
Vano melepas kedua tangan Siska dengan kasar saat masih memeluk kakinya dengan kencang.
Tentu saja membuat Siska langsung menautkan keningnya, mendapati perlakuan kasar Vano padanya.
Pasalnya selama ini Vano tindak pernah berbuat kasar sedikit pun pada Siska.
"Van. Apa yang kamu lakukan. Kenapa kamu jadi kasar seperti ini padaku?" tanya Siska yang sekarang terduduk di atas lantai karena dorongan Vano yang melepas ke dua tangannya dengan kasar.
"Itu belum seberapa dengan apa yang sudah kamu lakukan pada Santos,"
"Van. Aku bersumpah untuk hal ini aku benar bantu tidak tahu. Jika Jack akan melukai Santos. Kamu tahu aku menginginkan dia. Tidak mungkin aku melukai nya Van,"
"Cih. Aku tidak akan pernah percaya dengan apa yang kamu katakan. Dan aku sangat menyesal telah mengenal kamu dan sering berbagi satu ranjang denganmu Sis,"
Mendengar apa yang baru saja Vano katakan, membuat Siska dengan segera beranjak dari tempatnya.alu menatap ke arah Vano yang masih berdiri di hadapannya.
"Bisa ya kamu mengatakan hal itu, setelah apa yang kita lewati,"
"Tentu. Karena bagiku kamu bukan siapa siapa Sis. Kamu tahu aku pria normal, seperti kucing saja bila di sodorkan ikan asin pasti tidak menolak, begitu pun dengan aku,"
Kemudian Vano menarik tangan Siska. "Jangan banyak bicara, simpan suaramu itu untuk nanti di kantor polisi,"
"Vano! Aku sudah mengatakan, aku tidak terlibat dengan yang satu ini!" seru Siska dan coba untuk melepas tangan Vano yang terus menarik tangannya.
"Tidak terlibat anda bilang," sambung seseorang yang ingin masuk ke dalam kamar Siska.
Tentu saja membuat Siska dan juga Vano langsung menatap ke arah sumber suara.
__ADS_1
Di mana sudah ada beberapa polisi, yang baru masuk ke dalam unit apartemen Siska, saat sudah mendapat laporan tentang penusukan dari suami CEO perusahaan Carter.
Bukan hanya itu, polisi juga mendapat laporan jika Siska lah dalang utama dari kejadian tersebut.
Kemudian salah satu polisi wanita tersebut berjalan mendekati Siska, dan langsung memakaikan borgol di tangannya, yang baru di lepas oleh Vano.
Tentu saja membuat Siska bingung. "Apa yang kalian lakukan?"
"Menahan anda, karena anda adalah dalang utama penusukan yang di alami oleh Tuan Santos,"
"Hah," Siska begitu terkejut dengan ucapan polisi wanita yang sekarang sudah memborgol ke dua tangannya.
"Tapi aku tidak melakukan hal itu. Lepaskan aku!" teriak Siska.
"Nanti anda bisa memberi keterangan di kantor polisi, dengan bukti bukti yang sudah di kirim seseorang,"
"Seseorang," Ucap Siska. Dan langsung teringat dengan Jack. "Jack!!!!!!!"
Pagi hari, Camel yang sudah merasa baik kan karena semalam tiba tiba tidak sadarkan diri setelah mendengar bagaimana kondisi Santos sang suami. Kini Camel sudah duduk tidak jauh dari ruang ICU di mana sang suami sekarang berada.
Mengingat lagi Santos masih kritis meskipun operasinya berhasil.
Tidak ada lagi air mata yang membasahi kedua pipinya seperti semalam. Kali ini Camel terlihat begitu tegar.
"Mi, Mami makan dulu. Nanti Mami sakit loh, jika Mami tidak makan," ujar Hazel yang kali ini sudah berada di rumah sakit untuk menemani sang mami.
Karena ibu Rina pulang ke rumah untuk menjaga Meri yang juga sedang demam, setelah mengetahui sang kakak yang sangat di sayangi nya mendapat tusukan.
__ADS_1
"Mami tidak lapar," balas Camel yang sekarang beranjak dari duduknya
"Mami mau ke mana?" tanta Hazel saat sang Mami melangkahkan kakinya.
"Menemui Jack,"
"Papi sudah kembali," ujar Hazel.
Karena sebelum ke rumah sakit, Hazel terlebih dulu pergi ke apartemen sang papi, saat Hazel begitu kecewa dengan apa yang sudah sang papi lakukan pada pagi barunya. Namun saat sudah tiba di unit apartemennya, Hazel tidak mendapati keberadaan sang papi.
"Sial. Awas Jack, aku akan mencari kamu hingga–"
Camel tidak meneruskan ucapannya, saat melihat dokter dan juga beberapa perawat berlari menuju ruang ICU di mana Santos berada.
Lalu Camel dengar segera menuju ruang ruang ICU, dan menahan salah satu perawatan.
"Sus, ada apa?"
"Maaf–"
Bersambung........................
Jangan di skip, baca dulu rekomendasi novel keren di bawah ini 🤭🤭🤭
dari author Tie Tik judul BELENGGU BENANG KUSUT
Coba gih baca dulu sinopsis dan dan Cover di bawah ini pasti kalian suka.
__ADS_1