
Santos begitu terkejut mendengar sang istri mengatakan jika Hazel adalah putrinya.
"Maaf, karena aku mengatakan jika putrimu keras kepala, sayang," ucap Santos merasa tidak enak hati telah mengatakan Hazel keras kepala.
"Iya memang dia sangat keras kepala, namun bukan itu yang menjadi masalahnya,"
Santos langsung menautkan keningnya menatap perubahan wajah Camel yang tiba-tiba terlihat begitu murung.
Dan Santos pun segera meraih tangan sang istri dan menggenggamnya.
"Ada apa sayang?"
"Aku baru tahu jika putriku ternyata juga mencintaiku,"
Hembusan nafas kasar keluar dari bibir Santos, karena dirinya juga tahu Hazel menyukai dirinya. Karena beberapa kali Hazel coba untuk mengungkapkan perasaannya pada Santos.
Namun Santos selalu menghindar dan tidak ingin menanggapi apa yang di katakan oleh Hazel. Karena entah mengapa Santos tidak sama sekali menaruh hati padanya, dan Santos murni menganggap Hazel sebagai adiknya.
Santos melepas satu genggaman tangannya, lalu meraih dagu Camel agar Santos bisa menatap lekat wajah istrinya tersebut.
Senyum terukir dari ke dua sudut bibir Santos.
"Apa kamu kira aku mencintai Hazel, sayang?"
Camel pun hanya menjawab dengan gelengan kepalanya, karena sekarang dirinya tahu sang suami yang ada di hadapannya hanya mencintai dirinya.
"Jika kamu tahu aku tidak mencintai dia, untuk apa, wajah cantik kamu ini muram, sayang?"
"Putriku, tidak merestui hubungan kita. Setelah dia tahu siapa kamu sayang, dan dia menyuruh–" Camel tidak jadi meneruskan ucapannya, entah mengapa lidahnya terasa kaku jika harus mengatakan, perkataan yang tadi sang putri katakan, yang menyuruhnya untuk menceraikan Santos.
__ADS_1
Santos kembali mengukir senyum, dan sekarang membelai wajah sang istri dengan sangat lembut.
"Apa dia mengatakan dan menyuruh kamu untuk meninggalkan aku?"
Camel pun langsung menganggukkan kepalanya. "Tapi aku tidak mau sayang, aku sangat mencintaimu, dan aku tidak mau kehilangan kamu untuk selamanya,"
"Aku tidak akan meninggalkan kamu, dan aku juga mencintaimu," sambung Santos. "Kita hadapi putri kamu bersama sama, dan beri penjelasan padanya, hingga dia menerima hubungan kita,"
"Tapi bagaimana caranya, kamu tahu sendiri putriku keras kepala,"
"Aku akan memikirkan nya nanti, sekarang kamu jangan murung lagi, jika kamu murung seperti ini, kecantikan kamu akan memudar sayang,"
Camel pun segera tersenyum, saat dirinya yakin sang suami dan juga dirinya dengan berjalan nya waktu bisa membuat Hazel sang putri menerima hubungannya.
"Oh ya sayang, kita lupakan tentang putri kamu, sekarang aku ingin bertanya pelajaran apa yang ingin kamu berikan padaku tadi?" tanya Santos yang masih penasaran dengan pelajaran dan hukuman yang tadi sang istri katakan.
"Tidak jadi,"
"Sekarang aku minta jatah,"
"Aku ada uang tabungan tapi sedikit, nanti aku kasih ke kamu ya,"
"Aku tidak minta uang,"
"Terus apa?"
Namun Camel tidak menjawab pertanyaan Santos karena sekarang dirinya langsung mencium bibir sang suami yang berada di hadapannya.
Tentu saja pemilik bibir membiarkan sang istri mencium bibirnya, dan Santos coba untuk membalas ciuman sang istri.
__ADS_1
Setelah beberapa saat ke duanya saling berciuman. Kini keduanya melepas tautan bibirnya.
Camel yang masih melingkarkan ke dua tangannya di belakang leher sang suami, kini tersenyum ke arahnya, saat perasaan sedih yang tadi menyelimuti hatinya karena sang putri, kini hilang entah ke mana.
Santos pun balas tersenyum ke arah sang istri, dan ke dua tangannya langsung mengangkat pinggul sang istri dan mendudukkan di pangkuannya.
"Aku akan melakukannya lebih dari yang kemarin sayang," ucap Santos saat otaknya bisa mencerna kata jatah yang Camel sang istri katakan.
"Apa kamu yakin?"
"Tentu," sambung Santos dan langsung menyambar bibir sang istri, dan ke dua tangannya langsung menurunkan dress yang Camel kenakan.
Dan step demi step yang kemarin Camel ajarkan padanya, kini santos lakukan dengan baik dan sempurna.
Dan siang hari di saat orang lain sedang sibuk dengan pekerjaannya. Santos dan juga Camel sibuk dengan aktivitas nikmatnya yang membuat ke duanya melupakan sejenak persoalan dalam mahligai rumah tangganya yang baru akan di mulai.
*
*
*
Prang! Prang!
"Mami!!!!!!!"
Bersambung..........................
Rekomendasi novel untuk kalian gaes yuk mampir, di jamin seru.
__ADS_1
karya Author Aisy Arbia judul SEKEDAR ISTRI SIRI. sinopsis dan cover ada ro bawah ini