
Hazel memutuskan untuk keluar dari kamar sang mami dan menuju kamar tamu di mana Santos dan juga sang mami berada di dalam.
Belum juga Hazel ingin membuka pintu, pintu kamar di mana Santos berada di buka oleh Camel dari dalam.
"Mami bagaimana keadaan Papi?"
Mendengar apa yang baru saja di tanyakan sang putri tentu saja membuat Camel langsung menautkan keningnya sambil menatap Hazel.
Kemudian Camel menarik tangan sang putri untuk menjauh dari kamar tamu di mana Santos sedang di periksa oleh dokter.
"Mi, ada apa?"
"Ada apa kamu bilang? Setelah kamu dan juga papi sialan kamu lakukan kepada suami mami?!" tanya Camel balik dengan suara sedikit meninggi.
"Apa maksud mami?"
Camel mengangkat satu tangannya berniat untuk menampar sang putri, namun dirinya urungkan.
Meskipun kekesalannya tidak bisa di bendung pada sang putri yang berdiri tepat di hadapannya.
Bagaimana Camel tidak kesal jika sang putri juga terlibat dengan apa yang sudah Jack lakukan pada Santos sang suami.
Karena Camel mendengar dengan jelas, perkataan Jack saat tadi dirinya menghampiri Jack yang akan mengangkat tubuh Santos. Jika Jack menyebut nama sang putri.
"Tidak harus mami jelaskan padamu. Sekarang, katakan apa yang sudah sialan itu berikan pada suami mami?"
__ADS_1
"Ya ampun, aku benar benar tidak mengerti dengan apa yang mami katakan,"
"Hazel!" teriak camel dengan kencang.
Tentu saja membuat Hazel terkejut mendengar teriakan sang mami penuh dengan kemarahan.
"Mami salah, mengira kamu sudah menerima pernikahan mami yang baru. Sekarang katakan apa yang sudah papi kamu sialan itu berikan pada suami mami. Katakan Hazel!" bentak Camel.
"Mi, aku tidak tahu. Apa yang mami maksud, mami tahu sendiri tadi aku sudah tidur di kamar mami," sebisa mungkin Hazel berpura pura tidak tahu dengan apa yang sang mami katakan.
Karena Hazel sangat yakin jika sang mami tadi tidak melihat dirinya yang akan turun dari lantai dua, karena Hazel langsung mengikuti perintah Jack naik dan masuk kembali ke kamar sang mami.
"Tidak mungkin mami curiga padaku, karena aku bertanya keadaan kakak santosa kan," batin Hazel sambil menatap sang mami yang terlihat begitu emosi.
"Oh baiklah, jika kamu tidak mau mengaku. Lebih baik sekarang kamu pergi saja dari rumah ini dan tinggal bersama dengan papi kamu," Ucapan yang membuat hati Camel sakit setelah mengucapkan nya.
"Apa? Mami ingin mengusir aku dari rumah ini, dengan alasan yang tidak masuk akal. Sebenarnya ada apa dengan Mami. Apa begini seorang ibu, jika sudah memiliki suami baru, dia akan mengusir anaknya sendiri dari rumah. Sungguh luar biasa," ucap Hazel sambil menggelengkan kepalanya, tak lupa senyum sinis terukir dari sebelah sudut bibirnya.
Camel memalingkan wajahnya dari sang putri, lalu menghembuskan nafasnya kasar sebelum kembali menatap Hazel.
"Alasan yang tidak masuk akal? Setelah mami tahu kamu bersekongkol dengan papi kamu sialan itu, hingga membuat papi baru kamu tidak sadarkan diri. Itu alasan tidak masuk akan?!"
Tentu saja Hazel langsung menautkan keningnya mendengar ucapan sang mami. "Kenapa mami bisa tahu," batin Hazel.
"Pergi dari hadapan mami. Mami tidak ingin melihat putri mami yang memiliki hati busuk seperti diriku!"
__ADS_1
"Mi, aku–"
Plak!
Tamparan mendarat di salah satu pipi Hazel, yang di layangkan oleh Camel.
Membuat Hazel langsung memegangi pipinya.
"Mami berani menampar ku?"
Tangan Camel gemetar, ini pertama kalinya dalam hidup menampar sang putri, meskipun tamparannya sangat pelan.
"Mami jahat! Aku benci mami!" seru Hazel yang langsung berlari meninggalkan sang mami.
"Mel. Apa yang kamu lakukan?" seseorang memegang bahu Camel.
Bersambung.................
Biarlah, kalian tebak tuh, siapa yang pegang bahu Camel.
Yang belum follow IG aku, yuk di follow. karena di story IG aku selalu kasih visual2 dan spoiler episode novel ini ya gaes.
Oh ya gaes sudah hari senin jangan lupa ya, vote nya Oke oke.
Dan maaf belum bisa balas komen kalian satu satu, tapi aku selalu baca komen kalian kok, dan komen kalian itu moodbooster buat aku loh, meskipun hanya komen lanjut, yang artinya kalian itu menunggu novel ini untuk up date.
__ADS_1
Jadi jangan pernah tinggalkan komen kalian di setiap bab ya.
Dan aku senang sekali jika kalian komen untuk mengingatkan typo dalam tulisan aku ini, Terima kasih ya gaes Love you buat kalian semua 😘😘😘😘😘