Oh..Dokter Lucky

Oh..Dokter Lucky
Bab 56


__ADS_3

"Mas.." lirih Ayu sambil membuka kedua tangannya dari wajahnya. Keringat dingin nampak jelas membasahi wajah Ayu.


Melihat itu jelas Lucky langsung panik.


"Kamu kenapa Yu?" Tanya Lucky panik.


"Mau muntah..." Ucap Ayu lemas. Sebenarnya Ayu sudah menahan rasa mual nya sejak ia menghabiskan ice cream itu. Tapi karena takut kena marah oleh suaminya, Ayu terpaksa menahan rasa mualnya sampai tiba di taman kota.


Namun apalah daya, bukannya hilang rasa mual itu, malah rasa mual itu semakin menjadi-jadi begitu Lucky mematikan mesin mobilnya.


"Astaga..." pekik Lucky.


Matanya pun langsung berkeliling mencari penjual kopi keliling untuk meminta air hangat.


"Tunggu sini, biar aku minta air hangat dulu." Ucap Lucky saat menemukan penjual kopi keliling yang biasa wara-wari di area taman.


Lucky pun berlari menghampiri penjual kopi keliling dan meminta air minum hangat untuk ia berikan pada Ayu.


Tak lama Lucky pun datang dengan membawa satu cangkir berisi air minum hangat.


Mata Lucky membulat sempurna saat melihat kondisi istrinya.


"Hoeek..hoeek." Ayu sedang memuntahkan isi perutnya di bawah pohon besar dekat Lucky memarkirkan mobilnya.


Lucky mendekati Ayu yang sedang memuntahkan isi perutnya.


"Udah?" Tanya Lucky setelah Ayu selesai memuntahkan isi perutnya.


Ayu menganggukkan kepalanya lemas.


Lucky pun memapah Ayu untuk kembali duduk di dalam mobil.


"Ini, minum dulu." Lucky menyodorkan cangkir yang berisi air minum hangat pada Ayu.


Ayu pun mengambil cangkir itu dan menenggak air hangat yang ada di dalam cangkir itu sampai tandas.


Setelah menghabiskan satu cangkir air hangat, Ayu pun menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat duduk yang sudah Lucky turunkan sedikit.


"Tuh kan, aku bilang juga apa, muntah kan. Kamu tuh masuk angin Yu. Udah kurang tidur, sarapan juga cuma roti selembar, makan siang juga udah kayak orang kesurupan, satu bucket ayam goreng kamu habisin sendiri, tambah lagi ice cream berbagai rasa." Omel Lucky pada Ayu persis seperti bapak-bapak mengomeli anak gadisnya yang ketauan pacaran diam-diam.


Ayu tak menjawab. Antara sadar kalau dirinya salah atau karena dirinya tak memiliki tenaga lagi untuk berdebat dengan suaminya.


"Kita pulang. Kamu butuh banyak istirahat." Ucap Lucky.


Lucky pun menutup pintu mobil sebelah kiri, kemudian memutari mobil menuju pintu mobil sebelah kanan bagian kemudi. Lucky pun masuk ke dalam mobil, menyalakan mesin mobil kemudian melajukan mobilnya keluar dari area taman kota menuju rumah orangtua Lucky.


✨✨✨

__ADS_1


Kini mobil yang Lucky kendarai sudah sampai di halaman rumah orangtua Lucky.


Lucky pun menggendong Ayu untuk masuk ke dalam rumah, karena tidak tega melihat kondisi istrinya yang sangat lemas bahkan Lucky bisa merasakan tubuh Ayu yang gemetaran dalam gendongannya.


"Ayu kenapa Ky?" Tanya mama Tyas saat melihat anaknya menggendong menantunya.


"Lemes mah, muntah-muntah tadi di taman kota. Masuk angin mungkin." Jawab Lucky.


"Ya gimana gak masuk angin kalau tiap malam tidur gak pake baju." Sindir mama Tyas.


Mendengar sindiran itu Ayu yang ada dalam gendongan suaminya makin membenamkan wajahnya di pundak sang suami karena malu. Sedangkan Lucky terlihat biasa saja dengan sindiran mama nya.


"Ya udah kamu bawa dulu Ayu ke kamar, biar mama bikinin teh madu. Nanti kamu turun ambil yah." Perintah mama Tyas.


Lucky menganggukkan kepalanya, kemudian melanjutkan langkah kakinya menuju tangga dan menapaki anak tangga untuk naik ke lantai atas.


Sepeninggal Lucky dan Ayu, mama Tyas pun berjalan ke dapur untuk membuatkan teh madu untuk menantunya itu.


"Masuk angin?" Gumam mama Tyas sambil membuatkan teh madu.


"Apa jangan-jangan Ayu udah berbadan dua?" Gumam mama Tyas lagi.


Saat mama Tyas sedang asyik bergumam sendiri, tiba-tiba saja suara berat Lucky membuyarkan gumamannya.


"Teh nya udah mah?" Tanya Lucky.


"Ky.."


"Hemh.."


"Ayu udah datang bulan belum?" Tanya mama Tyas.


"Ya mana Lucky tau lah mah." Jawab Lucky malas berpikir.


"Kok gak tau!!! Semenjak kamu di London, pernah gak kamu puasa karena Ayu datang bulan." Geram mama Tyas.


"Iya juga yah." Gumam Lucky dalam hati. Lucky pun mulai mengingat-ingat apakah dirinya pernah puasa semenjak rudalnya berhasil mendobrak pintu lubang kramat istrinya.


"Seingat Lucky sih, waktu Lucky berhasil nyuntik Ayu, Ayu udah tiga atau empat hari selesai datang bulan." Jawab Lucky setelah berhasil mengingat dimana dirinya tidak mendapat therapy dari tangan dan mulut Ayu untuk membangunkan si rudal.


"Fix ini." Ucap mama Tyas sambil menjentikkan jarinya.


"Fix apa mah?" Tanya Lucky yang belum menyadari kalau istrinya sedang mengandung anaknya.


"Kamu tuh dokter kok gak sadar sih?! Istri kamu tuh lagi Ky."


"Ha-ha-mil mah?" Ucap Lucky kaget dengan perkataan mama nya.

__ADS_1


Mama Tyas tak menghiraukan ekspresi Lucky yang kaget. Dan malah memanggil asisten rumah tangganya dan menyuruh asisten rumah tangga itu untuk pergi ke apotik membeli testpack.


"Tolong beliin testpack. Beli lima sekaligus, terus merk nya beda-beda." Perintah mama Tyas.


"Baik buk." Si asisten rumah tangga itu pun pergi dari hadapan mama Tyas dan Lucky.


"Kok kamu bengong Ky? Udah anter ini teh madu nya." Perintah mama Tyas pada Lucky saat melihat anak bungsunya itu masih ternganga di tempatnya.


Suara mama Tyas pun berhasil menyadarkan Lucky dari rasa kagetnya.


"Mama kok yakin banget Ayu lagi hamil?"


"Ya yakin lah, kamu kan nyuntik Ayu pas Ayu lagi masa subur." Jawab mama Tyas.


"Apalagi kalau tiap hari Ayu dapet vaksin dari kamu." Lanjut mama Tyas.


"Dari mana juga mama tau kalau Lucky tiap hari kasih vaksin ke Ayu." Ucap Lucky mencoba mengelak.


"Ya tau lah, bahkan sampe kamu kasih vaksin ke Ayu di meja makan aja mama tau." Sindir mama Tyas.


"Cih..kapan juga Lucky kasih vaksin di meja makan." Lucky masih berusaha menyangkal.


"Oh..mau nyangkal kamu." Mama Tyas pun berjalan menuju lemari hias yang ada di ruang makan, tempat ia menyembunyikan barang bukti yang ia temukan di lantai ruang makan selepas Lucky menyantap tubuh Ayu di meja makan.


Mama Tyas pun mengambil barang bukti yang ia sembunyikan di belakang lemari hias. Kemudian kembali ke dapur tempat Lucky sedang gemetaran karena ketahuan main dokter-dokteran dengan Ayu di meja makan.


"Ini apa? Masih mau ngelak kamu? Ini mama temukan di lantai deket meja makan. Mama juga lihat kamu gendong Ayu dalam kondisi polos." Ucap mama Tyas to the point sambil memberikan barang bukti itu ke tangan Lucky.


Lucky terdiam seketika sambil mengusap tengkuknya.


"Apa? Lagi mikir buat ngelak?"


Lucky menggelengkan kepalanya. Ia tau tak ada artinya mengelak, karena barang bukti sudah ada di tangan.


"Kamu tuh Ky..Ky.. mentang-mentang udah ngerasain enaknya main suntik-suntikan, jadi nyuntik di sembarang tempat. Untung gak ada orang yang keluar dengar suara grasak grusuk diruang makan. Kalau sampai ada yang denger dan kalian kepergok lagi main suntik-suntikan, bisa-bisa tuh suntikan kamu macet gak mau di keluarin. Kembar siam lah kamu sama Ayu." Ucap mama Tyas menceramahi anaknya.


"Lain kali jangan di ulangi kayak gitu. Walaupun kamu sama Ayu udah suami istri, tapi harus tau etika juga, ini rumah orang tua kamu bukan rumah kamu. Kalau kamu mau begituan di sembarang tempat, lakuin dirumah kamu. Itu pun dengan syarat di rumah cuma ada kamu dan Ayu. Paham kamu!!" Lanjut mama Tyas.


"Paham mah." Jawab Lucky lemas sambil menundukkan wajahnya.


"Ya udah sana bawa teh nya ke Ayu, nanti biar mama yang antar testpack ke kamar kamu." Perintah mama Tyas.


"Dan satu lagi, itu barang bukti jangan sampe Ayu lihat, cepet-cepat kamu satuin di pakaian kotor kamu, biar Ayu gak tau kalau pakaian dalamnya ketinggalan di ruang makan." Ucap mama Tyas lagi.


Lucky pun menganggukkan kepalanya paham. Ia pun mengambil teh madu yang tadinya panas sekarang menjadi hangat dan keluar dari dapur meninggalkan mama Tyas yang menunggu kedatangan asisten rumah tangga yang tadi mama Tyas suruh membeli testpack.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


💋💋 na_les1107, yang kemaren pada nanya ig othor harap di follow yah, othor udah sengaja nih bikin ig khusus buat para istri solehot. 💋💋


__ADS_2