, aku akan selalu setia padamu hingga aku sudah berada di dunia lain,"
"Mengerikan sekali, apa kamu bercita cita ingin menjadi pocong dan kawan kawannya sayang, pakai bawa bawa dunia lain,"
"Sayang, aku sedang tidak bercanda,"
Camel tidak jadi meneruskan ucapannya, saat Santos kini mencium bibirnya, dan Camel membiarkan sang suami mengeksplor bibirnya.
Dan Santos melepas tautan bibirnya saat sudah puas dengan bibir sang istri yang entah mengapa sudah menjadi candu baginya.
Kemudian Santos mengusap bibir sang istri setelah baru saja melepas tautan bibirnya.
"Jika suatu saat nanti aku mengingkari janjiku, kamu boleh melakukan apa pun padaku, termasuk menghabisi nyawaku,"
__ADS_1
"Sayang," ucap Camel yang langsung memeluk sang suami dengan erat.
Tanpa menyadari jika ada polisi lalu lintas yang mengetuk pintar kaca mobil di mana Camel duduk.
Dan Santos yang menyadari ada polisi lalu lintas, langsung melepas pelukan sang istri. Kemudian Camel pun membuka kaca pintu mobilnya.
"Ada apa Pak, aku tidak melanggar lalu lintas,"
"Memang bukan, tapi kalian sudah berbuat mesum di tempat umum. Mobil mewah tapi berbuat mesum di tempat umum, apa kalian tidak bisa menyewa hotel, memalukan sekali," ucap petugas polisi tersebut.
"Maaf Pak,"
"Cepat lajukan mobil ini, jangan membuat jiwa LDR an aku meronta melihat senam aerobik bibir kalian,"
"Oke Pak, Oke," Camel pun dengan segera melajukan mobilnya.
*
*
*
"Baby lebih cepat lagi, permainanmu tidak pernah berubah dari dulu, selalu membuat aku tidak bisa untuk tidak melahap mu," ucap seorang pria sambil memegang pinggul wanita yang berada tepat di atas tubuhnya saat keduanya sedang melakukan aktivitas panas di siang hari bolong.
__ADS_1
"Oke, sesuai kesepakatan," sambung wanita tersebut yang kembali menggoyangkan pinggulnya, saat tadi sejenak menghentikan aktivitas panasnya.
Bersambung.....................