My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Menginap


__ADS_3

Tepat pukul sebelas malam Santos dan juga Camel baru saja selesai melakukan aktivitas panasnya, setelah bermain cukup lama. Bagaimana tidak lama karena tadi keduanya memulai aktivitas panasnya tepat jam dinding di kamar tersebut menunjukkan pukul delapan malam.


Dan Camel yang sudah turun dari atas tubuh sang suami dan juga sudah bisa mengontrol nafasnya. Kini turun dari tempat tidur dan mengenakan baju tidur miliknya yang tergeletak di atas lantai.


Saat tadi Santos dengan brutalnya melepas pakaian yang melekat di tubuh Camel, dan melemparnya ke sembarangan arah.


"Sayang, mau ke mana kamu?" tanya Santos sambil menahan tangan sang istri yang akan melangkah kan kakinya setelah mengenakan kembali baju tidurnya.


"Apa kamu masih kurang?" tanya balik Camel tanpa menjawab pertanyaan sang suami.


"Sayang lihatlah milikku sudah tidak berdaya lagi," jawab Santos sambil menunjuk ke arah benda pusaka miliknya yang sudah lemas dan lunglai tidak berdaya lagi, ketika Santos masih belum mengenakan sehelai benang pun.


Tentu saja Camel langsung menahan senyum, dan dalam hatinya bersorak gembira.


Pasalnya Camel sangat lelah setelah menjinakkan benda pusaka sang suami yang begitu perkasa.


Dan kini Camel duduk di pinggiran tempat tidur dam melepas tangan Santos.


"Aku ingin menemui Hazel sayang. Dia sudah pulang atau belum," ujar Camel.


Mengingat lagi saat Camel dan juga Santos masuk ke dalam kamar, Hazel belum pulang ke rumah.

__ADS_1


"Oh begitu, sudah sana lihat putri kita. Aku juga tidak ingin putri kita pulang terlalu larut,"


"Baiklah, aku tinggal dulu ya sayang," Camel beranjak dari duduknya lalu mencium sekilas bibir sang suami sebelum keluar dari dalam kamarnya.


Meninggalkan Santos yang langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, saat merasakan letih yang luar biasa.


Camel langsung menuju kamar sang putri saat sudah keluar dari kamarnya.


Namun Camel tidak mendapati Hazel berada di kamarnya, sudah memeriksa kamar mandinya pun kosong tidak ada siapa pun.


"Ya ampun. Apa dia belum pulang, jika belum pulang ke mana dia. Kenapa tidak menghubungi mami sih,"


Kemudian Camel keluar dari dalam kamar Hazel dan turun dari lantai dua, menuju di mana kamar beberapa asisten rumah tangannya berada.


"Mbak," panggil Camel untuk beberapa kali, hingga semua asisten rumah tangganya keluar dari kamar masing masing dan menghampiri sang majikan.


"Apa Hazel belum pulang?" tanya Camel pada ke tiga asisten rumah tangannya, yang sudah menghampirinya.


"Maaf Nyonya. Aku lupa memberi tahu Nyonya lagi. Karena tadi aku mengetuk pintu kamar Nyonya namun tidak ada tanggapan dari Nyonya. Dan aku pikir Nyonya sudah tidur," ujar salah satu asisten rumah tangga Camel.


Bagaimana Camel akan mendengar ketukan pintu dari luar kamarnya, jika kamar miliknya menggunakan kedap suara.

__ADS_1


Tentu saja Camel langsung menautkan keningnya mendengar apa yang baru saja asisten rumah tangannya katakan.


"Beri tahu aku sekarang, apa yang ingin kamu beri tahu," perintah Camel yang sudah tidak sabar. Ingan tahu apa yang asisten rumah tangganya ingin katakan.


"Sebenarnya nona Hazel tadi sudah pulang Nya. Tapi dia keluar lagi bersama temannya. Tadi sebenarnya dia juga sudah beberapa kali mengetuk pintu kamar Nyonya, tapi Nyonya sepertinya sudah tidur. Dan Nona Hazel meminta aku untuk mengatakan pada Nyonya, dia mau menginap di rumah temannya," jelas asisten rumah tangga Camel.


"Apa dia bersama dengan Aca dan juga Ana?" tanya Camel yang mengenal siapa sahabat sang putri.


"Sepertinya bukan Nya, karena tadi teman nona Hazel hanya menunggu di mobil. Dan mobil itu bukan milik nona Aca dan juga nona Ana,"


Tentu saja mendengar apa yang baru saja asisten rumah tangganya katakan, Camel merasa cemas. Karena sang putri hanya memiliki sahabat dekat Ana dan juga Aca, dan beberapa kali ijin menginap. Hazel hanya menginap di rumah ke dua sahabatnya tersebut.


"Yang berada di dalam mobil pria atau wanita?" tanya Camel.


"Kurang tahu Nya,"


"Ya ampun," ucap Camel yang langsung meninggalkan asisten rumah tangganya dengan cemas.


Kemudian Camel berlari menuju kamarnya ingin segera menghubungi sang putri sedang berada di mana.


Bersambung........................

__ADS_1


__ADS_2