My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Partai Besar


__ADS_3

"Coba yang ini Mer," ucap Santos sambil menyodorkan satu buah cilok buatannya ke arah sang adik.


"Ish kakak, aku belum sarapan, dari tadi di suruh nyicipin cilok melulu, nanti aku telat masuk sekolah,"


"Kamu bilang hari ini belajar dari rumah,"


"Oh iya aku lupa kak," sambung Meri yang langsung mengambil cilok dari tangan Santos.


Entah sudah berapa kali Santos menyuruh sang adik untuk mencoba cilok buatannya, karena hari ini Santos memutuskan untuk memulai usahanya.


Dengan cara membuka kedai di depan rumahnya, dan menjual beberapa menu cilok dengan berbagai rasa.


"Ya ampun kak, ini sungguh luar biasa. Di dalam mulut aku tuh serasa meledak ledak, dan sensasi rasanya sungguh luar biasa, dan ini sungguh enak," ucap Meri dengan mulut yang terus mengunyah cilok buatan sang kakak yang kali ini berisikan keju mozarella, setelah tadi mencoba isian, daging, ayam, dan juga isian lainnya yang juga tidak kalah enaknya.


"Benarkah?"


"Iya kak, dan aku mau lagi,"


"Ish sarapan dulu sana, ini jualan kakak hari ini,"


"Ish dasar pelit, Kakak itu buat cilok banyak sekali, masa aku minta lagi tidak boleh,"


"Siapa yang bilang tidak boleh, kamu boleh makan sepuasnya nanti, tapi sekarang kamu sarapan dulu, setelah itu bantu kakak lagi,"


"Eleh sepuasnya, orang ini, ini dan ini juga sudah pesanan orang," ujar Meri sambil menunjuk baskom besar berisi cilok yang sudah di pesan oleh pelanggan Santos.


"Nanti kakak buatkan yang spesial untuk kamu oke,"


"Awas kalau bohong,"

__ADS_1


"Apa pernah kakak bohong padamu,"


"Oke, aku sarapan dulu," sambung Meri yang langsung menuju meja makan untuk sarapan.


Meja makan yang juga sudah penuh dengan cilok pesanan orang.


Dan ini untuk pertama kalinya Santos membuat cilok dalam partai besar.


Karena dirinya mulai hari ini, selain membuka kedai dengan menu berbagai jenis cilok, Santos juga ingin menjadi agen cilok.


Mengingat lagi, banyak sekali pesanan cilok dari para langganannya. Untuk konsumsi sendiri maupun di jual lagi.


"Tos, kedai sudah siap di gunakan," ujar ibu Rina yang menghampiri sang putra yang terus membuat cilok di dapur.


"Terima masih Bu,"


"Biar ibu yang meneruskan pekerjaan kamu, sekarang kamu istirahat dulu," pinta ibu Rina mengingat lagi sang putra sudah sibuk di dapur dari jam empat pagi hingga sekarang jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.


"Ibu belum istirahat, ibu saja dulu yang istirahat dan sarapan," pinta Santos balik.


Mengingat lagi ibu Rina dari pagi juga sudah membantu Santos membuat cilok.


"Tidak Tos, kamu saja. Sekalian bangunkan istri kamu, ini sudah siang,"


"Biarkan istriku bangun sendiri Bu, aku tidak ingin menggangu tidurnya,"


"Tapi ini sudah siang Tos,"


"Iya aku tau Bu, biarkan dia tidur nyenyak, semalam dia kurang tidur karena aku–"

__ADS_1


Santos tidak jadi meneruskan ucapannya, karena hampir saja dirinya keceplosan mengatakan semalam benar benar membuat Camel tindak berdaya, karena setelah satu jam terlelap Santos bangun dan kembali melakukan aktivasi panas yang nikmat dengan sang istri yang membuat Santos ketagihan.


Sementara itu Camel yang sudah membuka matanya begitu terkejut saat jam dinding di dalam kamar tempatnya berada sudah menunjukkan pukul delapan pagi.


Pasalnya hari ini Camel ingin kembali ke kantor setelah beberapa hari tidak bekerja mengurus perusahan nya.


Camel pun segera membuka selimut yang menutupi tubuhnya, lalu mengukir senyum saat mendapati tubuhnya masih polos.


Dan ingatannya kembali lagi pada malam hari, di mana dirinya kewalahan melayani sang suami, yang benar benar membuat dirinya melayang merasakan nikmat berkali kali.


Camel memudarkan senyum saat ponsel miliknya berdering, dan Camel menyambar ponsel miliknya yang tergeletak di samping bantal, lalu mengangkatnya tanpa melihat dulu siapa yang menghubunginya.


"Apa?"


Bersambung...............


Gaes ada rekomendasi novel keren untuk kalian di bawah ini, simak yuk.


Tertarik? langsung cus ke lapak author Covievy sinopsis dan cover di bawah ini ya gaes


Reza Firto Adijaya adalah CEO muda, berusia 27 tahun. Seorang pria yang berlimpah akan harta, tahta, dan wanita. 


Aurora Safitri adalah seorang mahasiswa miskin yang mendapat sistem kekayaan menjadi hacker. Setiap misi yang diberi akan dibayar mahal oleh sistem. Misinya antara lain mengeksploitasi keamanan data sebuah perusahaan.


Suatu hari, Reza dibuat penasaran oleh seorang gadis yang berebut mie instan dengannya. Tanpa dia ketahui, ternyata gadis itu adalah Hacker yang selalu mengganggu perusahaannya.


Kekacauan demi kekacauan dialami oleh Reza, sehingga mengutus seorang detektif untuk mengusut dalang dibalik kekacauan perusahaannya. Didapati ternyata gadis mie instan lah sebagai pelakunya. 


Setelah itu, Reza membayar bandit untuk menangkap Aura. Saking marahnya, dia berencana untuk memperkosa gadis itu. Namun nahas, sakit jantungnya kumat dan jatuh pingsan. Aura menolong dan membawanya ke rumah sakit.

__ADS_1


Sejak itu lah, Reza menjadi bucin pada Nona Hacker Aurora Safitri. Memutuskan hubungan dengan semua kekasih yang dimilikinya.



__ADS_2