My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Aku Pasrah


__ADS_3

Mendengar Santos memanggil sayang, tentu saja Siska yang sudah melepas tangan Santos kini tersenyum bahagian, karena dia pikir Santos sedang memanggilnya dengan sebutan sayang.


"Ya ampun sayang, kamu so sweet sekali. Dari tadi kek bilang sayang," ucap Siska yang kini coba untuk memeluk pinggang Santos.


Tentu saja pemilik pinggang terus menolak, saat wanita yang sangat dirinya kenal yang masih berdiri tepat di samping pemilik agency, terus melotot ke arahnya.


"Tos, jangan malu malu kucing, jika ujungnya nanti kamu malu maluin, lihat saja nanti, jika kamu sudah merasakan lubang kenikmatan, yang ada kamu nempel terus tuh sama cewek, aku yakin itu," sambung Vano yang berada di samping Santos dan juga Siska.


"Benar tuh apa yang di katakan oleh Vano, kamu mau nyoba tidak. Aku siap loh melayani kamu. Mau yuk," ajak Siska tentu saja dengan tangan yang terus coba untuk memeluk pinggang Santos.


"Santos!"


Mendengar seorang wanita memanggil nama Santos dengan kencang, tentu saja semua model yang sudah berada di dalam studio tersebut langsung menoleh ke arahnya.


Begitu pun dengan Siska dan juga Vano yang kebetulan mengenal wanita tersebut yang baru saja memanggil nama temannya terus.


Bagaimana Vano tidak mengenal wanita tersebut, karena Vano pernah ingin menghabiskan malam bersamanya, namun gagal, karena mobil miliknya pecah ban saat ingin menuju ke hotel, di mana wanita tersebut yang sudah memesan dirinya sudah menunggu di sana.


Mengingat lagi, selain jadi model, Vano juga sering menerima job, melayani para sugar mommy yang menginginkan kenikmatan sesaat


Kemudian Vano mengalihkan pandangannya ke arah Santos.

__ADS_1


"Tos, kamu mengenal wanita itu?" tanya Vano penasaran.


"Iya. Dia istriku,"


"Apa!" Vano begitu terkejut mendengar jawaban Santos. Mana mungkin Santos yang pendiam dan juga pemalu mengenal seorang sugar mommy apa lagi sampai menikah dengannya.


Santos kini menghampiri Camel sang istri dengan langkah pasti.


Meninggalkan Vano dan juga Siska, yang juga begitu terkejut dengan pengakuan Santos.


Karena Siska tahu persis wanita yang memanggil Santos, dan yang dia katakan istrinya adalah, salah satu pengusaha terkenal di negara ini.


"Vano, apa aku tidak salah, Santos adalah Suami Mrs Camel?" tanya Siska dengan bola mata yang terus mengikuti langkah Santos.


"Dan jika benar, mati aku. Karena sudah menggoda suami Mrs Camel," sesal Siska.


Santos yang sudah mendekati sang istri coba meraih tangan nya, namun Camel langsung menampik tangan Santos.


"Sayang, ini tidak seperti apa yang kamu lihat," jelas Santos.


"Aku melihat dengan ke dua bola mataku ini, apa yang kamu lakukan dengan wanita tadi,"

__ADS_1


"Tapi aku–"


"Diam!" Camel menghentikan ucapan Santos. "Sekarang ikut denganku!" perintah Camel.


Kemudian Camel keluar dari studio foto tersebut di ikuti oleh Santos dari belakang.


"Ibu, apa yang harus aku lakukan jika istriku sedang marah dan salah paham seperti ini, ibu tolong aku," batin Santos sambil terus mengikuti langkah Camel.


Karena Santos yakin jika Camel sangat marah padanya. Lalu Santos mengingat salah satu adegan dalam sinetron yang sering dirinya lihat, jika sang istri sedang marah, sang suami memeluknya dari belakang.


Dan itu yang sekarang Santos lakukan memeluk Camel dari belakang, untuk menghentikan langkahnya saat ke duanya sudah berada di luar studio foto.


"Sayang, maafkan aku. Tapi aku bersumpah tidak melakukan apa pun, dan yang tadi kamu lihat itu bukan aku yang memeluknya tapi wanita tadi," jelas Santos sambil terus memeluk sang istri dari belakang.


Namun tidak mendapat tanggapan dari Camel, yang sekarang sedang mengukir senyum, mendapati Santos ternyata sangat romantis. Apa lagi pelukan Santos membuatnya sangat nyaman, dan rasa gelisah karena perdebatan nya tadi dengan Hazel kini melebur sudah.


Setelah beberapa saat Camel membiarkan Santos memeluknya, kini Camel melepas pelukannya, lalu membalik tubuhnya untuk menghadap sang suami tercinta.


"Aku harus memberi pelajaran padamu, karena sudah berani di peluk peluk wanita lain," gertak Camel meskipun Camel tahu jika model wanita tadi lah yang sudah menggoda suaminya.


"Aku pasrah,"

__ADS_1


Bersambung............................


__ADS_2