My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Tegas


__ADS_3

Mami Asha terus memenangi pipinya yang baru saja mendapat tamparan dari papi Arthur sang suami.


"Pi. Kamu tega sekali,"


"Agar mulut kamu bisa diam. Dan tidak lagi menghina Santos!" seru papi Arthur.


Saat dia tidak bisa menahan amarahnya pada sang istri yang terus saja menghina Santos, menantu yang benar benar baik dan bertanggung jawab.


"Papi itu buta, tidak bisa melihat siapa dia yang sebenarnya. Ini semua hanya rekayasa dia. Dan kalian sudah masuk ke dalam rekayasanya,"


"Kamu yang buta!" balas papi Arthur.


Entah apa yang harus papi Arthur lakukan untuk mengubah sang istri yang terus saja menghina Santos.


"Selalu Jack yang kamu banggakan. Yang jelas jelas sudah melukai Santos. Dan lagi, Jack juga tidak pernah sepeserpun memberikan uang pada Camel untuk membiayai putrinya. Berbeda dengan Santos, meskipun dia papi sambung Hazel. Santos bisa membiayai Camel dan juga Hazel dengan jerih payahnya. Kamu paham!" jelas papi Arthur panjang lebar.


Saat dia baru mengetahui, jika Santos benar benar bertanggung jawab dengan memberikan materi untuk anak dan cucunya, meskipun nominalnya tidak lah besar.


Namun itu sudah membuat papi Arthur bangga pada Santos, di usia yang tergolong sangat muda, namun pikirannya sudah sangat dewasa dan matang.


"Eleh, itu hanya pancingan saja, setelah itu di juga akan mengeruk habis harta putri kita. Lihat saja nanti,"


"Memang susah bicara denganmu. Tapi suatu saat kamu akan menyesal jika melihat Santos menjadi pengusaha sukses,"

__ADS_1


"Itu tidak akan mungkin. Mana bisa makanan sampah seperti itu bisa menjadikan dia sukses,"


"Mulut kamu yang sampah!" seru papi Arthur.


Lalu meninggalkan mami Asha seorang diri di ruang tamu rumah Camel sang putri, karena papi Arthur tidak ingin hilang kendali dengan mendengar ucapan yang terlontar dari bibir sang istri, yang pasti akan terus menghina Santos.


"Terus saja memuji menantu yang tidak berguna itu Arthur," ucap mami Asha selepas kepergian sang suami.


"Siapa yang tidak berguna Grandma?" tanya Hazel yang baru saja turun dari kamarnya dan mendekati mami Asha, dan kebetulan Hazel mendengar apa yang baru saja mami Asha katakan.


Mendapati ke datangan sang cucu, Mami Asha langsung mengukir senyum dan mendekat ke arah sang cucu yang sangat dicintainya.


"Cucu grandma tersayang, mau ke mana malam malam?" tanya mami Asha tanpa menjawab pertanyaan sang cucu.


"Siapa lagi jika bukan papi baru kamu yang tidak berguna itu," jawab mami Asha.


Tentu saja membuat Hazel langsung memicingkan matanya, lalu menampik tangan mami Asha yang ingin mengelus lengannya.


"Sayang ada apa?" tanya mami Asha, mendapati sang cucu terlihat dingin padanya.


"Aku tidak suka, Grandma mengatakan hal itu pada papi Santos,"


Mendengar apa yang baru saja Hazel katakan tentu saja membuat mami Asha begitu terkejut, pasalnya setahu mami Asha sang cucu juga tidak menyukai Santos menjadi papi sambungnya.

__ADS_1


"Memang itu kenyataannya sayang, apa kamu lupa kita sudah pernah membahas akan memisahkan mami dan juga papi baru kamu yang tidak berguna itu,"


"Ya aku masih ingat itu. Dan aku salah pernah berniat melakukan hal itu,"


"Tidak salah dong sayang, kita harus melakukan hal itu,"


"Tidak akan. Aku tidak akan memisahkan mami dan juga papi Santos. Aku bahagia melihat mereka bahagia. Dan aku akan terus melihat mereka bahagia,"


"Sayang apa yang kamu katakan. Apa grandma tidak salah dengar?" tanya mami Asha sambil memicingkan matanya. Mendengar apa yang baru saja terlontar dari bibir sang cucu.


"Tidak. Grandma tidak salah dengar. Dan satu lagi, Grandma jangan sekali kali berniat untuk memisahkan mami dan juga papi Santos. Jika itu terjadi, aku tidak akan mau memanggil Grandma dengan sebutan Grandma lagi. Paham!" tegas Hazel. "Aku pergi dulu, selamat malam,"


Hazel pun segera meninggalkan mami Asha, yang begitu terkejut dengan ucapan yang baru saja keluar dari bibir sang cucu.


"Apa yang sudah manusia sampah itu berikan para cucuku. Awas kamu ya Santos!"


*


*


*


"Zel. Bagaimana jika kita menjalin hubungan?"

__ADS_1


Bersambung...........................


__ADS_2