
Mendengar tanggapan sang suami membuat Camel begitu gemas padanya, tentu saja sambil menahan senyum melihat kepasrahan Santos.
"Ya ampun sayang, jika begini. Mana mungkin aku akan melepaskan kamu dari hidupku," batin Camel.
Dan coba untuk menarik tangan Santos, namun langsung di cekal oleh pemilik tangan tersebut.
Alhasil Camel menatap ke arah sang suami sambil menautkan keningnya.
Namun sepersekian detik Camel langsung mengukir senyum, saat Santos kini memeluk pinggangnya.
Dan kali ini Camel benar benar di buat luluh lantah dengan sikap Santos. Membuatnya langsung menyadarkan kepalanya di bahu Santos.
Apa lagi Santos kini melangkah kakinya sambil membelai rambut sang istri.
"Sayang, maafkan aku ya. Dan jangan marah," ucap Santos.
"Bagaimana aku bisa marah padamu, jika kamu seperti ini sayang," batin Camel. "Tentu saja aku marah padamu,"
Mendengar ucapan sang istri tentu saja membuat Santos kini menghentikan langkahnya, lalu melepas tangannya yang masih memeluk pinggang Camel.
Kemudian Santos memegang ke dua bahu Camel untuk menghadap ke arahnya.
"Sayang aku_"
"Kenapa kamu menerima pekerjaan sebagai model tanpa memberi tahu aku terlebih dahulu. Kamu anggap aku apa sayang?" tanya Camel.
Dia tidak marah, karena tadi ada model wanita yang mendekati Santos. Tapi untuk yang satu ini Camel masih kesal, karena Santos tidak memberi tahu jika akan menjadi model.
"Kamu istriku sayang. Aku menerima pekerjaan ini, agar kamu bangga padaku, jika suatu saat nanti aku terkenal,"
__ADS_1
"Aku bangga dengan kamu apa adanya, tidak harus kamu menjadi model,"
"Tapi–"
"Sudahlah, aku tidak ingin kamu menjadi model titik!" sambung Camel memotong perkataan Santos sang suami.
"Baiklah demi kamu, aku tidak akan menjadi model,"
"Bagus. Dan sekarang ikut dengan aku,"
"Baiklah sayang,"
*
*
*
Entah mengapa setiap detik rasa cinta Santos tumbuh semakin besar untuk Camel sang istri.
Tentu saja membuat Santos ingin melakukan yang terbaik untuk membahagiakan nya.
Meski saat ini yang perlu Santos lakukan adalah menuruti semua yang sang istri inginkan, salah satunya dengan tidak lagi mau menjadi modal yang baru saja ingin di tekuni.
Tentu saja Santos juga ingin membuktikan pada sang istri jika dirinya bisa mencari pekerjaan lain dan bisa menjadi orang yang sukses.
"Sayang, kamu baik baik saja?" tanya Camel saat melihat Santos yang terus mengukir senyum ke arahnya.
"Iya aku baik baik saja," jawab Santos.
__ADS_1
"Baiklah, kamu makan yang banyak sayang, karena hukuman yang akan kamu terima sangat berat," Camel menyodorkan piring berisi makanan yang baru saja pelayanan bawa ke mejanya.
"Tapi kamu bilang hanya pelajaran, bukan hukuman sayang,"
"Karena keduanya saling berhubungan, jadi makanlah dulu yang banyak,"
"Baik, tapi sebelum itu. Aku ingin menyuapi kamu. Sayang," Santos coba untuk merayu Camel, berharap hukuman yang akan di terimanya tidaklah berat, karena Santos takut sang istri akan meminta perhiasan atau apa pun yang harganya mahal.
Tentu saja Cemel langsung menerima suapan dari Santos, yang membuatnya merasa sangat di cintai oleh sang suami, apa lagi satu tangan Santos kini mengusap bibirnya saat baru saja dirinya menerima suapan.
"Jika begini mana aku tahan," batin Camel, saat sentuhan Santos langsung bisa membuat gairah di tubuhnya muncul.
Santos begitu bingung, karena setelah makan siang sang istri malah membawanya masuk ke dalam kamar hotel yang baru saja di pesan Camel.
"Sayang kenapa kita ke sini?"
"Tentu saja aku ingin memberi kamu hukuman dan juga pelajaran,"
"Tapi aku bisa segala macam mata pelajaran, karena nilai kelulusan aku semua seratus, apa kamu yakin ingin memberi pelajaran padaku. Sayang?"
"Yakin dong. kamu siap sayang?"
"Nanti dulu,"
Bersambung.................
Gaes ada rekomendasi novel keren untuk kalian, dari author Anisyah S judul DOKTER MISTERIUS VS MAFIA KEJAM mampir ya gaes cover dan sinopsis ada di bawah ini happy reading
l
__ADS_1