My Wife SUGAR MOMMY

My Wife SUGAR MOMMY
Bercerai Saja


__ADS_3

Setelah saling pandang kini Hazel menoleh ke arah Meri yang sedang tersenyum ke arahnya.


"Maaf kakak Hazel, hari ini kakak Santos tidak berjualan cilok seperti biasa,"


Camel menautkan keningnya melihat Meri yang terlihat sudah mengenal Hazel.


Sedangkan Hazel tidak menanggapi apa yang baru saja Meri katakan, karena dia sekarang mendekat ke arahnya.


"Meri apa kamu mengenal dia?" tanya Hazel sambil menunjuk ke arah mami Camel.


Karena dirinya masih sangat penasaran, kenapa tadi Meri memanggil sang mami dengan sebutan kakak, terlebih lagi melihat wajah Meri yang terlihat sudah mengenal sang mami.


"Tentu saja aku sangat mengenal kakak Camel yang cantik dan baik hati karena dia–"


"Ya ampun," seru ibu Rina yang baru saja keluar dari dalam kontrakan lalu menghampiri Meri dan menghentikan ucapan sang putri. "Anak satu ini, bukannya bantu ibu malah main," ucap Ibu Rina.


Lalu menoleh ke arah Camel dan juga Hazel yang berada di depannya.


"Nak Hazel, nak Camel,"


"Iya Bu,"


"Iya Bu," ujar Camel dan juga Hazel berbarengan.


Tentu saja Hazel dan Camel saling pandang kembali.


"Sayang, kamu mengenal ibu Rina?" tanya Camel karena rasa penasarannya tidak bisa lagi terbendung, ketika melihat sang putri tidak hanya mengenal Meri namun juga mengenal ibu Rina.

__ADS_1


"Iya aku mengenal ibu Rina, apa mami juga mengenal nya?"


"Tentu sayang, mami sangat mengenal mereka. Tapi bagus juga jika kamu sudah mengenal mereka," ujar Camel sambil mengukir senyum.


Lalu Camel sekarang mengalihkan tatapannya ke arah ibu Rina yang sedang mendengar percakapan ke duanya.


"Bu, Santos ada?"


"Santos?" tanya Hazel setelah sang mami menanyakan keberadaan sang suami pada ibu Rina.


"Iya sayang, apa kamu juga mengenal Santos. Jika kamu sudah mengenalnya berarti mami tidak perlu lagi mengenalkan papi baru kamu,"


"Maksud Mami apa?" tanya Hazel lagi karena belum mengerti dengan apa yang baru saja sang mami katakan.


"Karena Santos, anak ibu Rina dan juga kakak dari Meri adalah papi baru kamu sayang,"


Deg jantung Hazel serasa berhenti sejenak mendengar apa yang baru saja sang mami katakan.


"Kakak Santos, bukan kakak sayang. Tapi papi baru kamu," jelas Camel sambil mengukir senyum.


"Apa Mami sudah gila!" seru Hazel.


Tentu saja membuat Camel bingung dengan reaksi sang putri yang terlihat sangat marah dengan apa yang baru saja di katakan nya.


"Sayang, kenapa kamu marah? Kamu bilang kamu akan menerima papi baru kamu,"


"Tapi bukan kakak Santos!" seru Hazel lagi.

__ADS_1


"Ada apa memangnya dengan dia sayang,"


"Dia laki-laki yang aku sukai Mi, apa mami puas! Telah merebut milikku!" kesal Hazel yang langsung berlari meninggalkan Camel yang sedang mencerna apa yang baru saja sang putri katakan.


Dan setelah Camel mengerti kenapa sang putri sering mengunjungi pemukiman kumuh tersebut, dan mengenal Ibu Rina dan Meri.


Camel segera menyusul sang putri yang pergi belum jauh dari kontrakan Santos.


"Sayang tunggu mami,"


"Jangan ikuti aku!" seru Hazel sambil menampik tangan sang mami yang ingin meraih tangannya. "Aku benci mami, sampai kapan pun aku akan terus membenci mami,"


"Sayang, tolong dengar dulu apa yang akan mami katakan padamu, kenapa Mami menikah dengan Santos papi baru kamu," ujar Camel yang sekarang sudah bisa menghentikan langkah sang putri.


"Dia bukan papi baru aku, paham!"


"Tapi itu kenyataannya sayang,"


"Tidak. Sampai kapan pun, aku tidak akan pernah menganggap dia papi aku. Lebih baik mami bercerai saja dengan dia, jika mami sayang padaku!"


"Tapi mami sangat mencintainya,"


"Aku juga sangat mencintainya Mi,"


Bersambung.................


Jangan di skip gaes aku ada rekomendasi novel untuk kalian judul Aku Di Antara Mereka karya author Asyfa

__ADS_1


Jangan lupa mampir ya gaes Cover dan blurb ada di bawah happy reading



__ADS_2