My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Dibayar Kontan


__ADS_3

"Ayo lah Meri, kakak sangat mengantuk," pinta Santos yang ingin masuk ke dalam kamarnya namun di halangi oleh sang adik tepat di depan pintu.


"Oh tidak bisa, aku tidak ingin membiarkan kakak Camel di gigit semut lagi, karena kakak Santos tidak bisa menjaga kakak Camel dan membuat dia kesakitan akibat di gigit semut. Dan untuk malam ini, kaka Santos tidur di sofa, oke,"


"Mana ada kesakitan, yang ada keenakan," celetuk Santos yang langsung menutup mulutnya karena sudah keceplosan.


"Ish, Kakak ini tambah hari tambah bodoh, di gigit semut di bilang enak. Hari kapan itu, bilang di setrum enak," ujar Meri.


Mengingat perkataan sang kakak beberapa hari lalu.


"Iya, kakak bodoh, sudah tidur sana. Kakak sungguh mengantuk,"


"Sudah aku katakan, kakak tidur di Sofa, malam ini aku ingin tidur dengan kakak Camel, agar aku bisa menjaga dia, dari serangan semut lagi, tidak seperti Kakak, yang tidak bisa menjaganya,"


"Mer sudahlah, lebih baik kamu tidur dengan Hazel di kamar sebelah,"


"Siapa bilang kakak Hazel ada di kamar sebelah, orang kakak Hazel sudah berada di dalam kamar," jelas Meri.


Seperti biasa pasti Hazel akan menginap bersama sang mami saat berkunjung ke rumah ibu Rina, mengingat lagi, pasti Hazel datang di akhir pekan.


Tentu saja Santos langsung menepuk keningnya sendiri, mendengar apa yang baru saja sang adik katakan, karena biasanya jika Hazel menginap dia akan tidur di kamar sebelah.

__ADS_1


"Sabar Santos, mungkin burung milikmu ini di suruh beristirahat," batin Santos pada dirinya sendiri.


Padahal Santos ingin sekali tidur bersama dengan sang istri, dan menghabiskan malam bersama menikmati surga dunia, yang ingin sekarang Santos lakukan lagi.


Meskipun sore tadi sudah melakukannya, namun ingin melakukannya lagi, karena tubuh Camel sudah menjadi candu baginya.


"Pi sudahlah, tunda dulu bikin dede bayi untuk aku," sambung Hazel sambil menahan senyum dan menghampiri Santos dan memberikan selimut dan juga bantal padanya. "Kata mami, malam ini. Papi tidur di luar dulu," ujar Hazel.


Kemudian Hazel menarik tangan Meri untuk masuk ke dalam. Namun Meri melepas tangan Hazel yang masih menarik tangannya.


"Ada apa Meri?"


"Nanti dulu, tadi kakak Hazel bilang bikin dede bayi. Memangnya bagaimana caranya membuat dede bayi?" tanya Meri dengan polosnya.


"Meri, gampang banget cara membuat dede bayi, tinggal ambil tepung, telur dan juga gula, terus setelah itu langsung di campur menjadi satu dan di uleni," sambung Camel yang menghampiri ke tiganya.


"Ya elah, kalau begitu aku juga bisa kalau bikin dede bayi," ujar Meri.


Lalu menarik tangan Hazel. "Yuk Kak, kita masuk dan tidur dulu, aku sangat mengantuk," ajak Meri yang langsung meninggalkan Santos dan juga Camel di depan pintu.


"Sayang, aku ingin mimi susu," ucap Santos dengan manjanya setelah kepergian sang adik.

__ADS_1


Tentu saja membuat Camel langsung tersenyum melihat tingkah sang suami, karena terlihat begitu manja dan menggemaskan.


Kemudian Camel mencubit hidung sang suami. "Nakal ya sekarang. Untuk malam ini kita libur dulu ya sayang. Sabar,"


"Selalu, tapi besok di bayar kontan ya?"


"Iya sayang. Sudah sana tidur,"


Mendengar perintah Camel, Santos lalu memajukan bibirnya ke arah sang istri, untuk meminta ciuman.


"Kalian belum tidur?" tanya ibu Rina yang baru keluar dari kamar miliknya yang letaknya tidak jauh dari kamar sang putra.


Tentu saja membuat Camel mengurungkan niatnya ingin mencium bibir sang suami, dan langsung menoleh ke arah sang mertua, begitu pun dengan Santos yang langsung menoleh ke arah sang ibu.


"Iya Bu, ini aku mau tidur," ujar Santos yang langsung menuju ke arah sofa.


"Selamat malam Bu, aku masuk dulu," ucap Camel dan masuk ke dalam kamar.


Meninggalkan ibu Rina yang hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


Pagi hari

__ADS_1


Bersambung.....................


Terserah kalian mau ngapain pagi hari 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣


__ADS_2