
Bukannya menjawab pertanyaan sang suami, Camel malah turun dari mobil saat petugas wallet yang bertugas memarkirkan mobil datang.
Dan Santos pun mengikuti sang istri turun dari mobil dengan rasa penasaran.
Kemudian Santos berjalan menghampiri sang istri, lalu meraih tangannya.
"Sayang siapa yang ingin menemui aku?" tanya Santos lagi saat tadi belom mendapat jawatan dari sang istri.
"Nanti kamu akan tahu sayang, dan pertemuan ini akan memperluas usaha yang sedang kamu rintis saat ini,"
"Benarkah?" tanya Santos dengan antusias.
"Benar,"
"Tapi nanti dulu sayang," ujar Santos menghentikan langkah Camel.
"Ada apa sayang?"
"Berarti yang akan bertemu denganku bukan orang biasa?"
"Ya orang biasa seperti kita, matanya dua, kaki, tangan, telinganya juga ada dua, hidung satu, sama kan seperti kita ini,"
"Ya ampun, bukan begitu maksud aku sayang," sambung Santos yang beranggapan orang yang akan menemui dirinya bukan dari orang biasa seperti dirinya. "Maksud aku dia kan meminta bertemu di hotel, jadi dia bukan orang biasa seperti diriku kan?"
"Siapa bilang kamu orang biasa, di mataku kamu sungguh luar biasa sayang," Jawa Camel sambil mencubit hidung sang suami.
"Sayang bukan begitu tapi–"
"Dia sahabatku, dan dia pemilik hotel ini,"
"Apa?!" Santos begitu terkejut mendengar apa yang baru saja sang istri katakan.
Bagaimana mungkin pemilik hotel bintang lima ingin bertemu dengannya, untuk memperluas usaha Santos, mengingat usahanya hanyalah berjualan cilok, yang Santos tahu pasti orang orang kaya tidak tertarik dengan yang namanya cilok.
__ADS_1
"Kenapa kamu terkejut sayang, dia sangat menyukai cilok buatan kamu,"
"Cilok buatan aku?"
"Iya, dan dia akan menambah menu cilok buatan kamu di buffet hotel ini," jelas Camel.
Tentu saja membuat Santos bingung. "Buffet bukannya lemari pajangan, jadi cilok bikinan aku hanya akan di pajang?" tanya Santos dengan lugunya.
Tentu saja membuat Camel langsung menepuk jidatnya sendiri.
"Ya Tuhan suamiku sayang, bukan buffet itu,"
"Terus?"
"Kamu masih ingat terakhir kita makan malam di hotel,"
"Iya,"
"Ya tempat kita mengambil makan itu namanya buffet hotel,"
"Anggap saja begitu," ujar Camel. "Lebih baik kita masuk ke dalam, pasti sahabat aku sudah menunggu kita," ajak Camel lalu menarik tangan Santos.
"Kata kamu dia menyukai cilok bikinan aku, kapan dia makan?" tanya Santos yang berjalan sejajar dengan Santos istri.
"Tadi pagi, aku sengaja meminta ibu untuk menyiapkan semua varian cilok bikinan kamu, dan mengirimkan nya lewat ojek online pada sahabatku, karena dia sangat menyukai cilok, dan kata dia, cilok bikinan kamu sungguh enak tidak ada duanya,"
"Oh begitu,"
Camel menghentikan langkahnya saat sudah sampai di tempat makan hotel bintang lima tersebut, saat sang sahabat sudah menunggunya di sana.
"Camel!" panggil seorang wanita, membuat Camel langsung menoleh ke sumber suara yang tidak jauh dari tempatnya berada.
"Lery," Camel pun segera menghampiri wanita yang baru saja di panggil Lery tersebut, dan keduanya langsung saling berpelukan.
__ADS_1
"Apa kamu sedang hamil lagi?" tanya Camel saat melihat perut sang sahabat membuncit.
"Ya seperti yang kamu lihat,"
"Sungguh hebat Mario, apa kalian ingin membuat kesebelasan?"
"Au ah gelap, di kira melahirkan gampang apa,"
Camel hanya tertawa mendengar apa yang baru saja Lery Sahabatnya katakan.
"Oh iya di mana Mario," tanya Camel menanyakan suami sahabatnya tersebut.
Lery pun langsung menunjuk seorang pria yang sedang menggendong bayi berusia kurang lebih delapan bulan sambil mengawasi dua anak kecil yang sedang berlari larian, meskipun sudah ada beberapa baby sitter yang mengawasi.
"Suami siaga," ucap Camel. "Oh ya si cantik tidak ikut?" tanya Camel menanyakan anak perempuan sang sahabat, karena Mario hanya bersama tiga anak laki-laki nya.
"Dia berada di rumah mamanya,"
"Oh begitu," sambung Camel, lalu menautkan keningnya saat melihat Lery sedang senyum senyum sendiri sambil menatap Santos sang suami, dengan tatapan terpesona.
"Jaga matamu, itu suamiku,"
"Ada stok lagi tidak, kang cilok seperti dia, aku mau,"
"Ingat anakmu sudah lima,"
"Tapi suami baru satu,"
"Dasar pea,"
Bersambung........................
Yang ingin tahu siapa Lery dan juga Mario, kalian wajib baca novel aku yang berjudul Terpaksa Menikahi Asisten dengan cover di bawah ini, dan tenang saja sudah tamat, jadi bisa maraton bacanya.
__ADS_1