
"Mau dong cilok," ujar model wanita yang tadi sempat duduk di samping Santos.
Yang kini menghampiri di mana Vano dan juga Santos berada.
Lalu model wanita tersebut duduk kembali di samping Santos.
Tentu saja Santos ingin beranjak dari duduknya, namun pundaknya langsung di tahan oleh Vano.
"Kang cilok, sudahlah. Duduk saja di sini, Siska tidak akan menggigit kamu," ujar Vano.
"Benar tuh yang Vano katakan, aku tidak akan menggigit kamu. Aku jinak kok," sambung Siska model wanita yang sudah sangat Vano kenal, karena keduanya berada di naungan agensi model yang sama.
Siksa langsung mengulurkan tangannya ke arah Santos, yang sekarang sudah diam kembali di tempat duduknya. "Perkenalkan nama aku Siska,"
"Aku Santos," ujar Santos yang langsung menjabat tangan Siska.
Lalu Santos memalingkan wajahnya saat matanya tidak sengaja menatap Siska yang sedang menatap ke arahnya sambil menggigit bibir bawahnya.
Vano langsung menahan senyum, saat melihat wajah Santos yang salah tingkah.
Tentu saja membuat Vano sekarang memberikan kode pada Siska untuk menggoda Santos.
"Santos sayang,"
__ADS_1
Santos menoleh ke arah Siska, saat baru saja mendengar Siska memanggilnya dengan sebutan sayang.
"Bagaimana jika siang ini aku ajak kamu makan siang, mau ya, biar kita lebih dekat dan juga akrab bagaimana?" tanya Siska sambil mengukir senyum.
"Ide bagus tuh Sis, ajak teman aku makan siang. Kebetulan siang ini aku ada janji dengan wanita cantik,"
"Tidak aku tidak mau," tolak Santos yang kini langsung beranjak dari duduknya.
Lalu Santos meninggalkan tempat tersebut, tentu saja Vano langsung mengikuti Santos dari belakang.
"Tos, tunggu dulu,"
Vano terus mengikuti langkah Santos, takut Santos salah jalan, karena Santos baru pertama kali berada di tempat tersebut, dan Vano pun tidak ingin Santos tidak merasa nyaman di hari pertama bekerja.
"Ya elah Tos begitu saja marah," ujar Vano saat Santos sudah menghentikan langkahnya di sebuah sofa tidak jauh dari ruangan di mana tadi dirinya berada.
"Tos, besok besok kamu juga akan terbiasa, jangankan hanya makan siang. Berbagai tempat tidur juga sudah biasa,"
Tentu saja Santos langsung melotot ke arah Vano.
"Ish jangan melotot begitu, hal semacam itu sudah biasa bagi kami, jadi jangan pernah menolak, jika kamu tidak ingin menyesal Oke, hajar saja mereka maunya apa kita ikuti, apa lagi Siska dia salah satu top Model di agency kita berada saat ini, jadi manfaatkan kedekatan dia dengan kita, agar menambah pundi pundi rupiah masuk ke dalam kantong,"
"Tapi cara seperti itu tidak benar, aku di bayar untuk melakukan foto bukan yang lain,"
__ADS_1
"Susah jika bicara dengan orang benar," sambung Vano. "Lebih baik kita masuk lagi ke dalam studio, dan menunggu di sana, sepertinya fotografer dan pemilik agency kita sudah masuk," ajak Vano
Tentu saja membuat Santos langsung mengikuti langkah Vano.
Dan Santos terkejut saat tiba tiba lengannya di peluk oleh seorang wanita yang tak lain dan tak bukan adalah Siska, yang tadi sempat keluar setelah Santos keluar.
"Sayang biarkan aku memeluk kamu," ujar Siska dengan suara sexynya.
"Aku mohon lepaskan aku," Santos coba untuk melepas tangan Siska yang memeluk lengannya dengan erat.
"Nanti aku lepas jika sudah di dalam,"
"Iya Tos, hanya memeluk tangan bukan yang lain," sambung Vano.
Yang langsung mendapat anjungan jempol dari Siska.
"Memeluk yang lain juga boleh," ucap Siska yang sungguh terpesona dengan wajah dan tubuh proporsional Santos.
Dan akhirnya Santos pun membiarkan Siska memeluk lengannya masuk ke dalam studio foto, karena tidak lama lagi semua model akan melakukan pemotretan.
Dan saat sudah masuk ke dalam studio, Santos melihat sosok yang sangat dirinya kenal, sedang berdiri di samping pemilik agency tempatnya bekerja saat ini.
Tentu saja Santos dengan paksa melepas tangan Siska yang masih memeluk lengannya. "Sayang?"
__ADS_1
Bersambung....................
Tahu kan, siapa yang datang? pasti tahu lah. Dan apa yang akan terjadi? besok lanjut, sekarang aku mau bobo ama Santos da dah 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣